Beny Irawan, Beny
Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Layanan Pemblokiran Situs Bermuatan Negatif menggunakan DNS Sinkhole dan Layanan DNS Quad 9 dengan Metode PPDIOO Sitanggang, Erwin Daniel; Misdem Sembiring; Beny Irawan
LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 3 No 2 (2024): Pebruari
Publisher : Universitas Mandiri Bina Prestasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58918/lofian.v3i2.240

Abstract

Bentuk kebebasan akses internet tidaklah selalu memberikan dampak postitif dalam meningkatkan kualitas hidup manusia tetapi juga dampak negatif. Dampak negatif ini bisa didapatkan baik dengan sengaja ataupun tidak sengaja. Seperti situs yang menyediakan konten yang berisi pornografi, Juga termasuk situs yang menyediakan kegiatan ilegal lainnya seperti Abuse, Drugs, Fraud, Piracy, Gambling, Ransomware, Redirect, Malware, Phishing, Scam, Tracking. Menimbang besarnya dampak negatif dari penggunaan akses internet serta untuk melindungi penggunanya dari kegiatan ilegal. Peneliti mengembangkan usulan untuk penyediakan layanan penyaringan akses internet yang dikelola secara mandiri menggunakan DNS Sinkhole dan penyaringan di penyedia layanan DNS publik Quad 9. Sebagai tambahan menggunakan daftar blocklist DNS sinkhole dari BlockList Project. Juga menggunakan metode PPDIOO Network Lifecycle yang memiliki siklus pengembangan yaitu Prepare, Plan, Design, Implement, Operate dan Optimize. Penerapan dari DNS Sinkhole menggunakan Pi-hole sebagai layanan penyaringan akses internet yang dikelola secara mandiri bekerja dengan sangat baik. Terbukti pada hasil optimasi dan persentasi optimasi yang didapatkan rata-ratanya pada Request 60,05%, Transferred Over Network 42,30%, Resource Loaded 43,87 dan Time Loaded 69,32%.
Evaluasi Performa Metode Rough Set dan Algoritma Apriori dalam Mengidentifikasi Pola Penyakit Demam Tifoid Sitanggang, Erwin Daniel; Irawan, Beny
LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 5 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Mandiri Bina Prestasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58918/cmws6d52

Abstract

Informasi merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki peranan penting dalam proses pengambilan keputusan. Namun, memperoleh informasi yang tepat dan akurat sering kali menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengambil keputusan dengan membandingkan kinerja metode Rough Set dan algoritma Apriori dalam proses analisis data. Metode Rough Set dimanfaatkan untuk menghasilkan aturan yang ringkas melalui proses reduksi, sedangkan algoritma Apriori digunakan untuk menemukan kombinasi itemset yang sering muncul dalam basis data berdasarkan nilai minimum support (minsup), dengan tahapan utama berupa proses join dan prune. Tujuan utama dari penelitian ini adalah meningkatkan akurasi kedua metode dalam mengidentifikasi penyakit demam tifoid. Penelitian ini menggunakan tujuh variabel input utama, dan berdasarkan pengujian terhadap dataset demam tifoid, metode Rough Set menghasilkan aturan dengan panjang empat, sedangkan algoritma Apriori menghasilkan aturan dengan panjang tiga. Hasil akhir menunjukkan bahwa kedua metode memberikan rata-rata akurasi sebesar 87,4%.
Employee Performance and Patient Retention: Service Quality as a Mediating Mechanism for Institutional Growth Beny Irawan; Wiliyanarti, Pipit; Mochamad Mochklas; Setya Haksama
Health and Technology Journal (HTechJ) Vol. 4 No. 4 (2026): August 2026
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/htechj.v4i4.685

Abstract

Escalating patient volume is a critical metric of healthcare institutional efficacy, fundamentally driven by internal organizational dynamics. This study investigates the impact of employee performance on perceived patient volume growth at Qonaah Hospital, utilizing service quality as a mediating variable. A quantitative exploratory design with a cross-sectional approach was adopted. Data were synthesized from structured interviews with 100 outpatients and analyzed via multiple linear regression and the Sobel mediation test. Employee performance was operationalized through work quality and efficiency metrics, service quality was evaluated using the SERVQUAL framework, and patient volume was quantified through satisfaction and revisit intention indicators. Statistical analysis revealed that employee performance exerts a positive and significant influence on service quality (β = 0.413; p = 0.001) and perceived patient volume (β = 0.416; p < 0.001). Service quality also significantly predicts perceived patient growth (β = 0.353; p < 0.001). The Sobel test confirmed that service quality partially mediates the relationship between performance and patient volume (t = 3.135; p < 0.05). Optimizing workforce efficacy directly drives institutional growth within competitive healthcare environments. This internal operational excellence achieves maximum impact when systematically translated into tangible, patient-centered care experiences. Hospital administrators must adopt a synergistic management paradigm integrating continuous professional development with rigorous quality assurance protocols to ensure sustainable market viability.