Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko Keamanan Sistem BMKGSoft Menggunakan Metode OCTAVE-S fitara nisa; Megawati Megawati; Muhammad Luthfi Hamzah; idria maita
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 8, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v8i1.14334

Abstract

Stasiun Klimatologi Kelas IV Kampar telah menerapkan sebuah sistem informasi pengolahan database untuk mendukung operasioanal instansi yaitu sistem BMKGSoft. Sistem ini berfungsi menyediakan data yang valid, cepat, dan mudah untuk diakses. Namun selama diterapkannya sistem tersebut pernah terjadi ancaman yang memberikan dampak bagi instansi yang beresiko terhadap kehilangan data, kesalahan dalam input, maupun system error. Untuk mengatasi berulangnya permasalahan tersebut, perlu dilakukan analisis risiko ancaman. Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode OCTAVE-S. Metode ini memberikan solusi bagi pihak manajemen untuk mengatasi ancaman keamanan sistem informasi. Hasil dari analisis risiko menghasilkan bahwa terdapat 8 praktek keamanan yang berada pada status stoplight Red yaitu Pengendalian Akses Fisik, Sistem dan Manajemen Jaringan, Pemantauan dan Audit Keamanan TI, Pengesahan dan Otorisasi, Manajemen Kerentanan, Enkripsi, Perancangan dan Arsitektur Keamanan, Manajemen Insiden. Dari hasil tersebut pihak instansi perlu meninjau ulang terkait praktek keamanan untuk mencegah terjadinya risiko baru yang berdampak pada keberlangsungan bisnis instansi.
PENGUKURAN KINERJA SISTEM CCPM (CONTRACTOR COMPLIANCE AND PERFOMANCE MANAGEMENT) MENGGUNAKAN IT BALANCED SCORECARD syaifullah syaifullah; Sabilla Yeni; Tengku Khairil Ahsyar; megawati megawati
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 7, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v7i1.11905

Abstract

IT Balanced Scorecard merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengukur dan meningkatkan kinerja IT. Teknologi informasi digunakan perusahaan untuk menunjang kualitas perusahaan tersebut, salah satunya PT. WKS Duri. PT.Wahanakarsa Swandiri Duri menyadari perlu dilakukan pengukuran terhadap kinerja sistem agar mencapai visi, misi, dan strategi perusahaan. Yang mana sebelumnya pengguna sistem belum mendapatkan pelatihan khusus mengenai cara penggunaan sistem CCPM dan juga sistem CCPM belum dilakukan evaluasi atau perbaikan dari awal penggunaannya. Pengukuran dilakukan bertujuan agar penggunaan sistem CCPM dapat membantu meningkatkan kinerja TI di perusahaan dengan menggunakan metode IT Balanced Scorecard. Pengukuran dilakukan dengan menganalisis sistem CCPM, kemudian menyelaraskan visi, misi, strategi perusahaan dengan visi, misi, strategi TI. Kinerja sistem CCPM berdasarkan empat perspektif IT Balanced Scorecard adalah ”Sangat Memuaskan” dengan nilai 97,4%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja sistem CCPM pada PT. WKS sudah beroperasi dengan lancar dan penggunaan sistem CCPM ini yang membantu memudahkan proses kerja pada PT. WKS.
EVALUASI USER EXPERIENCE APLIKASI BANK JAGO MENGGUNAKAN USER EXPERIENCE QUESTIONNAIRE (UEQ) Muhimmatul Faizah; Eki Saputra; Megawati Megawati; Mona Fronita
Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika) Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/simika.v9i1.4019

Abstract

Digital transformation in the banking sector is essential to meet evolving customer expectations and compete with advances in financial technology (fintech). Bank Indonesia's report shows digital banking transaction growth of 34.49% year-on-year in Q2/2024, reflecting the increasing adoption of digital services. As one of the five fully digital banks in Indonesia, Bank Jago must ensure a seamless user experience to remain competitive. This study evaluates the user experience of the Bank Jago app using the User Experience Questionnaire (UEQ). The results showed that all dimensions received positive ratings, with attractiveness getting the highest score of 1,673, followed by perspicuity and stimulation. However, efficiency, dependability, and novelty received lower ratings. The comparative analysis places Bank Jago in the “Good” category for attractiveness and stimulation, “Above Average” for perspicuity and novelty, and “Below Average” for efficiency and dependability. Interview results support these findings, with users expressing concerns about system speed, security, complaint response time, and real-time notifications. Therefore, while the user experience is generally positive, focused improvements are needed to enhance usability and maintain competitiveness in the digital banking sector.
Evaluation of Information Security Readiness Using the KAMI Index 5.0 and ISO/IEC 27001:2022 Beri Novriyadi; Muhammad Jazman; Megawati Megawati; M. Afdal
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.2882

Abstract

Information security evaluation is a crucial process for organizations to assess their level of readiness and to establish clear security management roles and responsibilities. Higher education institutions, such as Tuanku Tambusai University of Heroes, have significant responsibilities in safeguarding sensitive data. The institution maintains extensive records that include students' personal information, academic transcripts, financial data, and information relating to faculty and staff. Given that multiple organizational units access this information, ensuring data protection and compliance with privacy regulations is paramount. This research purposes to assess the readiness and maturity of information security at Tuanku Tambusai Heroes University using the KAMI Index version 5.0, using the ISO/IEC 27001:2022 standard. This assessment covers six information security domains and shows maturity levels ranging from I+ to II, which indicates that the institution is at an early stage of development, with only the fundamental framework established. In addition, the completeness of the ISO/IEC 27001 implementation was assessed as “Unqualified”, with a score of 379, corresponding to maturity levels I+ to II. These findings highlight the need for targeted improvements to meet the requirements for ISO/IEC 27001:2022 certification.Key word: Evaluation; ISO/IEC 27001:2022; Information Security; KAMI Index   AbstrakMengevaluasi keamanan informasi sangat penting bagi organisasi karena membantu menilai tingkat kesiapan keamanan informasi dan menentukan peran dan tanggung jawab manajer keamanan. Institusi pendidikan tinggi, seperti Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, bertanggung jawab untuk menjaga informasi sensitif. Institusi ini menyimpan sejumlah besar data mahasiswa, termasuk rincian pribadi, catatan akademis, informasi keuangan, dan data mengenai dosen dan staf. Karena banyak unit mengakses data ini, sangat penting untuk memastikan perlindungan dan kepatuhannya terhadap peraturan privasi. Studi ini bertujuan untuk menilai kesiapan dan kematangan keamanan informasi di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai menggunakan Indeks KAMI versi 5.0 dan standar ISO/IEC 27001:2022. Evaluasi, yang mencakup enam area keamanan informasi, mengungkapkan tingkat kematangan mulai dari I+ hingga II, yang menandakan bahwa institusi tersebut berada pada tahap awal, dengan hanya kerangka dasar yang tersedia. Lebih jauh, kelengkapan implementasi ISO/IEC 27001 dinilai sebagai "Tidak Memenuhi Syarat," dengan skor 379, juga dalam level I+ hingga II. Hasil ini menunjukkan perlunya perbaikan signifikan dalam tata kelola keamanan informasi untuk memenuhi persyaratan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022.Kata kunci: Evaluasi; Indeks KAMI; ISO/IEC 27001:2022; Keamanan Informasi
Audit Tata Kelola Universitas Islam Negara Sultan Syarif Kasim Riau Repository System Menggunakan COBIT 2019 Tita Alisya; Hani Handayani; Sephia Nazwa Auliani; Luthfia Khairani; Megawati Megawati
Jurnal Testing dan Implementasi Sistem Informasi Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Testing dan Implementasi Sistem Informasi
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jtisi.v2i1.754

Abstract

Teknologi Informasi telah menjadi pendorong utama keberhasilan organisasi di berbagai sektor, termasuk dunia Pendidikan. Universitas, sebagai lembaga pendidikan tinggi, semakin mengandalkan TI untuk mendukung operasional dan pengelolaan informasi akademis. Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau mendukukng fungsi operasional, pengelolaan di perpustakaan. Proses audit pada Perpustakaan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kinerja IT, sumber daya manusia serta capability level di perpustakaan. Penelitian ini menggunakan Framework COBIT 2019 dalam melakukan auidit. Didapatkan hasil pada 4 domain proses yaitu APO09, APO11, BAI04 dan BAI06. APO09 dan BAI04 berada pada level 2 dengan kategori largely achieved, sedangkan APO11 dan BAI06 berada pada level 5 dengan kategori  fully achieved.
Audit Tata Kelola Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Kuliah Kerja Nyata Sistem Menggunakan COBIT 2019 Afi Ghufran Yuda; Daffa Takratama Savra; Fandi Rahmat Halim; Muhammad Ripaldo Pratama; Naufal Safiq Tama; Megawati Megawati
Jurnal Testing dan Implementasi Sistem Informasi Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Testing dan Implementasi Sistem Informasi
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jtisi.v2i1.774

Abstract

Penelitian ini menggunakan framework Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT) 2019. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang ada dan memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan tata kelola teknologi informasi di LPPM. Penelitian ini melibatkan tahap perencanaan, pengumpulan data, dan analisis hasil. Hasil audit menggunakan COBIT 2019 menunjukkan bahwa sistem berada pada level 2 dengan kategori Large Achieved (L) untuk proses APO01, APO04, APO14, dan BAI03. Hal ini menandakan bahwa sistem berjalan dengan baik meskipun masih ada kekurangan dalam konsistensinya. Sementara itu, proses APO06 mencapai level 5 dengan kategori Fully Achieved (F), menunjukkan bahwa sistem telah terdefinisi dengan baik, namun perlu pengukuran kinerja untuk meningkatkan perbaikan yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan tata kelola teknologi informasi di LPPM Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Qasim. Rekomendasi perbaikan yang diberikan dapat menjadi panduan bagi LPPM dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam proses pemilihan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa. Diharapkan dengan implementasi rekomendasi ini, efektivitas penggunaan website LPPM dapat ditingkatkan, sehingga masalah seperti server yang sering down, kesulitan dalam proses login, kurangnya integrasi database, dan user interface yang membingungkan dapat diatasi.
Tata Kelola Audit Sistem Informasi Pada BMKG Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru Menggunakan COBIT 2019 Naufal Abror; Bayu Delvika; Dwi Sri Rahayu; Muhammad Hafis Zikri; Habib Dwi Putra; Megawati Megawati
Jurnal Testing dan Implementasi Sistem Informasi Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Testing dan Implementasi Sistem Informasi
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jtisi.v2i1.778

Abstract

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merupakan Lembaga pemerintah di Indonesia yang tidak termasuk dalam departemen dan memiliki tanggung jawab melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Manfaat yang melimpah dapat diperoleh dengan memanfaatkan teknologi di perusahaan. Oleh karena itu, setiap perusahaan memerlukan manajemen teknologi informasi yang efisien, mulai dari perencanaan hingga implementasi, guna menjaga kinerja yang optimal. penulis ingin menilai Penggunaan COBIT Framework 2019 dalam tata kelola teknologi informasi di BMKG telah dijalankan dan menyarankan pendidikan dan pelatihan berkala untuk membantu SDM mengantisipasi masalah Hasil Evaluasi Tingkat Kemampuan Tata Kelola Audit Sistem Informasi di Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru BMKG dengan menggunakan COBIT 2019 menunjukkan bahwa Objektif APO03 dan APO05 telah mencapai tingkat 3 Largely Achieved. Meskipun implementasi proses telah dilakukan, tetapi Beberapa proses dalam tingkat ini masih belum beroperasi sepenuhnya untuk mencapai hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, perbaikan diperlukan dalam ketiga domain ini berdasarkan temuan kesenjangan agar dapat mencapai tingkat 3 Fully Achieved. Sementara itu, Objektif APO07, APO12, dan BAI02 masih di tingkat 2 Largely Achieved. implementasi proses telah mencapai tujuannya dengan efisiens, namun masih belum memenuhi standar yang diharapkan oleh perusahaan.
Evaluasi Pengalaman Pengguna Website Pemerintah Menggunakan Model User Experience Questionniare (UEQ): Evaluation of Government Website User Experience Using the User Experience Questionnaire (UEQ) Model Megawati Megawati; Zarnelly Zarnelly; Hafiz Aulia Rahman
Indonesian Journal of Informatic Research and Software Engineering (IJIRSE) Vol. 6 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Informatic Research and Software Engineering (IJIRSE)
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/ijirse.v6i1.2558

Abstract

Website pemerintah berperan sebagai media utama penyedia informasi publik dan sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kualitas pengalaman pengguna (User Experience/UX) menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas dan penerimaan layanan digital pemerintah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengalaman pengguna pada Website Kementerian Agama Provinsi Riau menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ). Penelitian melibatkan 68 responden yang pernah mengakses website tersebut. Hasil analisis menunjukkan nilai mean untuk masing-masing skala sebagai berikut: Attractiveness (0,686), Perspicuity (0,688), Efficiency (0,665), Dependability (0,673), Stimulation (0,647), dan Novelty (0,346). Secara absolut, seluruh skala berada dalam kategori netral. Namun, berdasarkan analisis benchmark UEQ, sebagian besar skala termasuk dalam kategori Bad dan Below Average. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun website telah memenuhi fungsi dasar penyampaian informasi, kualitas pengalaman pengguna masih berada di bawah rata-rata produk digital dalam database UEQ. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada aspek efisiensi, konsistensi desain, pembaruan konten, dan inovasi tampilan untuk meningkatkan kualitas layanan digital pemerintah.  
Development and Implementation of a Web-Based IT Boot Camp Application as Community Programming Training Platform Faza Shafa Azizah; Rita Dewi Risanty; Muhaemin Muhaemin; Megawati Megawati; Alika Raisya
SWAGATI : Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2026): July
Publisher : Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/swagati.2026v4i2.2941

Abstract

The rapid development of digital technology has encouraged training institutions to adopt information systems that improve the effectiveness of learning management and participant monitoring. IT Training Center is one of the institutions providing programming bootcamp programs to enhance community competencies in information technology. However, the training process still encountered several challenges, including fragmented participant data management across multiple platforms, difficulties in monitoring learning progress, and the absence of an integrated system for evaluating participant performance. Therefore, this community service program aimed to optimize the implementation of programming bootcamps through the implementation and mentoring of the IT-Bootcamp web-based application. The program employed a participatory approach involving the partner throughout the stages of problem identification, needs analysis, application development, system implementation, socialization, mentoring, evaluation, and reporting. The activities involved administrators, mentors, and bootcamp participants at IT Training Center. Program evaluation was conducted through functional testing, direct observation, and a five-point Likert-scale questionnaire distributed to 20 respondents consisting of four administrators, four mentors, and twelve participants. The evaluation results indicated that all assessment indicators achieved the Very Good category, with average scores ranging from 4.38 to 4.92. Users perceived the application as easy to use, effective in supporting participant management, learning material organization, progress monitoring, and learning evaluation. Furthermore, participants reported that the application facilitated access to learning resources and improved the overall learning experience. These findings demonstrate that implementing the IT-Bootcamp application, accompanied by socialization and mentoring activities, successfully strengthened the partner's capacity to manage programming bootcamps more efficiently, systematically, and sustainably.
Evaluation of the Latent Dirichlet Allocation for Modeling News Topics of Nusantara Capital City Luh Gede Surya Kartika; Anggara Putu Dharma Putra; Komang Rinartha; Megawati Megawati
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 11 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research regarding topic modeling on the coverage of the Nusantara Capital City (IKN) in national mass media remains limited. This study aims to not only model IKN-related topics but also rigorously evaluate the Latent Dirichlet Allocation (LDA) model to ensure its robustness for future implementation. The dataset comprises 1,498 news articles gathered from prominent Indonesian online media, specifically Detik (1,050 articles) and Kompas (448 articles). The methodology involves experimental variations of LDA parameters, including document volume, maximum features, and topic count, utilizing the Scikit-learn library. The results indicate that an increase in data volume and feature dimensions significantly correlates with longer computation times and a higher number of epochs required for convergence. Furthermore, the expansion of variables and data volume resulted in more negative log-likelihood values and increased perplexity, suggesting that model complexity challenges predictive precision. A convergence threshold of $1e^{-2}$ was applied to optimize the training cessation point. While this study establishes a baseline for static topic modeling, future research implies the necessity of Dynamic Topic Modeling (DTM) to capture the temporal evolution of topics, a dimension not addressed by the standard LDA model.