Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Development Of A Telecommunication-Based Failover System To Reduce Transaction Disruption On Edc Devices At SPBU Pertamina Muhammad Kalam Kahfi; Dhoni Putra Setiawan; Harfan Hian Ryanu
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, Pertamina has implemented a cashless transaction system in their SPBU, using Electronic Data Capture (EDC) devices in its operation. However, this device has several weaknesses, one of which is the dependence on a stable network connection, which is still a challenge in certain areas. The proposed solution to address these weaknesses is the creation of a failover system, which will automatically switch the network to a backup network if the main network is disrupted so that the EDC devices can continue to operate until the main network is restored. This system will hopefully reduce the experienced downtime when there is a network disruption, increasing the reliability of the cashless transaction system used in the SPBU. Implementation and testing of the proposed failover design shows that the system is able to switch to the backup network in 435ms when the main network experiences disruption and quickly return to the main network in 36ms once the disruption ends. This switching time should be quick enough to maintain the connectivity during operations with only minimal delays. Keywords: EDC, Failover, SPBU
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence Untuk Guru TK di IGKTI Bandung Timur Corputty, Felix; Setiawan, Dhoni Putra; Ramadha, Ade Aditya; Renata, Ganis Widya; Ghalyndra, Farrel Ardya; Disiulina, Octlivatua Patricia; Putro, Bagas Eko Tjahyono
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v8i2.9469

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di berbagai tingkatan pendidikan, salah satunya pada tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Namun, masih banyak guru TK yang belum memahami pemanfaatan teknologi AI dikarenakan keterbatasan literasi teknologi dan minimnya pelatihan teknologi yang relevan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru TK di bawah naungan IGTKI Bandung Timur dalam menciptakan media pembelajaran berbasis AI yang menarik, interaktif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan dan pendampingan langsung, praktik pembuatan media ajar, serta evaluasi pasca pelatihan. Tools yang diperkenalkan dalam pelatihan meliputi DeepAI untuk pembuatan ilustrasi gambar, Canva untuk desain lembar kerja, serta Google Translate untuk mendukung penyesuaian bahasa prompt. Hasil pelatihan menunjukan bahwa seluruh peserta berhasil menghasilkan minimal satu media ajar berbasis AI, Serta menunjukan antusiasme tinggi selama sesi berlangsung. Evaluasi kuantitatif menunjukan bahwa 65 responden menyatakan pelatihan ini sesuai dengan tujuan kegiatan, dengan 42% menyatakan setuju dan 58% sangat setuju. Selain itu, responden juga merasa bahwa pelatihan ini sesuai dengan kebutuhan mereka, terdiri dari 52% setuju dan 48% sangat setuju. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi teknologi guru TK dan membuka potensi berkelanjutan berupa pelatihan berkala dan kolaborasi riset pendidikan di masa depan. Kata Kunci : Artificial Intelligence, Guru TK, Literasi Teknologi, Media Pembelajaran, Pelatihan.
Lte Network Optimization On The Bandung-Rancaekek Train Line Ferdi Devayanto; Setiawan, Dhoni Putra; Sofia Sa’Idah
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v3i2.10030

Abstract

Commuter merupakan bagian besar dari rutinitas harian banyak orang, termasuk pekerja, profesional bisnis, pelajar, dan warga lainnya. Secara statistik, kereta adalah salah satu moda transportasi darat yang paling efisien dan efektif untuk mengangkut orang ke tujuan mereka. Mengingat kenyamanan yang disediakan oleh layanan kereta, penumpang cenderung memanfaatkan waktu luang mereka untuk bisnis, hiburan, dan aktivitas lainnya yang memerlukan layanan VoIP. Akibatnya, menyediakan layanan LTE yang andal dengan kecepatan data yang cukup di kereta menjadi tantangan besar bagi operator seluler di Indonesia. Meningkatnya minat masyarakat kota Bandung untuk beralih ke layanan kereta api perlu diimbangi dengan kualitas sinyal LTE dengan throughput yang memadai. Penelitian ini melakukan optimasi simulasi tuning jaringan 4G LTE di kereta api Bandung-Rancaekek. Optimasi ini dilakukan untuk mengatasi bad spot yang ada di sepanjang jalur kereta api Bandung-Rancaekek. Penelitian dilakukan dengan drive test yang dilakukan di dalam kereta api dan didukung dengan software G-NetTrack Pro yang akan mencatat logfile drive untuk mendapatkan nilai RSRP, RSRQ, dan SNR selama perjalanan di dalam kereta api. Optimasi jaringan dilakukan dengan konfigurasi ulang antena pada cell tower Cell ID 38245408 dengan metode Tilting dan re-azimuth yang disimulasikan menggunakan software Atoll 3.4. Dari simulasi optimasi yang dilakukan RSRP meningkat sebesar 6,2%, SINR meningkat sebesar 3,9 dB, dan RSRQ sebesar 28% dengan hasil optimasi yang didapatkan melampaui target KPI untuk parameter SINR.
Implementasi Early Warning System (EWS) Banjir Berbasis IoT Menggunakan Machine Learning dan Wireless Sensor Network Maulana, Diki Rizki; Kautsar, Faris; Sinulingga, Rischa Zefaniya Br; A’syifa, Chantika Rahma Galih Abu; Pramudita, Brahmantya Aji; Setiawan, Dhoni Putra
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cuaca ekstrem yang sulit diprediksi menjadi ancaman serius, terutama banjir di wilayah rawan seperti Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, yang berada di pertemuan Sungai Citarum dan Cikapundung. Sistem peringatan dini yang masih manual dari BBWS menghadapi kendala dalam kecepatan dan integrasi data. Untuk mengatasi hal ini, dirancang sistem prediksi cuaca dan peringatan banjir berbasis Wireless Sensor Network (WSN) dan Internet of Things (IoT), yang dilengkapi algoritma pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi prediksi lokal. Sistem ini menggunakan sensor cuaca yang terhubung melalui jaringan IoT untuk mengumpulkan data secara real-time, lalu dianalisis dengan model XGBoost. Dua lokasi penerapan adalah Teras Cikapundung dan Polder Cipalasari. Untuk meningkatkan akurasi pembacaan sensor, dilakukan kalibrasi menggunakan regresi linear. Sistem ini juga terintegrasi dengan aplikasi seluler dan website We-Weather sebagai media pemantauan. Hasil pengujian menunjukkan model memiliki akurasi 96,37%, presisi 97,74%, recall 96,37%, dan F1-score 96,79%, menandakan performa klasifikasi yang tinggi. Pengujian usability melalui System Usability Scale (SUS) juga menunjukkan skor sangat baik, membuktikan kemudahan penggunaan aplikasi dan website. Sistem ini diharapkan mampu memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi dan mendukung pengambilan keputusan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan seperti petugas BBWS.Kata kunci— Cuaca ekstrem, Early Warning System, banjir, Machine Learning, Wireless Sensor Network, XGBoost.
An Interactive Educational Platform for LEO Satellite Mission Design: A Case Study of a Web-Based Orbit Design Application Sigit, Robby Kevin Putra; Setiawan, Dhoni Putra; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study presents the development of a web-based application designed as an interactive educational platform for Low Earth Orbit (LEO) satellite mission design. The platform addresses the gap left by costly and complex professional software, making the fundamental principles of orbital mechanics, constellation design, and communication link analysis more accessible to students and enthusiasts. The application provides an integrated platform for designing, simulating, and analyzing satellite missions. The system is built with an interactive user interface that offers both 2D and 3D visualizations to facilitate an intuitive understanding of complex orbital dynamics. To ensure its validity and reliability, the application underwent a series of rigorous tests. The results were validated by comparing the application's outputs with theoretical calculations derived from fundamental principles of orbital mechanics, as well as results from a high-fidelity numerical propagator like NASA’s General Mission Analysis Tool (GMAT). Key findings showed very high accuracy, including negligible differences in orbit propagation compared to manual calculations, precise constellation placement, and a minimal discrepancy of 0.05 km in coverage radius. Furthermore, the prediction of ground station access schedules was proven to be highly accurate, with differences of only a few seconds. Thus, the application serves as a valid, reliable, and user-friendly tool for preliminary LEO satellite mission design, successfully fulfilling its objective of making satellite orbit design more accessible for educational and initial technical assessment purposes. Keywords — LEO, satellite orbit design, constellation, orbit simulation, link budget, web application.
Implementation of Low Earth Orbit Satellite Constellation Design Puteh, Muhammad Haikal; Setiawan, Dhoni Putra; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing utilization of Low Earth Orbit (LEO) satellites necessitates accessible and accurate design tools that can serve as alternatives to expensive professional software. This project addresses this need by developing a comprehensive web-based application for LEO satellite orbit design. The application integrates several key functionalities, including orbit propagation, constellation design for both Train and Walker-Delta configurations, coverage analysis, and link budget calculations, all enhanced with interactive 2D and 3D visualizations. The application underwent rigorous validation against theoretical calculations and NASA's General Mission Analysis Tool (GMAT), confirming high accuracy across all modules. The orbit propagation module demonstrated an error of less than 0.78 km over a one-hour simulation, with a root mean square error (RMSE) of 31.8 km when compared to GMAT's numerical integrator. Constellation placement for both Train and Walker-Delta configurations showed zero positional error. Coverage calculations were accurate to within 0.05 km at an altitude of 2,000 km. Furthermore, the link budget analysis achieved perfect correspondence with manual calculations, showing a 0.00 dB difference and yielding an uplink margin of 31.87 dB and a downlink margin of 18.76 dB. Predictions for ground station access precisely matched theoretical schedules, with 11 passes in 24 hours and an average duration of 8.55 minutes. User interface testing resulted in a 100% success rate. This application successfully bridges the gap between complex professional software and educational needs by providing a validated, reliable, and accessible tool for the preliminary design of LEO satellite missions. It meets all project objectives by combining high computational accuracy, comprehensive features, and cost-free web-based accessibility, thereby making satellite orbit design more approachable for educational purposes and initial technical assessments. Keywords: LEO, Satellite Orbit Design, Constellation, Orbit Simulation, Link Budget, Web Application
Web-Based LEO Satellite Orbit Design Application: A Comparative Analysis of Analytical and Numerical Propagation Methods Wedagama , I Dewa Made Raviandra; Setiawan, Dhoni Putra; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Earth Orbit (LEO) missions increasingly re- quire design tools that are both accessible and sufficiently accurate for early trade studies. This paper presents a browser-native LEO Satellite Orbit Design Application that combines analytical j2 averaged propagation, constellation synthesis (Train and Walker–Delta), footprint coverage from spherical geometry, and narrowband link-budget calculations within interactive 2D/3D visualizations. The computational core is implemented in double- precision JavaScript and validated against NASA GMAT (RK4) and closed-form theory. Over a 60 min propagation at ∼1,000 km circular equatorial orbit, the analytical model exhibits a 24.4–40.2 km position-error envelope (RMSE 31.8 km), reflecting short period terms captured by GMAT but intentionally averaged for real-time performance. Constellation placement is exact; at 2,000 km with 60◦ beamwidth, footprint radius error is 0.05 km (0.004%). Uplink/downlink C/N and margins match manual calculations and imply ≈1.12 Gbps Shannon capacity at 100 MHz. Ground-station access scheduling reproduces pass counts and timing (11 passes/day; mean 8.55 min; first access 40.05 min). We conclude that analytical ????2 propagation offers accuracy adequate for education and early design with instant, browser-only work- flows, while high-fidelity numerical tools remain appropriate for final verification and operations. Keywords——LEO satellites; analytical propagation; J2 per- turbation; web application; constellation design; link budget
Prototipe Sistem Sortasi Objek Otomatis Pada Roller Belt Conveyor Berbasis Internet Of Things Fadhillah, Fadhillah; Setiawan, Dhoni Putra; Yudiansyah, Yudiansyah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan produsen pisang terbesar ketiga di dunia, namun volume ekspornya masih sangat rendah karena belum optimalnya proses sortasi sesuai standar mutu ekspor. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini merancang sistem sortasi otomatis berbasis computer vision yang mampu mengklasifikasi kondisi fisik pisang secara real-time sebagai upaya peningkatan efisiensi sortasi pascapanen. Model klasifikasi dikembangkan menggunakan platform Teachable Machine dengan total 3.000 citra pisang yang terbagi merata antara kategori segar dan busuk. Model dilatih menggunakan arsitektur CNN selama 50 epoch dan diimplementasikan dalam format TensorFlow.js. Hasil klasifikasi dikirim ke mikrokontroler ESP8266 untuk mengontrol aktuator berupa servo motor, serta ditampilkan pada Blynk Dashboard melalui koneksi Wi-Fi untuk keperluan monitoring. Sistem diuji menggunakan 20 sampel fisik pisang dan menghasilkan akurasi klasifikasi sebesar 90%, dengan waktu respon rata-rata antara 3 hingga 5 detik. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan proses sortasi secara otomatis dan real-time. Prototipe ini dinilai berhasil mencapai tujuan penelitian sebagai solusi inovatif untuk otomasi sortasi produk hortikultura, khususnya pisang. Kata kunci— sortasi pisang, computer vision, ESP8266, teachable machine, otomasi, blynk
Penggunaan Rectifier dan DC-DC Step Down pada Sistem Wireless Power Transfer untuk IoT Putri, Azahra Meidira Nur Suryana; Nur, Levy Olivia; Setiawan, Dhoni Putra
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Power Transfer (WPT) adalah teknologi yang memanfaatkan induksi elektromagnetik untuk mentransfer daya tanpa kabel. Pada sistem ini, tegangan yang diterima oleh kumparan penerima masih berbentuk AC sehingga memerlukan proses penyearahan dan penyesuaian tegangan agar sesuai dengan kebutuhan perangkat Internet of Things (IoT). Komponen utama yang digunakan adalah full-wave bridge rectifier dan DC-DC step down converter berbasis LM2596. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rectifier mampu mengubah tegangan AC sebesar 7,12 V menjadi tegangan DC sebesar 8,76 V dengan riak tegangan rendah. Selanjutnya, buck converter menurunkan tegangan DC tersebut menjadi 5,00 V yang stabil, sesuai kebutuhan modul IoT. Kata kunci— Wireless Power Transfer, Rectifier, DC-DC Step Down, IoT, Buck Converter
Penggunaan Inverter pada Sistem Wireless Power Transfer untuk IoT Prakasa , Angga Gumilang Dwi; Nur, Levy Olivia; Setiawan, Dhoni Putra
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Power Transfer (WPT) memerlukan sumber arus bolak-balik (AC) berfrekuensi tinggi untuk menginduksi medan magnet pada kumparan pemancar. Pada penelitian ini dirancang inverter berbasis Zero Voltage Switching (ZVS) untuk menghasilkan sinyal AC resonan yang langsung dipasangkan ke kumparan transmitter sistem WPT berbasis Magnetic Resonance Coupling (MRC). Inverter ZVS bekerja dengan prinsip resonansi LC yang memanfaatkan dua MOSFET sebagai saklar daya, memungkinkan proses switching terjadi pada tegangan mendekati nol sehingga meminimalkan rugi daya dan panas. Sistem diuji pada frekuensi resonansi 14 kHz dengan tegangan masukan DC 12 V. Implementasi ini membuktikan bahwa inverter ZVS sederhana efektif digunakan untuk aplikasi WPT jarak dekat untuk perangakat IoT. Kata kunci — inverter, zero voltage switching, wireless power transfer, magnetic resonance coupling, Internet of Things