Articles
Pengaruh sayur bayam merah (amaranthus tricolor l) terhadap produksi ASI ibu nifas di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang
Patemah Patemah;
Ervin Rufaindah
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 11 No 3 (2022): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30989/mik.v11i3.805
Background: The National Exclusive Breastfeeding Coverage is 80%. Coverage below 80% is found in 34 Public Health Centers in Malang Regency, one of which is in Poncokusumo Health Center, namely the achievement of exclusive breastfeeding is 77.43%.Objective: The objective of this study was to examine the effect of red spinach on breast milk production for postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency.Methods: This type of research is a quasi-experimental with the one group pretest posttest design. The population of this study were postpartum mothers (0-40 days) in Poncokusumo District, as many as 30 people with accidental sampling technique. Giving red spinach for 5 days. In one serving, given 100 grams of red spinach. The analysis of this study was processed using a computerized system, in the form of univariate analysis and bivariate analysis using Mc Nemar's test, with a value of = 0.05.Results: The results of McNemar's analysis found that there was a significant difference between the number of mothers with non-current and smooth milk production after treatment (p 0.000).Conclusions: The results of this study indicate that the treatment of giving red spinach vegetables can increase breast milk production in postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency. This is because red spinach (Amaranthus tricolor L) which also contains phytoestrogens in increasing and smoothing breast milk.
MENGAWAL TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN STIMULASI TITIK LI4 (HEGU) DI ATMA HOME CARE
Patemah Patemah;
Ervin Rufaindah;
Waifti Amalia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16062
Budaya masyarakat Indoneseia dengan pemijatan bayi sudah dilakukan turun temurun. Pijat bayi merupakan salah satu bentuk dari stimulasi. Stimulasi adalah suatu kegiatan memberikan stimulus atau rangsangan-rangsangan yang dilakukan oleh orang tua dan lingkungannya kepada anak untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal. Stimulasi sebagai salah satu terapi non farmakologis seperti pemberian penekanan pada titik yang meningkatkan nafsu makan yaitu titik LI4 (Hegu). Stimulasi titik LI4 (hegu) ini akan meningkatkan nafsu makan balita. Agar stimulasi dapat optimal maka diperlukan suatu pembelajaran. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang kemampuan ibu balita dalam memberikan stimulasi pijat pada titik LI4 (Hegu) pada balita untuk meningkatkan nafsu makan dan mengawal tumbuh kembang yang optimal. Pengabdian masyarakat dilakukan di Atma Home Care desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Kegiatannya dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan serta metode demontrasi melakukan stimulasi pijat titik LI4 (Hegu) dalam upaya meningkatkan nafsu makan sehingga akan mengoptimalkan tumbuh kembang balita. Setelah dilakukan penyuluhan dan demontrasi didapatkan ibu balita dalam melakukan stimulasi titik LI4 (Hegu) adalah Baik yaitu 75 %. Diharapkan orang tua terutama yang mempunyai balita dapat memberikan stimulasi titik LI4 (Hegu) pada balitanya dengan benar sehingga akan mengoptimalkan tumbuh kembangnya.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Hegu untuk Meningkatkan Nafsu Makan Balita di Atma Home Care Desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang
Patemah Patemah;
Ervin Rufaindah;
Yuliyanik Yuliyanik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengetahuan adalah hasil dari tahu yang terjadi melalui proses sensoris khususnya mata dan telinga terhadap objek tertentu. Stimulasi adalah suatu kegiatan memberikan stimulus atau rangsangan-rangsangan yang dilakukan oleh orang tua dan lingkungannya kepada anak untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal. Stimulasi sebagai salah satu terapi non farmakologis seperti pemberian penekanan pada titik yang meningkatkan nafsu makan yaitu titik LI4 (Hegu). Tujuan Penelitian ini adalah memperoleh gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik LI4 (Hegu) untuk meningkatkan nafsu makan Balita Di Atma Home Care desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai bayi Balita usia 12 – 60 bulan sejumlah 45 orang. Metode sampling yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah sampel 40 orang. Variabel penelitian adalah Tingkat Pengetahuan, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan skala data ordinal. Pengolahan data yang digunakan adalah distribusi frekuensi relative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi titik LI4 (Hegu) pada balita hampir seluruhnya (92,5 %) cukup baik sedangkan sebagian kecil (7,5 %) baik. Dari data diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik LI4 (Hegu) cukup baik. Saran kepada Ketua Atma Home Care diharapkan untuk lebih meningkatkan pembinaan terhadap Ibu Balita, melalui penyuluhan, pemutaran video Stimulasi titik LI4 (Hegu).
Pengaruh Brownies Kelor terhadap Kadar Hb Ibu Hamil di Desa Pandanmulyo Kecamatan Tajinan
Ervin Rufaindah;
Patemah Patemah;
Waifti Amalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dunia kesehatan secara global mewujudkan kesehatan ibu dan anak dengan tingkat yang lebih baik sehubungan dengan kadar hemoglobin dalam darah. World Health Organization (WHO) merekomendasikan kadar hemoglobin ibu hamil adalah = 11 gr/dl. Pemenuhan hemoglobin dalam darah dapat diperoleh dengan mengkonsumsi daun kelor karena mengandung zat besi yang merupakan unsur yang sangat penting untuk membentuk hemoglobin. Kelor bisa diolah menjadi brownies kelor. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisa apakah brownies kelor dapat meningkatkan kadar Hemoglobin ibu hamil. Jenis penelitian ini merupakan quasy eksperimental dengan the one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan III (Usia Kehamilan > 13 minggu) di Desa Pandanmulyo Kecamatan Tajinan yaitu sebanyak 20 orang dengan teknik purposive sampling. Ibu hamil diberikan brownies kelor sebanyak 2 potong setiap hari, masing-masing 50 gram, untuk dikonsumsi pagi dan sore. Bownies dikonsumsi selama 14 hari. Brownies kelor terbuat dari daun kelor segar yang direbus terlebih dahulu sebanyak 100 gram dan tepung 350 gram. Analisis penelitian ini diolah menggunakan sistem komputerisasi, berupa analisis univariat dan analisis bivariat yang menggunakan uji Wilcoxon signed test untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan nilai ?=0,05. Hasil penelitian menunjukan Terdapat pengaruh pemberian brownies daun kelor terhadap kadar hemoglobin ibu hamil di Desa Pandanmulyo, Kecamatan Tajinan. Saran, perlu penelitian lanjutan terkait pengaruh pemberian brownies daun kelor terhadap kadar hemoglobin dengan sampel yang lebih besar. Brownies kelor yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan daun kelor segar, sehingga untuk penelitian selanjutnya bisa menggunakan tepung kelor, karena gizinya lebih tinggi daripada kelor segar.
Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Tingkat Ketergantungan Gadget Pada Anak Usia Prasekolah Di Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo
Arfa Faisza Almaera Putri;
Miftakhul Ulfa;
Ervin Rufaindah
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
the level of gadget dependence on preshool-age children is influenced by parenting styles because parents have a role in exemplifying and influencing children in using their gadgets. To examine the correlation between parenting style and the use of gadgets in preschool-aged children in Sumber District, Probolinggo Regency. The research design uses cross-sectional with a sample of 54 respondents. The sampling technique used purposive sampling consisting of 49 respondents in PKK Kindergarten in Sumberanom Village and Sumber II Kindergarten, Sumber District, Probolinggo Regency. Parenting styles were measured using the Parenting Styles and Dimensions Questionnaire-Short Version (PSDQ) and the use of gadgets in early childhood was measured using the Smartphone Addiction Test with the sommers'd analysis test. The results showed that most parents adopted democratic parenting (61.2 % ) and most of the children were addicted to gadgets (72.4%). Sommers'd test showed that the value of p = 0.005 with a value of r = 0.311 (p <α = 0.05). It can be concluded that there is a moderate relationship between parenting styles and the use of gadgets in preschool- aged children . Keywords : Parenting, gadgets, preschool age children
PERSALINAN NYAMAN DENGAN EFFLEURAGE MASSASE DAN DEEP BACK MASSASE DI PMB HALIMATUS SA’DIYAH PAKIS, KABUPATEN MALANG
Ervin Rufaindah;
Patemah , Patemah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1214
Fenomena yang terjadi saat ini, di temukan beberapa pada kala I fase aktif, ibu bersalin banyak yang mengalami nyeri berat. sehingga ibu memilih operasi sesar walaupun tanpa indikasi yang jelas dari pada persalinan normal. Upaya non farmakologi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri yaitu dengan pemberian terapi massage effleurage dan dept back massase. Kolaborasi teknik ini sangat bagus, sehingga kami tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan kemudian mengajari bidan dan asistennya terkait kedua Teknik massase tersebut. Kemudian bidan mempraktekkan kepada pasien ibu bersalin yang ada di tempat prakteknya, Yang diharapkan ibu bersalin tidak akan mengalami nyeri persalinan yang berat sehingga ibu bersalin memilih untuk persalinan normal dari pada persalinan sesar.
Aplikasi "Senam Religious" Untuk Mengurangi Kram pada wanita premenopause di RT 34 RW 14 Dusun Gadungan Kecamatan Poncokusumo
Patemah, Patemah;
Ervin Rufaindah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1215
Salah satu keluhan ibu premenopause adalah kram pada anggota gerak bagian atas yaitu tangan dan belum ada kegiatan pola aktifitas yang membantu mengurangi keluhan tersebut. Sampai saat ini belum ada kegiatan yang membantu mengurangi keluhan kram tangan pada wanita premenopause dalam bentuk kegiatan senam untuk wanita premenopause dengan alasan tidak ada yang mengantar ke posyandu lansia kalau periksa saja, bisa ke dokter atau memanggil perawat puskesmas. Senam religious yang di aplikasikan dengan menggunakan ayat yang ada dalam Alqur’an dan asmaul husna dalam setiap gerakan senam dapat mengurangi keluhan kram pada ibu premenopause. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan kemudian melakukan senam bersama-sama dengan kader dan ibu premenopause. Harapannya senam ini bisa dijadwalkan secara rutin dan teratur di posyandu, balai RT/RW dan lain sebagainya. Para kader dan bidan juga bisa memberikan motivasi kepada ibu premenopause dan menopause agar ikut aktif mengikuti kegiatan senam sehingga keluhan – keluhan saat premenopause atau saat menopause bisa berkurang atau bahkan hilang.
HUBUNGAN COPING STRESS DENGAN SUBJECTIVE WELL BEING MAHASISWA RANTAU DALAM MENYUSUN TUGAS AKHIR
Jeman, Andriani Flaviani;
Ulfa, Miftakhul;
Rufaindah, Ervin
Media Husada Journal Of Nursing Science Vol. 4 No. 3 (2023): November
Publisher : STIKES Widyagama Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33475/mhjns.v4i3.146
Coping stress yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan individu dalam kehidupan sehari-hari. Individu yang mampu mengevaluasi kepuasan hidupnya, dapat juga mengontrol emosinya dalam menghadapi berbagai peristiwa dalam hidup dengan lebih baik. Untuk itu diperlukan coping stress yang baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan individu. Mengetahui hubungan antara coping stress dengan subjective well-being pada mahasiswa rantau dalam menyusun tugas akhir di STIKES Widyagama Husada Malang Penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilakukan pada 62 responden mahasiswa rantau. Uji statistik menggunakan uji somers. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara coping stress dengan subjective well being pada mahasiswa rantau (p=0,022). Nilai korelasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang kuat.
EFEKTIVITAS KELAS PRENATAL YOGA TERHADAP KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL TRIMESTER III
Ervin Rufaindah;
Patemah Patemah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v9i1.249
Kesehatan mental pada kehamilan dapat terganggu karena rasa khawatir berlebih, masalah kesehatan dan keselamatan janin. Hal ini menjadi pemicu terjadinya cemas dan depresi pada masa kehamilan. Prenatal yoga merupakan latihan fisik yang dapat mengurangi ketidaknyamanan fisik serta bisa menigkatkan rasa nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas prenatal yoga terhadap kesehatan mental ibu hamil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasy ekperiment dengan desain posttest-only control. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dengan sampel penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 orang kelompok perlakuan dan 15 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS). Analisis data menggunakan aplikasi SPSS 21 for windows dengan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan uji independent t-test didapatkan tingkat kesehatan mental dalam kecemasan (p-value=0,002) dan depresi (p-value=0,007) ibu hamil yang artinya terdapat perbedaan kesehatan mental ibu hamil antara kelas kontrol dan kelompok perlakuan mengikuti kelas prenatal yoga. Kesimpulan dan saran, rerata ibu hamil yang mengikuti kelas prenatal yoga memiliki kesehatan mental yang normal. Diharapkan semua ibu hamil trimester III dapat mengikuti kelas prenatal yoga sehingga dapat menjalani kehamilan dengan bahagia.
Study of Hegu Point Stimulation in Increasing Toddler's Appetite as a Complementary Local Wisdom Therapy
Patemah, Patemah;
Rufaindah, Ervin
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 17 No 1 (2025): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (MAY)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/embrio.v17i1.10085
Toddlers require a balanced diet for their growth and development. Child growth and development can be disrupted if a child experiences stunting due to unmet food needs. To meet food needs, it is necessary to increase the toddler's appetite. To increase appetite, one alternative is to provide stimulation. The research aims to provide Hegu point stimulation to increase appetite in toddlers. This research used a descriptive method with 15 toddler participants. The population of this study consisted of toddlers aged 13 months to 60 months. Sampling technique with total sampling. The participants will have their appetite measured before and after being given Hegu stimulation. Stimulation was given once a day with 30 rounds for 30 days. The results showed that the number of female toddlers was 8 (53 percent), and the number of male toddlers was 7 (47 percent). The increase in appetite was observed in 8 toddlers (53percent) and more than twice as many toddlers (7, 47 percent). Thus, there is an increase in toddlers' appetite after giving Hegu stimulation, so that in future research, the duration of stimulation can be considered.