Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kombinasi Daun Kepel (Stelechocarpus Burahol) dan Pegagan (Centella Asiatica) Suzan Astyamalia; Maulana Tegar Aditya Nugraha; Ferli Eko
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v2i2.1832

Abstract

Kepel and pegagan (kola) leaves have been used as traditional- medicine. Combination kepel and pegagan leaves wasn’t known exactly how its antibacterial activity yet. The purpose of this study was to determine the combination ethanol extract of kepel and kola leaves as antibacterial activity. The method of this study is the well diffusion method. The data were analyzed using quantitative descriptive methods to obtain the minimum, maximum, mean and standard deviation values for the data. The analysis used a descriptive method to explain the antibacterial activity of the ethanol extract of kepel and pegagan leaves against Escherichia coli and Staphylococcus epidermidis with the ratio of kepel and pegagan leaves in extracts 10:90, 30:70, 50:50, 70:30 and 90:10. The results showed that Escherichia coli bacteria had the largest inhibitory diameter in a combination of 70 parts of Kepel leaves and 30 parts of pegagan leaves with an inhibitory diameter of 0.800 cm, while for gram-positive bacteria, Staphylococcus epidermidis, the optimal inhibitory diameter was 0.950 cm in a combination of 40 parts kepel leaves and 60 parts of pegagan leaves. The combination of kepel and pegagan leaves is in providing bacterial inhibition. Escherichia coli bacteria are bacteria that are commonly found in the digestive tract and Staphylococcus epidermidis which generally causes acne.
PENYULUHAN INFORMASI OBAT PENYAKIT HIPERTENSI AdityaNugraha, Maulana Tegar
ABDIMAS Madani Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Abdimas Madani
Publisher : LPPM STIKES Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/abdimas.v4i1.85

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta dibantu oleh tenaga kependidikan untuk lebih meningkatkan keilmuan di bidang farmasi terutama informasi obat penyakit hipertensi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta secara rutin melaksanakan penyuluhan kesehatan yang digunakan sebagai wadah pengabdian masyarakat demi meningkatkan taraf kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat yang dilakukan secara berkala..Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahapan persiapan meliputi observasi lapangan, pengumpulan bahan dan persiapan materi tentang informasi obat penyakit hipertensi serta koordinasi dengan pihak terkait. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah mengumpulkan peserta di lokasi penyuluhan, selanjutnya diberikan penyuluhan kesehatan tentang informasi dan pengobatan penyakit hipertensi. Pada tahap evaluasi adalah penyusunan laporan dan tindak lanjut positif dari lapangan berupa peningkatan kesehatan dan pengetahuan tentang penyakit hipertensi. Hasil yang didapatkan dari pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan akan informasi obat penyakit asam urat yang ditunjukkan dari antusias pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah dengan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan informasi obat penyakit hipertensi mampu meningkatkan taraf kesehatan dan pengetahuan masyarakat. Saran dari pengabdian ini adalah ditingkatkan jumlah peserta agar komunikasi lebih menyeluruh. Kata Kunci : Hipertensi, Obat, Penyakit