Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KONSTRUKSI TANGGUNG JAWAB HUKUM PLATFORM TIKTOK SHOP DAN PELAKU USAHA THRIFT DALAM PRAKTIK LIVE SELLING PERSPEKTIF HUKUM BISNIS INDONESIA Feni Aryani; Hanifah Muthiah; Intisari Haryanti
Dinamika Hukum & Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): DINAMIKA HUKUM DAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/dhm.v9i1.7625

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi tanggung jawab hukum antarapelaku usaha thrift dan platform TikTok Shop dalam praktik live sellingberdasarkan perspektif hukum bisnis Indonesia. Isu ini penting dikaji karena socialcommerce mempertemukan promosi, interaksi real-time, dan transaksi elektronikdalam satu ekosistem digital, tetapi belum diikuti pembagian tanggung jawab yangtegas ketika konsumen dirugikan akibat ketidaksesuaian informasi, cacat barang,atau sengketa pengembalian. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatifdengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, danpendekatan kasus. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis secarakualitatif untuk menilai norma, doktrin, dan praktik yang relevan. Hasil penelitianmenunjukkan tiga temuan utama. Pertama, live selling thrift masih menyisakanasimetri informasi karena visualisasi siaran langsung tidak selalu mampumenggambarkan kondisi riil barang bekas secara utuh kepada konsumen. Kedua,terdapat ambiguitas pembagian tanggung jawab antara seller dan platform,meskipun platform memiliki peran aktif dalam arsitektur transaksi digital. Ketiga,transaksi sangat ditopang oleh kepercayaan digital yang memengaruhi keputusanbeli konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model tanggung jawab yangpaling tepat adalah layered liability, yaitu primary liability pada pelaku usaha sertaduty of care dan conditional co-liability pada platform berdasarkan tingkatketerlibatannya dalam transaksi. Implikasinya, diperlukan standar enhanceddisclosure dan pembaruan regulasi social commerce yang lebih adaptif terhadapperlindungan konsumen.
Analisis Kelengkapan Produk Dan Metode Transaksi Terhadap Niat Beli Konsumen Di Lazada Shop Ovriyadin Ovriyadin; Intisari Haryanti
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 5 No 2 (2026): Artikel Bulan Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v5i2.438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelengkapan produk dan metode transaksi terhadap niat beli konsumen pada Lazada Shop di Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tingkat eksplanasi asosiatif melalui metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pengguna aktif Lazada Shop di Kota Bima yang pernah melakukan pembelian melalui platform tersebut. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan responden yang memenuhi kriteria sebagai pengguna Lazada Shop dan pernah melakukan transaksi pembelian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji parsial, dan uji simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Semakin lengkap variasi produk yang tersedia, baik dari segi jenis, merek, maupun kualitas, semakin tinggi kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian karena kebutuhan dan preferensi mereka dapat dipenuhi dalam satu platform. Metode transaksi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Ketersediaan metode pembayaran yang beragam, mudah, aman, dan terpercaya mampu meningkatkan kenyamanan serta kepercayaan konsumen dalam menyelesaikan proses transaksi. Selain itu, kelengkapan produk dan metode transaksi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian dipengaruhi oleh ketersediaan produk yang lengkap serta sistem transaksi yang mudah dan aman. Oleh karena itu, peningkatan kelengkapan produk dan penyediaan metode transaksi yang beragam dapat menjadi strategi bagi Lazada Shop dalam meningkatkan niat beli konsumen serta menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku e-commerce dalam meningkatkan kualitas layanan sesuai dengan kebutuhan konsumen.