Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN PETA DIGITAL BERBANTUAN SOFTWARE ARCGIS UNTUK GURU GEOGRAFI DAN IPS MELALUI KEGIATAN MGMP KOTA TERNATE Muhammad Ikhsan; Yuni Andriyani Safitri; M. Fahril Panigfat; Alfan Abdullah; Wilda Syam Tonra
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i1.204

Abstract

Peta digital adalah peta berbasis computer yang merupakan peta modern yang lebih fleksibel dan serbaguna dibandingkan printed map. Peta yang terprogram akan lebih dinamis karena bisa menunjukkan banyak view yang berbeda dengan subjek yang sama. Peta digital dapat diperbaharui ke peta tematik baru dan bisa menambahkan detail informasi geografi lainnya yang setiap saat bisa dimasukkan ke dalam database. Proses pembelajaran geografi menggunakan data geospasial (peta) sangatlah diperlukan untuk menunjang efektifitas pembelajaran. Berdasarkan fakta yang dijumpai, 95% guru geografi dan IPS SMP dan SMA di Kota Ternate yang belum mampu untuk menjelaskan tentang kaidah-kaidah kartografis dalam pembuatan peta secara benar. Rendahnya penguasaan pengetahuan spasial guru tersebut, terutama dalam mendiskripsikan pembuatan sketsa dan peta wilayah yang menggambarkan objek geografi terjadi karena kurangnya alat yang dimiliki baik secara hardware maupun software program pemetaan. Wujud dari tanggung jawab dosen dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi untuk kepentingan masyarakat adalah pengabdian pada masyarakat. Pengabdian masyarakat dipandang perlu dilakukan sebagai sarana untuk menjembatani kampus dengan masyarakat. Untuk meningkatkan kemampuan guru-guru geografi dan IPS, maka tim dosen Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Khairun melakukan pelatiahn pembuatan peta digital untuk guru Geografi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 12 Juni 2023 pukul 08.00-16.30. Bertempat di SMAN 4 Kota Ternate. Jumlah guru yang bergabung dalam MGMP guru Geografi adalah 17 guru sekota Ternate. Adapun Metode pelatihan dilakukan dalam pelatihan ini adalah dengan menggunakan tiga metode yaitu metode presentasi, metode tanya jawab dan diskusi, metode demonstrasi dan evaluasi. Hasil dari pelatihan ini adalah guru mampu menggunakan software Arcgis untuk membuat peta digital. Harapan pasca pelatihan ini adalah guru mampu mengintegrasikan dalam pembelajaran di kelas masing-masing. Kata Kunci: Peta digital; software Arcgis, MGMP geografi
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS NUMERASI DI SEKOLAH DASAR (SD): CONTOH DAN BUKAN CONTOH SOAL NUMERASI Wilda Syam Tonra; Winda Syam Tonra; Dahlan Wahyudi; Muhammad Ikhsan
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i2.2633

Abstract

Guru diharapkan mampu mengajarkan matematika dengan baik, padahal pada saat dibangku perkuliahan, calon guru juga tidak mendapatkan mata kuliah yang banyak terkait bidang pendidikan matematika. Sehingga guru SD masih membutuhkan bimbingan pendalaman materi bidang pendidikan matematika. Pelatihan ini bertujuan untuk pendalaman materi matematika dan pengenalan soal numerasi ke guru SD sekota Ternate. Sebanyak 46 guru terlibat. Metode pelatihan dilakukan dengan menggunakan tiga metode yaitu metode presentasi, metode tanya jawab dan diskusi serta metode demonstrasi. Kesimpulan dari pelatihan yang telah dilakukan adalah 1) Guru disajikan materi tentang contoh dan bukan contoh soal numerasi 2) Guru dan pemateri melakukan sesi tanya jawab dan diskusi 3) Respon peserta terhadap penyelenggaraan pelatihan adalah kategori sangat baik. Kata kunci: Pembelajaran matematika SD, soal numerasi, Guru SD
MENJADI GURU KREATIF MELALUI APLIKASI KAHOOT PADA MGMP MAPEL MATEMATIKA TINGKAT SMP DI KOTA TERNATE Nurma Angkotasan; Diah Prawitha Sari; Winda Syam Tonra; Wilda Syam Tonra; Dahlan Wahyudi; Muhammad Ikhsan
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.214

Abstract

Masalah motivasi belajar menjadi momok tersendiri yang harus dihadapi guru. Guru sebaiknya mencari cara yang lebih kreatif sehingga suasana kelas tidak membosankan. Berdasarkan observasi di salah satu sekolah SMP anggota MGMP mapel Matematika Kota Ternate sebagai mitra yaitu SMP Negeri 2 Kota Ternate diperoleh informasi bahwa mitra memiliki permasalahan yaitu 1) Kurangnya pembelajaran kreatif di sekolah yang sangat diperlukan oleh siswa, 2) Guru masih kurang memiliki kompetensi penggunaan aplikasi media untuk meningkatkan pemahaman siswa, 3) Guru membutuhkan media yang cocok digunakan dalam pembelajaran, 4) Belum ada integrasi yang baik tiap mata pelajaran dengan media pembelajaran, 5) Kurangnya penguatan kompetensi guru terkait pembuatan alat evaluasi yang membantu guru untuk langsung mengetahui nilai perolehan siswa tanpa harus memeriksa secara manual. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi yang dapat dilakukan oleh pendidik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu menggunakan aplikasi kahoot sebagai alat evaluasi dalam pembelajaran. Kahoot dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar seperti mengadakan pre-test, post-test, latihan soal, penguatan materi, remedial, pengayaan dan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 5 September 2023 pukul 14.00-16.30. Bertempat di SMPN 2 Kota Ternate. Jumlah guru yang bergabung dalam MGMP guru Pendidikan Matematika adalah 21 guru sekota Ternate. Adapun Metode pelatihan dilakukan dalam pelatihan ini adalah dengan menggunakan tiga metode yaitu metode presentasi, metode tanya jawab dan diskusi, metode demonstrasi dan evaluasi. Hasil dari evaluasi kegiatan yang di dinilai oleh peserta pelatihan berdasarkan pengisian angket yaitu mencapai 96,46%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan dilaksanakan dengan baik dan mendapat respon yang positif dari para guru Matematika SMP di Kota Ternate. Kata Kunci : Kahoot; guru matematika; teknologi pembelajaran, alat evaluasi, guru kreatif
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Jurnal Terakreditasi Nasional Bagi Guru di SMAN 4 Kota Ternate Rohana Sufia; Jainudin Abdullah; Muhammad Ikhsan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5706

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru di SMAN 4 Kota Ternate dalam menyusun artikel ilmiah. Mitra dan peserta kegiatan merupakan seluruh guru di SMAN 4 Kota Ternate yang membutuhkan peningkatan kompetensi dalam bidang penyusunan artikel ilmiah untuk menunjang peningkatan karir sebagai guru profesional. Pelatihan dilakukan dengan memberikan materi tentang metodologi penulisan, akses jurnal, dan praktik submit artikel. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan dan pelatihan secara langsung disertai dengan percontohan, kemudian demonstrasi proses submit artikel di jurnal terakreditasi nasional. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru. Namun, masih diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk memastikan seluruh peserta dapat menyelesaikan proses submit artikel. Hasil akhir program pengabdian ini menyimpulkan bahwa pelatihan penulisan artikel ilmiah sangat penting untuk meningkatkan kualitas publikasi guru dan mendukung pengembangan profesionalisme.
EKOWISATA RAMMANG-RAMMANG SEBAGAI LABORATORIUM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL GEOGRAFI DI KABUPATEN MAROS Muhammad Ikhsan; Haris Haris
JAMBURA GEO EDUCATION JOURNAL Vol 3, No 2 (2022): Jambura Geo Education Journal (JGEJ)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jgej.v3i2.15366

Abstract

This study aims to identify objects or locations in the Ecotourism area of Rammang-Ramang Maros which can be used as a Geography Contextual Learning Laboratory). This type of research is descriptive qualitative research, which means that this research identifies and describes every object in the Rammang-Rammang Ecotourism location that can be studied using a geography approach, then mapped into a geography learning laboratory concept. This research utilizes primary data (observation) and secondary data (library study). The data collected, both primary and secondary, were processed, analyzed, and then mapped into geographic laboratory locations for students to use in contextual geography learning. The results showed that there were 6 (six) location points that could be used as a geography laboratory in the Rammang-Rammang ecotourism area. Each location describes a typical geographic study object from the aspects of hydrology, geology, geomorphology, and biodiversity. The six location points that have been plotted as a geography laboratory are Batu Forest (Tower Karts), Berua Village, Tunnel Cave, Berlian Cave, Bat Cave, and Bidadari Lake. The location is made as a geography learning laboratory because the six locations have geosphere phenomena that are relevant to some of the achievements of geography learning in the independent learning curriculum. So, this research has produced a geography laboratory that conceptually makes it easier for teachers and students to study contextual-based geography with the concept of outdoor study learning such as field trips or field studies.
Menjadi Guru Kreatif melalui Aplikasi Canva Wilda Syam Tonra; Nurma Angkotasan; Diah Prawitha Sari; Muhammad Ikhsan
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i1.7152

Abstract

The results of observations and interviews with teachers and principals at SD Islamiyah 6 Ternate City in early 2022 found several problems in the learning process (a) Teachers have not been creative in implementing learning, especially the use of technology (b) Teacher competence in utilizing media in learning is still needs to be improved (c) there is no good integration of each subject with blended-based learning media during the covid-19 pandemic. Therefore, there is a great need for training on the use of Canva for teachers. The purpose of implementing this community service (PKM) is to provide insight and creativity to teachers through Canva so that they can improve the abilities and competencies in providing interesting media in classroom learning. The participants are the 10 teachers at SD Islamiyah 6 City of Ternate. The training method are presentation and discussion. Then demonstration and practical training. The result obtained in this activity is an increase in teacher competence through Canva. This can be seen from the results of the teacher's own design on teachers’ device/handphone respectively. After the training, the teachers gave an assessment of the respondent's questionnaire in the implementation of this PKM activity with a very good category.