Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN KADER MENOPAUSE DALAM MEWUJUDKAN MENOPAUSE SETIA (SEHAT DAN BAHAGIA) ERVIN RUFAINDAH, ERVIN RUFAINDAH
ASMAT: Jurnal Pengabmas Vol. 3 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/ajp.v3i2.91

Abstract

Most women in Indonesia do not know the impacts that can occur when entering menopause. This ignorance is based on the view that menopause is a natural symptom. However, when entering menopause, women experience symptoms such as hot flushes and night sweats, fatigue, insomnia, dry skin and hair, joint aches and pains, headaches, palpitations (fast and irregular heartbeat). , and gain weight. Health cadres function as mobilizers, motivators and providers of information to the community, including in improving the quality of life of menopausal women. The aim of this activity is to increase knowledge, skills of cadres regarding early detection of menopause symptoms and education about menopause, so that it can be applied to menopausal mothers and can provide appropriate information about the symptoms of menopausal mothers so that the quality of life of menopause increases and can realize SETIA (healthy and happy) menopause. ). The solution offered by the service team is providing education to cadres, menopausal mothers, families and community leaders, providing training to cadres, mentoring cadres, providing books on balanced nutrition for menopause, exercise and how to use aromatherapy, learning to make a balanced nutrition menu, improving exercise skills. and how to use aromatherapy. The results obtained were that the age of the majority of cadres was in the range of 45-59 years (pre-elderly) as much as 75%, the increase in the ability of cadres in providing education to the majority of menopause was good at 83.3%, the availability of program facilities and infrastructure such as: pocket books, booklets, videos and a balanced menu module/guide, exercise to prevent osteoporosis and how to use aromatherapy for insomnia.
HUBUNGAN POLA GAYA HIDUP (LIFE STYLE) DENGAN KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HIV/AIDS DI KDS JCC+ KABUPATEN JOMBANG Adawiyah, Radiatul; Daramatasia, Wira; RufaIndah, Ervin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32484

Abstract

Pendahuluan: HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang di sebabkan oleh infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Gaya hidup merupakan salah satu indikator kualitas hidup seseorang. Seseorang yang memiliki gaya hidup sehat akan menjalankan kehidupannya dengan memperhatikan faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan seperti makanan, pikiran, kebiasaan olahraga, dan lingkungan sehat. Hal ini akan dapat menjadikan kualitas hidup seseorang meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola gaya hidup (life style) dengan kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) di KDS JCC+ Kabupaten Jombang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling pada 31 sampel dari 125 ODHIV yang ada di KDS JCC+ Kabupaten Jombang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner gaya hidup untuk mengukur gaya hidup dan WHOQOL HIV-BREFF untuk mengukur kualitas hidup. Analisa bivariat yang digunakan adalah uji statistic somers’d. Hasil: Hasil penelitain menunjukkan adanya hubungan pola gaya hidup (life style) dengan kualitas hidup pada orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) di KDS JCC+ Kabupaten Jombang dengan hasil tingkat kekuatan korelasi/hubungannya adalah sedang nilai 0,396 dan nilai signifikan p value 0,026 (p-value <0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola gaya hidup (life style) dengan kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) di KDS JCC+ Kabupaten Jombang. Kata kunci: HIV/AIDS, Gaya Hidup (Life Style), Kualitas Hidup.
Gambaran Pengetahuan ibu tentang Stimulasi Neiguan (PC6) Untuk Mencegah Stunting dalam Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Balita di Atma Home Care Patemah, Patemah; Rufaindah, Ervin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8419

Abstract

Usaha dalam meningkatkan pola makan balita maka dapat dilakukan stimulasi akupresur pada titik PC6 (Neiguan). Pemberian stimulasi pada titik PC6 (Neiguan) ini berfungsi untuk meningkatkan dan mengaktifkan sistem meridian yang berhubungan dengan peningkatan nafsy makan. Seorang bayi yang usianya melangkah ke usia anak yaitu 13 bulan harus belajar untuk mengkonsumsi makanan dengan makanan orang dewasa dalam keluarga. Untuk meningkatkan kemampuan stimulasi maka diperlukan pembelajaran akan Pengetahuan stimulasi. Pengetahuan adalah suatu proses untuk tahu dari seseorang dengan menggunakan proses sensoris dari mata dan telinga dengan obyek tertentu. Stimulasi adalah pemberian suatu rangsangan atau stimulus untuk meningkatkan dan mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang bisa di lakukan oleh orang terdekat dan keluarga. Salah satu dari terapi non farmakologi untuk meningkatkan nafsu makan adalah pemberian stimulasi pada titik PC6 (Neiguan) dengan memberikan pada titik pilihan.  Tujuan Penelitian ini yaitu memperoleh gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik PC6 (Neiguan) dalam meningkatkan nafsu makan Balita Di Atma Home Care desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah 70 orang ibu-ibu yang mempunyai bayi Balita usia 13 – 60 bulan. Metode sampling yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah sampel 40 orang. Variabel penelitian adalah Tingkat Pengetahuan, dengan menggunakan alat ukur kuesioner tertutup dengan skala data ordinal. Pengolahan data dengan menggunakan distribusi frekuensi relative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi titik PC6 (Neiguan) pada balita hampir seluruhnya (75 %) cukup baik sedangkan sebagian kecil (15 %) baik dan kurang baik (10%). Kesimpulannya bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik PC6 (Neiguan) cukup baik. Saran kepada Ketua Atma Home Care lebih pemberian pendampingan dan pembinaan kepada Ibu Balita melalui Kegiatan penyuluhan, praktik stimulasi PC6 (Neiguan) dengan home care.
Terapi Komplementer Menggunakan Aromaterapi Minyak Esensial Berpengaruh Terhadap Insomnia Pada Ibu Menopause di ATMA Home Care Poncokusumo rufaindah, Ervin; Patemah, Patemah
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 3 (2022): EDITION NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v10i3.3884

Abstract

Women will experience menopause physiologically at the age of 45 and show different signs symptoms. Menopause can cause psychological disturbances like frequent drowsiness, difficulty concentrating, insomnia, and fatigue. This study aimed to determine the effect of essential oil aromatherapy on insomnia. The pre-experimental design was used, with the One Group Pretest-Posttest approach to 30 menopausal women with insomnia in the ATMA Home Care Poncokusumo area, Malang Regency. The sampling technique chosen was accidental sampling. The data on insomnia was examined by modifying the KSPBJ-IRS-10 questions. The differences between groups were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The respondents' age ranged between 46-53 years old (average 48 years), the average length of menopause was two years, and most graduated from high school, with mild insomnia. After the treatment, the respondents experienced a decrease in insomnia with a smaller mean score (19.5 to 11.5), p-value = 0.000 0.05, which means that there was a significant difference between the score of insomnia. It can be concluded that aromatherapy of essential oils can reduce the degree of insomnia in menopausal women. It is recommended to properly monitor the evaluation of the use of aromatherapy online and through home visits, as well as measure the characteristics of respondents. 
THE EFFECT OF RED SPINNING VEGETABLES ON HEMOGLOBIN LEVELS OF HEMOGLOBIN POSITION IN PONCOKUSUMO DISTRICT, MALANG REGENCY Rufaindah, Ervin; Patemah, Patemah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3062

Abstract

Anemia in the puerperium is a continuation of anemia suffered during pregnancy, which causes many complaints for mothers and reduces work presentations, both in daily homework and in caring for babies. Data from the 2012 Household Health Survey (SKRT) states that the prevalence of anemia in children under five is 40.5%, pregnant women is 50.5%, postpartum women is 45.1. The purpose of this study was to determine the effect of red spinach on hemoglobin levels in postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency. The design of this study was a quasi-experimental design using the one group pretest posttest design research using an accidental sampling technique of 30 people. The data used are primary and secondary data. The data were analyzed using the paired t test analysis. Results: From the results of the research with the statistical test results, the Asym sig (2-tailed) value of 0.000 is less than 0.05, it can be concluded that there is an effect of red spinach on increasing hemoglobin levels in postpartum mothers in Poncokusumo District, Malang Regency. It is hoped that it can activate postpartum mothers by collaborating with local midwives to encourage postpartum mothers to consume red spinach every day or other foods that can increase hemoglobin levels
EDUKASI STIMULASI NEIGUAN (PC6) DALAM MENCEGAH STUNTING DAN MENGOPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI ATMA HOME CARE Patemah, Patemah; Rufaindah, Ervin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24812

Abstract

Indonesia mempunyai banyak ragam budaya dan salah satu budaya yang sudah turun temurun dilakukan adalah budaya pemijatan pada bayi dan balita. Pemijatan pada bayi dan balita ini adalah salah satu dari stimulasi. Stimulasi adalah suatu tindakan untuk memberikan rangsangan-rangsangan atau stimulus yang bisa dilakukan oleh orang tua, pengasuh, atau orang lain yang telah mendapatkan Pengetahuan tentang pemijatan pada bayi dan balita. Stimulasi sebagai salah satu bentuk dari terapi non farmakologis ini dilakukan dengan pemberian penekanan pada salah satu titik yang dapat meningkatkan nafsu makan yaitu pada titik PC6 (Neiguan). Stimulasi titik PC6 (Neiguan) ini akan dalam menyehatkan kondisi dari gastro instestinal pada bayi dan balita sehingga akan meningkatkan nafsu makan balita sehingga akan mencegahterjadinya kasus stunting. Untuk mengoptimalkan stimulasi maka diperlukan suatu Kegiatan pembelajaran tentang stimulasi titik PC6 (Neiguan). Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan Pengetahuan dan kemampuan ibu balita tentang stimulasi pemiijatan pada titik PC6 (Neiguan) pada balita dalam usaha untuk meningkatkan nafsu makan untuk mencegah terjadinya stunting dan mengawal tumbuh kembang yang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Atma Home Care desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Pelaksanaan Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan yang dilanjutkan dengan demontrasi untuk stimulasi pemijatan pada titik PC6 (Neiguan) untuk meningkatkan nafsu makan balita dengan harapan dapat mencegah stunting sehingga akan mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan balita. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan dan demontrasi didapatkan hasil bahwa ibu balita yang melakukan stimulasi titik PC6 (Neiguan) dengan Baik yaitu sebesar 85 %. Diharapkan orang tua yang mempunyai balita dapat memberikan stimulasi titik PC6 (Neiguan) pada balitanya dengan benar sehingga akan meningkatkan nafsu makan dan mencegah terjadinya kasus stunting sehinnga akan mengoptimalkan tumbuh kembang balita.
Pojok remaja sehat untuk kesehatan reproduksi perempuan Patemah Patemah; Ervin Rufaindah; Sabatina Windyaningrum
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.28923

Abstract

Abstrak Indikator keberhasilan kesehatan suatu negara dalam menyejahterakan masyarakat salah satunya bisa dilihat dari kesehatan reproduksi perempuan yang di mulai sejak remaja. Study pendahuluan di SMK NU Sunan Ampel di wilayah kerja Puskesmas Poncokusumo pada remaja perempuan belum pernah mendapatkan pengetahuan dari tenaga Kesehatan untuk perawatan alat reproduksi perempuan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan tentang perawatan alat reproduksi perempuan. Metode pengabdian masyarakat diawali dengan kegiatan pendataan peserta, koordinasi dengan mitra, pemberian penyuluhan dan dilanjutkan pelatihan. Hasil kegiatan dilaksanakan hari Kamis tanggal 15 Agustus 2024 dengan peserta 44 siswa. Peserta sebelum pelatihan dengan kategori pengetahuan cukup baik yaitu 95%  dan kategori baik 0%, dan setelah pelatihan dengan pengetahuan kategori baik yaitu 93% dan yang cukup baik 7%. Kesimpulan yaitu adanya peningkatan pengetahuan perawatan organ reproduksi perempuan dan disarankan siswa aktif untuk mengikuti kegiatan pojok remaja sehat.   Kata kunci: remaja perempuan; kesehatan; reproduksi. Abstract One indicator of a country's health success in improving the welfare of society can be seen from women's reproductive health which begins since adolescence. A preliminary study at SMK NU Sunan Ampel in the Poncokusumo Health Center working area in adolescent girls had never received knowledge from health workers for the care of women's reproductive organs. The purpose of this community service is to increase knowledge about the care of women's reproductive organs. The community service method begins with participant data collection activities, coordination with partners, providing counseling and continued training. The results of the activity were carried out on Thursday, August 15, 2024 with 44 students. Participants before the training with a fairly good knowledge category were 95% and a good category of 0%, and after the training with a good knowledge category of 93% and a fairly good 7%. The conclusion is that there is an increase in knowledge of women's reproductive organ care and it is recommended that students actively participate in healthy youth corner activities. Keywords: adolescent girls; health; reproduction.
PERSALINAN NYAMAN DENGAN EFFLEURAGE MASSASE DAN DEEP BACK MASSASE DI PMB HALIMATUS SA’DIYAH PAKIS, KABUPATEN MALANG Ervin Rufaindah; Patemah Patemah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1214

Abstract

Fenomena yang terjadi saat ini, di temukan beberapa pada kala I fase aktif, ibu bersalin banyak yang mengalami nyeri berat. sehingga ibu memilih operasi sesar walaupun tanpa indikasi yang jelas dari pada persalinan normal. Upaya non farmakologi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri yaitu dengan pemberian terapi massage effleurage dan dept back massase. Kolaborasi teknik ini sangat bagus, sehingga kami tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan kemudian mengajari bidan dan asistennya terkait kedua Teknik massase tersebut. Kemudian bidan mempraktekkan kepada pasien ibu bersalin yang ada di tempat prakteknya, Yang diharapkan ibu bersalin tidak akan mengalami nyeri persalinan yang berat sehingga ibu bersalin memilih untuk persalinan normal dari pada persalinan sesar.
Aplikasi "Senam Religious" Untuk Mengurangi Kram pada wanita premenopause di RT 34 RW 14 Dusun Gadungan Kecamatan Poncokusumo Patemah Patemah; Ervin Rufaindah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1215

Abstract

Salah satu keluhan ibu premenopause adalah kram pada anggota gerak bagian atas yaitu tangan dan belum ada kegiatan pola aktifitas yang membantu mengurangi keluhan tersebut. Sampai saat ini belum ada kegiatan yang membantu mengurangi keluhan kram tangan pada wanita premenopause dalam bentuk kegiatan senam untuk wanita premenopause dengan alasan tidak ada yang mengantar ke posyandu lansia kalau periksa saja, bisa ke dokter atau memanggil perawat puskesmas. Senam religious yang di aplikasikan dengan menggunakan ayat yang ada dalam Alqur’an dan asmaul husna dalam setiap gerakan senam dapat mengurangi keluhan kram pada ibu premenopause. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan kemudian melakukan senam bersama-sama dengan kader dan ibu premenopause. Harapannya senam ini bisa dijadwalkan secara rutin dan teratur di posyandu, balai RT/RW dan lain sebagainya. Para kader dan bidan juga bisa memberikan motivasi kepada ibu premenopause dan menopause agar ikut aktif mengikuti kegiatan senam sehingga keluhan – keluhan saat premenopause atau saat menopause bisa berkurang atau bahkan hilang.
Uji Organoleptik dan Kandungan Gizi Kue Nastar Kelor Pencegah Anemi Ibu Hamil Berbasis Kearifan Lokal Ervin Rufaindah; Patemah Patemah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31882

Abstract

Anemia ibu hamil berhubungan dengan komplikasi ibu dan kematian, kematian janin dan bayi baru lahir, cacat lahir, serta penurunan potensi fisik dan mental anak. Kandungan gizi pada daun kelor kaya akan protein dan zat besi yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh kelompok rawan. Nastar kelor adalah camilan sehat dan praktis yang tidak hanya tinggi energi dan gula sehingga bisa dikonsumsi oleh ibu hamil untuk mencegah anemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun kelor terhadap sifat sensorik dan kadar zat besi pada kue nastar. Penelitian ini menggun akanmetode Percobaan Sejati dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Jumlah variasi perlakuan pada penelitian ini adalah P1=10 gram, P2=15 gram, P3=20 gram. Uji sifat sensori menggunakan uji hedonik dan uji besi menggunakan metode Spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan Berdarkan hasil yang diperoleh, diketahui bahwa uji organoleptik dari ketiga sampel menunjukkan hasil parameter bau dan penampakan yang normal serta tekstur yang renyah. Perbedaan ketiga sampel yang diujikan terletak pada rasa dan juga warna. Salah satu sebab adanya variasi rasa produk kue kering adalah karena perbedaan kandungan penyusunnya. Cookies menjadi salah satu makanan ringan yang digemari karena rasa dan bentuk yang beragam (Safira.,dkk, 2022). Selain itu pada hasil pengujian FE (Besi) pada sampel C1 atau nastar menunjukkan hasil rata-rata 4,005 mg/100 gram. Kandungan besi dalam sampel C1 ini termasuk tinggi dan dapat memenuhi 40 % kebutuhan zat besi AKG harian ibu hamil.