Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Teras Baca Sebagai Sinergi Penguatan Literasi dan Peningkatan Pola Hidup Bersih dan Sehat Pada Anak Agil, Agil Tsabata; Ayudewandari Pranatami, Dwimei
Jurnal Dimas Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/dimas.v7i2.94

Abstract

Semakin banyaknya penyakit yang dapat menjangkit anak anak menyebabkan perlunya peningkatan pemahaman mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Program Teras Baca di Kelurahan Kalisegoro merupakan salah satu inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat literasi dan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat di kalangan anak-anak setempat. Program Teras Baca ini diimplementasikan melalui penyediaan buku-buku edukatif, pemberian motivasi, dan aktivitas membaca yang dikemas secara menarik. Program Teras Baca difokuskan dengan buku-buku bertema kesehatan guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak tentang pentingnya hidup sehat sejak dini, melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan dan mudah dipahami. Program ini berlangsung dari tanggal 26 Juli hingga 6 Agustus 2024. Pengandian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi anak-anak dalam membaca, respon yang positif dari masyarakat serta peningkatan pemahaman anak anak tentang pola perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, Program Teras Baca di Kelurahan Kalisegoro dapat menjadi solusi efektif dalam membudayakan kebiasaan membaca sejak dini, yang berdampak positif pada peningkatan literasi dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat sejak dini.
ANALISIS EFEKTIVITAS SUPLEMEN ZAT BESI DAN MAKANAN ALAMI TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Badriyah, Vira; Pranatami, Dwimei Ayudewandari
PRIMA EKSAKTA Vol 2 No 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v2i2.6940

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan yang umum di kalangan ibu hamil danmenimbulkan risiko serius bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas suplemen zat besi danmakanan alami dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil melalui tinjauanpustaka terhadap 10 artikel ilmiah. Analisis tersebut mengungkapkan bahwa suplemen zatbesi meningkatkan kadar hemoglobin rata-rata 1,59 g/dL dalam 30 hari, sementaraintervensi makanan alami seperti pisang Ambon, ekstrak kurma, jus tomat, madu, dan ubijalar menghasilkan peningkatan rata-rata 1,63 g/dL hanya dalam 10–14 hari. Peningkatantertinggi diamati dengan konsumsi pisang Ambon, mencapai 2,37 g/dL. Kehadiran vitaminC, asam folat, dan vitamin B kompleks dalam bahan makanan alami diyakini dapatmeningkatkan penyerapan zat besi non-heme dan mendukung hematopoiesis. Suplemen zatbesi tetap penting untuk mengobati anemia berat, sementara makanan alami lebih efektifuntuk pencegahan jangka panjang karena tolerabilitas dan kepatuhan yang lebih baik.Kombinasi kedua pendekatan tersebut dapat menawarkan strategi optimal untuk mengatasianemia defisiensi besi selama kehamilan.
THE EFFECT OF KETAPANG (Terminalia Catappa) EXTRACT ON THE NUMBER OF LEUKOCYTES AS AN ANTI-BACTERIAL ‘Atiqah, Indy Naurah; Pranatami, Dwimei Ayudewandari; Marsika, Refi
PRIMA EKSAKTA Vol 2 No 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v2i2.6941

Abstract

Terminalia catappa merupakan tanaman yang mengandung berbagai zat seperti antibakteri dan antikanker. Melalui studi literatur, artikel ini membahas kandungan dan fungsi tanaman Terminalia catappa. Pada tanaman ini ditemukan alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin yang merupakan senyawa antibakteri. Dalam penelitian pada ikan, ekstrak Terminalia catappa juga dapat menghentikan laju infeksi bakteri dan mengobatinya. Selain itu, dalam penelitian yang dilakukan pada tikus, diketahui bahwa mereka memiliki sifat antiinflamasi dan meningkatkan pertumbuhan mikrofita usus halus. Peningkatan jumlah leukosit ini meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi bakteri, karena leukosit memainkan peran kunci dalam mengidentifikasi dan menghancurkan patogen berbahaya. Oleh karena itu, ekstrak ketapang tidak hanya bertindak langsung terhadap bakteri tetapi juga mendukung pertahanan imun bawaan tubuh, menjadikannya kandidat yang menjanjikan untuk terapi antibakteri alternatif.
PROFIL KADAR HEMOGLOBIN PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) SETELAH PEMBERIAN TIMBAL DAN INFUSA DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) Pranatami, Dwimei Ayudewandari; Khairunnisa’, Vicka; Istiqomah, Farhatun; Febriani, Nailah Saffanah; Gastiadirrijal, Ahmad Verrel
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v3i2.7022

Abstract

Hemoglobin merupakan protein utama dalam sel darah merah yang tersusun atas globin dan heme, serta berperan penting dalam pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh. Paparan polusi yang mengandung timbal dalam kehidupan sehari-hari diketahui dapat menurunkan kadar hemoglobin dalam darah. Membran sel darah merah rentan mengalami kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat dicegah melalui aktivitas antioksidan. Salah satu sumber antioksidan alami dengan sifat neuroprotektif adalah daun kelor (Moringa oleifera), yang bekerja melalui mekanisme antioksidatif. Selain itu, daun kelor juga merupakan sumber zat besi lokal yang melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil kadar hemoglobin pada tikus putih yang diberi paparan timbal dan diberikan infusa daun kelor. Sampel yang digunakan adalah delapan ekor tikus putih (Rattus norvegicus) yang dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang terdiri atas empat ekor tikus dan kelompok kontrol yang terdiri atas empat ekor tikus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni (true experimental design) dengan rancangan pre and post test with control group. Hasil analisis menunjukkan tidak adanya pengaruh pemberian infusa daun kelor terhadap kadar hemoglobin tikus putih. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas infusa daun kelor dalam meningkatkan kadar hemoglobin dipengaruhi oleh dosis serta durasi pemberian. Dosis yang terlalu rendah atau waktu pemberian yang terlalu singkat dapat menyebabkan respons fisiologis yang belum optimal, sehingga belum terjadi peningkatan kadar hemoglobin.
Total Phenol Content, Total Flavonoid Content, Antioxidant Activity and GC-MS Analysis of a New Variety of Rice (Oryza sativa L.) Akmalia, Hafidha Asni; Pranatami, Dwimei Ayudewandari
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.142.1469-1476

Abstract

Consuming foods rich in antioxidants plays an important role in human health, one of which is through rice. This research aimed to describe the total phenol content and total flavonoids content as well as GC-MS analysis of raw Baroma rice extract and analyze the antioxidant activity of Baroma rice in different cooking methods. Baroma rice was collected from Semarang, Central Java, Indonesia thus was analyzed to get data about total phenol content, total flavonoid content, and compouds identifies using GC-MS. We also analyzed antioxidant activity of Baroma rice among raw, rice cooked in stove and magic com extract using Anova test followed by Tukey test. The result proved that total phenol content was 85.64 mg/L and total flavonoid content was 78.28 mg/L, meanwhile the highest antioxidant activity was in raw extract of Baroma followed by rice cooked in magic com and stove, suggesting that cooking method effected on its property. GC-MS analysis showed the diversity of chemical compound, totaling 15 compounds and peaks.