Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Doppler

PENGARUH METODE PENYULUHAN DETEKSI DINI KEHAMILAN RISIKO TINGGI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL PADA KELAS PRENATAL DI PUSKESMAS BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR Syafriani Syafriani; Indrawati Indrawati
Jurnal Doppler Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.981 KB)

Abstract

Salah satu program kesehatan yang diharapkan turut berperan dalam meningkatkan pengetahuan adalah melalui penyuluhan. Namun, hingga saat ini kegiatan penyuluhan tersebut belum menunjukkan hasil yang optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode penyuluhan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi, baik dengan metode ceramah dengan leaflet maupun ceramah dengan slide. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasy-experiment) dengan rancangan pretest-postest group design. Penelitian dilakukan di Puskesmas Bangkinang Kota. Populasi penelitian 78 orang. Penentuan sampel secara purposive sampling yang berjumlah 66 orang. Sampel dibagi dua kelompok yaitu kelompok cermah dan leaflet dan kelompok ceramah dan slide yang jumlahnya masing-masing 33 orang. Analisis data dilakukan dengan uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan rerata nilai pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dan slide lebih bermakna dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Rerata nilai pengetahuan sesudah pemberian penyuluhan dengan metode ceramah dan leaflet 78,33 dan metode ceramah dan slide 88,48 dengan nilai p value = 0,000. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penyuluhan dengan kedua metode tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Metode ceramah dan slide dapat dijadikan sebagai satu alternatif dalam pelaksanaan penyuluhan. 
HUBUNGAN POSISI IBU BERSALIN DENGAN LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RSUD BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Siti Fatimah; Fitri Apriyanti; Syafriani Syafriani
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia tahun 2018 yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup, di Provinsi Riau pada tahun 2018 AKI sebanyak 109 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan di Kabupaten Kampar tahun 2018 sebanyak 64 AKI per 100.000 kelahiran hidup.Jika persalinan kala I fase aktif terlalu lama akan berdampak negatif pada ibu maupun janin. Pada ibu persalinan lama bisa menimbulkan kelelahan dan syok.Syok yang tidak tertanggulangi dengan baik dapat menyebabkan kematian ibu.Sedangkan pada janin bisa menyebabkan aspexia.Aspexia yang tidak tertanggulangi dapat menyebabkan kematian janin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan posisi ibu bersalin dengan lama persalinan kala I fase aktif di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Analitik observasional menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional.Peneliti menggunakan dua kelompok yaitu rancangan yang digunakan untuk mengukur hubungan posisi ibu bersalin fase aktif dengan posisi berdiri dan posisi ibu bersalin berbaring miring.Penelitian dilaksanakan di RSUD Bangkinang pada tanggal 1 juni sampai 15 juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin pada bulan Juni sampai juli 2020 di RSUD Bangkinang dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden (15 responden posisi berdiri dan 17 responden dengan posisi berbaring miring). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan komputerisasi, dengan analisa data univariat dan bivariat dengan uji Fisher's Exact Test, Hasil penelitian diperoleh responden yang mengalami fase aktif normal sebanyak (78,1) serta ada hubungan antara posisi ibu dengan lama kala I fase aktif di RSUD Bangkinang kabupaten Kampar (P=0,03). Saran agar semua pihak dapat menjadikan posisi bersalin berdiri dan posisi berbaring miring sebagai altrernatif pilihan untuk mempercepat kala I fase aktif.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA DINI PADA REMAJA PUTRI Afiah Afiah; Syafriani Syafriani; Erlinawati Erlinawati
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The highest cases of early marriage in Kampar Regency are in Kuok sub-district, amounting to 128 cases of early marriage from 234 marriages or around 54.70%. Marriage can be influenced by several factors including knowledge, adolescent environment, adolescent education, family income, parental education, and parental occupation. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge, adolescent environment, adolescent education, family income, parental education and parental occupation with the incidence of early marriage in Kuok Village in 2021. The design of this study was analytic with a Cross Sectional design. The sampling technique in this research is Simple Random Sampling. This research was conducted on 16 – 22 June 2021 in Kuok Village with a sample of 77 marriages. Analysis of the data used is univariate and bivariate. The results of the bivariate analysis based on the Chi Square test showed that the p value of knowledge with a value of 0.039
HUBUNGAN LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Syafriani Syafriani; Afiah Afiah; Nia Aprilla
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diarrhea is one of the main public health problems in Indonesia which is one of the second largest causes of death in infants and children. In Indonesia, around 162 thousand toddlers and children die every year or about 460 toddlers and children per day. Outbreaks of diarrhea often hit the people of Indonesia, because Indonesia is an endemic area of diarrhea caused by climate change and poor environmental health. The purpose of this study was to determine the relationship between the home environment and the incidence of diarrhea in children under five. The research design used a cross-sectional research design with a sample of 60 houses whose mothers could be used as respondents. The results of the study on 60 mothers concluded that there were 32 houses in an unhealthy environment (53.3%), a healthy environment in 28 houses (46.7%). For the incidence of diarrhea as many as 20 people (33.3%) and who did not experience diarrhea as many as 40 people (66.7%). Chi Square statistical test to see the relationship between the environment and the incidence of diarrhea proved statistically significant with p value = 0.001. Families are expected to actively seek information from the nearest health service and various media as well as the need for high awareness in preventing diarrheal disease.