Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH PENGAJARAN REMEDIAL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI DI MAN 2 KONAWE SELATAN Lutfiah, Lutfiah; ahiri, Jafar; Ilham, Muh
Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.112 KB) | DOI: 10.36709/jopspe.v4i3.13779

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Apakah ada perbedaan hasil belajar ekonomi antara siswa sebelum pelaksanaan remedial dengan setelah mengikuti pelaksanaan remedial pada kelas XI di MAN 2 Konawe Selatan?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ekonomi sebelum pelaksanaan remedial dengan setelah mengikuti pelaksanaan remedial pada kelas XI di MAN 2 Konawe Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di MAN 2 Konawe Selatan yang berjumlah 68 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang belum tuntas sebagai kelas eksperimen.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ekonomi siswa sebelum pelaksanaan remedial dengan setelah mengikuti pelaksanaan remedial, dimana hasil belajar ekonomi siswa setelah mengikuti pelaksanaan remedial lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum mengikuti pelaksanaan remedial, sehingga dengan demikian siswa dianggap tuntas dan berhak untuk lanjut pada materi pelajaran berikutnya
PENGARUH PENGAJARAN REMEDIAL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI DI MAN 2 KONAWE SELATAN Lutfiah, Lutfiah; Ahiri, Jafar; Ilham, Muh
Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.426 KB) | DOI: 10.36709/jopspe.v5i4.13461

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Apakah ada perbedaan hasil belajar ekonomi antara siswa sebelum pelaksanaan remedial dengan setelah mengikuti pelaksanaan remedial pada kelas XI di MAN 2 Konawe Selatan?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ekonomi sebelum pelaksanaan remedial dengan setelah mengikuti pelaksanaan remedial pada kelas XI di MAN 2 Konawe Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di MAN 2 Konawe Selatan yang berjumlah 68 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang belum tuntas sebagai kelas eksperimen.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ekonomi siswa sebelum pelaksanaan remedial dengan setelah mengikuti pelaksanaan remedial, dimana hasil belajar ekonomi siswa setelah mengikuti pelaksanaan remedial lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum mengikuti pelaksanaan remedial, sehingga dengan demikian siswa dianggap tuntas dan berhak untuk lanjut pada materi pelajaran berikutnya
Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis ICT untuk Meningkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Prajurit di Yonarmed 8/ Udhatta Yudha Hamliyah, Hamliyah; Untari, Dewi; Yuliana, Siti; Agustini, Setyorini Dwi; Lutfiah, Lutfiah
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.4682

Abstract

Penguasaan keterampilan bahasa asing oleh prajurit TNI AD sangatlah penting, karena membawa dampak dalam skala internasional. Maka dari itu seorang prajurit dianggap lebih mampu ketika dapat menguasai bahasa internasional khususnya keterampilan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris para personel TNI AD juga diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Di era digital ini, pembelajaran Bahasa Inggris berbasis ICT (information, communication and technology) menjadi metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris. Karena pada prinsipnya, penggunaan ICT lebih efektif dan efisien, lebih menarik dan kekinian (up to date), serta mampu merangsang daya kreatifitas dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Pelatihan Bahasa Ingris berbasis ICT dengan fokus pemanaatan Mobile Assisted Language Learning(MALL) akan memudahkan dalam mempelajari keterampilan Bahasa Inggris pada setiap skills yaitu speaking, writing, reading dan listening, serta struktur kebahasaannya seperti grammar dan pronunciation. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu memberikan pelatihan Bahasa Inggris berbasis ICT untuk prajurit di Yonarmed 8/UY dengan materi ajar yang di sesuaikan dengan kebutuhan para prajurit. Sebanyak 20 peserta pelatihan yaitu para prajurit dengan kategore level Bahasa Inggris pemula (beginner). Mereka di berikan pelatihan Bahasa Inggris selama 8 kali secara luring dengan integrasi pembelajaran berbasis ICT. Kegiatan Pelatihan berjalan sesuai target karena antusias dari para peserta yang sangat tinggi dalam mempelajari dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.
A Need Analysis of English Learning for Economic and Business Students at dr. Soebandi University Hamliyah, Hamliyah; Untari, Dewi; Lutfiah, Lutfiah; Yuliana, Siti; Agustini, Setyorini Dwi
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i4.3188

Abstract

Analysing English learning for Economics and Business students at dr. Soebandi University involves examining how English material and instruction is tailored to meet their specific academic and professional needs. In digital era of global economy, proficiency in English is crucial for accessing international markets, participating in global business networks, and understanding global economic trends. Thus, this study is to find out how English language learning is designed for students in economics and business disciplines and its impact on their academic and professional success. The qualitative method is applied to investigate the Needs Analysis. The data is collected through questionnaire and interviews to gather all information to improve the materials design of English for Economic and Business subject. There were 30 students of Economic and Business Faculty at dr. Soebandi University, and two lecturers. The finding of the study shows material relevance content, task-based learning and technology enhance materials that needed and should be improved in designing effective materials for Economics and Business students, which  preparing them for both academic and professional success.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini (4-5 Tahun) Melalui Metode Cakap Yuliana, Siti; Agustini, Setyorini Dwi; Hamliyah, Hamliyah; Untari, Dewi; Lutfiah, Lutfiah
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i4.3194

Abstract

The development of language skills in early childhood often encounters a range of obstacles. This occurs because early childhood education frequently employs conventional teaching methods that do not sufficiently engage the children’s needs in active language use. Thus, it is necessary to develop the methods adapting to the children's needs to improve language skills in early childhood, namely the conversation method. This research aims to explain the language skills of early childhood before and after the conversation method is applied. The research design is called Classroom Action Research (CAR). In this research, there we four stages include: 1) determining the population and sample, 2) data and sources of data, 3) data collection techniques, 4) data analysis techniques. The research results show that there is an improvement in children's language skills after implementing the conversation method. This can be seen from the results of observations of teacher activities in cycle I and cycle II which have increased, from an average value of 67.40% to 83.94%. The results of observations of children's activities in cycle I and cycle II also increased, from an average value of 56.62% to 78.45%.
PENINGKATAN MODEL POLA PEMBELIAN MENU DI METAMOR SPACE MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH Lutfiah, Lutfiah; Irma Purnamasari, Ade; Bahtiar, Agus; Wahyudin, Edi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 2 (2025): JATI Vol. 9 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i2.13039

Abstract

Metamor Space adalah sebuah café di Cirebon yang dihadapkan pada tantangan untuk memahami pola pembelian pelanggan yang bervariasi, guna meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengoptimalkan strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma FP-Growth dalam menganalisis data transaksi pelanggan, sehingga dapat mengidentifikasi pola pembelian signifikan. Algoritma FP-Growth dipilih karena kemampuannya dalam mengelola data besar secara efisien tanpa perlu pemrosesan ulang yang kompleks, menjadikannya cocok untuk analisis Association Rules yang dapat mengungkap keterkaitan antara menu yang sering dipesan bersamaan oleh pelanggan. Data yang digunakan adalah data transaksi penjualan di Metamor Space selama periode 1-30 Oktober 2024, dengan total 201 transaksi 954 record. Proses analisis dilakukan dengan menetapkan support sebesar 0,5556 atau 55,56% dan confidence sebesar 0.5, yang dapat mendukung strategi promosi dan pengelolaan menu yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan pola pembelian yang dominan, seperti menu "Choco Galaxy dan Roti Bakar" yang sering dipesan bersamaan. Temuan ini memberikan wawasan bagi Metamor Space dalam menyusun program promosi, seperti diskon bundling atau rekomendasi produk. Selain itu, pola ini membantu café dalam mengatur stok bahan baku dengan lebih efisien, meminimalkan risiko kelebihan atau kekurangan stok.
Strategi Komunikasi Pendidik Dalam Meningkatkan Budaya Literasi di SMP Kemala Bhayangkari 1 Medan Br Ginting, Alemina Natasya; Purba, Christin Agustina; Lutfiah, Lutfiah; Pinem , Veronika Mareta
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i4.4523

Abstract

The low level of literacy culture among junior high school students, particularly in the Medan area, remains a serious issue that requires immediate attention. This study aims to describe the communication strategies used by teachers in fostering a literacy culture at SMP Kemala Bhayangkari 1 Medan. This research employed a descriptive qualitative method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The informants in this study consisted of two Indonesian language teachers and one English language teacher. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the teachers implemented four communication strategies: personal, participatory, collaborative, and reflective. The implementation of the 15-Minute Literacy and Literacy Wednesday programs successfully established consistent reading habits among students. The communication channels used included direct interaction, WhatsApp groups, social media, and digital media such as videos and e-books. Teachers acted as facilitators and motivators in building two-way communication involving both students and parents. Therefore, adaptive multi-channel communication strategies can be replicated in other schools to strengthen students’ literacy culture, offering both theoretical and practical contributions.
Sosialisasi Pendidikan Kesehatan Terhadap Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Juniarti, Depi Sari; Nurhayati, Yeti; Lutfiah, Lutfiah; Winarti, Winarti; Puspiati, Sunia; Yulyani, Resi; Nufifa, Eva; Eni, Eni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.20289

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah serius yang masih dihadapi dan belum sepenuhnya dapat dicegah dan diatasi. Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan ini bertujuan untuk mensosialisasikan , mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat terutama kaum ibu tentang pencegahan stunting pada anak usia dini. Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan dilakukan di TK dan PAUD yang berada di wilayah Kecamatan Ciruas, Lebak Wangi Dan Kragilan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan menggunakan ceramah, dialog interaktif, diskusi dan tanya jawab berhadiah.Sosialisasi ini telah membuka wawasan masyarakat tentang stunting pada anak sangat berdampak pada masa depan mereka dimana anak stunting akan memiliki kesulitan dan gagal fokus dalam belajar. Ini berakibat kualitas pendidikan si anak stunting menjadi rendah dan tidak mampu bersaing di dunia kerja dan akan mempengaruhi pendapatan mereka dan berakibat ekonomi menjadi rendah. Himbauan untuk datang ke Posyandu harus dilakukan karena.Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan dilakukan di TK dan PAUD yang berada di wilayah Kecamatan Ciruas, Lebak Wangi Dan Kragilan sudah membuktikan bahwa masih banyak orangtua terutama ibu – ibu yang belum mengetahui gejala serta dampak stunting pada anak baik dari segi pendidikan si anak dimasa depan serta perkonomiannya. Dengan diadakannya sosialisasi tersebut maka terbukalah wawasan para orangtua untuk bekerjasama dalam hal membesarkan anak-anak mereka dengan mengutamakan pemberian gizi terbaik yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembang si anak. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Stunting, Anak Usia Dini.  ABSTRACT Stunting is a serious problem that is still being faced and has not been fully prevented and overcome. This Field Experience Practice Activity aims to socialize, educate and provide information to the community, especially mothers, about preventing stunting in early childhood. Field Experience Practice Activities are carried out in kindergartens and PAUDs located in the Ciruas, Lebak Wangi and Kragilan Districts. The method used is socialization using lectures, interactive dialogues, discussions with prizes. This socialization has opened the community's insight into stunting in children which has a major impact on their future where stunted children will have difficulty and fail to focus on learning. This results in the quality of education of stunted children being low and unable to compete in the world of work and will affect their income and result in a low economy. The appeal to come to the Posyandu must be done because. Field Experience Practice Activities carried out in Kindergartens and PAUD in the Ciruas, Lebak Wangi and Kragilan Districts have proven that there are still many parents, especially mothers, who do not know the symptoms and impacts of stunting on children, both in terms of the child's education in the future and their economy. By holding this socialization, the insight of parents is opened to work together in raising their children by prioritizing the provision of the best nutrition that is in accordance with the stages of the child's growth and development. Keywords: Health Education, Stunting, Early Childhood
Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis ICT untuk Meningkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Prajurit di Yonarmed 8/ Udhatta Yudha Hamliyah, Hamliyah; Untari, Dewi; Yuliana, Siti; Agustini, Setyorini Dwi; Lutfiah, Lutfiah
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.4682

Abstract

Penguasaan keterampilan bahasa asing oleh prajurit TNI AD sangatlah penting, karena membawa dampak dalam skala internasional. Maka dari itu seorang prajurit dianggap lebih mampu ketika dapat menguasai bahasa internasional khususnya keterampilan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris para personel TNI AD juga diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Di era digital ini, pembelajaran Bahasa Inggris berbasis ICT (information, communication and technology) menjadi metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris. Karena pada prinsipnya, penggunaan ICT lebih efektif dan efisien, lebih menarik dan kekinian (up to date), serta mampu merangsang daya kreatifitas dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Pelatihan Bahasa Ingris berbasis ICT dengan fokus pemanaatan Mobile Assisted Language Learning(MALL) akan memudahkan dalam mempelajari keterampilan Bahasa Inggris pada setiap skills yaitu speaking, writing, reading dan listening, serta struktur kebahasaannya seperti grammar dan pronunciation. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu memberikan pelatihan Bahasa Inggris berbasis ICT untuk prajurit di Yonarmed 8/UY dengan materi ajar yang di sesuaikan dengan kebutuhan para prajurit. Sebanyak 20 peserta pelatihan yaitu para prajurit dengan kategore level Bahasa Inggris pemula (beginner). Mereka di berikan pelatihan Bahasa Inggris selama 8 kali secara luring dengan integrasi pembelajaran berbasis ICT. Kegiatan Pelatihan berjalan sesuai target karena antusias dari para peserta yang sangat tinggi dalam mempelajari dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.
Peningkatan Literasi Kesehatan Remaja tentang Bahaya NAPZA melalui Pendekatan Edukasi Partisipatif di SMPN 3 Lappariaja Adziim, A. Muh. Faudzul; Mallongi, Anwar; Amqam, Hasnawati; Sessu, We Ya’dilu Tenri; Ramadani, Asty Suci; Rahman, Muhammad Abeliandri; Rabbaniyah, Rabbaniyah; Adityawarman, Raihan Muammar Iffat; Tjowari, Elizabeth Lydia; Lutfiah, Lutfiah; Firmansyah, Andi Yudia Sari; Ilmansyah, Salsabila Tamara Putri; Irmawati, St.
RUANG KOMUNITAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Politik bekerjasama Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rkjpm.v3i2.62414

Abstract

Penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) masih menjadi permasalahan serius yang mengancam kesehatan dan masa depan remaja di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Rendahnya literasi kesehatan di kalangan remaja menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya kesadaran akan bahaya penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja melalui pendekatan edukasi partisipatif di SMPN 3 Lappariaja, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Desain kegiatan menggunakan pre-experimental one-group pre-test–post-test design dengan total peserta sebanyak 52 siswa kelas VII. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan menggunakan media PowerPoint, ceramah interaktif, dan sesi diskusi, disertai pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan peserta dari 37,16 pada pre-test menjadi 70,02 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 88,4% dari skor awal. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya NAPZA dan memperkuat kesadaran preventif terhadap perilaku berisiko. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai ruang strategis untuk intervensi kesehatan berbasis edukasi, khususnya di wilayah pedesaan. Ke depan, pendekatan serupa perlu diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam program promosi kesehatan sekolah guna memperkuat ketahanan remaja terhadap pengaruh negatif NAPZA.