Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

POLA PERKEMBANGAN PERUMAHAN DI KOTA SURAKARTA Widodo Widodo; Sunarti Sunarti
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 15, No 4 (2019): JPWK Vol. 15 No. 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5530.919 KB) | DOI: 10.14710/pwk.v15i4.21984

Abstract

Sektor perkembanagan perumahan di Kota Surakarta mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pertumbuhan penduduk baik alami maupun migrasi yang pesat membuat kebutuhan akan lahan di perkotaan semakin menjadi tantangan serius. Seperti halnya Kota Surakarta dengan lokasi strategis yaitu ditengah – tengah Pulau Jawa dan menjadi pusat kota dari daerah di sekitarnya menjadikan pertumbuhan Kota Surakarta menjadi pesat . tujuan dari penelitian ini adalah menidentifikasi pola sebaran perumahan untuk melihat kebutuhan sarana prasarana dan utilitas di Kota Surakarta. Studi ini menggunakan metode kuantitatif untuk menggambarkan perkembangan pertumbuhan perumahan terkait pola sebaran di Kota Surakarta. Mengadopsi analisa tetangga terdekat (nearest neighborhood)  untuk mengetahui pola sebaran perumahan. Hal ini karena segudang permasalahan di berbagai aspek yang perlu di benahi bersama mulai dari pemerintah sampai masyarakat.
ASET PENGHIDUPAN MASYARAKAT DALAM MENCEGAH KEKUMUHAN DI DUSUN DELIKSARI, KOTA SEMARANG Novia Cecilia Medina; Sunarti Sunarti
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 12 No 2 (2022): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v12i2.2954

Abstract

Perbaikan permukiman kumuh yang menitikberatkan pada aspek fisik dapat memicu transformasi parsial, sehingga pertimbangan penghidupan penting untuk mencegah kekumuhan. Dusun Deliksari perlu pencegahan kekumuhan karena masyarakat telah berulang kali tinggal di permukiman kumuh karena keterbatasan ekonomi, kerawanan bencana, dan ketergantungan pada bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik aset penghidupan dalam mencegah kekumuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis skoring dari jawaban kuesioner 68 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset penghidupan masyarakat berada pada level sedang dan masih terdapat 5 indikator aset dengan kondisi rendah. Aset ekonomi dengan skor terendah merupakan masalah utama yang mempengaruhi rendahnya kesejahteraan dan masalah aset fisik, seperti ketidakmampuan mengakses perumahan yang layak dan alokasi sumber daya yang tidak merata untuk meningkatkan kualitas infrastruktur. Di sisi lain, kekuatan aset penghidupan terutama keberadaan kelompok masyarakat, tolong menolong, dan kesediaan untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh faktor alam, dapat mendukung pencegahan kekumuhan.
Covid-19 pandemic effect on MSMEs in Rawa Bambu Slums, Kalibaru Village, Bekasi City Avina Nilam Augustin; Sunarti Sunarti
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 18, No 1 (2023)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v18i1.57449

Abstract

RW 08 Rawa Bambu Settlement has been upgraded and is in better condition, so there is a new activity plan titled 'water recreation,' which will develop MSMEs in RW 08 in order to improve the local community's economy. However, the new activity plan has been pushed back due to the Covid-19 pandemic. This study aimed to examine the effect of Covid-19 pandemic on MSMEs in RW 08 Rawa Bambu slums, Kalibaru Village, Bekasi City. Data were collected quantitatively by questionnaires to 30 entrepreneurs, and then analyzed using simple linear regression. The findings revealed that the Covid-19 pandemic has a significant effect on MSMEs in RW 08 Rawa Bambu based on changes in their socioeconomic activities. Socioeconomic activities that were impacted included a decrease in the community's ability to save (24,5%), a decrease in the income rate (23,1%), product sales area changes (17,6%), and management efforts for RW 08 Rawa Bambu. The rate of community economic improvement has decreased (17.6%) and the rate of product demand has decreased (17.2%). The decrease in socioeconomic activities at RW 08 Bambu demonstrates the community's inability to meet its needs or survive as a result of the Covid-19 pandemic.
UPAYA PENINGKATAN WISATA BERDASARKAN TRANSFORMASI PERMUKIMAN KUMUH DI KAMPUNG WISATA KAMPUNG BANDAR, KOTA PEKANBARU Rizky Utomo Gunawan Putra; S Sunarti
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i1.3437

Abstract

Perubahan kawasan kumuh pada lingkup kampung wisata pasca peremajaan menjadi salah satu fokus yang menarik. Salah satu kasus yang terjadi yaitu pada permukiman kumuh di kampung wisata Kampung Bandar, Kota Pekanbaru. Transformasi fisik infrastruktur permukiman kumuh dan elemen wisata memberikan dampak positif terhadap kampung wisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi permukiman kumuh di kampung wisata Kampung Bandar. Metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif, skoring dan pembobotan dari jawaban kuesioner 72 responden. Hasil penelitian menunjukan transformasi permukiman kumuh masuk ke dalam klasifikasi transformasi mayor dengan bobot 54,09%. Kekurangan amenitas wisata dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kampung wisata perlu di atasi lewat upaya peningkatan wisata dengan peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan kelembagaan masyarakat. Pentingnya peran masyarakat lokal karena sumber daya, keunikan tradisi dan budaya yang melekat menjadi nilai jual penggerak kegiatan kepariwisataan yang dapat meningkatkan kualitas kampung wisata dan taraf hidup masyarakat.