Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Gambaran Penerimaan Vaksin Covid-19 Di Kecamatan Sintang Tahun 2021 Gandha Sunaryo Putra; Ria Risti Komala Dewi
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.849 KB) | DOI: 10.55123/sehatmas.v1i2.216

Abstract

The Covid-19 vaccination is an effort made by the government to overcome the Covid-19 pandemic. However, the results of a survey conducted by the Ministry of Health in 2020 stated that only 65% ​​of the people were willing to be vaccinated. The specific objective to be achieved from this research is to find out the description of the acceptance of the Covid-19 vaccine in the community in Sintang District in 2021. This study is a quantitative study with a cross-sectional design. The sample in this study were 380 people. Primary data collection in this study was conducted by interview. The data collection instrument used a structured questionnaire. Data analysis in this study used univariate analysis. The results showed that 50.8% of the people in Sintang District were not ready to be vaccinated. This is because 42.6% of the public's perception of vaccines is still not good, 44.5% of the public stated that they did not get information about vaccines and 56.9% of people stated that they did not get information on when to implement the vaccine. 47.6% of the public's attitude is also less supportive regarding the implementation of the Covid-19 vaccination and 48.2% of the public also lacks confidence in the Covid-19 vaccine. Based on this research, it is suggested to the Sintang District Health Office to increase efforts to vaccinate the community by providing education, socializing the timing of vaccine implementation and correct information about vaccines.
Pemanfaatan Daun Kelor Untuk Meningkatkan Imunitas Dimasa Pandemi COVID-19 Agus Samsudrajat; Ria Risti Komala Dewi; Gandha Sunaryo Putra; Usman Gumanti
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3981

Abstract

Tanaman kelor merupakan tanaman yang memiliki kandungan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Penggunaan kelor sebagai obat herbal alami yang sudah diklaim oleh banyak budaya dan komunitas berdasarkan pengalaman kehidupan nyata sekarang mulai perlahan dikonfirmasi oleh sains. Zat yang terkandung dalam daun kelor bekerja sebagai sumber antioksidan alami yang efektif. Daun kelor juga mengandung sejumlah asam amino. Asam amino yang terkandung di daun kelor diduga mampu meningkatkan sistem imun. Mengonsumsi daun kelor juga membantu perkembangan tubuh dan menjadi bahan obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Pada masa pandemi seperti sekarang, mengonsumsi sayuran dan buah yang memiliki banyak zat antioksidan yang tinggi dapat menambah imun itas tubuh sehingga dapat menangkal virus dan penyakit
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI DESA NANGA PEMUBUH KABUPATEN SEKADAU TAHUN 2020 Gandha Sunaryo Putra; Ria Risti Komala Dewi
Jumantik Vol 8, No 2 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v8i2.3553

Abstract

Perilaku penduduk dan warga masyarakat terbiasa buang air besar sembarangan  (BABS) masih menjadi tantangan sanitasi di sejumlah negara. BABS di area terbuka dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatatan lingkungan masyarakat serta berbagai penyakit yang kompleks akibat tinja mauusia. Data menunjukkan bahwa sekitar 73% dari 637 kepala keluarga di Desa Nanga Pemubuh Kabupaten Sekadau masih melakukan BABS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Di Desa Nanga Pemubuh Kabupaten Sekadau tahun 2020”. Metode dalam penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Instrumen pengumpul data berupa lembar observasi dan kuisioner. Sampel penelitian 84 orang dan teknik pengambilan sampel dengan proportional random sampling. Uji statistik menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan, tingkat ekonomi dan budaya dengan perilaku BABS di Desa Nanga Pemubuh, Kabupaten Sekadau Tahun 2020. Tidak terdapat hubungan antara faktor pengetahuan (p value 0,587) dengan perilaku BABS di Desa Nanga Pemubuh. Faktor determinan dari kebiasaan BABS pada masyarakat di Desa Nanga Pemubuh adalah karena faktor tingkat pendidikan yang rendah, sehingga diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya jamban sehat kepada masyarakat Desa Nanga Pemubuh.
Pemberdayaan Guru dan Siswa Sekolah SD Muhammadiyah Binjai Hulu Menuju Sekolah Siaga COVID-19 Gandha Sunaryo Putra; Ria Risti Komala Dewi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4551

Abstract

Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Kasus pun merambah ke daerah Desa di Kabupaten Sintang salah satunya Desa Dak Jaya. Di Desa Dak Jaya terdapat SD Muhammadiyah Binjai Hulu yang kondisi sarana dan prasarana pendukung dalam pencegahan COVID -19 kurang  memadai. Hasil survey awal juga menunjukkan masih sangat minimnya pembinaan dalam penerapan protokol kesehatan selama masa pandemi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melaksanakan pemberdayaan pada guru SD Muhammadiyah Binjai Hulu untuk menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19. Target khusus yang  ingin dicapai antara lain mengaktifkan peran UKS di SD Muhammadiyah Binjai Hulu dan memberikan pelatihan kepada guru mengenai peran vital UKS selama masa pandemi Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penyuluhan dan pelatihan pengelolaan UKS, dan penyuluhan kebugaran fisik dan gizi anak sekolah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2022 di SD Muhammadiyah Binjai Hulu. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan ceramah, diskusi, serta ada simulasi pemantauan status gizi anak. Hasil kegiatan menunjukkan p value sebesar 0,001 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan dimana terdapat peningkatan skor pengetahuan peserta sebesar 1,53. Kegiatan pengabdian ini juga sudah mengaktifkan kembali peran UKS di SD Muhammadiyah Binjai Hulu.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kedisiplinan Remaja Dalam Menerapkan Protokol Kesehatan Pada Cafe Di Kecamatan Sintang Tahun 2022 Gandha Sunaryo Putra; Hermina Hermina
Jumantik Vol 9, No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i2.4878

Abstract

Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini. Pemerintah mengeluarkan kebijakan New normal. Kebijakan ini tentunya harus memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO). Protokol kesehatan adalah prosedur kesehatan yang harus dilakukan ketika melaksanakan aktivitas di tengah pandemi COVID-19. Melalui Peraturan Bupati Sintang No. 60 Pasal 6 Tahun 2020 bahwa penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dilakukan pada tempat dan fasilitas umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan remaja dalam menerapkan protokol kesehatan pada pengunjung cafe di Kecamatan Sintang tahun 2022.Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan studi Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja usia  10-19 tahun di kecamatan Sintang yang berjumlah 74.612 jiwa. Sampel yang diteliti sebanyak 215 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara ketersediaan informasi p value 0,000 (p<0,05), pengetahuan p value 0,000 (p<0,05), sikap p value 0,000 (p<0,05), peran tenaga kesehatan p value 0,007 (p<0,05), sarana prasarana p value 0,000 (p<0,05), dan peran orang tua p value 0,000 (p<0,05) dengan kedisiplinan remaja dalam menerapkan protokol kesehatan pada pengunjung cafe di Kecamatan Sintang Saran untuk pengunjung cafe diharapkan lebih mematuhi peraturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.
Perancangan Model Sistem Informasi Tuberkulosis Paru Terintegrasi Berbasis Web Gandha Sunaryo Putra; Evy Hariana
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5, No 1 (2019): JANUARI 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.293 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v5i1.208

Abstract

Abstract: Design of Web-Based Integrated Pulmonary Tuberculosis Information Model. Pulmonary TB is one of the health problems in Sintang District where in 2016 Pulmonary TB Case Notifcation Rate (CNR) is 100/100,000 population. An important step that must be carried out by the Sintang District Health Office is to evaluate the Pulmonary TB program. Based on preliminary studies, the evaluation of the Pulmonary TB control program is still not working properly. This is because the data management process is still done manually so that reports are often late. Therefore, the need for an appropriate information system model and in accordance with the needs of TB program users to support the evaluation of the Pulmonary TB program. The purpose of this study was to design a web-based integrated pulmonary TB information system model to support the evaluation of Pulmonary TB programs. This research is a qualitative research. Subjects in this study were all users of the TB information system consisting of Head of Division, Section Head, TB Wasor, TB Staff in Health Service and several managers of Pulmonary TB programs. The results of this study were obtained a design model of integrated WEB-based TB information system based on the needs and desires of system users. Sintang District Health Office is recommended to build a system that has been designed based on the needs of system users so that the problem of the TB information system can be overcome. Abstrak: Perancangan Model Sistem Informasi Tuberkulosis Paru Terintegrasi Berbasis Web. TB Paru merupakan salah satu permasalahan kesehatan di Kabupaten Sintang yang pada tahun 2016 memiliki Case Notifcation Rate (CNR) sebesar 100/100.000 penduduk. Langkah penting yang harus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang adalah melakukan evaluasi program TB Paru. Kegiatan evaluasi program penanggulangan TB Paru masih belum berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan proses pengelolaan data masih dilakukan secara manual sehingga laporan sering terlambat. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu model Sistem Informasi yang tepat serta sesuai dengan kebutuhan pengguna program TB guna mendukung evaluasi program TB Paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang model Sistem Informasi Tuberkulosis Paru terintegrasi berbasis Web untuk mendukung evaluasi program TB Paru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah semua pengguna Sistem Informasi TB yang terdiri dari Kepala Bidang, Kepala Seksi, Wasor TB, Staf TB Dinas Kesehatan dan beberapa pengelola program TB Paru. Penelitian ini menghasilkan suatu model rancangan Sistem Informasi TB terintegrasi berbasis WEB berdasarkan kebutuhan dan keinginan dari pengguna sistem. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang untuk membangun sistem yang sudah dirancang berdasarkan kebutuhan dari pengguna sistem sehingga permasalahan Sistem Informasi TB bisa diatasi.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Makan Pada Bayi dan Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Pemuar Tahun 2022 Marsa Yanti; Gandha Sunaryo Putra; Ria Risti Komala Dewi
Jumantik Vol 10, No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Muhammadiyah Pontianak University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i1.5451

Abstract

Pemberian makanan yang baik sejak lahir hingga usia dua tahun merupakan salah satu upaya mendasar untuk menjamin pencapaian kualitas tumbuh kembang sekaligus memenuhi hak. Usia 0-24 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga kerap diistilahkan sebagai periode emas. Periode emas dapat diwujudkan apabila pada masa ini bayi dan anak memperoleh asupan gizi yang sesuai untuk tumbuh kembang optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian makan pada bayi dan anak (PMBA). Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 404 jiwa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 190 responden yang diambil dengan proportional random sampling yang diambil dari 17 Desa. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan ibu (p-value = 0,017), ketersediaan sarana informasi (p-value = 0,008), pengetahuan (p-value = 0,000), sikap (p-value = 0,000), peran tenaga kesehatan (p-value = 0,039), dukungan keluarga ( p-value = 0,039) dan dukungan kader posyandu (p-value = 0,000) dengan PMBA. Faktor determinan dalam penelitian ini adalah pengetahuan. Disarankan bagi puskesmas agar meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai PMBA.
ANALISIS PREDISPOSING FACTOR DAN SANITASI LINGKUNGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA BALITA DAN ANAK-ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PURI KABUPATEN SINTANG Dewi, Ria Risti Komala; PUTRA, GANDHA SUNARYO
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i2.2497

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang prevalensinya cukup tinggi di Indonesia, terutama pada kelompok kasus balita. Penting bagi setiap keluarga untuk memahami dan merespon dengan baik untuk mencegah kasus DBD muncul di lingkungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor predisposisi, dan kondisi sanitasi lingkungan dengan kejadian DBD pada balita dan anak-anak di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Puri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi case control 1:2. Jumlah sampel yaitu 45 kasus dan 90 kontrol yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Variabel penelitian meliputi pengetahuan, sikap, status ekonomi, keberadaan jentik nyamuk, PSN, TPS, kebiasaan memakai pakaian panjang, dan pemakaian obat anti nyamuk. Analisis data berupa analisis univariat, bivariat, serta multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan keberadaan jentik air (OR=8,5; 95% CI 1,896-38,400 p=0,005), kebiasaan memakai pakaian panjang (OR=2,9; 95% CI 1,126–7,660 p=0,028), tempat pembuangan sampah (OR=0,2; 95% CI 0,032–0,877 p=0,034), pengetahuan responden (OR=4,0; 95% CI 1,614–10,080 p=0,003), terhadap kejadian DBD pada balita dan anak-anak di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Puri. Perlu ada upaya lintas sektor untuk mengurangi kejadian DBD. Upaya-upaya ini termasuk pemberantasan sarang nyamuk, edukasi, perbaikan TPS, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko dan pencegahan DBD.