Adriani Rahma Pudyaningtyas
PG PAUD UNS

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

AUTHORITARIAN PARENTING STYLE WITH AGGRESSIVE BEHAVIOR OF 5-6 YEARS OLD Defanny Fauziyah Pratiwi; Ruli Hafidah; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 1, No 1 (2019): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.022 KB) | DOI: 10.20961/ecedj.v1i1.34326

Abstract

The family is the place where the education process takes place. Parents hold the first and foremost role for child development which is an important task and cannot be separated from various challenges. Parenting style is one of the behavioral factors and actions of children since early to adulthood. The purpose of this study was to determine the relationship between authoritarian parenting and the aggressive behavior of children aged 5-6 years. Sampling using purposive sampling technique amounted to 37 parents and children aged 5-6 years in Mojolegi, Teras, Boyolali. Data in this study were obtained from questionnaires. The technique of analyzing questionnaire items using the total corrected item-total correlation. The results showed that there was a significant relationship between authoritarian parenting and the aggressive behavior of children with r = 0.996 with p = 0.000 with the help of SPSS 16 for windows. This value shows a positive result which means that the higher the authoritarian parenting style, the higher the child's aggressive behavior.
LITERASI FINANSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Hesti Eka Pradani; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Novita Eka Nurjanah
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.66375

Abstract

Literasi finansial merupakan pengetahuan dan kecakapan dalam mengaplikasikan pemahaman tentang konsep dan risiko agar dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial, serta menjadi penting dimiliki oleh anak sehingga kesejahteraan keuangan di masa depan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi finansial pada anak usia 5-6 tahun di Desa Kemanggungan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei. Sampel yang digunakan berjumlah 30 anak usia 5-6 tahun di Desa Kemanggungan, dan sampel yang digunakan merupakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara untuk data prapenelitian, dan kuisioner untuk mengetahui tingkat literasi finansial anak. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menyajikan persentase dan grafik. Tingkat literasi finansial anak usia 5-6 tahun memiliki 11 indikator untuk pengukurannya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, rata-rata tingkat literasi finansial anak usia 5-6 tahun di Desa Kemanggungan yaitu termasuk dalam tingkat rendah.
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI YOGA KIDS Lailatun Nafizah; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.106326

Abstract

Keterampilan motorik kasar melibatkan gerakan otot besar yang penting untuk aktivitas fisik anak, seperti berjalan, berlari, dan melompat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui yoga kids sebagai aktivitas fisik yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan subjek 20 anak usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja, observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif dengan indikator keberhasilan minimal 75% dari total anak. Hasil siklus I menunjukan peningkatan rata-rata keterampilan motorik kasar sebesar 66,25% dengan 45% anak mencapai ketuntasan. Setelah perbaikan tindakan, siklus II menunjukan hasil yang lebih tinggi yaitu 90% dengan 80% anak tuntas. Penerapan yoga kids terbukti efektif meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Aktivitas berbasis yoga memberi pengalaman belajar yang menyenangkan, melibatkan gerakan terstruktur, dan mendukung perkembangan fisik anak. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa yoga dapat dijadikan strategi alternatif dalam pembelajaran anak usia dini untuk mengoptimalkan kemampuan motorik kasar mereka.
The Effectiveness of Reward-Based Strategies on the Responsible Behavior of Children Aged 4-5 Years Al Fa'izza Fatirahma; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.109040

Abstract

Responsibility is an important aspect of social-emotional development that should be introduced to children from an early age. Responsible behavior itself enables children to complete their tasks effectively, control themselves, and build harmonious relationships with their environment, thereby increasing their acceptance and likability by others. The impact on children who do not have responsible behavior is that they always depend on others and do not trust. Additionally, children often struggle to understand the norms and rules that exist in their environment. The purpose of this study was to determine the effectiveness of rewarding responsible behavior in early childhood children, especially those aged 4-5 years. This type of research employs quantitative methods with a quasi-experimental design, utilizing a one-group pretest-posttest approach. Data collection was conducted using observational techniques and a behavioral checklist. Based on the research data, the average pre-test value was 11.73, and then increased to 17.27 during the post-test. It can be concluded that giving rewards has an effect on the responsible behavior of children aged 4-5 years.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SISTEM AMONG KI HAJAR DEWANTARA DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK Dita Dwi Angga Mahesthi; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.105646

Abstract

Kemandirian merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang perlu ditumbuhkan melalui pendekatan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan Sistem Among Ki Hajar Dewantara dalam mengembangkan kemandirian anak usia 4–5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan Sistem Among melalui prinsip Asah, Asih, dan Asuh berkontribusi terhadap perkembangan kemandirian anak dalam aspek pengambilan keputusan, keterampilan mengurus diri, kemampuan memecahkan masalah, serta kemandirian sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan praktik pendidikan anak usia dini berbasis karakter dan budaya Indonesia yang mengedepankan kebebasan bertanggung jawab, keteladanan, dan pembiasaan positif dalam membentuk sikap mandiri anak sejak dini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI KEGIATAN ECOPRINT Elissa Widia Wati; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i3.101331

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan kemampuan koordinasi jari-jemari antara mata dan tangan untuk mengatur syaraf dan otot-otot halus untuk memegang suatu objek. Kemampuan motorik halus mempunyai proses perkembangan yang berbeda-beda, sehingga permasalahan kemampuan motorik halus pada anak tidak mungkin semua sama persis. Penelitian ini dilakukan untuk peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan eco print. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian berlangsung selama 2 siklus, dilakukan 3 kali pertemuan di setiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini merupakan anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 20 anak. Penelitian ini memakai teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik uji validitas data yang digunakan yakni triangulasi teknik dan triangulasi sumber serta melakukan uji expert judgement. Peneliti menggunakan 3 aspek capaian kemampuan motorik halus meliputi, (1) Koordinasi mata dan tangan; (2) Menjiplak bentuk; dan (3) Gerakan manipulatif. Hasil dari penelitian yang dilakukan terbukti bahwa pelaksanaan kegiatan eco print dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan persentase rata-rata sampai dengan siklus 2 meningkat sebesar 75%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan eco print dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun.
DAMPAK PENDEKATAN PEMBELAJARAN STEAM DENGAN MEDIA LOOSE PART PADA KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN erna kristiyani; Ruli Hafidah; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 12, No 1 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i1.65168

Abstract

Kreativitas adalah salah satu aspek kognitif manusia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa setiap manusia memiliki tingkatan kreativitas yang berbeda-beda. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak yang ditimbulkan dari penggunaan pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts pada kreativitas anak usia 5-6 tahun di KBIT Briliant Musuk Boyolali. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design dengan tipe non equivalent control group design. Sumber data penelitian ini dari pelaksanaan pembelajaran dan rencana pelaksanaan pembelajaran harian. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest. Uji Validitas menggunakan validitas isi. Uji Reliabilitas menggunakan alpha cronbach’s. Uji normalitas menggunakan teknik analisis shapiro wilk, sedangkan uji homogenitas menggunakan teknik analisis levene statistics. Uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts ini dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di KBIT Briliant. Hal tersebut ditunjukkan dari rata-rata posttest kelompok eksperimen 3,729 dan kelompok kontrol 3,436. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen, yang artinya pendekatan pembelajaran STEAM dengan media loose parts  berpengaruh terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun. Hal tersebut terlihat ketika proses pembelajaran anak menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan eksplorasi terhadap komponen loose parts yang telah disediakan, anak dapat menciptakan karya yang tiada batasannya, anak berani mengambil resiko ketika bertindak serta dengan media loose parts ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian anak mengenai lingkungan sekitarnya. Berkaitan dengan hal tersebut maka sekolah dan orangtua harus menjalin kerjasama dalam penggunaan pendekatan STEAM dengan media loose parts untuk mengoptimalkan kemampuan kreativitas anak usia dini, khususnya usia 5-6 tahun.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PLAYMAT EDU PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Sania Fadliya Nur Azizah; Upik Elok Endang Rasmani; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.106811

Abstract

Kemampuan mengenal konsep bilangan adalah pemahaman seseorang mengenai lambang bilangan, perhitungan, seberapa banyaknya benda, dan hubungan satu lawan satu. Playmat Edu adalah media yang bertujuan untuk media bermain dan belajar anak. Media Playmat Edu adalah media yang dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan dengan meneraapkan media Playmat Edu pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menerapkan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan MC Taggart yang menerapkan pendekatan penelitian kauntitatif dan kualitatif yang dilakukan selama 2 siklus. Masing-masing siklus penelitian ini meliputi 4 kali pertemuan yang tersusun dari tahap perencanaan, tindakan & observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu anak usia 4-5 tahun sejumlah 12 anak, menerapkan teknik pengumpulan data tes, observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik uji validitas data yang diterapkan yakni validitas data kuantitatif dengan menggunakan expert judgment, dan validitas data kualitatif menggunakan triangulasi data. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif menggunakan rumus untuk mengetahui tingkat ketuntasan belajar, dan Teknik analisis data kualitatif  menggunakan analisis interaktif sesuai pendekatan yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun dengan mendapat nilai ketuntasan yaitu pada tahap pra tindakan 16,7%, siklus I sebesar 41,7% dan siklus II sebesar 83,3%. Berdasarkan dari hasil tindakan penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan media Playmat Edu dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK MELALUI DIGITAL STORYTELLING BERBASIS POWERPOINT INTERAKTIF PADA ANAK 5-6 TAHUN Yossi Ana Gianto; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.105706

Abstract

Keterampilan menyimak dimanfaatkan untuk mengembangkan keterampilan berbahasa anak yang dapat dioptimalkan melalui upaya pembiasaan pada anak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menyimak anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan digital storytelling berbasis PowerPoint interaktif. Peningkatan keterampilan menyimak disesuaikan dengan indikator, yaitu anak dapat memusatkan perhatian dalam mengikuti kegiatan selama 10-15 menit, menceritakan kembali cerita yang disampaikan, mengikuti instruksi sesuai cerita yang disampaikan, dan menjawab pertanyaan sesuai informasi yang disampaikan. Penelitian ini berlangsung sebanyak 2 siklus dengan tiga pertemuan setiap siklusnya. Subjek penelitian ini merupakan anak kelompok B yang berjumlah 17 anak dan terdiri atas 4 perempuan dan 13 laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, tes, serta dokumentasi dan menggunakan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif mulai dari pengumpulan data reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan terjadi, secara klasikal pada tahap pratindakan diperoleh data keterampilan menyimak anak sebesar 11,76%, meningkat menjadi 41,18% pada siklus I, serta mengalami peningkatan pula pada siklus II menjadi 82,35%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan digital storytelling berbasis PowerPoint interaktif dapat meningkatkan keterampilan menyimak yang dimiliki anak 5-6 tahun.