Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Branding dan Marketing Bagi Para Eks Pekerja Migran Ihtiari Prastyaningrum; Ramadhan Prasetya Wibawa
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Bekerja ke luar negeri saat ini telah menjadi salah satu pilihan alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Namun dibalik meningkatnya kesejahteraan mereka, hal ini juga menimbulkan masalah terutama di saat mereka sudah tidak lagi bekerja di luar negeri. Tidak adanya keteraturan pemasukan menjadikan mereka harus berpikir keras untuk memenuhi kebutuhan mereka. Saat ini para eks pekerja migran sudah ada yang mencoba mengembangkan usaha dengan modal yang diperoleh selama bekerja di luar negeri. Namun mereka masih memiliki kesulitan terutama masalah pemasaran di era digital seperti saat ini. Adanya pelatihan terkait branding dan marketing diharapkan mampu meningkatkan hasil usaha mereka. Sasaran kami adalah eks pekerja migran di Kabupaten Ponorogo. Method: Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi pelatihan dan konsultasi. Pelatihan meliputi pelatihan tentang branding dan marketing. Setelah pelatihan dilaksanakan sesi presentasi dan diskusi. Result: Melalui pelatihan yang dilaksanakan para eks pekerja migran ini telah memiliki keterampilan menyusun strategi branding dan marketing. Para peserta yang awalnya hanya mempromosikan produk mereka secara konvensional telah mampu belajar menyusun promosi melalui media sosial. Dengan kemampuan ini diharapkan usaha yang saat ini ditekuni dapat lebih berkembang sehingga miningkatkan kesejahteraan mereka. Conclusion: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi pelaksanaan pelatihan tentang branding dan marketing telah mampu memberikan bekal pada peserta pelatihan untuk dimanfaatkan dalam menunjang keberlangsungan usaha mereka
Pelatihan Marketing Online bagi Komunitas Ibu-Ibu Pelaku Bisnis Online Ihtiari Prastyaningrum; Nurulita Imansari; Umi Kholifah
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 2 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i2.3365

Abstract

Perkembangan dunia internet saat ini sudah sangat pesat. Pelaku bisnis saat ini sudah mulai menjamur, mulai dari kalangan anak muda hingga orang tua. Terlebih lagi saat ini sudah mulai terbentuk kominitas ibu-ibu pelaku usaha online yang menjalankan usahanya dalam bentuk onlineshop sederhana. Namun pola pemasaran mereka hanya sebatas update story di whatsapp. Hal ini tentu belum maksimal. Dalam hal ini kami mencoba focus pada pola pelatihan pemasaran marketing online. Dimana pelatihan dilakukan secara online menggunakan whatsapp. Hasilnya komunitas ibu-ibu ini sudah mulai dapat memperluas pemasaran produknya.
Analisis Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran untuk Anak Usia Dini Ihtiari Prastyaningrum; Pramudya Ardi; Filipus Yubelleo Dari Pratama
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.393

Abstract

Education for early childhood has undergone many changes. Challenges Technological developments require educators to be more creative in packaging learning models for students. During the era of the covid pandemic the learning process took place online. Now the pandemic is over and teaching and learning activities have returned to normal. This is a challenge for teachers, because teachers must be able to convey learning material more creatively. Combining technological developments with the needs of students at school. This study aims to determine the extent to which the use of technology in early childhood learning. The methods used included questionnaires, interviews and observations, by taking a sample of 26 schools in the Madiun City area. The results of the study show that all schools have utilized technology, but so far its use has been limited to learning media, such as the use of laptops, projectors, internet or OHPs. Technology has not been used directly in learning resources such as being used in educational games.