Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SOSIALISASI CARA PEMADAMAN API SECARA AMAN, BUDAYA 5S DAN PENGENALAN SAINS DI SEKOLAH TKIT AN-NADIA Hidayat, Ade Nurul Hidayat; Rusdi Widya, Adi; Darmawani, Heru Darmawani; Edora, Edora
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v2i1.3212

Abstract

PKM bertujuan memberikan kontribusi keilmuan yang diperlukan dan dapat diterapkan oleh masyarakat di sekitar lingkungan perguruan tinggi berada khususnya, secara umum memberikan kontribusi ilmu dan praktek yang dibutuhkan oleh masyarakat. Pengetahuan tentang keselamatan merupakan hal penting yang harus diutamakan dalam seluruh aktivitas kerja atau dimanapun , peristiwa kebakaran adalah hal yang sering terjadi di kehidupan bermasyarakat sehingga hal ini penting untuk kita sosialisasikan untuk mengetahui cara aman menghadapi kebakaran di sekitar kita. Sosialisasi yang penting bagi Pendidikan dasar adalah soft skill dan hard skill. Soft skill adalah kemampuan berperilaku sesuai dengan norma agama, adat istiadat, norma moral, dan norma lainnya. Pada PKM kali ini kami dari tim Dosen melakukan pengabdian di TK AN-NADIA Setu, Bekasi, Jawa Barat. Pengabdian kita bertujuan untuk mensosialisasikan ilmu yang kita miliki yaitu tentang cara memadamkan api, budaya 5S dan pengenalan sains di kehidupan sehari-hari. Langkah - langkah yang kami selaku tim Dosen lakukan yaitu dengan cara bekerja sama dengan kepala Yayasan TK An-Nadia untuk mensosialisasikan apa saja hal yang bisa kita ajarkan ke orang tua murid dan siswa-siswi agar ilmu yang kita berikan bermanfaat. sesi sosialisasi di bagi menjadi 3 sesi yaitu Pemadaman Api Secara Aman, Budaya 5S di Sekolah dan Ilmu Pengetahuan Alam itu Asyik.
Pengarahan Teknik Pengembangan Produk Berbasis Kebutuhan Konsumen (Customer Needs) Pada UMKM Bawang Goreng Supriyati Supriyati; Suhendra Suhendra; Hasyrani Windyatri; Dwi Irwati; Andini Putri Riandani; Adi Rusdi Widya
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1097

Abstract

Bawang goreng merupakan produk olahan bawang merah yang digoreng hingga renyah dan digunakan sebagai pelengkap atau topping makanan. Produk ini memiliki nilai jual tinggi dan menjadi salah satu andalan UMKM karena bahan bakunya melimpah di pasar lokal, mendukung sektor pertanian, serta memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi daerah. Permintaan bawang goreng stabil karena produk ini meningkatkan cita rasa dan cocok untuk berbagai jenis makanan. UMKM dapat memulai usaha bawang goreng dengan modal kecil dan mengembangkan inovasi melalui variasi rasa, kemasan menarik, hingga produk organik untuk meningkatkan daya tarik konsumen, termasuk potensi ekspor. Namun, UMKM bawang goreng menghadapi tantangan dalam kualitas bahan baku yang dipengaruhi musim, teknik produksi, hingga pengemasan. Masalah seperti bawang goreng berminyak, mudah tengik, atau kualitas yang tidak konsisten dapat mengurangi daya saing produk. Pengembangan produk berbasis kebutuhan konsumen (customer needs) menjadi penting untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, UMKM diberi arahan untuk memahami suara konsumen (voice of customer) dengan observasi, wawancara, dan umpan balik. Pendekatan Quality Function Deployment (QFD) digunakan untuk memastikan produk memenuhi kebutuhan pasar. Pengarahan ini membantu UMKM menciptakan produk berkualitas, diminati konsumen, dan berdaya saing tinggi di pasar.