Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL DAYA TAHAN JANTUNG PARU MAHASISWA PUTRA JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA FIK UNIMA Paloon, Jackly; Lolowang, Djajaty; Sirang, D. Th.
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 1, No 2 (2013): Pendidikan Olahraga
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang profil daya tahan jantung paru mahasiswa putra jurusan pendidikan olahraga FIK Unima. Penelitian ini dilaksanakan di stadion Olahraga UNIMA di Tondano. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang tentang profil daya tahan jantung mahasiswa putra jurusan pendidikan olahraga FIK Unima. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa putra jurusan pendidikan olahraga FIK Unima tahun 2012 yang berjumlah 30 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Bleep yang bertujuan untuk mendapatkan data tentang daya tahan jantung paru. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif dengan menggunakan tabel klasifikasi yang digambarkan dalam bentuk tabel, dan diagram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya tahan jantung dan paru mahasiswa putra jurusan pendidikan olahraga FIK Unima yang diperoleh berdasarkan prediksi VO2max secara keseluruhan menunjukkan bahwa rata-rata prediksi VO2max mahasiswa putra jurusan pendidikan olahraga FIK Unima sebesar 35,00 dengan prediksi VO2max terbesar adalah 42.70 cc/kgBB/menit sedangkan prediksi VO2max terkecil adalah 25.35 cc/kgBB/menit. Hasil persentase prediksi VO2max mahasiswa putra jurusan pendidikan olaraga FIK Unima yakni terdapat 3 mahasiswa dengan persentase 10% memiliki VO2max sebesar 25.35 – 27.35 cc/kgBB/menit; 4 mahasiswa dengan persentase 13.33% memiliki VO2max sebesar 28.35 – 30.35 cc/kgBB/menit; 3 mahasiswa dengan persentase 10% memiliki VO2max sebesar 31.35 – 33.35 cc/kgBB/menit; 7 mahasiswa dengan persentase 23.33% memiliki VO2max sebesar 34.35 – 36.35 cc/kgBB/menit; dan 6 mahasiswa dengan persentase 20% memiliki VO2max sebesar 37.35 – 39.35 cc/kgBB/menit; serta 7 mahasiswa dengan persentase 23.33% memiliki VO2max sebesar 40.35 – 42.35 cc/kgBB/menit
PROFIL KOMPONEN FISIK YANG DOMINAN DI GERAK BERDIRI DENGAN LENGAN TANGAN PADA SENAM LANTAI DASAR MAHASISWA PUTERA SEMESTER I JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA Lumeling, Kristyanto; Pesik, Corry R.; Lolowang, Djajaty
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar profil komponen fisik yang dominan pada gerak berdiri dengan lengan tangan senam lantai dasar mahasiswa putra Semester 1 Jurusan Pendidikan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang profil komponen fisik yang dominan pada gerak berdiri dengan lengan tangan senam lantai dasar mahasiswa putra Semester 1 Jurusan Pendidikan olahraga. Penelitian ini dilaksanakan di Gedung senam FIK UNIMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang tentang profil komponen fisik yang dominan pada gerak berdiri dengan lengan tangan senam lantai dasar mahasiswa putra Semester 1 Jurusan Pendidikan olahraga. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa putra Semester 1 Jurusan Pendidikan olahraga yang berjumlah 40 mahasiswa putra. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Test Push Up. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif  dengan menggunakan tabel klasifikasi yang digambarkan dalam bentuk rata-rata, persentase, tabel, dan diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen fisik yang dominan dalam olahraga senam berdiri dengan lengan tangan pada mahasiswa putra Jurusan POR Semester 1 Tahun 2013 adalah kekuatan, dimana terdapat 5 mahasiswa memiliki kekuatan lengan tangan 15-16 dengan persentase 12.5%; 2 mahasiswa memiliki kekuatan lengan tangan 17-18 dengan persentase 5%; 13 mahasiswa memiliki kekuatan lengan tangan 19-20 dengan persentase 32.5%; 5 mahasiswa memiliki kekuatan lengan tangan 21-22 dengan persentase 12.5%; 3 mahasiswa memiliki kekuatan lengan tangan 23-24 dengan persentase 7.5% dan 7 mahasiswa memiliki kekuatan lengan tangan 25-26 dengan persentase 17.5% serta 5 mahasiswa memiliki kekuatan lengan tangan 21-22 dengan persentase 12.5%. Kesimpulan hasil penelitian adalah rata-rata komponen fisik yang dominan pada gerak berdiri dengan lengan tangan senam lantai dasar mahasiswa putra Semester 1 Jurusan Pendidikan olahraga Tahun 2013 adalah 21.53 dengan standar deviasi 3.74. Nilai kekuatan lengan tangan mahasiswa Jurusan POR Semester 1 Tahun 2013 paling tinggi adalah 19-20 yakni terdapat 13 mahasiswa dengan persentase 32.5% sedangkan nilai kekuatan lengan tangan paling rendah mahasiswa Jurusan POR Semester 1 Tahun 2013 adalah 17-18 yakni terdapat 2 mahasiswa dengan persentase 5%.Kata kunci: Berdiri dengan Lengan Tangan (Hanstand)
PERBEDAAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA SD DI DATARAN TINGGI DAN SISWA SD DI DATRAN RENDAH Sumenda, Nowanti; Madea, Hans; Lolowang, Djajaty
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk  melihat apakah terdapat perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa SD di dataran tinggi dengan siswa SD di dataran rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa SD yang tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah. Dalam penelitian ini melibatkan dua variabel yaitu variabel tingkat kesegaran jasmani siswa di dataran rendah (X1) dan variabel tingkat kesegaran jasmani siswa di dataran tinggi (X2). Penelitian ini di laksanakan di dua sekolah di dataran rendah dengan jumlah siswa 30 orang dan di dataran tinggi 30. Jadi jumlah sampel 60 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kwalitatif deskriptif dengan menggunakan tabel, grafik dan diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata  tingakat kesegaran jasmani siswa SD yang tinggal di dataran tinggi  yaitu 365,33 standar deviasi 38,52 dan tingkat penyebaran data (varians) sebesar 1483,7904 sedangkan rata-rata tingkat kesegaran jasmani siswa SD yang tinggal di dataran rendah yaitu 297,53 dengan standar deviasi senilai 23,22 dan tingkat penyebaran data (varians) sebesar 539,1684 maka dapat diklasifikasikan bahwa siswa di dataran tinggi memiliki tingkat kesegaran jasmani yang baik sedangkan siswa di dataran rendah memiliki tingkat kesegaran jasmani yang kurang. Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa siswa SD di dataran tinggi memiliki tingkat kesegaran jasmani yang lebih tinggi daripada siswa SD di dataran rendah. Kata kunci:  Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa SD di Dataran Tinggi dan Rendah
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN KETERAMPILAN HANDSTAND PADA SISWA PUTRA SMP PGRI DODAP Pontoliri, Roy; Terry, Jacob; Lolowang, Djajaty
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan kekuatan otot lengan dengan keterampilan handstand pada siswa putra SMP PGRI Dodap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan kekuatan otot lengan dengan keterampilan Handstand. Hipotesa dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara kekuatan otot lengan dengan keterampilan handstand pada siswa SMP PGRI Dodap. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMP PGRI Dodap yang berjumlah 20 orang yang di ambil secara acak. Waktu penelitian dilaksanakan selama satu bulan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah hubungan dari X dan Y, dimana X adalah kekuatan otot lengan dan Y adalah keterampilan Handstand. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan push-up, alat tulis-menulis, stop-watch, matras, dan ruangan kelas. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistika. Data yang diperoleh dalam pengukuran/pengetesan, masih bersifat data mentah yang perlu diolah sehingga data tersebut mempunyai arti. Sehubungan dengan hal-hal tersebut maka untuk menguji penelitian yang telah dirumuskan, maka penelitian ini memakai analisis stastik korelasi product moment. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang kuat antara kedua variabel yakni kekuatan otot lengan dengan keterampilan handstand pada siswa putra SMP PGRI Dodap. Kata kunci : Kekuatan Otot Lengan, Keterampilan Handstand.
Profil Komponen Fisik Yang Dominan Di Gerak Guling Ke Belakang Pada Mahasiswa Semester I Jurusan Pendidikan Olahraga Paparang, Gerry; Rambitan, M. A. S. F.; Lolowang, Djajaty
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah :  Dilihat  dari perkembangan prestasi dicabang olahraga sekarang ini yang paling menonjol mengharumkan nama bangsa hanya beberapa cabang olahraga saja, sedangan pada cabang olahraga senam kususnya senam lantai masi belum menunjukan prestasi yang mampu memberikan medali bagi bangsa Indonesia. Upaya untuk mencapai prestasi olahraga di Indonesia, diperlukan penanganan berbagai pihak yang terkait langsung dalam bidang olahraga. Dalam hal ini khususnya dibidang kependidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran akan komponen fisik yang dominan digerak guling belakang pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga semester I tahun 2013. Penelitian ini dilakukan di gedung senam FIK UNIMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan komponen fisik yang dominan digerak guling belakang. Sampel yang digunakan yaitu mahasiswa putera semester I kelas D dan F berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan adala sit & reach test (tes duduk jangkau) dan tes kemampuan melakukan gerak guling belakang. Alat yang digunakan bangku dengan skala 45,1cm, mistar 50cm, matras, blangko dan alat tulis.Teknik analisa data yang digunakan adalah sistem pengklasifikasian secara persentase. Hasil penelitian  menunjukan bahwa penguasaan keterampilan senam lantai gerak guling belakang baik sekali 25,71%, baik 48,57%, cukup 22,86%, buruk 2,86%, gagal 0% dan tingkat kelentukan baik sekali 28,57% , baik 28,57% , cukup 14,29 , kurang 2,86, kurang sekali 25,71. Kata kunci:Komponen Fisik, Guling Belakang (back roll)
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 2 TOMOHON Bawotong, Reinaldo; Lolowang, Djajaty; Sattu, Juliana
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran penjasorkes siswa SMP Negeri 2 tomohon. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bahan masukan kepada staf pengajar lebih khusus guru mata pelajaran penjasorkes serta siswa agar memberikan dan mempunyai motivasi belajar yang tingggi. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 115 orang dan sampel terdiri dari 30 orang siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Tomohon. Cara pengambilan sampel adalah proposional stratifiet random sampling. Teknik analisa data adalah statistik korelasi product moment kemudian uji t dengan taraf signifikan α= 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan thitung senilai 6,36. Berdasarkan tabel nilai kritis t pada α 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = 30-2=28 ditemukan ttabel senilai 1,701. Jadi tobservasi lebih besar dari ttabel yaitu thitung = 6,36 > ttabel = 1,701. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung > ttabel maka Ho ditolak yang berarti terima HA. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran penjasorkes di SMP Negeri 2 Tomohon. Kata kunci :Motivasi Belajar dan Hasil Belajar
PENGARUH PENERAPAN GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 LANGOWAN Karaeng, Mikael T.; Mandagi, Hendrik; Lolowang, Djajaty
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 1 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah gaya  mengajar resiprokal memberi pengaruh terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Langowan.                                                                                                                          Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah penerapan gaya mengajar resiprokal dapat memberi pengaruh positif terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Langowan ajaran 2013 /2014.                                             Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksperimen. Sampel yang digunakan berjumlah 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kontrol jadi masing-masing kelompok tediri dari 10 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah: penilaian psikomotor. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre test post test randomized two group design. Data yang diperoleh diuji dengan statistik uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa: th (3,38  tt (1,73). Jadi penelitian ini menunjukan bahwa gaya mengajar resiprokal meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Langowan.                                      Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: Penerapan gaya mengajar resiprokal memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Langowan tahun ajaran 2013 / 2014. Kata kunci: Gaya Mengajar Resiprokal, Lompat Jauh Jongkok
HUBUNGAN KELENTUKAN PUNGGUNG DENGAN KEMAMPUAN PUKULAN OVERHEAD LOB PADA PERMAINAN BULUTANGKIS CLUB RAJAWALI LIWUTUNG Uguy, Nofry N.; Piri, Nolfie; Lolowang, Djajaty
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan kelentukan punggung dengan kemampuan pukulan overhead lob pada permainan bulutangkis club Rajawali Liwutung. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang nyata tentang besarnya hubungan antara kelentukan punggung dengan pukulan overhead lob pada permainan klub bulutangkis Rajawali Liwutung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan kelentukan punggung dengan kemampuan pukulan overhead lob pada permainan bulu tangkis club Rajawali Liwutung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis korelasi pearson product moment. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara kelentukan punggung dengan kemampuan pukulan overhead lob pada permainan klub bulutangkis Rajawali Liwutung. Hasil perhitungan pengujian diperoleh nilai thitung = 7,74, dan ttabel senilai 2,069 yang diperoleh dari nilai tabel distribusi t pada a = 0,05 dengan dk =  n-2 atau 25-2=23, yang berarti thitung = 7,74 ˃ ttabel = 2,069, menyatakan terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian adalah “terdapat hubungan yang signifikan kelentukan punggung dengan pukulan overhead lob pada permainan klub bulutangkis Rajawali Liwutung. Kata kunci: Kelentukan Punggung, Overhead Lob, Bulutangkis
PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SMP NEGERI 2 TONDANO Languju, Renato; Lolowang, Djajaty M.; Sunkudon, Djoni
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah latihan kelincahan dapat memberi pengaruh terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola pada siswa SMP N 2 Tondano? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah rata-rata keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola yang diberikan latihan kelincahan memberikan pengaruh terhadap keterampilan menggiring bola pada siswa SMP N 2 Tondano. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP  Negeri 2 Tondano yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari kelompok eksperimen berjumlah 10 orang dan kelompok kontrol berjumlah 10 orang. Waktu penelitian dilaksanakan selama dua bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-test and post-test randomized two group design. Instrument yang digunakan adalah test keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan berupa latihan kelincahan lebih tinggi dari pada rata-rata keterampilan menggiring bola kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Hal ini dibuktikan oleh hasil analisis pengujian hipotesa penelitian, diperoleh thitung senilai 2.564 sedangkan ttabel yang diperoleh dari dk n1 + n2 – 2 = 10 + 10 – 2 = 18 dengan taraf kepercayaan  adalah 2.101. Sesuai dengan kriteria pengujian jika t hitung lebih besar dari t tabel maka Ho ditolak yang berarti HA diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah latihan kelincahan dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola pada siswa SMP N 2 Tondano. Kata Kunci : Latihan Kelincahan, Menggiring Bola, Permainan Sepakbola
HUBUNGAN ANTARA HYPEREXTENSION TUBUH, KETAHANAN LENGAN DAN BAHU DENGAN KEMAMPUAN KAYANG MAHASISWA SEMESTER II JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA PRODI PJKR FIK UNIMA TAHUN 2014 Terry, Nobel Y. J.; Pesik, Corry R.; Lolowang, Djajaty M.
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 3, No 1 (2015): Ilmu Keolahragaan 2015
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar hubungan antara hyperextension tubuh dan ketahanan lengan dan bahu dengan kemampuan kayang mahasiswa putera Jurusan Pendidikan Olahraga Prodi PJKR Semester II FIK Unima tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Seberapa besar hubungan antara hyperextension tubuh, ketahanan lengan dan bahu dengan kemampuan kayang mahasiswa putera Jurusan Pendidikan Olahraga Prodi PJKR Semester II FIK Unima tahun 2014 Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik korelasional. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa Putra berjumlah 20 orang, Rancangan penelitian yang digunakan adalah “corelation product moment and multiple”. Instrument untuk mengukur hyperextension tubuh dengan tes re-tes, ketahanan lengan dan bahu digunakan pull up test. Hipotesa penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang erat antara hyperextension tubuh, ketahanan lengan dan bahu secara bersama-sama dengan kemampuan kayang mahasiswa putera semester II Jurusan Pendidikan Olahragan Prodi PJKR FIK Unima tahun 2014. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis statistik regresi multiple dan korelasi ganda. sebelum uji-t dilakukan maka terlebih dahulu diawali dengan pengujian persyaratan analisis yaitu uji normalitas data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil analisis korelasi diperoleh 0.79. setelah di uji keberartian korelasi diperoleh hasil 15.92. dari hasil analisis ini menunjukan bahwa antara variable hyperextension tubuh dan variable ketahan lengan dan bahu memiliki hubungan yang sangat erat dengan kemampuan kayang. Kesimpulan  penelitian ini adalah Terdapat hubungan yang erat antara hyperextension tubuh, ketahanan lengan dan bahu secara bersama-sama dengan kemampuan kayang mahasiswa putera semester II Jurusan Pendidikan Olahragan Prodi PJKR FIK Unima tahun 2014. Kata Kunci : Hyperextension Tubuh, Ketahanan Lengan Dan Bahu, Kemampuan Kayang