Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Faktor Eksternal Terhadap Kemampuan Ibu Hamil dalam Melakukan Deteksi Dini Resiko Tinggi Ervin Rufaindah; Patemah Patemah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47896

Abstract

Diagnosis dini faktor risiko terhadap komplikasi akan mengarah pada pengobatan dan mencegah timbulnya bahaya terhadap ibu maupun janin. Penanganan yang adekuat di fasilitas pelayanan kesehatan sebagian besar dapat mencegah kematian ibu. Faktor waktu dan transportasi merupakan hal yang sangat menentukan dalam merujuk kasus risiko tinggi. Oleh karena itu, salah satu upaya penting dalam mencegah kematian dan kesakitan adalah deteksi dini oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor eksternal terhadap kemampuan ibu hamil dalam deteksi dini resiko tinggi kehamilan. Metode penelitian yang dipergunakan adalah cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 33 ibu hamil. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi berganda. Hasil penelitian menginformasikan bahwa ada p=0.00, p=0.017, p=0.019, p<0.05 yang menyatakan bahwa ada pengaruh antara pemeriksaan kehamilan, peran bidan dan peran suami terhadap kemampuan ibu hamil dalam deteksi dini resiko tinggi kehamilan. Hal ini dapat dilanjutkan sebagai asuhan kebidanan berkualitas sehingga komplikasi ibu hamil dapat dideteksi lebih dini.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BULAT (IBU BALITA) INOVASI KELOR UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN BALITA Patemah Patemah; Ervin Rufaindah
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.68

Abstract

Masalah kesehatan gizi pada balita menjadi issue dan perhatian bagi pemerintah indonesia. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen. prevalensi stunting di tahun 2021 sebesar 24,4 persen sehingga untuk mencapai target tersebut diperlukan penurunan 2,7 persen di setiap tahunnya. Banyak faktor yang mempengaruhi terpenuhinya zat gizi makro dan mikro pada ibu hamil atau balita, seperti faktor, ekonimi, pendidikan dan Pengetahuan. Tujuan dari kegitan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mengolah makanan dari bahan kelor yang akan menjadi makanan balita dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat BULAT (Ibu Balita) melalui Implementasi Inovasi olahan kelor untuk meningkatkan nafsu makan balita”. Metode pelaksanaan dilakukan dengen kegiatan pretest dan kemudian pemberian penyuluhan dan pelatihan. Setelah itu dilakukan penilaian dengan posttest. Hasil kegiatan yaitu perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan. Pengetahuan dari peserta sebelum pemberian mater dan pelatihan dengan kategori pengetahuan cukup baik yaitu 70 % dan kategori baik 10%, kurang baik 20% dan setelah pelatihan pengetahuan dengan kategori pengetahuan baik yaitu 73.% dan yang cukup baik 27%. Peserta juga bisa mendemonstrasikan ulang cara mengolah kue kering dengan semua benar. Kesimpulan adalah terjadinya perubahan perilaku dengan terjadinya piningkatan pengetahuan baik setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan. Diharapkan ibu balita dapat membuat produksi kue kelor
PENGGUNAAN TERAPI KOMPLEMENTER BIRTH BALL TERHADAP PEMBUKAAN SERVIKS PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA Ervin Rufaindah
Media Husada Journal of Midwifery Science Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM Widyagama Husada Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjms.v2i1.7

Abstract

Introduction. One of the complications of childbirth that contributes to maternal mortality is prolonged labor. Various physiological efforts made to prevent prolonged labour, such as pregnancy exercises, deep breathing techniques and the use of birthballs. Birthball means a birth ball that can be used by first-time mothers to their usual position help progress in labour. Birthball can stimulate the opening of the cervix and widen the pelvic outlet. Sit straight on the ball then the force of gravity will help the fetus or the lowest part of the fetus to get down to the pelvis. Objectives. This study aims to determine Effect of complementary therapy with Birth Ball on opening cervix at PMB Yunita Cecilia Malang. Methods. This research uses the method quasi experiment with post test only design with control group design. Subjects in this study were normal primigravida mothers who fulfilled inclusion and exclusion criteria. The size of the research sample is 60 people divided into two intervention and control groups. This research instrument using a questionnaire and partograph. Data analysis using an unpaired difference test. Results. The research results found that After the study, it was found that there was a significant difference in the progress of labor in the two groups (p value = 0.000). Conclusions. So that it can It can be concluded that there is an effect of complementary therapy with a birth ball on the opening of the cervix in women giving birth. It is recommended for mothers who are giving birth practicing complementary therapy exercises while sitting on a maternity ball can recommended as one significant way to improve labor progress. Keywords: birth ball; opening of the cervix; giving birth
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KETERATURAN PRETANAL YOGA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ervin Rufaindah
Media Husada Journal of Midwifery Science Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM Widyagama Husada Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjms.v2i2.17

Abstract

Many prenatal yoga classes are now facilitated by programs from Community Health Centers, but there are still many pregnant women who have not taken advantage of prenatal yoga classes because there are still many pregnant women who do not understand the importance of prenatal yoga. The aim of this research is to analyze the relationship between knowledge and the regularity of prenatal yoga in third trimester pregnant women. The method in this research is observational analytic with a cross-sectional approach. The population and sample amounted to 30 respondents using total sampling techniques. Research data was obtained through a questionnaire on the knowledge and regularity of prenatal yoga for third trimester pregnant women, then analyzed using the Chi Square test. The results of statistical tests using chi square showed that knowledge was related to the regularity of prenatal yoga with a P value (p) <(0.05). Conclusions and suggestions: The conclusion of this study is that there is a relationship between knowledge and regularity of prenatal yoga for pregnant women in the third trimester. It is recommended for pregnant women to always increase their knowledge through counseling by midwives and other media so that they can increase the regularity of prenatal yoga so that they can directly feel the benefits of prenatal yoga and can have a healthy and happy pregnancy.
The Relationship Between Maternal Mental Health and Estimated Fetal Weight (EFW) in Second- and Third-Trimester Pregnant Women Inggrid Wuri Wulansari; Ervin Rufaindah; Dwi Norma Retnaningrum
Media Husada Journal of Midwifery Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Widyagama Husada Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjms.v4i1.38

Abstract

Maternal mental health during pregnancy is a crucial factor affecting both maternal and fetal well-being, including the estimated fetal weight (EFW). Unaddressed mental health issues such as stress, anxiety, and depression can increase the risk of fetal growth restriction and preterm birth. This study aimed to determine the relationship between maternal mental health and EFW in second and third trimester pregnant women at the Maternity Clinic of Dr. Saiful Anwar General Hospital Malang. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The study population consisted of all second and third trimester pregnant women who had antenatal check-ups at the maternity clinic. A non-probability purposive sampling technique was used, resulting in a total of 34 respondents. The instrument used to measure mental health was the Mental Health Continuum–Short Form (MHC-SF), and the Hadlock chart was used to estimate EFW based on ultrasonographic measurements. Data were analyzed using the Spearman rank correlation test. The results shows that most respondents has flourishing mental health and most EFWs are in the normal category. Based on statistical analysis, a significant relationship is found between maternal mental health and EFW (p-value < 0.05). It can be concluded that there is a relationship between maternal mental health and EFW in second and third trimester pregnant women. Health workers are advised to pay greater attention to the psychological condition of pregnant women during antenatal care to prevent fetal complications.
Implementasi Komplementer Stimulasi Titik Perikardium (PC5) dalam Meningkatkan Kemampuan Kader untuk Meningkatkan Nafsu Makan Balita. Patemah Patemah; Ervin Rufaindah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61826

Abstract

Abstrak Bayi yang sudah genap berusia 1 tahun akan menjadi balita. Pada fase balita ini memerlukan makanan tambahan yang mengalami peralihan kemakanan orang dewasa. Makanan ini akan digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangnya. Untuk meningkatkan pola makan balita maka dapat dilakukan stimulasi akupresur pada titik perikardium (PC5). Tujuan: penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan kader untuk stimulasi titik perikardium (PC5) dalam meningkatkan nafsu makan balita. Desain Menggunakan Kuantitatif dengan metode quasi eksperimen one group pretest and posttest design. Hasil: yang didapatkan sesudah pemberian materi adanya peningkatan pengetahuan kader pada tingkat tahu mayoritas berpengetahuan baik 21 responden (70%), pada tingkat paham mayoritas berpengetahuan baik 20 responden (67%), pada tingkat aplikasi sesudah pemberian materi mayoritas berpengetahuan baik 20 responden (67%), yang sebelumnya tidak ada yang baik. Kesimpulannya: adanya perubahan peningkatan Pengetahuan dari tingkat tahu, paham dan aplikasi menjadi baik. Sarannya adalah agar semua kader dapat memberikan implementasi stimulasi pericardium kepada balita dan kegiatan bisa juga dilakukan di posyandu balita. Kata Kunci: Stimulasi, Perikardium, Balita.