Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SOCIETAL

Respon Masyarakat Terhadap Keberadaan Organisasi Kerukunan Waria Sulawesi Tenggara (KWST) Di Kota Kendari Orin Orin; Suharty Roslan; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini, 1. Untuk mengetahui Bentuk-bentuk kegiatan yang Dilakukan KWST Agar di Terima di Lingkungan Masyarakat. 2. Untuk mengetahui Respon Masyarakat Terhadap Keberadaan Kerukunan Waria Sulawesi Tenggara (KWST) di Kota Kendari .Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penentuan informan menggunakan teknik purposive, pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data dengan metode analisis dekriptif kualitatif yaitu memaparkan gejala-gejala atau kenyataan yang diperoleh di lapangan secara jelas dan menggambarkan secara sistemtatis. Hasil penelitian 1. Respon Menerima, Organiasi KWST ini memiliki respon yang baik dan diterima keberadaannya oleh masayarakat disekitarnya dikarenakan memberikan kesan yang baik, berperan sebagai wadah pembinaan serta melalui kegiatan-kegiatan positif yang selalu dilakukan dan diadakan oleh organiasi KWST ini. Respon Menolak, anggapan masyarakat organiasi KWST tersebut membuat semakin banyaknnya waria-waria, perilaku yang menyimpang, pemahaman LGBT itu adalah perbuatan dosa dalam agama Islam. 2. Kegiatan organisasi KWST, adanya kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan, ikut andil dalam membantu program-program pemerintah seperti sosilaisasi bahaya HIV/AIDS dan juga bahaya NAPZA serta kegiatan persahabat dengan mengikuti perlombaan serta kegiatan pembinaan antar sesama anggota untuk menjalin pershabatan/silahtirahi antar sesama angoota KWST.
PERAN ORANG TUA DALAM MENGURANGI DEMORALISASI PADA KALANGAN REMAJA (Studi di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat) Keli Sartika; Dewi Anggraini; Muhammad Rusli
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya demoralisasi remaja dan peran orangtua dalam mengurangi demoralisasi remaja di Desa Sidamangura Kecamatan  Kusambi Kabupaten Muna Barat. Dalam penelitian ini informan yang diambil sebanyak 13 orang. Informan ini dipilih karena dianggap benar-benar mampu memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan peneliti. Adapun kriteria informan antara lain, tokoh agama, tokoh masyarakat, orangtua remaja dan beberapa remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deksriptif kualitatif  yang berdasarkan pada pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analis data juga dipergunakan seperti data-data yang dipublikasikan dan laporan-laporan dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa factor yang mempengaruhi terjadinya demoralisasi remaja di Desa Sidamangura Kec. Kusambi Kab. Muna Barat, diantaranya adalah  menurunnya kualitas aparat pemerintah, menurunnya kualitas aparat penegak hukum, kondisi lingkungan, mneingkatnya angka kemiskinan, keenganan mempelajari nilai-nilai agama dan teknologi. Sedangkan peran orangtua dalam mengurangi demoralisasi remaja anatara lain adalah mendidik dan memberi contoh teladan, mengajarkan nilai - nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat, mengajarkan nilai-nilai agama, dan ,memberi sanksi atau hukuman. 
Perilaku Agresif di Kalangan Pemuda (Studi di Desa Wakinamboro Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan) La Aliman; Suharty Roslan; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Siompu Desa Wakinamboro Kabupaten Buton Selatan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengidentifikasi faktor yang mengakibatkan munculnya perilaku agresif dikalangan pemuda terhadap masyarakat di Desa Wakinamboro Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. (2) Untuk mengetahui dampak dari perilaku agresif  pemuda di Desa Wakinamboro Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa (1) Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab perilaku agresif dikalangan pemuda adalah akibat adanya rasa frustasi karena banyaknya  kebutuhan yang harus dipenuhi, adanya profokasi dan juga bisa didasari dari tindakan agresif seseorang, lingkungan pergaulan yang diakibatkan dari kecenderungan seseorang  dalam mengkonsumsi minuman beralkohol hingga mabuk dan sikap kepribadian diakibatkan dari sifatnya amarah serta proses perilaku agresif. (2) Dampak yang di akibatkan dari perilaku agresif ini adalah adanya suasana yang kurang nyaman bagi masyarakat seperti adanya kebiasaan nongkrong hingga larut malam tanpa mengelan tempat dan waktu. Dampak berikutnya adalah terjadinya perilaku menyimpang yaitu terjadinya pelanggaran terhadap norma-norma sosial maupun norma agama seperti kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol yang bisa menjurus pada kericuan dan perkelahian antar pemuda maupun kelompok pemuda lainnya.
Faktor-Faktor Penyebab Remaja Melakukan Tindakan Kriminalitas (Studi di Desa Langkoroni Kecamatan Maligano Kabupaten Muna) Sarman Sarman; La Ode Monto Bauto; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 10, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kriminalitas di Desa Langkoroni Kecamatan Maligano Kabupaten Muna. Untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk mencegah dan mengatasi kriminalitas pada remaja di Desa Langkoroni Kecamatan Maligano Kabupaten Muna. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang di peroleh dari hasil wawancara, catatan lapangann dan dokumentasi dengan cara mengkordinasikan data dalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sistensa, menyusun ke dalam pola memilih mana yang penting dan yang akan di pelajari, dan membuat kesimpulan sehinga mudah di pahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian yang terdiri dari 4 orang remaja yang melakukan kriminalitas, 3 orang tua remaja yang melakukan kriminalitas, 2 orang masyarakat, 1 orang tokoh pemuda, 1  orang tokoh masyarakat, 1 orang tokoh agama, 1 orang tokoh  adat,  1  orang  Kanip  Polsek  Maligano,  dan  1  orang  Kepala  Desa  Langkoroni, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna. Dengan demikia, jumlah keseluruhan informan yaitu 15 informan. Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  Pertama,  Pencarian  Jati  Diri.  Memasuki  masa pubertas, biasanya anak-anak akan mencari karakter jati diri mereka. Seperti anak-anak yang berada di Desa Langkoroni saat ini mereka akan memiliki krisis pembentukan karakter sampai mereka inggin mendapatkannya. Kedua, Kontrol Diri Yang Lemah. Meski dari pihak keluarga telah  memberikan  arahan  dan  didikan  yang  tepat.  Faktor  Eksternal  meliputi  Pertama, Keluarga.  Keluarga  menjadi  faktor  eksternal  utama  yang  paling  mempengaruhi  kenakalan memperoleh kedudukan yang layak di tengah-tengah pergaulan sosial secara wajar