Articles
Implementasi Penentuan Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Menggunakan Metode Rank Order Centroid (ROC) dan Multi Objective Optimization on the Basic of Ratio Analysis (MOORA)
Melingga Milyani;
Desyanti Desyanti;
Gellysa Urva
JUTEKINF (Jurnal Teknologi Komputer dan Informasi) Vol. 11 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52072/jutekinf.v11i1.428
Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan pemberi bantuan tunai pendidikan sampai lulus sekolah menengah ke atas dengan usia anak sekolah 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin ataupun yang terdaftar sebagai peserta Program PKH maupun KKS. Kartu Indonesia Pintar diberikan sebagai penanda/identitas untuk menjamin dan memastikan anak mendapat bantuan Program Indonesia Pintar apabila anak telah terdaftar atau mendaftar ke lembaga pendidikan formal atau lembaga non formal. SMKN 5 Dumai dalam proses pemberian bantuan Kartu Indonesia Pintar berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan oleh pemerintah yaitu berasal dari keluarga kurang mampu/miskin, yatim/piatu, mempunyai kartu PKS, PKH, KKS. Dalam proses pengumpulan data awal, Operator Sekolah (admin) menginput data siswa langsung ke aplikasi kemendikbud tanpa mendahulukan siswa yang kurang mampu sehingga siswa yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut kecil kemungkinan untuk mendapatkan KIP dibandingkan siswa lainnya. Kendala lainnya belum tersedianya aplikasi penyeleksian atau penyaringan data usulan calon penerima Kartu Indonesia Pintar yang akan dikirim ke dinas pendidikan, membuat bagian Operator Sekolah kesulitan dalam pendataan siswa yang benar-benar membutuhkan beasiswa. untuk itu dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang mampu melakukan penyaringan data siswa agar siswa benar-benar kurang mampu dapat diajukan ke sistem dinas pendidikan terlebih dahulu.Model metode pembuatan atau pengembangan sistem yang digunakan adalah model waterfall dan perancangan sistem dengan UML. Pembuatan dan pengkodingan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP, dan basis data adalah MySQL. Hasil penelitian ini bahwa sistem memudahkan pihak Sekolah dalam mengolah data dan mempermudah Admin Operator dalam melakukan penilaian. Sistem ini dapat memberikan beberapa kelebihan dibandingkan dengan sistem yang sedang berjalan saat ini, seperti pada saat menentukan penerima bantuan lebih cepat dan efektif.
Aplikasi Penentuan Beban Sks Mengajar Dosen Pengampu Mata Kuliah
Gellysa Urva;
Ari Sellyana
JURNAL UNITEK Vol. 11 No. 2 (2018): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52072/unitek.v11i2.37
Dosen merupakan penunjang penting dalam pendidikan perguruan tinggi yang melaksanakan tridharma perguruaan tinggi dengan beban mengajar paling sedikit 12 (dua belas) SKS dan paling banyak 16 (enam belas) SKS. Pembagian beban mengajar dosen merupakan kegiatan yang rutin dari akademik di Perguruan Tinggi yang selalu dilakukan dalam menghadapi semester baru serta memiliki peranan penting dalam pengelolaan suatu institusi perguruan tinggi dimana masalah pembagian beban mengajar dosen ini merupakan permasalahan kompleks yang menjadi bagian penting dari operasinya. Proses ini memerlukan banyak waktu, dan tenaga agar pembagian tugas mengajar sesuai dengan level kemampuan dosen dan pemerataan pembagian beban SKS mengajar Dosen. Dengan menumpuknya tugas administratif akademik di awal semester, maka dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat mengotomatisasi pembagian beban mengajar dosen sehingga pembagian tugas dapat dilakukan dengan cepat. Aplikasi ini menerapkan metode algoritma genetika dimana solusinya dikodekan dalam rangkaian suatu objek yang teridiri dari bagian penentu jumlah SKS mengajar dosen. Setelah dilakukan implementasi dan pengujian, aplikasi dapat menghasilkan distribusi beban mengajar dosen dengan metode algoritma genetika berdasarkan input matriks kompetensi dosen dan mempertimbangkan kesesuaian kompetensi dosen sebagai pengampu.
K-Means Clustering to Design Radial Basis Function Neural Network (RBFNN) Classifiers
Gellysa Urva
JURNAL UNITEK Vol. 9 No. 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52072/unitek.v9i2.59
Radial Basis Function Neural Network (RBFNN) is hybrid network. It is combinationtraining both supervised and unsuvervised. RBFNN does not use generally activationfunction in Neural Network. It use radial based function. Dalam proses membangunarsitektur JSTRBF membutuhkan proses cluster. Pada penelitian ini, penulismenggunakan algoritma K-Means Clustering, dimana algoritma ini menjadi algoritma yangefisien dan efektif dalam mengolah data. K-Means Clustering merupakan salah satualgoritma clustering dengan tujuan untuk membagi data menjadi beberapa kelompok.Algoritma ini akan mengelompokkan data atau objek ke dalam k buah kelompok (cluster)yang diinginkan. Penentuan jumlah cluster pada JSTRBF mempengaruhi akurasi dariJSTRBF dalam melakukan klasifikasi. Hasil penelitian ini menyatakan desain arsitekturJSTRBF yang memiliki akurasi terbaik pada jumlah 3 cluster dengan nilai akurasi sebesar87,06%. Akan tetapi jika jumlah cluster pada JSTRBF di atas 4 cluster nilai akurasi dibawah 50%.
Analisis Penggunaan Enkripsi End To End Pada Aplikasi Whatsapp Messengger
Gellysa Urva
JURNAL UNITEK Vol. 10 No. 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52072/unitek.v10i1.69
Perkembangan teknologi dan komunikasi yang begitu pesat pada era duniasaat ini tidak dapat dipungkiri. Teknologi merupakan alat bantu yang saat inimenjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi sebagai pelengkap di kehidupanmanusia. Perkembangan smartphone berbasis android telah mewarnai dunia denganpesatnya. Mulai kalangan anak-anak hingga dewasa menuntut kegunaansmartphone sebagai teknologi tepat guna untuk digunakan sebagai komunikasimaupun kegunaan-kegunaan lainnya. Salah satu aplikasi android yang palingbanyak digunakan adalah WhatsApp Messenger yang masih menjadi primadonasebagai aplikasi pesan instan yang digemari oleh banyak orang di dunia. Adabeberapa alasan pemilihan WhatsApp Messenger sebagai aplikasi pesan yangdigemari yaitu seperti aplikasi yang ringkas, mudah terhubung dalam jaringan, dantidak perlu memiliki ID pengguna menjadi salah satu keunggulan tersendiri bagiWhatsApp Messenger. WhatsApp Messenger sebagai aplikasi pesan yang banyak digemari olehbanyak orang juga membutuhkan peningkatan keamanan guna menghindarikejahatan-kejahatan dunia cyber yang tidak dikehendaki. Mengingat penggunaanaplikasi tersebut berbanding lurus dengan peningkatan tingkat kejahatan yangmenggunakan aplikasi pengolah pesan itu. Tidak jarang, aplikasi pengolah pesandigunakan untuk bertukar informasi yang ilegal ataupun tindakan pemerasan. Halini membutuhkan penanganan khusus. Dengan penerapan teknik enkripsi end-toendpada WhatsApp Messenger maka hanya pengirim dan penerima sajalah yanghanya dapat membuka dan membaca pesan asli yang dikirimkan walaupun pesanterlebih dahulu singgah pada server penyedia layanan. Menariknya, WhatsAppMessenger memilih tipe enkripsi ‘end-to-end’. Enkripsi end to end ini akanmelindungi setiap pesan yang dikirim maupun yang diterima.
Pendampingan Mahasiswa dalam Pengembangan Bisnis Digital
Merina Pratiwi;
Gellysa Urva;
Amiroel Oemara Syarief
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58466/jurnalpengabdianmasyarakatdaninovasi.v3i1.1182
Digital business is a business startup to encourage new entrepreneurs, namely students who have excellent managerial knowledge and innovative products. Students as business actors, both pioneering and micro-based, are hampered by the lack of digital knowledge of students in various uniqueness ranging from business models to customer experience. In addition, the lack of student knowledge in utilizing technology or digitalization. The purpose of this community service is to provide understanding and knowledge of digital business development including product and packaging development strategies, facilities and infrastructure, and promotion and marketing communication strategies. This community service activity was carried out using lecture and discussion methods. The results of this service are that some students have understood about attractive product packaging design and are trying to use the platform as a means of promotion according to the products produced. Through this service, it is hoped that students can continue to be entrepreneurs by innovating to create new products
Implementasi Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment Untuk Menentukan Mandor Panen Kelapa Sawit
Gellysa Urva;
Welly Desriyati
KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 4 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Budi Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30865/klik.v4i3.1348
Palm oil is an agricultural commodity that has an important role in the palm oil industry. To maximize palm oil production, efficient management is needed, including selecting qualified harvest foremen. This research aims to implement the Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) method in determining the most suitable oil palm harvest foreman. The WASPAS method was used in this research because it is able to integrate a number of relevant criteria to evaluate the quality of a harvest foreman. These criteria include education, age, experience, knowledge, discipline, leadership and loyalty. The implementation of the WASPAS method is able to provide ranking results that are relevant to the specified criteria. So that users have a more complete and objective picture regarding the determination of prospective oil palm harvest foremen. This helps avoid decisions that are too subjective and can make more informed and appropriate decisions. The results of this research show that the WASPAS method can be used effectively to determine the most suitable harvest foreman. The highest score obtained in the ranking of oil palm harvest foreman selection was 0.863. Implementation of the WASPAS method used can determine the harvest foreman who has the best qualifications according to the needs of users in the company. This can increase the productivity and efficiency of palm oil harvests, as well as have a positive impact on the palm oil industry as a whole
Optimalisasi E-Report Utilities Shift Supervisor untuk Meningkatkan Kinerja Operasional
Gellysa Urva;
Syahrul Ramadhani
JURNAL UNITEK Vol. 14 No. 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52072/unitek.v14i2.237
Proses industri perlu memperhatikan kegiatan operasional berjalan dengan lancar. Untuk memastikan kinerja kegiatan operasional sudah berjalan baik maka diperlukan laporan operasional yang dibuat oleh pengawas lapangan. Laporan operasional saat ini masih menggunakan buku yang nantinya akan di berikan setiap bulannya. Permasalahan yang muncul adalah pimpinan harus menghubungi pengawas lapangan atau datang langsung untuk mendapatkan informasi. Pencarian Informasi seperti ini menjadi tidak efektif dan efisien. E-Report atau Laporan Elektronik menjadi solusi atas permasalahan yang terjadi. Metodologi penelitian menggunakan metodologi berorientasi objek untuk tahapan analisa dan perancangannya, dan alat bantu yang digunakan menggunakan Diagram Unifield Modeling Language (UML). Dengan adanay E-Report ini sanagt mendukung peningkatan kinerja operasional, pengolahan data yang tadinya masih menggunakan sistem manual menjadi lebih optimal dengan sistem yang terkomputerisasi sehingga informasi yang dihasilkan dapat diakses lebih efektif dan efisien. Kata Kunci: Optimalisasi, E-Report, Kinerja
IMPLEMENTASI ALGORITMA FREQUENT PATTERN GROWTH UNTUK MENGANALISA POLA BELANJA KONSUMEN PADA APOTEK SEMOGA JAYA
Novia Ulfa;
Tri Handayani;
Gellysa Urva
JUTEKINF (Jurnal Teknologi Komputer dan Informasi) Vol. 11 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52072/jutekinf.v11i2.663
Apotik Semoga Jaya merupakan salah satu Apotik yang melayani penjualan obat yang berada di Kota Dumai. Apotik Semoga Jaya melayani ratusan hingga ribuan transaksi/bulan dengan melayani penjualan obat yang menggunakan resep, tanpa resep, dan racikan obat. Banyaknya transaksi yang terjadi diapotek tersebut, namun data transaksi belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan memanfaatkan data transaksi tersebut dapat menghasilkan informasi yang berguna, seperti mengetahui keterhubungan pembelian obat berdasarkan suatu jenis penyakit. Obat sering kali dibeli dalam satu atau lebih jenis yang berbeda dalam satu transaksi, untuk itu obat satu jenis dengan jenis lainnya memiliki keterkaitan atau hubungan antar satu dengan lainnya, dan tata letak obat yang masih tersusun secara acak akan membuat proses pemilihan obat menjadi terhambat dan membuat konsumen menunggu lama. Oleh karena itu diperlukan pemakaian sistem komputerisasi yaitu penggunaan computer sebagai alat bantu dalam pengolahan data dengan menggunaka nsuatu program aplikasi agar dapat mempercepat dan mempermudah proses yang terjadi dalam pengambilan keputusan, dan hasil analisa pada system dapat digunakan untuk mempermudah asisten gudang mengatur pola tata letak obat yang sering dibeli secara bersamaan secarab erdampingan agar mempermudah saat pengambilan obat. Algoritma Frequent Pattern Growth dapat membantu Apotik Semoga Jaya dalam menentukan pola transaki pembelian obat oleh kosumen. Penerapan Metode Data Mining dengan Algoritma Frequent Pattern Growth dapat menganalisa pola pembelian obat supaya dapat mengendalikan tata letak obat – obatan berdasarkan jenis obat yang sering dibeli secara bersamaan.
A Modification Depth First Search (DFS) Algorithm for Troubleshoot Rotating Equipment Diagnosis
Urva, Gellysa;
Desriyati, Welly
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 8 No. 3 (2024): Research Artikel Volume 8 Issue 3, July 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33395/sinkron.v8i3.13690
Rotating Equipment has a role in the industrial production process. There are times when the equipment that is being operated has trouble. Operators have difficulty dealing with problems of rotating equipment due to limited knowledge. To solve this problem we must have an expert with knowledge and experience. Based on this, the problem is building an expert system application to diagnose troubleshoot on rotating equipment which aims to transfer the knowledge that an expert has into the computer so that operator can find out what problems occur. This paper use Depht First Search (DFS) method, namely inward tracing techniques and Forward Chaining, namely the inference method that uses reasoning where to test a hypothesis starts from a fact. This system is equipped with an expert menu for knowledge management, so that experts can add, edit, and delete knowledge. The results showed that DFS and Forward Chaining are very suitable for diagnosing troubleshooting on Rotating Equipment. Based on the reasoning of the experts in their field and adjusted to the symptoms experienced by equipment so that the type of damage is found. It can also assist operators in diagnosing troubleshoot on Rotating Equipment so that operators can take preventive action to prevent further damage to the equipment.
Edukasi Dampak Minuman Keras di Kalangan Remaja
Oemara Syarief, Amiroel;
Pratiwi, Merina;
Urva, Gellysa
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58466/literasi.v2i1.1208
The modern transformation of habits from traditional habits brings about changes in people's habits in various aspects of life. Social change creates a discrepancy between elements or social elements so that deviant behavior arises. Deviant behavior makes teenagers who can fall into negative things, one of which is liquor. Adolescent orientation is just looking for pleasure and requires inner pleasure to eliminate saturation and fill free time in the evening so they prefer to go to karoke and nightlife as an alternative place to hang out with friends. Devotional activities are carried out using the method of lectures and discussions accompanied by Q&A. The achievement of community service is seen from changes in attitudes and behavior, because they have known about liquor, the factors behind someone trying liquor, the consequences caused by liquor, and legal sanctions.