Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Kemandirian Belajar Zulfa Apriliyani; Vita Istihapsari; Afit Istiandaru
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 6 No. 1 (2022): JRPIPM SEPTEMBER 2022 VOLUME 6 NOMOR 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n1.p58-77

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif penting dimiliki siswa dalam proses pembelajaran matematika Namun, faktanya siswa masih mengalami kesulitan dalam membuat kebaruan saat diberikan sebuah permasalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari kemandirian belajar tinggi, sedang dan rendah pada pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini terdiri dari 6 siswa kelas VII di sebuah SMP yang berlokasi di Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat yang memiliki kemandirian belajar tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket, tes, dan wawancara. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi metode. Selanjutnya, data dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek dengan kemandirian belajar tinggi mampu memenuhi indikator berpikir kreatif aspek kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan  sehingga  tergolong sangat kreatif. Subjek dengan kemandiriran belajar sedang memenuhi indikator berpikir kreatif aspek kefasihan dan fleksibilitas sehingga kreatif. Sedangkan subjek dengan kemandirian belajar rendah hanya memenuhi indikator berpikir kreatif aspek kefasihan sehingga tergolong kurang kreatif. Temuan ini melengkapi kajian terkait peranan kemandirian belajar dalam menjelaskan variasi kemampuan berpikir kreatif siswa.
Prototyping PISA-like Mathematics Problems for 8th-grade Students Using Javanese Context Afit Istiandaru; Vita Istihapsari
International Journal on Emerging Mathematics Education IJEME, Vol. 6 No. 1, March 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijeme.v6i1.22786

Abstract

Javanese context is rich of phenomena potentially used as a starting point to learn mathematics. On the other hand, the Indonesian students’ performance in PISA is consistently low due to the small number of PISA-like problems which can be used to foster the students’ mathematical literacy measured in PISA. Therefore, this research aims to develop a set of PISA-like problems using the Javanese context targeted for 8th-grade students of Junior High School. It is a development study using Plomp’s framework in the stage of need analysis and prototyping. We have successfully developed a prototype of PISA-like mathematics problems using Javanese context. There are six items covering seven basic competences in the 8th-grade of junior high school. The items used various mathematics skills such as communication, representation, mathematization, devising strategies, and reasoning. We could explore some Javanese contexts such as traditional building, transportation, calendar system, community meeting, and historical place. Meanwhile the school mathematics materials include number sequence, Cartesian coordinate, relation, linear function, linear equation system in two variables, and Pythagorean theorem.
Kemampuan Literasi Matematika Peserta Didik SMP Berdasarkan Kecemasan Matematika Vita Istihapsari; YL Sukestiyarno; Hardi Suyitno; Rochmad Rochmad
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi matematika merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik. Namun kemampuan literasi matematika tidak selamanya semua dapat terwujud atau terpenuhi. Salah satu hambatan dalam kemampuan literasi matematika adalah kecemasan matematika yang bisa saja dimiliki oleh peserta didik. Adanya perasaan cemas, gugup maupun takut terhadap pembelajaran matematika dapat menjadi hambatan pada pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan literasi matematika siswa pada materi bilangan ditinjau dari kecemasan matematika tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari enam siswa kelas VII yang memiliki kecemasan matematika tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket kecemasan matematika, tes dan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan 6 subjek dalam penelitian dengan masing-masing kategori kecemasan matematika masing-masing individu tampak memiliki kemampuan literasi matematika meskipun masing-masing kategori memiliki kemampuan literasi matematika berbeda yang terpenuhi.