Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Feeling nature in writing: environmental education in the EFL writing course Lestari Setyowati; Sari Karmina; Ahmad Heki Sujiatmoko; Nova Ariani
Journal on English as a Foreign Language Vol 12, No 1 (2022): Issued in March 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jefl.v12i1.3092

Abstract

Environmental degradation increases the threat to ecological disaster. Thus, environmental education is crucial for disaster mitigation. This study is intended to investigate the students’ level of environmental attitude, the students’ writing performance when writing with environmental issues, and their opinion when writing about an environmental topic. The study uses a cross-sectional design. The subjects were 23 students of the Department of English at a state university in Malang, Jawa Timur, Indonesia who joined the Essay writing course. The result shows that the students’ environmental attitude fall in the moderate category, the students’ performance in writing essays with environmental topics belongs to the ‘good’ category, and the students said that using an environmental issue raised their ecological awareness and their critical thinking skills. The result also shows that most of the students can write the introduction well, make relevant topic sentences well, give a relevant explanation well, and write a proper conclusion by using a recommendation to save and protect the environment. The study implies that environmental topics can be incorporated into language classes to sharpen language skills and to nurture the care and love of nature.
Pengembangan Data Base Kecelakaan melalui Value Network Strategy : Hambatan, Dorongan, dan Strategi I Made Sukmayasa; Yusime Fitasari; Nova Ariani
Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik Vol. 2 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltrada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52920/jttl.v2i`1.19

Abstract

Salah satu tujuan utama dalam analisis data kecelakaan untuk mengidentifikasi faktor utama yang terkait dengan kecelakaan lalu lintas dan jalan. Sejumlah negara yang telah meningkatkan kinerja keselamatan jalannya menggunakan baik data kecelakaan yang dikumpulkan oleh polisi, data sektor kesehatan, maupun sektor lainnya. Analisa yang dilakukan secara kualitatif dengan membandingkan data kecelakaan tersebut dengan sektor lainnya dan dengan menganalisa seberapa ekfektif partisipasi masyarakat sebagai citizen jurnalis dalam melaporkan data kecelakaan di daring journalism (Instagram). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa secara rata rata jumlah konten data yang diperoleh mencapai 48 % dari data yang diperoleh kepolisian, selanjutnya hal terpenting yang diperoleh adalah  titik (spot) atau seksi pada ruas jalan yang sering mengalami kecelakaan lalu lintas yang dalam hal ini walaupun masih banyak hasil yg merupakan perkiraan (79,22%), Dimana 91 % titik lokasi kecelakaan berada pada ruas jalan dan 9 % berada dekat dengan persimpangan, akses jalan dan daerah putar balik. Peneliti menemukan bahwa citizen jurnalis dalam keterlibatannya pada daring journalism sangat mendukung data kecelakaaan dan dapat digunakan sebagai salah satu alat validasi untuk memperbaiki data kecelakaan (r = 0.85). Selain itu juga, Analisa yang diperoleh dapat menjelaskan secara rinci variable penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Dampak Pemasangan Marka Khusus dalam Kemampuan Menjaga Jarak Kendaraan Saat Bergerak pada Ruas Jalandengan Kecepatan Tinggi i made sukmayasa; Rahmat Ahmad; Yusime Fitasari; Nova Ariani; Dwi Wahyu Hidayat
Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik Vol. 3 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltrada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52920/jttl.v3i1.52

Abstract

Berdasarkan data organisasi kesehatan dunia menyatakan bahwa setiap tahun jumlah kematian akibat dari kecelakaan lalu lintas mencapai 1,35 juta orang, berdasarkan data dari Korlantas polri (https://korlantas.polri.go.id/), jumlah kecelakaan di wilayah Indonesia per- 2 Maret 2021 mencapai 191 orang. Kecelakaan beruntun dan kecelakaan tabrak depan-belakang (rear-end) adalah suatu fenomena yang sering terjadi di indonesia. Dalam teknik mengemudi diperlukan 2 - 3 detik untuk menjaga jarak kendaraan, tergantung pada kecepatan (NYS DMV - Driver's Manual, 2011). Dengan adanya marka khusus, diharapkan dapat menjadi acuan pengemudi untuk mengatur jarak kendaran headway dan Gap untuk menciptakan keselamatan berkendara. Penelitian ini menganalisa dampak dari penggunaan marka khusus sebagai acuan pengemudi untuk dapat menjaga jarak aman kendaraan saat kendaraan bergerak pada ruas jalan dengan kecepatan tinggi, seperti pada jalan nasional atau jalan rawan kecelakaan tabrak depan-depan. Proses trianggulasi digunakan sebagai metode dalam penelitian ini dengan penggabungan berbagai teknik pengumpulan data. Survey Kecepatan dilakukan di Jalan menuju pulau serangan kepada 21 orang pengemudi. Tanggapan masyarakat terhadap desain marka bahwa dari jumlah responden sebanyak 538 orang, sebanyak 44.8 % responden atau 201 orang memilih marka model A yaitu Marka khusus melintang yang diletakan pada sisi dalam ruas jalan. Dari hasil percobaan terhadap perilaku pengemudi dalam melalui zona dengan marka khusus dapat diketahui bahwa percepatan dan jarak antar kendaraan menjadi lebih stabil. Dari hasil analisa SWOT terhadap penerapan marka khusus yang diperoleh dari hasil kuisioner, percobaan dan wawancara mendalam terhadap pengemudi dapat diketahui bahwa marka dipakai sebagai acuan dalam menjaga jarak.
The Students’ Perception On Writing Tools Application For Essay Writing Class Lestari Setyowati; Fahmi Rizky Abiyasa; Ana Ahsana El-Sulukiyyah; Nova - Ariani
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v10i1.4446

Abstract

The purpose of this study is to describe the students’ opinion 1) about writing in general, 2) the type of writing tools application used by the students in writing, 3) the most preferable writing tools application.  The research uses a cross-section design. In this design, quantitative data collection and analysis are followed by qualitative data collection and analysis before the results are interpreted.  The subject of this research was 32 fourth-semester students in English Education Study Program, Faculty of Pedagogy and Psychology of the University of PGRI Wiranegara, Pasuruan. The instruments used in this study were a questionnaire, interview, and documentation. The result reveals that half of the participants feel writing is difficult, while the other half feel writing is easy. Almost half of the students (47%) state that language/grammar is the most difficult element in writing. The types of writing tool applications used by the students are Grammarly (55%), U_Dictionary (24%), and Goggle Translate (21%). These writing tools help the students to solve the writing problems, such as in language, vocabulary, idea development, and drafting. The students think that writing tools application is practical and timesaving (74%). The students also believe that the writing tools application is beneficial and helpful to improve the quality of their essay. Interestingly, the students confess that they are uncertain if they can write well without writing tools application. Some of them feel that they cannot write well without the help of the application. The implication of the finding is discussed. 
Feeling nature in writing: environmental education in the EFL writing course Lestari Setyowati; Sari Karmina; Ahmad Heki Sujiatmoko; Nova Ariani
Journal on English as a Foreign Language Vol 12, No 1 (2022): Issued in March 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jefl.v12i1.3092

Abstract

Environmental degradation increases the threat to ecological disaster. Thus, environmental education is crucial for disaster mitigation. This study is intended to investigate the students’ level of environmental attitude, the students’ writing performance when writing with environmental issues, and their opinion when writing about an environmental topic. The study uses a cross-sectional design. The subjects were 23 students of the Department of English at a state university in Malang, Jawa Timur, Indonesia who joined the Essay writing course. The result shows that the students’ environmental attitude fall in the moderate category, the students’ performance in writing essays with environmental topics belongs to the ‘good’ category, and the students said that using an environmental issue raised their ecological awareness and their critical thinking skills. The result also shows that most of the students can write the introduction well, make relevant topic sentences well, give a relevant explanation well, and write a proper conclusion by using a recommendation to save and protect the environment. The study implies that environmental topics can be incorporated into language classes to sharpen language skills and to nurture the care and love of nature.
Developing a Smartphone Application Prototype as Digital Supplementary Reading Materials for the Tenth Graders for Vocational High School Azizatum Mu’afah; Sintha Tresnadewi; Nova Ariani
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.487 KB) | DOI: 10.17977/um064v1i22021p206-220

Abstract

Abstract: The use of technology in language learning has improved the development of educational products. Related to reading, it makes reading materials is not limited to printed-text only. The Mobile-assisted Language Learning (MALL) makes smartphones have big impact on education since it can be used as a device to access variety of technology-based learning materials. In such a way, the development of learning materials that can be accessed from a smartphone is highly needed. Thus, the need for accessible learning materials from a smartphone is crucial to students, especially during the situation where online learning must be carried out. Since students must do distance learning with teachers, smartphone application can be an additional material that can accommodate students to learn independently. The current study is conducted to develop a smartphone application prototype to support the benefit of technology to the practice of English Language Teaching in Indonesia. The R&D model of Borg & Gall (2003) was used to develop this digital supplementary reading material in the form of a smartphone application prototype. The first final product of this study is a smartphone application named ‘Seeds’ that has implemented the three-phase reading technique. Besides, it consists of three different titles of descriptive text added with different forms of reading activities. The product is also supported with additional features like pop-up glossary, re-reading, show-score, and share-score. The second product is the e-manual book in the form of .pdf where it is written in English and Indonesian. Keywords: Mobile-assisted Language Learning (MALL), supplementary reading materials, Research & Development Abstrak: Penerapan teknologi pada pembelajaran bahasa telah menciptakan perubahan pada pengembangan bahan ajar. Berkaitan dengan kemampuan membaca, hal tersebut membuat bahan bacaan tidak terbatas pada teks dalam bentuk fisik saja. Mobile-assisted Language Learning (MALL) menjadikan smartphone memiliki pengaruh yang besar pada pendidikan karena kemampuannya dalam mengakses berbagai macam bahan ajar berbasis teknologi. Hal tersebut menyebabkan pengembangan materi pembelajaran yang dapat diakses menggunakan gawai menjadi sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kebutuhan akan materi pembelajaran yang dapat diakses menggunakan gawai menjadi sangat penting bagi siswa. Terutama selama pembelajaran online sedang diberlakukan. Semenjak siswa diharuskan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh, aplikasi gawai dapat dijadikan sebagai materi tambahan yang dapat memfasilitasi siswa untuk belajar secara independen. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan suatu prototype aplikasi gawai untuk mendukung manfaat teknologi pada kegiatan pengajaran Bahasa Inggris di Indonesia. Model penelitian R&D oleh Borg & Gall (2003) diterapkan dalam pengembangan materi tambahan membaca dalam bentuk prototype aplikasi gawai. Produk hasil penelitian yang pertama adalah aplikasi gawai bernama 'Seeds' yang telah menerapkan teknik membaca tiga fase. Selain itu, aplikasi yang dikembangkan berisi tiga judul teks deskriptif dengan berbagai bentuk kegiatan membaca. Produk tersebut juga didukung dengan fitur tambahan seperti pop-up glosarium, re-reading, show-score, dan share-score. Produk kedua adalah e-manual book dalam bentuk .pdf yang ditulis dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Kata Kunci: Mobile-assisted Language Learning (MALL), materi tambahan membaca, Research & Development
College students’ preferences for written corrective feedback Lucia Geneviave Bella Shinta; Utari Praba Astuti; Nova Ariani
ELT Forum: Journal of English Language Teaching Vol 12 No 2 (2023): ELT Forum: Journal of English Language Teaching
Publisher : English Department, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/elt.v12i2.57475

Abstract

Although written corrective feedback (WCF) is provided to give students information about their writing which intends to help them make improvement, students may have different expectations of how WCF should be delivered. This study was focused on investigating English Language Education (ELE) students’ preferences for the WCF covering the preferences for amount of feedback, writing aspects to focus on, correction techniques, and tones of feedback. A number of 188 ELE students participated in this study. Using mixed-methods design to collect data, the study revealed that the students expected to always have WCF on their errors as they have desire to always make improvement. Having WCF is considered essential as some students had difficulty analyzing errors independently. Besides believing the importance of all aspects of writing, the students mentioned some reasons related to their weaknesses that require focuses on all feedback. Most of the students preferred direct feedback and indirect feedback with location and indication of error types as they valued detailed feedback. The students saw feedback in negative tone and suggestive tone as the source of improvement, while one in positive tone increased positive feelings towards writing. The findings suggest the importance of increasing the students’ awareness of how to get benefits from different WCF techniques while still accommodating their preferences.
PRAKTEK PENDOKUMENTASIAN DALAM PRESPEKTIF SUSKA TV: Indonesia Sujatmiko, Atika Azzura; Miranda, Alisia; Firdahernita, Nia; Ariani, Nova; Maruf, Maslihan
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6 No 2 (2023): Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Pahlawan 12 Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47995/jik.v6i2.134

Abstract

Aktifitas pendokumentasian merupakan salah satu kewajiban yang dilakukan oleh public relations dimana, dokumentsi meliputi video, audio, dan fotografi sebuah peristiwa dan informasi yang ada di lingkungan Suska TV. Tanpa adanya dokumentasi sebuah publikasi tidak bisa dilakukan oleh Public Relations. Praktek pendokumentasian di Suska TV berbentuk digital dan manual dalam penyimpanannya. Sedangkan aktifitas dalam proses pendokumentasian terdiri dari peliputan acara yang kemudian dapat ditayangkan dalam program berita atau program khusus lainnya, Wawancara yang merupakan pendapatan informasi dari berbagai narasumber terkait suatu topik atau kegiatan, B-Roll dan Footage yang merupakan pengambilan rekaman video tambahan dalam pengeditan video, Siaran Langsung merupakan peliputan dari lokasi kejian untuk memberikan informasi secara real time kepada audience dan terakhir live on cam yang merupakan aktivitas pendokumentasian melalui penyampaian reporter secara langsung pada kejadian-kejadian penting.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN EDUKAASI DENGAN METODE FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN Ariani, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35650

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit gangguan metabolik yang disebabkan oleh gagalnya organ pankreas dalam memproduksi hormon insulin secara memadai. Diabetes melitus merupakan penyakit degenaratif atau penyakit seumur hidup tidak bisa disembuhkan tapi bisa dikendalikan dengan patuh minum obat atau mengkonsumsi obat seumur hidup. Tujuan: Menganalisis efektivitas pemberian edukasi dengan metode FGD (Focus Group Discussion) menggunakan media lefleat terhadap kepatuhan minum obat pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin Pada Bulan Juli 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode True Experimental design dengan rancangan pre and post test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat diabetes melitus yang berobat di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin dalam bulan Juni 2023 adalah kurang lebih 96 orang, dan Sampel 78 orang dalam waktu sebulan. Penelitian ini mendapatkan hasil uji statistik Wilcoxon Prettest dan Posttest Kelompok Kontrol dan Intervensi nilai signifikan (P-Value) yang didapat 0,157 (p>0,05) Tidak terdapat pengaruh pemberian edukasi terhadap hasil nilai test kelompok kontrol , nilai signifikan (P-Value) yang didapat 0,05 (p<0,05) Terdapat pengaruh pemberian edukasi terhadap hasil nilai test kelompok intervensi. uji Mann-Whitney menunjukan hasil bahwa nilai signifikan (P-Value) yang diapat 0,000 (p<0,05) Ada pengaruh pemberian edukasi terhadap hasil nilai posttest. Adanya efektivitas edukasi menggunakan Focus Group Disscussion (FGD) menggunakan media leaflet terhadap kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin.
Analisis Implementasi dan Keberlanjutan Bisnis Takonesian di Kota Palembang Halery, Alda Antonia Calista; Wijaya, Muhammad Rezki Arangga; Ariani, Nova; Kasih, Yulizar
MDP Student Conference Vol 4 No 2 (2025): The 4th MDP Student Conference 2025
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/mdp-sc.v4i2.11055

Abstract

This research aims to analyze the implementation and sustainability of a food business that combines Indonesian and foreign cultures. Takonesian is a business operates in food sector. This business offers 3 menu variants that are innovations of takoyaki, which originally used flour but now uses rice as the base. The area analysis in this research focuses on the analysis of marketing mix strategy, business performance analysis (financial reports), and business consideration analysis. Based on the results of the analysis obtained, it can be stated that Takonesian business can be implemented and sustainable.