Anon Dwi Saputro
Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Yogyakarta

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

An Analysis of Online Learning Method Design for Theological Education in the Digital Age: A Systematic Literature Review Approach Saputro, Anon Dwi; Wijaya, Hengki
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 7 No 2 (2025): This issue ongoing for Publication
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v7i2.396

Abstract

This study aims to analyse the development and design of an online curriculum for theological education in the digital era through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data was collected using Publish or Perish 8 software from Google Scholar, with the keywords “theological education in the digital era” and “online curriculum design” within the publication range of 2014 to 2024. From the initial 200 pieces of literature identified, a rigorous screening process was conducted based on title, abstract, and keywords, resulting in 23 relevant articles. Next, a thorough analysis of the full content of the articles was conducted based on predetermined inclusion and exclusion criteria, resulting in the selection of 11 articles suitable for further study. The results revealed various trends, challenges, and strategies in the development of online curriculum for theological education, including the integration of digital pedagogy, contextual theological frameworks, and learner-centred learning models. This study provides an integrated understanding of how theological education institutions are responding to digital transformation and provides a basis for future curriculum innovation.
Percakapan Teologis “Dua Bagian Roh” dalam 2 Raja-Raja 2:9-12 Sebagai Integrasi Terhadap Suksesi Kepemimpinan Saputro, Anon Dwi; Huwae, Nova
Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab Vol. 1 No. 1: JUITA (Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab) 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69668/juita.v1i1.6

Abstract

Kisah tentang "dua bagian roh" dalam 2 Raja-raja 2:9-12 menyajikan gambaran transisi kepemimpinan rohani yang penting dalam sejarah Israel kuno. Penelitian ini mengeksplorasi teks tersebut dari sudut pandang teologis dan kepemimpinan, dengan fokus pada integrasi Suksesi kepemimpinan yang diwakili oleh Elisa sebagai pengganti Elia. Metode penelitian melibatkan analisis naratif, dengan penekanan pada konteks sejarah, budaya, dan teologi yang melatarbelakangi narasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permohonan Elisa untuk "dua bagian roh" dari Elia mengandung implikasi mendalam terkait dengan tanggung jawab, ketergantungan pada Allah, dan kesetiaan dalam melayani. Integrasi ini menyoroti pentingnya pengakuan akan ketidakcukupan diri dan ketergantungan pada kuasa Allah dalam memimpin umat-Nya. Elisa, sebagai pewaris kenabian, mewakili kesetiaan yang tekun dan ketaatan yang kokoh dalam mengemban tugas ilahi. Penelitian ini merelevansikan kisah tersebut bagi kehidupan Kristen masa kini, dengan menekankan pentingnya komitmen, kesetiaan, dan ketergantungan pada Allah dalam kepemimpinan gerejawi dan pelayanan rohani. Kesimpulannya, 2 Raja-raja 2:9-12 memberi pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip kepemimpinan rohani yang penting bagi umat Allah.
Eksistensi Allah Dalam Kisah Pembangunan Menara Babel Berdasarkan Kejadian 11:1-9 Silalahi, Binsar Pandapotan; Sualang, Farel Yosua; Saputra, Anon Dwi
SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual Vol. 18 No. 2 (2024): Pastoral dan Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Ebenhaezer Tanjung Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47154/sjtpk.v17i1.240

Abstract

Kisah pembangunan menara Babel diawali dengan bahasa dan logat yang sama. Namun, motif yang salah terhadap pembangunan itu membuat Allah harus turun, mengacaubalaukan bahasa dan menyerakkan mereka ke seluruh bumi. Akan tetapi, turunnya Allah menimbulkan pertanyaan mengenai keberadaan Allah selama proses pembangunan menara tersebut. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mencari tahu keberadaan Allah pada saat pembangunan menara tersebut, dan apa tujuan Allah harus menunjukkan eksistensiNya secara langsung. Metode yang dipilih adalah melakukan kajian eksposisi terhadap Kejadian 11:1-9 melalui pendekatan analisis genre narasi. Maka ditemukan bahwa sejak awal Allah telah mengamati pekerjaan sekumpulan orang tersebut. Turunnya Allah untuk melihat pekerjaan dari kumpulan orang-orang tersebut menunjukkan dua aspek eksistensi dan keilahian Allah di tengah-tengah ciptaanNya. Pertama, Allah dengan kedaulatan-Nya menunjukkan kedudukan Allah sebagai pemegang otoritas di atas segala ciptaan-Nya di muka bumi ini yang dibuktikan dengan peran Allah dalam mengacaubalaukan segala pekerjaan pembangunan menara tersebut. Kedua, Allah dengan anugerah-Nya menunjukkan sifat Allah yang memiliki kemurahan, kasih karunia, anugerah yang selalu diberikan kepada umat ciptaanNya dengan dibuktikan melalui penyerakan orang-orang tersebut ke segala penjuru bumi tanpa memusnahkan populasi manusia seperti pada peristiwa air bah, supaya perintah Allah untuk memenuhi bumi dapat dilakukan oleh umat ciptaan-Nya.