Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

OPTIMALISASI PERAN KADER POSBINDU DALAM DETEKSI HIPERTENSI DI POSBINDU KEDUNGPOH TENGAH WONOSARI YOGYAKARTA Novyan Lusiyana
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.513 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i2.1481

Abstract

Kader posbindu merupakan perpanjangan tangan dari petugas kesehatan di pusat pelayanan kesehatan pratama. Kader dibentuk untuk menjembatani program kesehatan dari puskesmas kepada warga. Keterampilan yang baik dalam melakukan pemeriksaan kesehatan pada masyarakat dapat sebagai upaya penapisan terhadap penyakit degeneratif yang terjadi pada lansia. Program ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi pelatihan dengan keterampilan pemeriksaan kesehatan pada kader Posyandu Kedungpoh Tengah. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Kader posyandu dikelompokan menjadi dua yaitu kelompok dengan frekuensi pelatihan 1 kali dan 3 kali. Setiap kelompok mendapatkan materi pelatihan yang sama dan kemudian dilakukan pendampingan serta evaluasi di akhir pertemuan. Keterampilan kader dalam melakukan pemeriksaan antropometri dan tekanan darah dievaluasi menggunakan rubrik penilaian. Hasil penilaian kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Fisher’s exact. Hasil program ini menunjukkan bahwa frekuensi pelatihan mempengaruhi keterampilan kader dalam melakukan pemeriksaan antropometri dan tekanan darah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program pelatihan kader posyandu tidak dapat diberikan secara instan, akan tetapi harus berkelanjutan.
PENGETAHUAN, PERILAKU KEBERSIHAN DIRI DAN PENGOLAHAN JAJANAN SEHAT: SEBUAH STUDI PADA PEDAGANG ASONGAN DI NGAGLIK SLEMAN YOGYAKARTA Novyan Lusiyana
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.218 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i1.2301

Abstract

Pedagang asongan memiliki karakteristik beragam baik dari usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengetahuan dan perilaku. Perilaku kebersihan diri dan pengolahan jajanan yang baik menjadi jaminan keamanan untuk konsumen. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik, dan mencari hubungan antara tingkat pengetahuan, perilaku kebersihan diri dan pengolahan jajanan pedagang asongan. Studi dilaksanakan bulan maret 2020, dengan responden pedagang asongan di Kecamatan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Studi ini merupakan studi cross sectional. Karakteristik responden diklasifikasikan berdasarkan usia, jenis kelamin, pendapatan, dan tingkat pendidikan. Variabel pengetahuan, perilaku kebersihan diri dan pengolahan jajanan para pedagang asongan. Responden dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 26 orang yang memenuhi kriterian inklusi dan eksklusi. Data diperoleh menggunakan kuesioner yang dilanjutkan dengan uji Fisher’s exact test. Hasil studi ini menunjukkan pengetahuan tentang jajanan sehat berhubungan dengan tingkat pendidikan (p=0,46). Studi ini menunjukkan bahwa pedagang asongan disominasi oleh laki-laki (69,23%), tingkat pendidikan menengah (57,7%), pendapatan di bawah upah minimum kabupaten (73,07%). Tingkat pendidikan berhubungan dengan pengetahuan jajanan sehat (p=0,46), tetapi pengetahuan mengenai jajanan sehat, perilaku kebersihan diri dan pengolahan jajanan tidak saling berhubungan (p>0,05). Tingkat pengetahuan tentang jajanan sehat berhubungan dengan tingkat pendidikan, tetapi tingkat pengetahuan tidak berhungungan dengan perilaku kebersihan diri maupun pengolahan jajanan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN BERBASIS TANAMAN OBAT INDONESIA BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI SLB YAPENAS YOGYAKARTA Yosi Febrianti; Hady Anshory T; Yulianto .; Novyan Lusiyana
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.117 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.2956

Abstract

Persons with disabilities are members of society who are still economically difficult to empower. Based on the results of a need assessment with one of the teachers at SLB YAPENAS, finding the fact that currently in the field of education for persons with disabilities there is no entrepreneurial curriculum available, of course, this is important because persons with disabilities have the potential to be economically independent. The lack of skills and a negative stigma against the abilities of persons with disabilities. This community service program aims to improve and empower the economy and encourage mentally retarded persons to become economically independent business actors. This activity is carried out in several stages, namely facilitating the availability of materials and equipment needed for the production process of health drinks, counseling on Indonesian medicinal plants, providing training in making health drinks from medicinal plants, providing training in making health drinks from medicinal plants and training in product packaging and marketing techniques. This assistance activity resulted in a pilot business for people with disabilities in the form of a health drink based on Indonesian medicinal plants. Business development needs to be done by diversifying commodities to increase and develop the marketing of health drink products.
PERAN ANAK SEBAGAI JURU PEMANTAU JENTIK CILIK DI DESA NAENA MUKTIPURA TIMIKA Novyan Lusiyana
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.245 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3265

Abstract

Malaria, demam berdarah, filariasis merupakan penyakit menular endemik di Papua yang diperantarai oleh nyamuk. Nyamuk dapat berkembangbiak baik karena terdapat breeding place potensial, sehingga berpotensi menularkan patogen penyakit yang diperantarai oleh nyamuk. Tujuan studi ini adalah untuk pembentukan kader jentik nyamuk cilik, memberikan pengetahuan dan pelatihan penemuan jentik nyamuk pada anak-anak. Studi ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September 2021 di Desa Naena Muktipura, Timika dengan target responden adalah pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Responden diberikan materi mengenai peran nyamuk sebagai vektor penyakit dan cara mengidentifikasi breeding place nyamuk dan diakhir sesi dilakukan post test. Langkah berikutnya adalah survei entomologis untuk mengidentifikasi breeding place nyamuk di sekitar tempat tinggal kemudian jentik diidentifikasi spesiesnya di laboratorium. Responden anak dalam kegiatan ini yaitu sebanyak 7 orang dengan rentang usia 9-15 tahun, dominasi perempuan (71,4%), pendidikan SMP (85,7%) dan rerata skor post test adalah 76,19 dengan rentang nilai 30-60. Seluruh responden menyatakan senang dengan adanya kegiatan pemantauan jentik dan tertarik belajar lebih lanjut serta 85,7% responden menyatakan bahwa pelatihan menambah pengetahuan mengenai peran nyamuk sebagai vektor. Pengetahuan responden masih perlu ditingkatkan karena antusias pada kegiatan ini cukup tinggi sehingga perlu dilakukan pendampingan berkelanjutan pada kader nyamuk cilik.