Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Faktor Eksternal Terhadap Kemampuan Ibu Hamil dalam Melakukan Deteksi Dini Resiko Tinggi Ervin Rufaindah; Patemah Patemah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47896

Abstract

Diagnosis dini faktor risiko terhadap komplikasi akan mengarah pada pengobatan dan mencegah timbulnya bahaya terhadap ibu maupun janin. Penanganan yang adekuat di fasilitas pelayanan kesehatan sebagian besar dapat mencegah kematian ibu. Faktor waktu dan transportasi merupakan hal yang sangat menentukan dalam merujuk kasus risiko tinggi. Oleh karena itu, salah satu upaya penting dalam mencegah kematian dan kesakitan adalah deteksi dini oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor eksternal terhadap kemampuan ibu hamil dalam deteksi dini resiko tinggi kehamilan. Metode penelitian yang dipergunakan adalah cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 33 ibu hamil. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi berganda. Hasil penelitian menginformasikan bahwa ada p=0.00, p=0.017, p=0.019, p<0.05 yang menyatakan bahwa ada pengaruh antara pemeriksaan kehamilan, peran bidan dan peran suami terhadap kemampuan ibu hamil dalam deteksi dini resiko tinggi kehamilan. Hal ini dapat dilanjutkan sebagai asuhan kebidanan berkualitas sehingga komplikasi ibu hamil dapat dideteksi lebih dini.
The Relationship Between Maternal Mental Health and Estimated Fetal Weight (EFW) in Second- and Third-Trimester Pregnant Women Wulansari, Inggrid Wuri; Rufaindah, Ervin; Retnaningrum, Dwi Norma
Media Husada Journal of Midwifery Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Widyagama Husada Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjms.v4i1.38

Abstract

Maternal mental health during pregnancy is a crucial factor affecting both maternal and fetal well-being, including the estimated fetal weight (EFW). Unaddressed mental health issues such as stress, anxiety, and depression can increase the risk of fetal growth restriction and preterm birth. This study aimed to determine the relationship between maternal mental health and EFW in second and third trimester pregnant women at the Maternity Clinic of Dr. Saiful Anwar General Hospital Malang. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The study population consisted of all second and third trimester pregnant women who had antenatal check-ups at the maternity clinic. A non-probability purposive sampling technique was used, resulting in a total of 34 respondents. The instrument used to measure mental health was the Mental Health Continuum–Short Form (MHC-SF), and the Hadlock chart was used to estimate EFW based on ultrasonographic measurements. Data were analyzed using the Spearman rank correlation test. The results shows that most respondents has flourishing mental health and most EFWs are in the normal category. Based on statistical analysis, a significant relationship is found between maternal mental health and EFW (p-value < 0.05). It can be concluded that there is a relationship between maternal mental health and EFW in second and third trimester pregnant women. Health workers are advised to pay greater attention to the psychological condition of pregnant women during antenatal care to prevent fetal complications.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BULAT (IBU BALITA) INOVASI KELOR UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN BALITA Patemah, Patemah; Ervin Rufaindah
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.68

Abstract

Masalah kesehatan gizi pada balita menjadi issue dan perhatian bagi pemerintah indonesia. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen. prevalensi stunting di tahun 2021 sebesar 24,4 persen sehingga untuk mencapai target tersebut diperlukan penurunan 2,7 persen di setiap tahunnya. Banyak faktor yang mempengaruhi terpenuhinya zat gizi makro dan mikro pada ibu hamil atau balita, seperti faktor, ekonimi, pendidikan dan Pengetahuan. Tujuan dari kegitan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mengolah makanan dari bahan kelor yang akan menjadi makanan balita dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat BULAT (Ibu Balita) melalui Implementasi Inovasi olahan kelor untuk meningkatkan nafsu makan balita”. Metode pelaksanaan dilakukan dengen kegiatan pretest dan kemudian pemberian penyuluhan dan pelatihan. Setelah itu dilakukan penilaian dengan posttest. Hasil kegiatan yaitu perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan. Pengetahuan dari peserta sebelum pemberian mater dan pelatihan dengan kategori pengetahuan cukup baik yaitu 70 % dan kategori baik 10%, kurang baik 20% dan setelah pelatihan pengetahuan dengan kategori pengetahuan baik yaitu 73.% dan yang cukup baik 27%. Peserta juga bisa mendemonstrasikan ulang cara mengolah kue kering dengan semua benar. Kesimpulan adalah terjadinya perubahan perilaku dengan terjadinya piningkatan pengetahuan baik setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan. Diharapkan ibu balita dapat membuat produksi kue kelor