Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Kiwari

Kreativitas Iklan Indomie di Televisi dari Masa ke Masa (Tahun 1980-2000an) Margaret Margaret; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15538

Abstract

Advertising creativity is advertising that is original, there is creative thinking and innovation. The purpose of this study is to find out the beginning of Indomie advertising on television in terms of creativity from the first time the advertisement was made until now and find out how the implementation of Indomie product advertising by PT.Indofood. This study raises the issue of Indomie's advertising creativity, Indomie is an instant noodle product that has existed since 1980. The theory and research concepts used are advertising, advertising appeal, television media in mass communication, products, brands, and also creativity. This study use qualitative research with case study method. Data collection uses interviews with Raditya Cahya Buana as Quality Control Noodle and Television Advertising at PT. Indofood Semarang, document studies and literature studies. The conclusion of the research on Indomie advertising creativity is to display Indomie advertisements on television in an attractive way and present new Indomie products. Indonesian advertisements must be more flexible in determining the style of advertising so that consumers are interested in viewing and advertising acts as a medium of communication between producers and consumers, as an attractive product promotion media. Kreativitas iklan adalah iklan yang bersifat originalitas, terdapat pemikiran yang kreatif dan juga inovasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui awal iklan Indomie di televisi dari segi kreativitasnya dari pertama kali dibuat iklan sampai sekarang dan mengetahui bagaimana pelaksanaan periklanan produk Indomie yang dilakukan PT.INDOFOOD.  Penelitian ini mengangkat tentang persoalan kreativitas iklan Indomie, Indomie adalah produk mie instant sudah ada sejak tahun 1980. Teori dan konsep penelitian yang digunakan adalah iklan, daya tarik iklan, media televisi dalam komunikasi massa, produk, merek (brand), dan juga kreativitas. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, analisis wacana, dan fenomologi. Penggumpulan data menggunakan wawancara dengan Raditya Cahya Buana sebagai Quality Control Noodle di PT.Indofood Semarang, studi dokumen dan studi literatur. Kesimpulan dari penelitian kreativitas iklan Indomie adalah dengan menampilkan iklan Indomie di televisi dengan menarik dan menghadirkan produk-produk Indomie yang baru.
Musik Rap Sebagai Budaya Hip-Hop di Mata Generasi Milenial (Studi Kasus Pelaku dan Penikmat Kolektif Dreamfilled) Hansen Djulianto; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15573

Abstract

Music is an art that organizes a collection of tones into a sound that has a very close meaning in life. Hip hop is a lifestyle commonly known as culture, Rap music is a genre of Hip hop music that has been circulating since the 70s. Hip hop is a dynamic mix consisting of MCing/Rapping, DJing, Graffiti, Breakdancing, still attached to the current era of the millennial generation. Dreamfilled is one of the rap music collectives dominated by millennials who have a real movement in Hip hop in making songs or following culture, this can be correlated with subculture and fashion theories, there are also supporting theories used namely perception, lifestyle, music and culture. The author uses a qualitative method and selects 5 informants, including 3 rappers from the collective The Dreamfilled, 1 male rap music lover and 1 female rap music lover. The conclusion of this research is that the millennial generation and rap music lovers in the Dreamfilled collective continue to follow the subculture and fashion of Hip hop which is still being developed today and becomes a lifestyle.Musik merupakan suatu seni yang mengorganisasikan kumpulan nada nada menjadi suatu bunyi yang mempunyai arti sangat dekat dalam kehidupan. Hip hop merupakan gaya hidup yang biasa disebut dengan kultur, musik Rap merupakan salah satu genre musik Hip hop yang sudah beredar semenjak tahun 70an. Hip hop merupakan perpaduan dinamis yang terdiri dari MCing/Rapping, DJing, Graffiti, Breakdancing, masih melekat hingga era generasi milenial saat ini. Dreamfilled merupakan salah satu kolektif musik rap yang didominasi oleh generasi milenial yang memiliki gerakan nyata dalam Hip hop dalam membuat karya lagu maupun mengikuti kultur, ini dapat dikorelasikan dengan teori subkultur dan fashion, ada juga teori pendukung yang dipakai yakni persepsi, gaya hidup, musik dan budaya. Penulis menggunakan metode kualitatif dan memilih lima informan yang antara lain rapper dari kolektif The Dreamfilled, penikmat musik rap laki laki dan perempuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah generasi milenial pelaku dan penikmat musik rap di kolektif Dreamfilled ini tetap mengikuti subkultur dan fashion dari Hip hop yang masih terus dikembangkan hingga saat ini dan menjadi gaya hidup.
Perubahan Strategi Periklanan Nasional di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pada Ozzigeno Studio Digital Agency Jakarta) William Muliawan; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15965

Abstract

Currently as we know from the early years of 2020 until now the world is being hit by a major crisis due to the Covid-19 pandemic which has made changes and adjustments in people's daily activities. This led to an adjustment of advertising strategy in dealing with these problems. The purpose of this research is to find out what changes in advertising strategies are used by Ozzigeno Studio Digital Agency during the Covid-19 pandemic. This study analyzes the strategy used by Ozzigeno Studio Digital Agency using the marketing communication mix. This research is a qualitative research using case study analysis method with data collection techniques such as interviews, observation, and documentation. The subjects of this research are strategic planner and Social Media Assistant, and Content Creator from Ozzigeno Studio Digital Agency. The object of this research is the advertising strategy applied by Ozzigeno during the Covid-19 pandemic. Based on the results of this study, it shows that in this Covid-19 pandemic situation, Ozzigeno Studio Digital Agency managed to make adaptations that resulted in better work than before the Covid-19 pandemic began. What has been done by Ozzigeno Studio Digital Agency is a very successful action and is driven by a situation that requires more digital content to reach its audience so that advertising activities can continue and sales run well and according to expectations.   Saat ini seperti yang kita ketahui  dari tahun awal tahun 2020 sampai saat ini dunia sedang dilanda krisis besar karena adanya pandemi Covid-19 yang membuat adanya perubahan dan penyesuaian dalam aktifitas masyarakat sehari – hari. Hal ini menyebabkan adanya penyesuaian strategi periklanan dalam menghadapi masalah tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan strategi periklanan seperti apa yang digunakan Ozzigeno Studio Digital Agency selama masa pandemi Covid-19 ini berlangsung. Penelitian ini menganalisis strategi yang digunakan oleh Ozzigeno Studio Digital Agency menggunakan bauran komunikasi pemasaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus yang teknik pengumpulan data yang seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah strategic planner dan Social Media Assistant, dan Content Creator dari Ozzigeno Studio Digital Agency. Objek dari penelitian ini adalah strategi periklanan yang diaplikasikan oleh Ozzigeno di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 ini Ozzigeno Studio Digital Agency melakukan adaptasi yang menghasilkan pekerjaan yang lebih baik dibanding sebelum masa pandemi Covid-19 dimulai. Apa yang dilakukan oleh Ozzigeno Studio Digital Agency termasuk tindakan yang sangat berhasil dan didorong dengan keadaan yang memerlukan konten digital lebih banyak guna untuk menyentuh audiensnya agar kegiatan periklanan tetap bisa berjalan dan penjualanpun berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan.
Strategi Komunikasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta dalam Melakukan Fundraising Virya Pratama; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.16280

Abstract

In money politics, it is quite common, therefore you need to prepare sufficient funds. To get a better loan, you can use one of the methods, namely fundraising. To achieve the success of fundraising, a communication strategy is needed, the other components of course need the mass media as a channel for disseminating the information. This study discusses the communication strategy used by the Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta in fundraising. The theory underlying this research is the theory of communication strategy proposed by Middleton, Onong, Tatham, Seyitoglu and Yuzbasioglu; mass media theory by Adler & Rodman. The approach used is descriptive qualitative with case study method. The resource person for this research was the head of the PSI Jakarta DPW to obtain primary and secondary data through interviews and documentation. The data obtained through the process of processing, analyzing, presenting, and checking the validity of the data. The results of this study indicate that the Indonesian Solidarity Party uses a variety of six strategies, three communication concepts and three types of mass media to achieve the success of fundraising.   Di dalam politik uang adalah hal yang cukup lumrah oleh karena itu anda perlu mempersiapkan dana yang cukup. Untuk mendapatkan pinjaman yang lebih baik anda dapat memanfaatkan salah satu metode yaitu fundraising. Untuk mencapai keberhasilan dari fundraising dibutuhkan strategi komunikasi, komponen lainnya tentunya dibutuhkan media massa sebagai saluran untuk menyebarkan informasi tersebut. Penelitian ini membahas strategi komunikasi yang digunakan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta dalam melakukan fundraising. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori strategi komunikasi yang dikemukakan oleh Middleton, Onong, Tatham, Seyitoglu dan Yuzbasioglu; teori media massa oleh Adler & Rodman. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Narasumber yang diambil untuk penelitian ini adalah ketua DPW PSI Jakarta untuk mendapatkan data primer dan data sekunder melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui proses pengolahan, analisis, penyajian, serta pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Partai Solidaritas Indonesia menggunakan berbagai enam macam strategi, tiga konsep komunikasi dan tiga jenis media massa untuk mencapai keberhasilan dari fundraising.
Fenomena Ujaran Kebencian yang Diterima Oleh Kaum LGBTQ dalam Media Sosial Twitter Melalui Platform Secreto Audrey Audrey; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23051

Abstract

Social media is one of the important things of life in this modern society. That is because most people are already exposed to media exposure. Social media tends to develop more along with the increasing number of its users. One of the social media that is also developing is Twitter. Twitter expands the Tweet feature from only 140 words to 280 words. With this change, Twitter slowly became one of the places to gather mass opinions. LGBTQ is an acronym fot Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, and Queer. LGB or Lesbian, Gay, and Bisexual are terms that is used to define someone’s preference or sexual orientation. While the ‘Q’ in LGBTQ meaning is questioning or Queer. Queer is another meaning for Gay, and Queer is already used by some of people as general term in LGBTQ community, although it is still considered rude so it is best to ask or wait for the other person to use the term. The purpose of this research is to find out the factors that caused the spread of hate speech. In this research, the authors used a qualitative research approach with a discourse analysis method. The result of the research is that the factor of the hate speech occurence is because of the difference between people who are not part of the LGBTQ communities with people that are part of the LGBTQ communities. Media sosial merupakan salah satu bagian penting dari kehidupan di era modern ini. Karena masyarakat di era modern ini hampir semuanya sudah terkena paparan media. Media sosial pun ikut berkembang seiring dengan bertambah banyaknya pengguna media sosial. Salah satu media sosial yang turut mengalami perkembangan adalah Twitter. Twitter memperluas fitur Tweet dari yang awalnya terbatas hanya pada 140 kata saja, kini bertambah menjadi 280 kata (Twitter). Dengan berubahnya fitur ini, Twitter pun perlahan-lahan berubah menjadi saluran untuk mengumpulkan pendapat massa. LGBTQ adalah sebuah singkatan yang berarti Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender and Queer. LGB atau Lesbian, Gay,dan Bisexual merupakan istilah yang digunakan untuk mendefinisikan preferensi atau orientasi seksual seseorang(apa.org). Sementara, istilah Q dalam LGBTQ dapat memiliki arti questioning atau Queer. Queer adalah istilah lain untuk sebutan Gay, “Queer” telah digunakan oleh beberapa orang sebagai istilah umum dalam dunia LGBTQ, walaupun masih dianggap tidak sopan sehingga sebaiknya bertanya atau menunggu lawan bicara untuk menggunakan istilah tersebut(cnn.com). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan peristiwa penyebaran ujaran kebencian dapat terjadi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode analisis wacana. Dari penelitian ini, dapat diketahui bahwa faktor penyebab terjadinya ujaran kebencian adalah karena adanya perbedaan antara publik yang tidak termasuk ke dalam bagian dari kaum LGBTQ terhadap yang terbasuk ke dalam bagian kaum LGBTQ.
Strategi Komunikasi Pemasaran Starbucks (Penelitian Pada Gerai Starbucks Citra 6) Sergio Aurelius Panito; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23063

Abstract

The Covid-19 virus has caused various industrial and business sectors to be hampered and company sales and revenues have decreased. An appropriate and effective marketing strategy is needed to minimize company losses, especially during the Covid-19 pandemic. Starbucks Citra 6 is a coffee shop and one of the branch outlets belonging to the parent company, Starbucks. This study aims to find out how the marketing communication strategy implemented by Starbucks Citra 6 in increasing sales during the Covid-19 pandemic. This study uses the concepts and theories of communication, marketing communications, marketing strategies and new media. This research was conducted using a qualitative research approach and case study methods at Starbucks Citra 6. The results of this study indicate that Starbucks Citra 6 applies a marketing communication strategy in increasing sales during the Covid-19 pandemic by promoting through social media, selling several products at the official store by offering attractive discounts. The media used by Starbucks Citra 6 for promotion are Facebook, Twitter, Instagram, Line, Starbucks Card user email, and the Starbucks application. In this marketing strategy, Starbucks Citra 6 is actively promoting new products during the Covid-19 pandemic by utilizing social media. Adanya virus Covid-19 menyebabkan berbagai sektor industry serta bisnis terhambat dan penjualan serta pemasukan perusahaan menurun. Perlu strategi pemasaran yang tepat dan efektif untuk meminimalisasi kerugian perusahaan terutama di masa pandemi Covid-19. Starbucks Citra 6 merupakan coffee shop dan salah satu gerai cabang milik perusahaan induk yakni Starbucks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Starbucks Citra 6 dalam meningkatkan penjualan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan konsep dan teori komunikasi, komunikasi pemasaran, strategi pemasaran dan new media. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode studi kasus pada Starbucks Citra 6. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Starbucks Citra 6 menerapkan strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan di masa pandemi Covid-19 dengan cara melakukan promosi melalui media sosial adalah melakukan penjualan beberapa produk di official store dengan memberikan penawaran diskon-diskon menarik. Media yang digunakan Starbucks Citra 6 untuk melakukan promosi adalah Facebook, Twitter, Instagram, Line, Email pengguna Starbucks Card, dan aplikasi Starbucks. Dalam strategi pemasaran tersebut, Starbucks Citra 6 secara aktif melakukan promosi produk baru di masa pandemi Covid-19 dengan cara memanfaatkan media sosial.
Komunikasi Pemasaran Nike dalam Membangun Brand Image Calorine Chang; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25871

Abstract

Business competition in this modern era encourages every company to be able to create new innovations that are creative and innovative. This race in creating innovation also occurs in companies engaged in the field of shoes. Among the fierce competition from existing shoe brands, Nike is still one of the shoe brands that people are most interested in. By having a good image from a long time ago, Nike is still able to take public interest in their shoes. Therefore, the author wants to examine how Nike builds and maintains brand image by conducting marketing communications. Brand image is the observation and belief held by consumers, as reflected in associations or in consumer memories. The theory used in this research is marketing communication and mass communication. The research method uses qualitative methods. After conducting research, the Nike company builds and maintains a brand image through their employees. The conclusion that can be drawn after this research is that Nike company can become one of the best companies in the field of selling sports products thanks to innovation, findings, ideas, technology, stability and the company's will to always develop, as well as the goals they always want to achieve. achieved and fruitful thanks to the persistence of the company. Nike's marketing is also creative and innovative, unlike other Nike competitor companies. Therefore, every new product launched by the Nike company is always in demand by many people and becomes a topic of conversation. Persaingan bisnis di era modern ini mendorong setiap perusahaan agar dapat menciptakan inovasi baru yang kreatif dan inovatif. Perlombaan dalam menciptakan inovasi ini terjadi juga dalam perusahaan yang bergerak di bidang sepatu. Diantara persaingan ketat brand-brand sepatu yang ada, Nike masih menjadi salah satu brand sepatu yang paling diminati oleh masyarakat. Dengan memiliki citra yang baik dari sejak lama, Nike masih dapat mengambil minat publik terhadap sepatu mereka. Oleh karena itu, penulis berkeinginan untuk meneliti bagaimana cara Nike dalam membangun dan menjaga brand image dengan melakukan komunikasi pemasaran. Brand Image merupakan pengamatan serta keyakinan yang digenggam konsumen, seperti yang dicerminkan di asosiasi ataupun di ingatan konsumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi pemasaran dan komunikasi massa. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Setelah melakukan penelitian, perusahaan Nike membangun dan menjaga brand image melalui karyawan mereka. Dengan di lakukannya penelitian ini, kesimpulan yang dapat diambil adalah perusahaan Nike dapat menjadi salah satu perusahaan terbaik dalam bidang penjualan produk olahraga adalah berkat inovasi, temuan, ide-ide, teknologi, kestabilan dan kemauan perusahaan untuk selalu berkembang, serta tujuan-tujuan yang ingin mereka capai selalu tercapai dan membuahkan hasil berkat kegigihan perusahaan. Pemasaran yang dilakukan Nike pun kreatif dan inovatif, tidak seperti perusahaan-perusahaan pesaing Nike lainnya. Maka dari itu setiap produk-produk baru yang diluncurkan perusahaan Nike selalu diminati oleh banyak orang dan menjadi topik perbincangan.
Pemanfaatan Live Streaming di Media Sosial TikTok Daniel Daniel; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25874

Abstract

Entering the rapid development of this digital era, almost everything has been done digitally. One of them that is developing very quickly is social media. This media is used by all groups to communicate and interact with fellow social media users. This research was conducted with a qualitative approach. The method used is a case study. The case study conducted by the researcher is regarding the use of live streaming on social media TikTok at the online shop Timelicious store. Data collection was carried out by interviewing and observing key informants to ensure more perfect research results. The results of the study show that the social media TikTok by Timelicious store is efficient because it is not only the financial benefits that are obtained but there is also an awakening of public awareness that the Timelicious store offers luxurious products and affordable prices. In addition, for Timelicious, TikTok is a social media that is easy to use. Moreover, TikTok has interesting features that make it very easy and helpful for online-based business shops to sell. Memasuki perkembangan era digital yang sangat cepat ini hampir semuanya sudah dilakukan melalui serba digital. Salah satunya yang berkembang dengan sangat cepat adalah media sosial, Media ini digunakan oleh semua kalangan sebagai sarana untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama pengguna media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Metode yang diguakan adalah studi kasus. Studi kasus yang dilakukan oleh peneliti adalah mengenai pemanfaatan live streaming di sosial media TikTok pada online shop Timelicious store. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi terhadap narasumber kunci untuk memastikan hasil penelitian yang lebih sempurna. Hasil penelitian menunjukkan media sosial TikTok oleh Timelicious store terbilang efisien karena bukan hanya keuntungan finansial yang didapat tetapi ada juga terbangunnya kesadaran masyarakat bahwa Timelicious store menawarkan produk yang mewah dan harga yang terjangkau. Selain itu, bagi Timelicious TikTok adalah media sosial yang penggunaannya mudah. Apalagi TikTok punya fitur-fitur menarik yang sangat memudahkan dan membantu bagi para toko usaha berbasis online untuk berjualan.
Strategi Komunikasi Digital Media Sosial sebagai Media Promosi dan New Branding (Studi Kasus Media Sosial Om Moes) Zaki Muhamad Dani; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25893

Abstract

Social media is a medium that is used to build a self-representation of a company or individual, social media can be used to do digital marketing or digital marketing. Digital marketing is a marketing activity or promotion of a brand or product, using digital media or the internet. The goal is to attract potential customers broadly, quickly and precisely. This was also carried out by Om Moes' social media to promote the Moestopo Faculty of Communication Sciences to the public. Dr. Moestopo. Previously, the Moestopo Faculty of Communication Sciences had a social media account, but this social media was considered ineffective because the content was monotonous and too formal. This study uses a type of qualitative research that is useful for providing facts and data regarding Om Moes' Digital Social Media Communication Strategy as a Promotional Media and New Branding for the Moestopo Faculty of Communication Sciences. The results of this study are social media Om Moes conducting digital marketing through social media Instagram with content that contains information on the representation of Moestopo Faculty of Communication Sciences students because this is considered appropriate considering the target is young people. Media sosial merupakan media yang digunakan dalam membangun representasi diri sebuah perusahaan maupun individu, Media sosial dapat digunakan untuk digital marketing atau pemasaran digital. Digital marketing adalah tindakan memasarkan atau mempromosikan brand atau produk melalui media digital atau internet. Tujuannya adalah untuk menarik pelanggan potensial secara luas, cepat dan akurat. Hal ini pula yang dilakukan oleh media sosial Om Moes untuk mempromosikan Fakultas Ilmu Kominunikasi Moestopo kepada masyarakat, Om Moes merupakan akun media sosial yang didirikan dibawah naungan Fakultas Ilmu Kominunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo. Fakultas Ilmu Kominunikasi Moestopo sebelumnya mempunyai akun media sosial, namun media sosial tersebut dianggap tidak efektif karena isi konten yang monoton dan terlalu formal. penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang berguna untuk memberikan fakta dan data mengenai Strategi Komunikasi Digital Media Sosial Om Moes Sebagai Media Promosi Dan New Branding Fakultas Ilmu Kominunikasi Moestopo. Hasil dari penelitian ini adalah media sosial Om Moes melakukan pemasaran digital melalui media sosial Instagram dengan konten yang berisi informasi representasi mahasiswa Fakultas Ilmu Kominunikasi Moestopo karena hal ini dianggap tepat mengingat target yang merupakan anak muda.
Etika Bertemu Klien di Tempat Makan Klara Paskalia; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27277

Abstract

The existence of ethics can help us in making decisions about what actions and ways we can behave and what cannot be done, ethics can function in all aspects of life. In the world of work it is necessary to maintain professional relationships with business partners, ethics in the business world is very important, with ethics business partners will feel comfortable and confident with us. Relationships that are built between companies and business partners generally occur over a long period of time. So table manners (eating etiquette), appearance, and topics of conversation need to be prepared before meeting clients. In the world of work, you are usually familiar with invitations to eat with clients. Knowledge of table manners or usually called eating ethics is needed by everyone, because everyone's table rules are different. This happens because of differences in customs and culture of each person. The eating etiquette that is usually used at formal meals or attending dinner invitations is an etiquette that has developed in European countries for a long time. Dengan adanya etika dapat membantu kita dalam mengambil penyelesaian tentang tindakan dan cara kita bersikap apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan, etika dapat berfungsi dalam semua aspek dalam kehidupan. Dalam dunia kerja perlu menjaga hubungan yang profesional dengan rekan bisnis, etika dalam dunia bisnis sangatlah penting, dengan adanya etika rekan bisnis akan merasa nyaman dan yakin sama kita. Relasi yang dibangun antara perusahaan dan rekan bisnis pada umumnya terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Maka table manner (etika makan), penampilan, dan topik pembicaraan perlu dipersiapkan sebelum bertemu klien, di dunia kerja biasanya sudah tidak asing lagi dengan undangan makan dengan klien. Pengetahuan mengenai Table manners atau biasanya sering disebut etika makan sangat diperlukan oleh setiap orang, karena peraturan di meja makan setiap orang berbeda. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan adat dan kebudayaan dari setiap orang. Etika makan yang biasanya digunakan dalam acara makan formal maupun menghadiri undangan makan adalah etika yang sudah berkembang di Negara Eropa sejak lama.