Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERTUMBUHAN STEK ANGGUR (Vitis vinifera L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH DAN MEDIA TANAM Samsul Hidayat; Nuraeni Nuraeni; Syamsiar Syamsiar
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 6 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the appropriate concentrations of growth regulators and better growing media for the growth of grape cuttings. It was conducted in Jaya Makmul village, Nuhon sub district of Banggai district. This study used a two-factorial randomized block design. The first was the concentrations of the growth regulator (no growth regulator, 10% growth regulator, 20% growth regulator, and 30% growth regulator) and the second was the planting media (a mixture soil and sand, and a mixture of soil, sand and chicken manure). There were eight treatment combinations, and each treatment was repeated four times to produce 32 experimental units. The results showed that there was an interaction effect between growth regulator and planting media observed on growth rate of shoots of 11.75 days, number of shoots of 2.00, and cutting emergence rate of 66.67%. The mixture of soil, sand and poultry manure in a ratio of 2: 1: 1 showed a highly significant effect on shoot growth rate, number of leaves, leaf area, number of shoots, shoot length and cutting growth percentage. The optimal concentration of growth regulator for grape cuttings was 30% growth regulator concentration.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) PADA PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK GUANO DAN KOSENTRASI POC Usman Made; Syamsiar Syamsiar; Rezka Puji Astuti
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 3 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i3.1741

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan perbandingan dosis pupuk guano yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelaidan untuk mendapatkan kombinasi dosis pupuk organik cair yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tombiano Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una-Una.Penelitian di mulai pada Maret 2020 sampai dengan Juni 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor.Faktor pertama adalah Pupuk Guano terdiri dari 5 taraf yakni : tanpa Guano ton.ha-1, Guano 10 ton.ha-1, Guano 15 ton.ha-1, Guano 20 ton.ha-1, Guano 25 ton.ha-1. Faktor kedua kosentrasi POC terdiri dari 2 taraf yakni tanpa POC, POC 1,0 %. Sehingga terdapat 10 perlakuan, setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali sebagai kelompok. Terdapat pengaruh interaksi antar dosis pupuk guano dan kosentrasi POC.Terdapat pengaruh interaksi antara dosis pupuk Guano dan konsentrasi POC yang berpengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, dan tidak berpengaruh nyata terhadap pengamatan lebar daun, jumlah cabang, biji perpolong dan biji perhektar.Pengaruh pupuk guano sebagai pupuk dasar berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dengan dosis 15 ton.ha-1 (30,22).Pengaruh pemberian berbagai kosentrasi pupuk organik cair (POC) pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dengan kosentrasi pada P0 dan P1 yang tidak berpengaruh nyata.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays certaina L.) Amina Tansidi; Idham Idham; Syamsiar Syamsiar
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 5 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i5.1875

Abstract

Tanaman jagung pulut merupakan komoditas pangan utama setelah padi yang mempunyai peranan strategis dalam pengembangan pertanian dan perekonomian di Indonesia. Namun adapun kendala-kendala produksi jagung pulut yang dihadapi yaitu penanaman varietas lokal secara terus menerus, pemupukan tidak sesuai dosis, serta teknik budidaya yang kurang maksimal. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi jagung adalah menggunakan teknologi yang lebih baik, penggunaan bibit unggul, pengolahan tanah yang baik, pengaturan air irigasi yang baik, penggunaan pupuk kandang serta pemberantasan hama dan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah: menentukan dosis pupuk kandang ayam yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi jagung pulut. Penelitian ini dilakukan pada bulan februari sampai dengan bulan juli 2020 di Desa Toliba Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah. Adapun alat dan bahan yang digunakan adalah handtraktor, cangkul, meteran, alat tulis menulis, kamera, bahan yang digunkan adalah benih jagung pulut arumba, dan pupuk kandang ayam. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan satu faktor, yaitu : kosentrasi pupuk organik terdiri dari 6 taraf yaitu: P0= 0 kg/petak, P1= 6 kg/petak, P2= 9 kg/petak, P3= 12 kg/ petak, P4= 15 kg/petak, P5= 18 kg/petak sehingga terdapat 6 percobaan masing-masing perlakuan diulang 4 kali sehingga diperoleh 24 kali percobaan. Dosis pupuk kandang ayam 30 ton ha-1 yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung pulut.
Pengaruh Jenis Bahan Pengemas, Suhu dan Lama Penyimpanan terhadap Karakteristik Mutu Buah Tomat Chitra Anggriani Salingkat; Amalia Noviyanty; Syamsiar Syamsiar
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 27 No 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v27i3.606

Abstract

Tomat sebagai komoditas hortikultura memiliki sifat yang mudah rusak. Penanganan yang tidak tepat pada buah tomat sebelum, selama dan sesudah pemanenan dapat mempercepat proses kerusakan sehingga mengakibatkan penurunan mutu, yang selanjutnya mempengaruhi nilai gizi dan nilai ekonomisnya. Hal ini juga berpengaruh terhadap konsumen yang menginginkan tingkat kesegaran buah tomat. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan mutu produk dengan cara perlakuan suhu dan lama penyimpanan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan jenis bahan pengemas terbaik yang dikombinasikan dengan perlakuan suhu dan lama penyimpanan pada tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium FMIPA Universitas Tadulako. Waktu penelitian dari Bulan Juni sampai Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu suhu dengan 2 taraf yaitu suhu ruang (30 ℃) dan suhu refrigerator (5 ℃) dan faktor kedua yaitu lama penyimpanan dengan 2 taraf yaitu 5 hari dan 10 hari, yang diulang sebanyak tiga kali ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu dan lama penyimpanan tidak berpengaruh terhadap susut buah tomat dan tidak terdapat interaksi antara perlakuan suhu dan lama penyimpanan terhadap susut bobot buah tomat. Jenis bahan pengemas, suhu dan lama penyimpanan memberikan hasil kadar air buah tomat yang berbeda. Semakin lama penyimpanan maka semakin tinggi kadar vitamin C buah tomat dan bahan pengemas plastik PP memberikan hasil kadar vitamin C yang lebih tinggi. Begitupun kadar likopen semakin lama waktu penyimpanan maka kadar likopen pada buah tomat akan semakin meningkat.
Peningkatan Produksi Pakcoy Melalui Modifikasi Jarak Tanam dan Jumlah Tanaman Per Lubang Tanam dengan Sistem Hidroponik Fathurrahman Fathurrahman; Abdul Hadid; Syamsiar Syamsiar; Mustakim Mustakim
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 30 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v30i3.1859

Abstract

Prospek pengembangan sayuran pakcoy hidroponik sangat menjanjikan dimana permintaan pasar akan sayuran bebas pestisida yang cukup tinggi, hal ini menjadi tantangan bagi para petani pakcoy agar dapat meningkatkan produksi sehingga nantinya dapat memenuhi permintaan yang ada. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan jarak tanam dan jumlah tanaman dalam satu lubang terbaik yang dapat meningkatkan produksi pakcoy secara hidroponik. Penelitian ini telah dilaksanakan di PT Nina Agro Jaya cabang Kalukubula, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Penelitian ini dimulai dari bulan Juli – Agustus 2022. Penelitian ini disusun menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dua faktor dimana faktor pertama terdiri atas dua jarak tanam yaitu: 10x20 cm, dan 20x20 cm, sedangkan faktor kedua yaitu jumlah tanaman perlubang tanam yaitu, 1 tanaman, 2 tanaman, 3 tanaman, dan 4 tanaman, setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali sehingga di perolah 48 tanaman percobaan. Perlakuan jarak tanam 20x20 cm dan perlakuan 4 tanaman per lubang tanam menghasilkan tinggi tanaman tertinggi, jumlah daun terbanyak, berat segar tanaman perlubang tanam.