Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Singkong Dengan Prinsip Mesin Bubut Hesty Fanila; Marhadi Sastra
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 2 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 2 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.679 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i2.767

Abstract

Singkong merupakan salah satu potensi lokal Indonesia melimpah dan belum termanfaatkan secara optimal. Singkong dapat diolah menjadi berbagai bahan pangan, salah satu panganan yang praktis dari hasil olahan singkong adalah keripik. Kendala yang sering dirasakan produsen keripik adalah proses pengupasan yang biasanya dilakukan secara manual yang membutuhkan waktu yang lama.  Untuk mendukung proses produksi keripik, dibutuhkan tenaga kerja yang banyak. Metode pengupasan manual dilakukan dengan cara menyayat kulit singkong secara memanjang kemudian mencongkel kulit secara memutar. Pada kondisi ini, pekerja pada kondisi yang tidak aman karena memungkinkan tersayatnya tangan pekerja oleh pisau. Berdasarkan kondisi dan situasi tersebut mendorong penciptaan teknologi pengupasan singkong yang efisien dan aman berupa alat pengupas singkong berpenggerak motor listrik dengan menggunakan prinsip dasar mesin bubut.
RANCANGAN SISTEM KARTU ANTRIAN KENDARAAN PADA PELABUHAN FERRY (RoRo) AIR PUTIH BENGKALIS Guswandi Guswandi; Marhadi Sastra; Alamsyah Alamsyah
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 1 (2017): INOVTEK VOL.7 NO 1 - 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.049 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i1.159

Abstract

Abstrak Antrian kendaraan yang akan memasuki kapal penyeberangan jika tidak diatur dengan system yang tepat akan mengakibatkan terjadinya tundaan atau pun penumpukan kendaraan yang padat di kantong parker pelabuhan, apalagi jika kondisi tersebut bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, tentu akan menimbulkan ketidak adilan bagi pengguna fasisiltas penyeberangan lainnya. Lemahnya system pengaturan antrian kendaraan tersebut saat ini masih terjadi di pelabuhan penyeberangan Air Putih Bengkalis yang melayani penyeberangan kendaraan dari Pulau Bengkalis ke Pulau Sumatera, oleh sebab itu perlu di terapkannya suatu system baru yang dapat mengurangi tingkat kepadatan antrian kendaraan serta meminimalisir adanya kecurangan yang di lakukan oleh oknum petugas di lapangan dalam hal ini penulisakan menerapkan Kartu antrian kendaraan yang mengadopsi Boarding system yang selama ini telah di gunakan  pada pengaturan keberangkatan penumpang di Bandar udara untuk mengatur masuknya kendaraan kedalam kapal penyeberangan (Ro-Ro). Key words :Kartu Antrian kendaraan, pelabuhan, Boarding System
KHARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALTIC CONCRETE PADA PEMELIHARAAN JALAN DALAM KOTA BENGKALIS Marhadi Sastra
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 1 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 1 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.556 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i1.271

Abstract

Pemeliharaan jalan dalam Kota Bengkalis Tahun Anggaran 2015 dalam perencanaannya banyak menggunakan campuran jenis Asphaltic Concrete (Laston). Untuk mendapatkan suatu mutu Laston yang memenuhi syarat dan ekonomis, diperlukan serangkaian pengujian campuran di laboratorium. Berdasarkan Binamarga 2010 revisi 3, Aspal Beton (AC) terdiri dari tiga macam campuran, yaitu : Laston Lapis Aus (AC-WC), Laston Lapis Antara (AC-BC) dan Laston Lapis Pondasi (AC-Base). Pada penelitian ini menggunakan 2 macam campuran Aspal Beton (AC) yaitu Laston Lapis Aus (AC-WC) dan Laston Lapis Antara (AC-BC). Pembuatan sampel uji marshall terdiri dari beberapa variasi kadar aspal dengan jumlah total untuk Laston Lapis Aus (AC-WC) sebanyak 15 sampel dan Laston Lapis Antara (AC-BC) sebanyak 15 sampel. Dari hasil pengujian marshall didapatkan kharakteristik marshall untuk sampel Laston Lapis Aus (AC-WC) yang memenuhi persyaratan binamarga 2010 revisi 3 adalah variasi kadar aspal 6% dan 6,5% sedangkan untuk sampel Laston Lapis Antara (AC-BC) pada variasi kadar aspal 5,5%, 6%, dan 6,5%.Keyword : Campuran Aspal Beton (AC), Kadar Aspal, Kharakteristik Marshall