Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kajian Kualitas Jalur Pejalan Kaki Pasca Revitalisasi di Koridor Jalan Jenderal Sudirman DKI Jakarta Dwisadana, Martinus Aditya; Widjajanti, Retno
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 13, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tpwk.2024.34899

Abstract

Pedestrian ways is one of the eight elements of urban design, whose existence becomes an urgency in urban areas. Not only its existence, but its quality must be maintained. Jenderal Sudirman is one of the main roads located in the administrative areas of Central Jakarta, to be precise in the Sudirman Central Business District, where most of Jakarta’s financial and business activity located. Jenderal Sudirman pedestrian ways has been through revitalization from 2018 until 2020, which aims to improve the physical quality of pedestrian ways and public interest in walking. Although the revitalization has been carried out, there are still several problems related to pedestrian safety and convenience. According to one of DKI Jakarta’s visions in 2022, namely towards more walkable city through creating a complete, safe, and comfortable pedestrian ways, that also supports the use of public transportation, as well as creating sustainable city, the attention of most basic human movement in the form of walking needs to be focused. This improvement needs to be supported through a study of the planning and provision of pedestrian ways. Therefore this study will examine the quality of the pedestrian ways based on the physical condition of the pedestrian ways and pedestrian perception. The results of the two analyzes will be assessed using the Pedestrian Environmental Quality Index (PEQI) approach, so that both results can be compared and can complement each other. The PEQI assessment will produce outputs in the form of quality classification and description of post revitalization Jenderal Sudirman pedestrian ways, as well as recommendations in the form of spatial planning based on several deficiency in the results of the assessment.
EDUKASI DESAIN PERMUKIMAN TANGGUH TERPADU PADA KAWASAN AGROPOLITAN DI DESA BRENGGOLO DAN DESA DONGANTI KECAMATAN PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI Widjajanti, Retno; Susanti, Retno; Wungo, Grandy Loranessa
Jurnal Pasopati Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/alj.v%vi%i.625 – 632

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan Pemerintah Kecamatan Plosoklaten. Lokasi mitra berada Kecamatan Kabupaten Kediri. Latar belakang dari kegiatan ini di mana berdasarkan Rencana Tata Ruang Kabupaten Kediri, Kecamatan Plosoklaten merupakan kawasan pengembangan agropolitan. Pada kawasan memiliki produktivitas utama pada sektor pertanian sebagaimana isu utama yang mendasari kegiatan ini adalah pengembangan kawasan agropolitan yang tanggap bencana dan terintegrasi antar unit ruangnya. Adapun kerentanan pada kawasan perencanaan adalah lokasi kawasan yang terletak di lereng Gunung Kelud sehingga menjadi area rawan bencana ketika terjadi erupsi gunung berapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat Kecamatan Plosoklaten khususnya Desa Brenggolo DAN Desa Donganti dengan mensoosialisasikan potensi aktivitas dan hasil analisis perancangan kota yang sebelumnya telah dianalisis oleh tim pengabdian. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi acuan dan dapat menciptakan permukiman yang tangguh dan terintegrasi dengan ruang aktivitas lainnya sehingga dapat mengoptimalkan produktivitas pertanian dan perkebunan yang ada
Pengembangan Bisnis Berkelanjutan Agrowisata Kembang Desa di Desa Dawung, Kabupaten Karanganyar Dewi, Santy Paulla; Dewi, Diah Intan Kusumo; Widjajanti, Retno; Ekowati, Titik; Setiawan, Alfian Nur
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1413

Abstract

Desa Dawung merupakan salah satu desa di Kabupaten Karanganyar yang memiliki potensi wisata agro, yaitu wisata Kembang Desa. Namun, wisata ini kurang berkembang sehingga belum berkontribusi terhadap pendapatan desa. Disisi lain, kompetisi dalam pengembangan wisata cukup tinggi yang mengharuskan pemerintah desa perlu melakukan inovasi. Hal ini yang mendasari kegiatan pengabdian masyarakat untuk mendampingi pemerintah desa dalam mengembangkan wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama enam bulan dimana pada tahap awal dilakukan pertemuan dengan Kepala Desa dan perangkat Desa Dawung untuk mendiskusikan teknis kegiatan pengabdian dan potensi wisata yang dimiliki. Selanjutnya dilakukan penyusunan rencana bisnis pengembangan Kembang Desa yang hasilnya dipaparkan dan mendapat masukan dari perangkat desa, bumdes, dan kepala dusun terkait. Output dari pengabdian masyarakat berupa kerangka logis pengembangan wisata, tahapan pembangunan wisata, dan masterplan telah disetujui oleh semua pemangku kepentingan yang terkait. Hal ini tercermin dari kegiatan sosialisasi, bimbingan dan praktik, serta finalisasi yang selalu dihadiri oleh pemerintah desa, pokdarwis, dan bumdes. Kesimpuan dari kegiatan pengabdian ini adalah rencana bisnis pengembangan Kembang Desa telah dipahami oleh semua pihak yang terkait, dimana implementasi pengembangan integrated agro-edu tourism ini dilaksanakan secara bertahap yaitu program jangka pendek, menengah, dan panjang.