Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teknika

Pemanfaatan Multimedia Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Materi Fisika Elektromagetik Tyrza Adelia; Susana Limanto
Teknika Vol 6 No 1 (2017): November 2017
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/teknika.v6i1.63

Abstract

“Elektromagnetik” adalah salah satu mata pelajaran Fisika yang diajarkan di SMK. Materi ini sangat berguna untuk siswa karena banyak penerapan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang muncul adalah siswa yang masih sulit memahami materi elektromagnetik dan rumus-rumus terkait, serta membayangkan cara menerapkan materi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari karena sistem belajar mengajar di sekolah yang menggunakan media konvensional seperti presentasi power point, buku, papan tulis, dan alat peraga. Untuk mengatasinya, dibuat media aplikasi multimedia pembelajaran yang dilengkapi dengan berbagai fitur. Aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan untuk siswa dalam memahami materi dan rumus-rumus terkait, serta membayangkan cara menerapkan materi dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembuatan aplikasi pembelajaran melalui penelitian dengan metode waterfall yang dimulai dengan mengumpulkan data. Data tersebut akan digunakan untuk merangkum permasalahan yang ada dan menentukan kebutuhan sistem aplikasi multimedia yang akan dibuat. Aplikasi ini melewati proses uji coba untuk memastikan aplikasi pembelajaran sudah bebas dari error (verifikasi) dan sesuai dengan kebutuhan pengguna (validasi). Validasi dilakukan dengan cara melakukan wawancara kepada tiga orang guru fisika SMK ‘X’ dan menyebarkan kuisioner kepada 20 orang siswa terkait dengan kemanfaatan aplikasi. Pengukuran dilakukan dengan melakukan pre-test dan post-test kepada 20 orang siswa. Soal yang digunakan untuk melakukan pre-test dan post-test diacak dari bank soal, masing-masing 10 soal untuk pre-test dan 10 soal untuk post-test. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi elektromagnetik dan rumus-rumus terkait, serta membantu memudahkan guru dalam penyampaian materi elektromagnetik. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan sebesar 100% dari jumlah siswa yang mampu mengerjakan lebih banyak soal post-test dengan benar.
Aplikasi Multimedia Untuk Media Pembelajaran Menggambar Grafik Fungsi Dengan Operasi Penskalaan, Pergeseran, dan Pencerminan Susana Limanto; Hendra Dinata
Teknika Vol 7 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/teknika.v7i2.136

Abstract

Salah satu materi dari mata kuliah Matematika adalah menggambar grafik fungsi melalui operasi pergeseran, penskalaan, dan pencerminan. Materi ini disampaikan dalam waktu kurang lebih 100 menit tatap muka. Berdasarkan nilai Ujian Tengah Semester (UTS) soal menggambar grafik fungsi dari 10 kelas paralel mata kuliah Matematika semester Gasal 2016 — 2017 diketahui bahwa sekitar 79.6% mahasiswa mendapat nilai di bawah 55 (batas nilai C). Beberapa penyebab tingginya persentase mahasiswa yang mendapat nilai di bawah C adalah keterbatasan waktu penyampaian materi sehingga materi disampaikan secara satu arah, yaitu dari dosen ke mahasiswa dan kebanyakan mahasiswa kurang berlatih di luar jam kuliah karena setelah berlatih tidak tahu apakah yang dikerjakannya benar atau belum. Untuk mengatasi permasalahan yang ada dikembangkan sebuah aplikasi multimedia pembelajaran yang dilengkapi dengan simulasi proses menggambar grafik fungsi melalui operasi pergeseran, penskalaan, dan pencerminan secara langkah demi langkah. Metode yang digunakan dalam penelitian terapan ini adalah prototyping yang yang terdiri dari komunikasi dengan pengguna untuk mengetahui kebutuhan pengguna, membuat prototipe, mengevaluasi prototipe berdasarkan umpan balik dari pengguna, menyempurnakan prototipe, pembuatan aplikasi, dan ujicoba aplikasi. Ujicoba aplikasi dilakukan kepada 10 orang mahasiswa peserta mata kuliah Matematika di mana materi menggambar grafik fungsi ini disampaikan dengan cara meminta para responden mencoba aplikasi secara mandiri kemudian mengisi kuisioner umpan balik. Hasil ujicoba aplikasi menunjukkan bahwa minimal 70% responden setuju bahwa aplikasi membantu untuk lebih memahami materi dan berlatih secara mandiri. Fasilitas simulasi menggambar grafik fungsi yang disajikan langkah demi langkah membantu mengkoreksi pekerjaan responden sehingga menambah kepercayaan diri responden dalam mengerjakan soal-soal selanjutnya.