Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENYULUHAN INFORMASI OBAT PENYAKIT HIPERTENSI AdityaNugraha, Maulana Tegar
ABDIMAS Madani Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Abdimas Madani
Publisher : LPPM STIKES Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/abdimas.v4i1.85

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta dibantu oleh tenaga kependidikan untuk lebih meningkatkan keilmuan di bidang farmasi terutama informasi obat penyakit hipertensi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta secara rutin melaksanakan penyuluhan kesehatan yang digunakan sebagai wadah pengabdian masyarakat demi meningkatkan taraf kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat yang dilakukan secara berkala..Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahapan persiapan meliputi observasi lapangan, pengumpulan bahan dan persiapan materi tentang informasi obat penyakit hipertensi serta koordinasi dengan pihak terkait. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah mengumpulkan peserta di lokasi penyuluhan, selanjutnya diberikan penyuluhan kesehatan tentang informasi dan pengobatan penyakit hipertensi. Pada tahap evaluasi adalah penyusunan laporan dan tindak lanjut positif dari lapangan berupa peningkatan kesehatan dan pengetahuan tentang penyakit hipertensi. Hasil yang didapatkan dari pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan akan informasi obat penyakit asam urat yang ditunjukkan dari antusias pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah dengan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan informasi obat penyakit hipertensi mampu meningkatkan taraf kesehatan dan pengetahuan masyarakat. Saran dari pengabdian ini adalah ditingkatkan jumlah peserta agar komunikasi lebih menyeluruh. Kata Kunci : Hipertensi, Obat, Penyakit
Aktivitas Antibakteri Emulgel Dan Uji Sifat Fisik Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Terhadap Staphylococcus aureus Maulana Tegar AdityaNugraha
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 15, No 2 (2026): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v15i2.10344

Abstract

Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) dikenal sebagai salah satu tanaman yang berpotensi digunakan sebagai obat tradisional. Namun, penggunaan buah mengkudu secara langsung pada kulit dinilai kurang praktis dan kurang nyaman, sehingga perlu diformulasikan dalam bentuk sediaan yang lebih sesuai, seperti emulgel. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisik serta aktivitas antibakteri dari ekstrak buah mengkudu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Sampel yang digunakan berupa serbuk buah mengkudu yang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh kemudian diformulasikan menjadi sediaan emulgel dan dilakukan pengujian sifat fisik yang meliputi uji organoleptis, daya sebar, daya lekat, dan pH. Aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus diuji menggunakan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emulgel dengan konsentrasi ekstrak 15%, 20%, dan 25% mampu menghasilkan zona hambat sebagai indikator aktivitas antibakteri. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Pengujian sifat fisik menunjukkan bahwa sediaan emulgel memiliki karakteristik organoleptis yang baik, daya lekat dan pH yang memenuhi persyaratan, serta daya sebar yang optimal. Uji aktivitas antibakteri memperlihatkan bahwa emulgel ekstrak buah mengkudu memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus pada konsentrasi 15%, 20%, dan 25%, dengan rata-rata diameter zona hambat masing-masing 9 mm, 11 mm, dan 13 mm. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa emulgel ekstrak buah mengkudu efektif sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.
Aktivitas Gel Ekstrak Daun Kepel terhadap Staphylococcus epidermidis FNCC 0048 dan Escherichia coli FNCC 0091 Maulana Tegar Adityanugraha; Ferli Eko Kurniantoro; Filu Marwati Santosa Putri; Bingar Hernowo
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i3.8095

Abstract

Infection is one of the health problems that many people experience, skin infections caused by Staphylococcus epidermidis FNCC 0048 bacteria and diarrheal diseases caused by Escherichia coli FNCC0091 bacteria. This aims of this study to determine gel concentration of antibacterial activity from ethanol extract of Kepel leaves (Stelechocarpus burahol) which shows antibacterial activity against Staphylococcus epidermidis FNCC 0048 and Escherichia coli FNCC0091. This study is an experimental study, using the well-diffusion method and the diameter of the inhibition zone. The concentrations of the Kepel leaf ethanol extract used in this study were 6%, 9%, and 12%. The analysis used is descriptive analysis. The results of the physical property tests showed that the emulgel of kepel extract had good organoleptic properties, adhesiveness, and pH. However, its spreadability did not meet the standard criteria. The results showed that the gel extract of Kepel leaves (Stelechocarpus burahol) with a concentration of 6%, 9%, and 12% was able to inhibit the growth of Staphylococcus epidermidis FNCC 0048 bacteria with an average of 2.13mm, 4.15mm, and 5.47mm respectively, while for bacteria Escherichia coli FNCC0091 with an average of 2.44mm, 3.55mm and 4.14mm respectively.The minimum concentration of ethanol extract of Kepel leaves which shows antibacterial activity against test bacteria is 3%.
KARAKTERISASI FISIK DAN UJI HEDONIK MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK KULIT BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) Dwi Larasati; Fathi Athira Sevija; Maulana Tegar Aditya Nugraha
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.517 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v13i2.248

Abstract

Kulit buah naga merah seringkali hanya dianggap sebagai limbah, padahal faktanya kulit buah naga merah mengandung banyak senyawa antioksidan yang lebih tinggi dibanding daging buahnya seperti vitamin C, vitamin E, flavonoid dan polifenol yang berkhasiat sebagai anti penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi masker wajah gel peel-off ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol 96% kulit buah naga merah mana yang paling baik dan disukai oleh responden berdasarkan evaluasi sifat fisik masker gel. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental, sampel diekstraksi dengan cara maserasi selama 3x24 jam dengan menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian dilanjutkan pada formulasi sediaan masker gel peel-off dengan konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah 0%, 1%, 2% dan 3%. Pengujian terhadap sediaan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji waktu mengering dan uji hedonik. Berdasarkan hasil uji sifat fisik seluruh sediaan masker gel peel-off telah memenuhi kriteria masker gel peel-off yang baik. Diketahui bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah dapat mempengaruhi karakteristik fisik dari masker gel peel-off. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa sediaan yang sangat disukai oleh responden dari parameter warna dan aroma adalah formula 2 (konsentrasi ekstrak 2%), dan sediaan yang sangat disukai oleh responden dari parameter tekstur adalah formula 1 (konsentrasi ekstrak 1%).
Tingkat Pengetahuan Pasien dalam Penggunaan Obat Antibiotik di Apotek Aafiyah Apitaik Lombok Timur : Level of Knowledge of Patients in the Use of Antibiotic Drugs at the Aafiyah Apitaik Pharmacy, East Lombok Maulana Tegar A.N; Fina Harmalia Yustari; Ferli Eko Kurnaintoro
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i5.3036

Abstract

Latar belakang: Infeksi merupakan salah satu jenis penyakit yang banyak terjadi dimasyarakat khususnya dinegara berkembang. Infeksi terjadi disebabkan karena adanya organisme seperti jamur, virus, bakteri, ataupun parasit lainnya. Permasalahan yang muncul dimasyarakat adalah rendahnya pengetahuan tentang tata cara penggunaan obat antibiotk. Antibiotik merupakan obat yang paling banyak digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien dalam penggunaan obat antibiotik di Apotek Aafiyah Apitaik Lombok Timur. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel 30 responden. sampel diambil dengan menggunakan teknik Insidental yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/insidental yang telah memenuhi kriteria inklusi. penelitian ini dilakukan pada bulan april 2022 di Apotek Aafiyah Apitaik Lombok Timur. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 30 responden, terdapat 3 responden (10%) mempunyai pengetahuan baik tentang penggunaan antibiotik, 12 responden (40%) mempunyai pengetahuan cukup dan 15 responden (60%) mempunyai pengetahuan kurang. Kesimpulan: Berdasarkan pada penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pasien dalam penggunaan obat antibiotik dalam kategori kurang.
Aktivitas Antibakteri Emulgel dan Uji Sifat Fisik Ekstrak Etanol Daun Sumambu terhadap Escherichia coli FNCC 0091 Maulana Tegar Adityanugraha; Ferli Eko Kurniantoro; Raodatul Fitri
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i4.8307

Abstract

Sumambu leaves (Hyptis capitata Jacq.) can be utilized as a traditional medicinal remedy. However, the direct application of sumambu leaves on the skin is impractical and uncomfortable, so they are formulated into an emulgel dosage form. This study aims to evaluate the physical properties and antibacterial activity of sumambu leaves. This research is an experimental study. The test material was sumambu leaf powder, which was extracted using the maceration method with 96% ethanol as the solvent. The concentrated extract was then formulated into an emulgel and tested for its physical properties, including organoleptic characteristics, spreadability, adhesiveness, and pH. Antibacterial activity against Escherichia coli was tested using the well diffusion method. The antibacterial activity was indicated by the presence of inhibition zones in emulgels with concentrations of 5%, 10%, and 15%. The analysis used in this study was descriptive analysis. The results of the physical property tests showed that the emulgel of sumambu extract had good organoleptic properties, adhesiveness, and pH. However, its spreadability did not meet the standard criteria, as the required spread diameter for a good emulgel preparation is 5–7 cm. The antibacterial activity test results showed that the emulgel of sumambu leaf extract exhibited antibacterial activity against Escherichia coli at concentrations of 5%, 10%, and 15%, with average inhibition zone values of 18 mm, 22 mm, and 26 mm, respectively. These results indicate that the emulgel of sumambu leaf extract possesses antibacterial activity against Escherichia coli FNCC0091.