Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat Dalam Peduli Masyarakat Terhadap Resiko Terjadinya Artritis Reumatoid Di Kecamatan Medan Tuntungan Lestari, Yani; Juliana Sihombing, Reny
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v2i3.3070

Abstract

Rheumatoid arthritis terjadi pada 0,5-1% populasi orang dewasa di Negara maju. Berdasarkan data Riskesdas (2023) terlihat peningkatan penyakit sendi, semula ada sebanyak 7,3% meningkat menjadi 11,9%. Tingginya angka kejadian Rheumatoid Arthritis dipengaruhi oleh banyak faktor yaitu usia, jenis kelamin, genetik, hormon, seks, serta imunitas. Penyakit rheumatoid arthritis baiknya tidak dibiarkan, karena akan merusak sendi yang menimbulkan nyeri hebat. Salah satu tindakan yang terbukti efektif untuk mengurangi nyeri secara non-farmakologi adalah dengan menghangatkan persendian yang sakit. Kompres hangat dapat digunakan pada pengobatan nyeri dan mereleksasikan otot-otot yang tegang. Tanaman yang memiliki zat sebagai penghangat, anti radang dan dapat memperlancarkan aliran darah seperti serai. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang penyakit rheumatoid Arthritis dan cara mengurangi nyeri dengan penerapan kompres hangat serai kepada warga masyarakat di kecamatan Medan Tuntungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 03 Maret 2022, dengan mendatangi rumah-rumah warga yang menjadi sasaran kegiatan. Sasaran adalah warga masyarakat kecamatan Medan Tuntungan sebanyak 14 orang. Kegiatan ini terdiri dari pemberian edukasi dengan media leaflet dan demonstrasi menggunakan model. Setelah dilakukan edukasi seluruh sasaran dapat memahami dan mampu mendemonstrasikan penerapan kompres hangat serai. Disarankan agar kegiatan pemberian edukasi dapat dilakukan secara rutin mengenai permasalahan kesehatan yang diperlukan oleh Masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemberantasan Demam Berdarah (DBD) Di Kecamatan Medan Tuntungan Nurliaty, Nurliaty; Lestari, Yani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v2i3.3072

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan penyakit yang ditakuti terutama di negara-negara tropis termasuk Indonesia. Diperlukan usaha yang berkesinambungan dalam hal pemberantasan penyakit DBD. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang berbagai cara pencegahan/pemberantasan penyakit demam berdarah dengue sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa Prodi DIII Keperawatan Stikes Darmo berperan dalam pemberantasan penyakit DBD. Metode dari kegiatan ini adalah berupa penyuluhan ke Masyarakat Kecamatan Medan Tuntungan. Penyuluhan ini dinilai berhasil karena dilihat dari antusiasme peserta penyuluhan bertanya tentang penyakit DBD mulai dari pengertian,diagnose,pengobatan dan pencegahan terkait DBD. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Peningkatan Kemampuan Keluarga Terhadap Pencegahan Stroke Berulang Di Kecamatan Medan Tuntungan Aspiati, Aspiati; Lestari, Yani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v1i3.3074

Abstract

Stroke merupaakan penyakit neurologi yang terjadi karena ganguan suplai darah menuju bagian otak mengalami gangguan atau sumbatan, banyak faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya serangan stroke salah satu diantaranaya yaitu diabetes melitis, hipertensi, kadar kolesterol yang tinggi. Pasien yang menderita penyakit stroke tentunnya akan mengalami berbagai probematika, keterbatasan dan hambatan pada semua tingkat termasuk struktur tubuh, fungsi tubuh, aktifitas dan partisipasi dalam lingkungan dan kehidupan sehari – hari. Adapun tujuan dilaksanakanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan keluarga terhadap pencegahan penyakit Stroke berulang. Metode Pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan secara langsung pada lansia di Kecamatan Medan Tuntungan. Kegiatan ini diikuti oleh 21 orang peserta. Berdasarkan hasil kegiatan didapatkan tingkat pengetahuan dan kemampuan keluarga sebelum diberikan penyuluhan kesehatan sebanyak 15 orang (71,5%) peserta memiliki pengetahuan dan kemampuan keluarga yang kurang baik mengenai stroke. Setelah diberikan penyuluhan kesehatan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan keluarga sebanyak 14 orang (67%) peserta pengabdian kepada masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan keluarga baik mengenai penyakit Stroke.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Peningkatan Pada Lansia Dengan Kunjungan Ke Posyandu Lansia Di Kecamatan Medan Tuntungan Juliana Sihombing, Reny; Lestari, Yani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v1i3.3076

Abstract

Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk Masyarakat lanjut usia di suatu wilayah tertentu. Kader posyandu mempunyai peranan yang penting dalam menggerakan lansia untuk datang ke posyandu. Di Kecamatan Medan Tuntungan jumlah lansia sebanyak 78 jiwa dari total penduduk 291 jiwa. Kegiatan Posyandu lansia di Kecamatan Medan Tuntungan kurang diminati oleh lansia yang sangat memerlukan pelayanan kesehatan dasar, sehingga banyak lansia di Kecamatan Medan Tuntungan mengalami gangguan-gangguan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, penerapan dan pendampingan penggunaan infrared yang ditujukan kepada kader posyandu lansia di Kecamatan Medan Tuntungan. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kader posyandu lansia paham dan mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada lansia untuk datang ke posyandu lansia melakukan perawatan dasar lansia. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kunjungan lansia ke posyandu lansia sebesar 30% Kader posyandu dan keluarga lansi turut berpartisipasi aktif dalam membantu peningkatan kunjungan lansia ke posyandu lansia.
Pemberdayaan Masyarakat Sadar Ibu Terhadap Kanker Leher Rahim Dalam Pemeriksaan Papsmear Di Kecamatan Medan Tuntungan Meilan Simbolon, Siti; Lestari, Yani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v1i3.3078

Abstract

Penyakit kanker masih menjadi masalah kesehatan serius karena dalam kurun waktu lima tahun terakhir prevalensinya mengalami peningkatan. Kanker serviks lebih banyak menyerang pada Wanita Usia Subur (WUS). Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang yang terkena kanker serviks antara lain riwayat kehamilan; perilaku seksual; penggunaan kontrasepsi; merokok; nutrisi; dan genetik. Walaupun kanker itu mematikan namun dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan pap smear atau IVA tes. Namun masih banyak wanita usia subur yang enggan melakukan pemeriksaan karena takut, malu dan alasan lainnya. Perilaku masyarakat yang tidak baik tersebut karena kurangnya pengetahuan tentang kanker serviks. Pada kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini telah dilakukan pendidikan kesehatan kanker serviks dan cara pencegahannya. Mitra adalah WUS di Kecamatan Medan Tuntungan sejumlah 17 mitra WUS. Hasil pengabdian didapatkan masih 25% WUS yang pernah melakukan pap smear sehingga masih perlu ada pemantauan dan pendampingan lebih lanjut. Keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat dinilai berdasarkan perubahan pengetahuan, sikap dan peningkatan motivasi deteksi kanker serviks secara mandiri. Mitra berkomitmen untuk melakukan papsmear jika ada informasi pap smear gratis.
Pengabdian Masyarakat Pintar Patuh Minum Obat Cegah TB Paru Di Kecamatan Medan Tuntungan Lestari, Yani; Nurliaty, Nurliaty
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v1i3.3079

Abstract

Indonesia masih menjadi negara dengan angka kejadian Tuberkulosis (TB) Paru tertinggi kedua di dunia. Kurangnya kepatuhan terhadap pengobatan dan perilaku pencegahan penularan diketahui menjadi penyebab utama tingginya kasus TB Paru di wilayahKecamatan Medan Tuntungan. Keluarga yang tinggal bersama dengan klien TB Paru sangat rentan terinfeksi karena rendahnya pengetahuan terkait pencegahan TB. Oleh karena itu, program pendampingan keluarga sadar dan siaga TB Paru (PAGAR BESI) perlu dilaksanakan. Program PAGAR BESI bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dan perilaku pencegahan penularan TB Paru di lingkungan keluarga sebagai upaya mencapai zero TB case di Kecamatan Medan Tuntungan. Pendekatan metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendampingan (health coaching) dan penyuluhan dengan memberikan media leafleat kepada masyarakat. Pendampingan (health coaching) dilaksanakan dengan pemberian edukasi tentang: 1) konsep TB Paru; 2) penularan TB Paru; 3) perilaku pencegahan penularan TB Paru; dan 4) dukungan keluarga. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi, dilengkapi dengan media power point presentation, modul, dan leafleat. Program diikuti oleh 14 orang care giver primer dari klien TB Paru. Penilaian dilakukan terhadap perubahan pengetahuan melalui kuesioner dichotomous choice (pre-posttest). Skor pre-test menunjukkan 48% peserta memiliki pengetahuan dalam kategori baik, 52% dalam kategori cukup, dan 0% dalam kategori kurang. Hasil post-test didapatkan peningkatan pengetahuan dalam kategori baik 86 dan 14% dalam kategori cukup.
The Influence of Family Support on Medication Adherence in Pulmonary TB Patients at the Tenayan Raya-Riau Community Health Center in 2023 Lestari, Yani
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal EduHealth, April - September 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulmonary Tuberculosis is an infectious disease that is spread throughout the world and has become a public health problem, even in 2015, WHO declared pulmonary TB a global emergency. Based on the health profile of North Sumatra Province, in 2023, the prevalence of pulmonary TB was recorded at 13,833 sufferers, with a prevalence rate of 116.1 per 100,000 population. In the process of curing pulmonary TB, the important role of the family as the closest unit to the sufferer is needed, so that family knowledge and perceptions about pulmonary TB include: understanding, causes, signs and symptoms, methods of transmission, methods of care and treatment, as well as ways to prevent pulmonary TB are very much needed by the family. to support the healing process for pulmonary TB sufferers in the family. The aim of this research is to determine the relationship between family support and medication adherence in pulmonary TB patients at the Tenayan Raya Community Health Center in 2023. The type of research used is correlation with a cross-sectional study design. This research was conducted at the Tenaya Raya Health Center, the research was carried out April-August 2023. The research population was 30 people. Sampling in this study used a total sampling technique of 30 people. The results can be seen that 13.3% of respondents had insufficient family support but were not compliant and 3.3% were compliant, 23.3% of respondents had sufficient family support but were compliant, 60% of respondents had good family support but were compliant. The results of analysis using the chi-square test obtained a p value = 0.000.