This Author published in this journals
All Journal KUMARA CENDEKIA
Anayanti Rahmawati
PG PAUD UNS

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IDENTIFIKASI PENYEBAB STRESS PADA ANAK USIA DINI Anayanti Rahmawati; Riezky Maya Probosari; Nugraha Arif Karyanta
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.115550

Abstract

Fenomena kerentanan stres pada remaja saat ini menjadi isyu yang mendesak, ditengarai banyak gangguan emosional masa remaja yang bersumber pada pengalaman traumatis di masa kanak-kanak. Pengalaman traumatis anak terbentuk dari akumulasi perasaan khawatir yang tidak tertangani secara tuntas, yang kemudian mengendap secara laten dan muncul kembali saat individu memasuki masa remaja. Faktor-faktor penyebab stres anak usia dini yang dapat menimbulkan pengalaman traumatis masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan melakukan identifikasi penyebab stres pada anak usia dini. Metode penelitian menggunakan survey dengan menyebar kuisioner melalui link google form pada 55 orangtua yang memliliki anak usia 4-6 tahun (30 anak laki-laki dan 25 anak perempuan). Kuisioner yang digunakan adaptasi Preschoolers Daily Stress Scale for Parents, yang terdiri dari lima faktor yaitu fantasies and fear, conflict with peers sibling conflict, conflict at school dan conflict in relation with parents. Analisis data menggunakan bantuan SPSS statistik deskriptif melalui perbandingan antar nilai rata-rata pada masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi penyebab kekhawatiran anak yang dapat memicu terjadinya stres dari urutan paling tinggi ke terendah adalah faktor fantasies and fear sebesar 89,08%; sibling conflict sebesar 89,08%; conflict in relation with parents sebesar 87,26%;  conflict at school sebesar 85,45% dan conflict with peers sebesar 78,17%.
PENGARUH PROBLEM-BASED LEARNING MELALUI MEDIA BUSY BOOK TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH Febry Ratna Sari Munawaroh; Anayanti Rahmawati
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.107731

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini yang perlu distimulasi melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan menarik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran Problem-based learning (PBL) berbantuan media Busy book, yang mampu mengajak anak aktif mengeksplorasi dan menemukan solusi dari permasalahan yang dihadirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Problem-based learning melalui media Busy book terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 5–6 tahun. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest pada 16 anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, yaitu pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kemampuan anak. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat analisis (uji normalitas) dan uji hipotesis untuk mengetahui signifikansi peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 5,56 pada pre-test menjadi 9,19 pada post-test. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan Problem-based learning berbantuan Busy book efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak, serta menumbuhkan sikap mandiri dan kolaboratif dalam proses belajar.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU MAKAN ANAK Anisa Rosilawati Qurotul A'yun; Anayanti Rahmawati; Anjar Fitrianingtyas
Kumara Cendekia Vol 12, No 1 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i1.72063

Abstract

Picky eater ialah permasalahan yang dihadapi oleh mayoritas orang tua ketika menangani anaknya contohnya seperti anak yang rewel saat diberi makan, anak yang sulit makan dan anak yang cenderung memilih makanan. Salah satunya yang memengaruhi kebiasaan makan anak ialah pola asuh orang tua. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh demokratis dengan perilaku makan,  (2) mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh otoriter dengan perilaku makan serta (3) mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh permisif dengan perilaku makan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel berjumlah 54 orang tua dari TK Aisyiyah 20 Pajang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengunaan kuesioner mengenai pola asuh orang tua yaitu The Psychometric Properties of Parenting Styles and Dimensions Questionnaire - Short Form (PSDQ-SF) dan kuesioner perilaku makan yaitu Children Eating Behaviour Questionnaire (CEBQ) yang dibagikan kepada wali murid di TK Aisyiyah 20 Pajang dan wawancara dengan guru kelas mengenai perilaku makan ketika berada di sekolah. Penelitian menunjukkan hasil bahwa berdasarkan perhitungan Spearman didapat koefisien 0,965, maka terdapat hubungan di antara model pola asuh orang tua dengan perilaku makan anak.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI MEDIA MONOPOLI PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Candeni Laila Fadhila; Anayanti Rahmawati
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.106666

Abstract

Kemampuan dalam mengenali lambang bilangan merujuk pada keterampilan untuk memahami serta menggunakan simbol angka yang merepresentasikan jumlah suatu benda. Media yang termasuk dapat diimplementasikan guna meningkatkan kemampuan tersebut yaitu dengan penggunaan media monopoli. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan anak usia 4 sampai 5 tahun dalam mengenali lambang bilangan melalui pemanfaatan media monopoli. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan selama 2 siklus. Sumber data penelitian menggunakan sumber data primer yaitu anak dan guru kelas kelompok A1 dan sumber data sekunder yaitu dari arsip atau dokumen RPPH dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi yang kemudian dikaji dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data tersebut terbukti menunjukkan peningkatan pada setiap siklusnya. Secara klasikal, pada tahap pratindakan memperoleh 25% ketuntasan, siklus I memperoleh 45 % ketuntasan, sedangkan siklus II memperoleh 85% ketuntasan. Temuan penelitian ini memaparkan bahwa media monopoli mampu meningkatkan kemampuan anak usia 4-5 tahun dalam mengenal lambang bilangan. Media monopoli terbukti mempermudah anak untuk memahami lambang bilangan secara menyenangkan.
HUBUNGAN SOCIAL MEDIA PARENTING DENGAN HARGA DIRI PADA ANAK USIA DINI Hanifah Dwi Oktaviana; Anayanti Rahmawati
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.100029

Abstract

Harga diri merupakan sikap individu terhadap dirinya sendiri yang mencerminkan penilaian positif atau negatif secara keseluruhan. Anak-anak mulai mengembangkan harga diri sejak usia 3-6 tahun, orang tua memegang peran penting dalam perkembangan harga diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara social media parenting dengan harga diri pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Penelitian melibatkan 55 orang tua dengan anak usia 3-6 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan di lima TK yang berada di Surakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Instrumen alat ukur sebelum digunakan dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas dilakukan menggunakan metode Pearson Product Moment. Uji validitas menunjukkan hasil tidak ditemukan item gugur pada alat ukur skala social media parenting dan harga diri. Uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan Alpha Cronbach, yang menunjukkan bahwa kedua instrumen reliabel, dengan skor reliabilitas social media parenting 0,866 dan harga diri sebesar 0,612. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan SPSS 25, dan hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,001, yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara social media parenting dengan harga diri pada anak.