Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

REVIEW MODEL EOQ UNTUK INVENTORI FARMASI RUMAH SAKIT DENGAN ADANYA PERMINTAAN BERVARIASI TERHADAP WAKTU Afnaria Afnaria; Tulus Tulus; Herman Mawengkang; Wiryanto Wiryanto
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.133 KB) | DOI: 10.30829/jistech.v3i1.1799

Abstract

Permintaan merupakan faktor penting guna menentukan jumlah persediaan inventori farmasi di rumah sakit. Sistem inventori farmasi dimana ukuran permintaannya diketahui merupakan sistem deterministik, dan sebaliknya disebut sistem dinamis, dimana permintaan dapat berubah dari waktu ke waktu. Model EOQ merupakan model inventori yang paling sering digunakan sampai saat ini. Model ini mengasumsikan permintaan stasioner sepanjang waktu tak berhingga, dimana inventori dimonitor secara kontinu dan re-order dapat dilakukan kapan saja. Parameter biaya order dan biaya penyimpanan diasumsikan konstan. Namun model ini tidak mengijinkan adanya stockout. Studi ini bertujuan me-review model EOQ dimana permintaannya merupakan fungsi linier terhadap waktu, dengan mengijinkan terjadinya stockout.  Ketika terjadi stockout akan dilakukan backorder. Dimana model ini diselesaikan dengan meminimalkan biaya total inventori untuk setiap siklus
Mengukur efektifitas program pengendalian inflasi pada hari besar keagamaan (idul fitri, natal dan tahun baru) di kota tegal Tulus Tulus; Abdul Aziz Ahmad; Suharno Suharno
INOVASI Vol 16, No 1 (2020): Mei
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v16i1.7013

Abstract

Dapat dipahami, bahwa setiap menjelang hari besar keagamaan terjadi kenaikan harga barang dan jasa hampir diseluruh daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Kota Tegal. Upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan olehTim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dilakukan tidak lebih sebagai kegiatan rutin sehingga seringkali tidak efektif dalam mencapai sasaran pengendalian inflasi yang diharapkan. Sebagai bagian manajemen risiko pengendalian inflasi di Kota Tegal, maka perlu dilakukan inventarisir komoditas-komiditas apa saja yang berkontribusi baik secara frekuensi maupun andil mempengaruhi inflasi di Kota Tegal dalam setiap momentum hari besar keagamaan nasional, sehingga penanganan inflasi yang dilakukan lebih effektif dan terukur. Penulis mengambil data inflasi pada momentum hari besar keagamaan Idul Fitri, Natal dan Tahun baru  4 (empat) tahun dari tahun 2015-2018 yang diolah secara sederhana menggunakan program microsof excel dan dipetakan melalui 4 (empat) kuadaran yaitu kuadran I, II, III, dan IV yang menunjukkan frekuensi dan andil 10 (sepuluh) komoditas yang sering muncul dalam inflasi di moment idul fitri. Selanjutnya dipilih prioritas komoditas paling besar frekuensi dan andil yang terdapat di kuadran I untuk dilakukan treatment melalui perumusan strategis hal-hal yang perlu dilakukan.
Upaya Meningkatkan Mandiri Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Metode Kooperatif Learning pada Pelajaran Pendidikan Agama Katolik Bagi Siswa Kelas IX SMPN 2 Banyuke Hulu Tulus Tulus; Brigida Intan Printina; Vinsensius Kriswidiatma Tjahja
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN AGAMA Vol. 5 No. 2 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN AGAMA
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) Santo Fransiskus Assisi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/semnaspa.v5i2.2219

Abstract

This research desires to know the Cooperative learning model in general in an effort to improve the independent learning of students in the classroom. Data collection and literature study using Classroom Action Research through data from cycle 1 and comparison results from cycle II. Cooperative is willing to help or be cooperative, in cooperative activities always require a group. While the Group is a group of several people who have the same goals desires and expectations. Meanwhile, group learning is a process of planned and directed learning activities involving more than one person so that where between one person and another complement each other. In learning the Cooperative method in this Classroom action research aims to increase independent learning, which means that if students are able to learn independently, it can describe that increased learning in Catholic religious education. The problem in this study is that the application of cooperative learning methods has not been applied optimally in learning. Research based on the problem, (a) How is the implementation of cooperative learning methods in Catholic Religious Education lessons to improve independent learning in class IX students of SMPN 2 Banyuke Hulu. (b) How is the improvement of student learning outcomes after applying Cooperative Method learning in Catholic religious education subjects. The objectives of this action research are; (a) to find out the Implementation of Cooperative Method Learning in Catholic religious education. (b) to determine the increase in student learning outcomes after the application of Cooperative Method Learning in Catholic religious education subjects for class IX students of SMPN 2 Banyuke Hulu.