Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Sintesis dan Karakterisasi Nanokitosan dari Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa) dengan Metode Gelasi Ionik Auliya Marwah Hijriyah; Diana Eka Pratiwi; Hasri Hasri; Haryanti Putri Rizal
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 24, No 2 (2023): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v24i2.56097

Abstract

Pemanfaatan cangkang kerang darah menjadi nanokitosan merupakan salah satu cara untuk memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik nanokitosan dari cangkang kerang darah dengan metode gelasi ionik. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu preparasi sampel cangkang kerang darah, pembuatan kitosan melalui tiga tahap yaitu tahap demineralisasi, deproteinasi dan deasetilasi, sintesis nanokitosan menggunakan metode gelasi ionik. Karakterisasi kitosan melalui analisis gugus fungsi menggunakan FTIR dan analisis ukuran menggunakan PSA, dan analisis morfologi dengan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitosan cangkang kerang darah memiliki derajat deasetilasi sebesar 64%. Hasil analisis FTIR kitosan menunjukkan pada bilangan gelombang 3450,65 cm` terdapat serapan gugus -OH yang tumpang tindih dengan -NH, pada 1643,35 cm' mengindikasikan serapan gugus -C=O yang menunjukkan adanya gugus amida sekunder, pada 1479,40 cm menunjukkan adanya vibrasi regangan -CH, pada 1082,07 cm' mengindikasikan adanya ikatan C-O-C dan pada 873,75 cm' mengindikasikan adanya ikatan B-1,4-glikosidik. Nanokitosan yang diperoleh berbentuk lapisan tipis berwarna putih kekuningan. Hasil karakterisasi PSA menunjukkan bahwa nanokitosan dengan perbandingan volume Kitosan-NaTPP 5:1 berukuran 15,19 nm sedangkan perbandingan 2:1 berukuran 13,64 nm. Hasil karakterisasi dengan SEM menunjukkan bahwa nanokitosan cangkang kerang darah memiliki bentuk bulat.Kata kunci: Nanokitosan, Cangkang Anadara granosa, Gelasi Ionik.
PKM Optimalisasi Pemasaran Digital bagi Kelompok Tani Mattongeng-Tongeng: Inovasi untuk Peningkatan Pendapatan Syafruddin Side; Hasri Hasri; Ahmad Yani; Sakina Putri Sahara; Qudratullah Qudratullah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v3i2.4580

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berlangsung di desa Mallongi-longi, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan Kelompok Tani Mattongeng-Tongeng melalui optimalisasi pemasaran digital. Kelompok tani ini menghadapi berbagai tantangan dalam memasarkan produk mereka secara efektif, termasuk keterbatasan akses ke pasar yang lebih luas dan kurangnya pengetahuan tentang strategi pemasaran digital. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota kelompok tani dalam mengimplementasikan teknik pemasaran digital seperti penggunaan media sosial, e-commerce, dan optimasi mesin pencari (SEO). Metode yang digunakan meliputi pelatihan tatap muka, workshop, dan pendampingan secara berkelanjutan untuk memastikan transfer pengetahuan dan keterampilan yang efektif. Hasil dari kegiatan ini adalah 9 dari 10 anggota kelompok tani mengalami memahami keterampilan pemasaran digital dan 3 dari 10 anggota kelompok tani mengalami peningkatan volume penjualan, dan pada akhirnya peningkatan pendapatan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, Kelompok Tani Mattongeng-Tongeng dapat memperluas jangkauan pasar mereka dan meningkatkan daya saing produk pertanian mereka di pasar yang lebih luas. Kegiatan ini juga dapat menjadi model inovasi yang dapat direplikasi oleh kelompok tani lain di daerah sekitar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI SMAN 8 SELAYAR Fitra Angrayuni; Muharram Muharram; Hasri Hasri
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.11209

Abstract

This study aims to develop an interactive Augmented Reality (AR)-based learning medium on chemical bonding material for eleventh-grade students of SMAN 8 Selayar and analyze its effect on students’ motivation and learning outcomes. The study was motivated by the low motivation and achievement in chemistry learning, especially in chemical bonding material, which is abstract and difficult to understand through conventional methods. Therefore, an interactive medium that can visualize concepts more concretely and attractively is needed. This research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The analysis stage identified students’ needs and learning problems, while the design stage included material organization, interface design, navigation, and application features. The development stage produced an AR-based learning medium equipped with 3D animations, instructional videos, interactive exercises, and evaluation tools. The product was tested on eleventh-grade students and improved based on evaluation results. Data were collected through expert validation, questionnaires, observations, learning motivation instruments, and learning outcome tests, then analyzed descriptively and quantitatively to determine the validity, practicality, and effectiveness of the developed media. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) pada materi ikatan kimia untuk peserta didik kelas XI SMAN 8 Selayar serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar kimia, khususnya pada materi ikatan kimia yang bersifat abstrak sehingga sulit dipahami melalui pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, diperlukan media yang mampu memvisualisasikan konsep secara konkret, menarik, dan interaktif agar peserta didik lebih aktif dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan permasalahan pembelajaran. Tahap desain mencakup penyusunan materi, rancangan antarmuka, navigasi, dan fitur aplikasi. Selanjutnya, tahap pengembangan menghasilkan media AR yang dilengkapi animasi tiga dimensi, video pembelajaran, latihan soal interaktif, dan evaluasi pembelajaran. Produk kemudian diuji coba pada peserta didik kelas XI dan diperbaiki berdasarkan hasil evaluasi. Data penelitian diperoleh melalui validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, observasi, angket motivasi belajar, serta tes hasil belajar yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif.
EDUKASI PEMANFAATAN PRODUK TULANG IKAN BANDENG MENJADI KERUPUK BERGIZI BERNILAI TAMBAH BAGI MASYARAKAT KELURAHAN SAPANANG, KABUPATEN PANGKEP Iwan Dini; Hasri Hasri; Andi Eka Kartika; Sri Magfirah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84813

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan tulang ikan bandeng sebagai bahan baku kerupuk bergizi bernilai tambah. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 11 Pangkep pada tanggal 25 April 2026 dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas masyarakat Kelurahan Sapanang, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, petani, dan mahasiswa. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan evaluatif yang meliputi penyampaian materi, pemutaran video proses pengolahan, diskusi, serta pemberian pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata pretest sebesar 56,80 meningkat menjadi 89,92 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) <0,001 yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara nilai sebelum dan sesudah pelatihan. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa tulang ikan bandeng yang selama ini dianggap limbah memiliki potensi untuk diolah menjadi produk pangan bergizi dan bernilai ekonomis. Tingginya partisipasi peserta selama diskusi menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat terhadap pengembangan produk berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung pemanfaatan limbah hasil perikanan serta pengembangan usaha pangan berbasis potensi lokal di masyarakat pesisir.
Penguatan Kesadaran Ekologis Masyarakat Pesisir melalui Aksi Penanaman Mangrove di Kawasan Lantebung, Kota Makassar Hasri Hasri; Sri Wahyuni Mu’mang; Muhammad Idris Jafar; Nur Fadillah Amir; Fidaus
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5269

Abstract

Kawasan pesisir memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan ekologis, sosial, dan ekonomi masyarakat, namun rentan mengalami degradasi akibat abrasi, pencemaran, alih fungsi lahan, dan rendahnya kepedulian lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir adalah melalui konservasi mangrove berbasis partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran ekologis masyarakat pesisir melalui aksi penanaman mangrove di Kawasan Lantebung, Kota Makassar. Kegiatan dilaksanakan pada 13 April 2025 dengan melibatkan 20 orang peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui beberapa tahapan, yaitu observasi dan koordinasi, edukasi lingkungan, demonstrasi teknik penanaman, aksi penanaman mangrove, refleksi, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari diskusi mengenai fungsi ekologis mangrove hingga praktik penanaman di lapangan. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai peran mangrove sebagai pelindung pantai, penahan abrasi, habitat biota pesisir, penyerap karbon, dan pendukung ekowisata. Aksi penanaman mangrove juga menjadi media pembelajaran langsung yang mendorong kepedulian, kerja sama, dan tanggung jawab peserta terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dikombinasikan dengan aksi nyata efektif dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat. Keberlanjutan kegiatan perlu didukung melalui pemantauan bibit, perawatan kawasan, dan kolaborasi antara masyarakat, pengelola kawasan, pemerintah, dan perguruan tinggi
Strategi Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengolahan Sampah Organik Berbasis Maggot: Pengalaman dari Lantebung, Makassar Rini Perdana; Hasri Hasri; Sakinah Zubair; Muhammad Ikhsan Sukaria; Andika Marzuki
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.710

Abstract

Pengelolaan sampah organik merupakan tantangan besar di kawasan pesisir seperti Kelurahan Lantebung, Makassar, yang berdampak pada pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas warga dalam mengelola sampah organik melalui pelatihan budidaya maggot (Black Soldier Fly). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teori, demonstrasi praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata 45,3% menjadi 81,7%, dengan lebih dari 80% peserta mampu mengikuti praktik dasar budidaya maggot. Kegiatan ini dinilai berhasil karena materi sederhana, relevansi tinggi terhadap kebutuhan masyarakat, dan keterjangkauan teknologi yang diajarkan. Meskipun belum dilakukan pendampingan pasca-pelatihan, hasil pelatihan ini membuka peluang pengembangan pengelolaan sampah berkelanjutan di komunitas. Kegiatan ini membuktikan bahwa transfer teknologi sederhana berbasis lingkungan dapat efektif meningkatkan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Penguatan Literasi Lingkungan melalui Pelatihan Pengolahan Limbah Rumah Tangga dengan Komposter Aerob di Kawasan Ekowisata Lantebung, Sulawesi Selatan Rini Perdana; Sakinah Zubair; Hasri Hasri; Marlina Ummas Ganisa; Hariyanti Putri Rizal
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.715

Abstract

Masalah pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Lantebung, Makassar, mendorong perlunya peningkatan literasi lingkungan melalui pendekatan edukatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengelola limbah organik menggunakan komposter aerob. Metode yang digunakan adalah edukatif-partisipatif melalui lima tahapan pelatihan. Kegiatan dilaksanakan pada Februari 2025 dan diikuti oleh 30 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 56,2 (pre-test) menjadi 84,7 (post-test), serta 63% peserta menerapkan komposter di rumah dan mengurangi limbah organik hingga 40%. Temuan ini menguatkan efektivitas pembelajaran berbasis pengalaman. Kendala teknis seperti keterbatasan alat diatasi melalui media visual dan pendampingan daring. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan partisipatif dapat mendorong perubahan perilaku ramah lingkungan dan layak direplikasi
Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMKN 1 Sukorejo Rofiul Arif Widodo; Hasri Hasri; Ruhmah Ruhmah
Celebes Science Education Volume 3 Number 2 June 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/cse.v3i2.72516

Abstract

The application of the Problem Based Learning (PBL) learning model to improve the learning outcomes of XII KI 1 class students in the Chemical Industry Process subject. This research is a classroom action research that aims to improve learning outcomes in Chemical Industry Process subjects through the Problem Based Learning Model (PBL). The subjects of this study were XII KI 1 class students of SMK Negeri 1 Sukorejo, totaling 16 students. The method used is discussion with a scientific approach-PBL. Data collection was carried out using observation and evaluation techniques at the end of learning at the end of each cycle. The results of this study indicate that the average value of learning outcomes in the Chemical Industry Process subject of students in class XII KI 1 SMK Negeri 1 Sukorejo at the end of cycle I is an average value of 75.69 with completeness reaching 64.71%, the average value of student learning outcomes in cycle II has increased to 80.56 with completeness reaching 79.41%, and in cycle III the average value reaches the highest value of 84.72 and completeness reaches 97.06%. The problem-based learning (PBL) learning model can improve learning outcomes in the Chemical Industry Process course.
Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Alat Industri Kimia Usman Arief; Hasri Hasri; Ruhmah Ruhmah
Celebes Science Education Volume 1 Number 1 February 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/cse.v1i1.71939

Abstract

Implementation of Problem Based Learning to improve Learning outcomes of Chemical Industry Equipments. This research is a class action study that aims to improve learning outcomes in the Chemical Industry Equipments course through the Problem Based Learning Model. The subject of this study is Students of Class XI Industrial   Chemistry 1 SMK Negeri 1 Lumajang as many as 16 students. The methods used in discussion and with the scientific approach-TPACK. Data collection is done using observation and evaluation techniques at the end of learning at the end of each cycle. The results of this study show that: The average value of learning outcomes in Chemical Industry Equipments Students course Class XI Industrial Chemistry 1 SMK Negeri 1 Lumajang at the end of cycle I that is 43.13 with completion reached 31.25%, the average value of student learning outcomes in  cycle II increased to 66 with completion reaching 68.75%, and in cycle III the average score reached the highest which is 87.5 and completion reached 93.75%. Problem Based Learning model can improve learning outcomes in Equipments of Chemical Industry course.
Sintesis Nanosilika Pasir Pantai Takalar Menggunakan Metode Hidrotermal Hasri Hasri; Fauziah Fauziah; Satria Putra Jaya Negara
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 10 No. 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 (September 2021)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

anosilica synthesis requires materials that contain a lot of silica compounds. Research shows that beach sand is the largest source of silica. Research on the synthesis of nanosilica from Takalar beach sand using the hydrothermal method has been carried out. There are several methods that can be used for the synthesis of nanosilica, including coprecipitation, sol gel and hydrothermal. The method with the easiest and the least costly is the hydrothermal method. The results showed that the nanosilica produced had a silica (SiO2) content of 59.82. 45.07 nm -48.68 nm