Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Kewajiban Keterbukaan dan Prinsip Rahasia Bank di Pasar Modal Nazarudin Nazarudin
Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Vol. 10 No. 24: September 2003
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/iustum.vol10.iss24.art11

Abstract

As one of the alternative for supporting the strong hold and adding the bank capital, it can be taken through public bargaining at the stock exchange. In the public bargaining, every bank must pay attention for two basic principles, namely transparency and secrecy principles. But the instrument of the act, like number 23, 1964, The act of number 14,1967,and the act of Number?, 1992 as well as the act of number 10,1998 are unadequate of protection certainty in supporting activities.
Kedudukan Hukum Pemegang Unit Penyertaan Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif Nazarudin Nazarudin
Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Vol. 11 No. 25: Januari 2004
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/iustum.vol11.iss25.art5

Abstract

The holder unit of reksadana participation become the third party on collective investment contract between investment manager and kustodian bank who is taking their agreement for holder interest participation unit In the construction of private law, the holder interest participation un it have authority to the investment manager and kustodian bank.
Perjanjian Anjak Piutang Internasional Nazarudin Nazarudin
Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Vol. 9 No. 19: Februari 2002
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/iustum.vol9.iss19.art8

Abstract

Basically, the thrust of international credit is the same as domestic thrust credit Their differences are theparties involved more so that the contract they made is more complect, the timeis longer, there is guarantee of credit taking and the difference of countries. The Parties must be criticized carefully although in general the thrust of international credit need a board arbitration on solution for dispute.
Analisis Bibliometrik Penelitian Bio-Sintesis Nanopartikel Perak (NP-Ag) di Indonesia Oman Zuas; Nazarudin Nazarudin; Salprima Yudha; Umi K Yaumidin; Suripto D Yuwono; Anthoni B Aritonang
Jurnal Riset Fisika Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.691 KB) | DOI: 10.33019/jrfi.v1i2.2380

Abstract

Tulisan ini menyajikan analisis bibliometrik terhadap artikel ilmiah yang terbit dalam kurun waktu 2011-2020 terkait penelitian bio-sintesis nanopartikel perak (NP-Ag) di Indonesia. Analisi bibliometric dilakukan terhadap 55 artikel ilmiah yang diperoleh melalui pencarian di database Scopus. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian dan pengembangan bio-sintesis NP-Ag di Indonesia cukup mendapat banyak perhatian yang dibuktikan oleh adanya temuan berikut. Trend pertumbuhan artikel ilmiah terkait NP-Ag diperkirakan masih akan terus mengalami kenaikan untuk beberapa tahun ke depan. Posisi pertama untuk peneliti dan institusi yang paling produktif dalam memublikasikan artikel ilmiah adalah masing-masing ditempati oleh Handayani, W., dan Universitas Indonesia (UI). Handayani, W. juga diketahui merupakan peneliti yang mempunyai jaringan kolaborasi yang terbanyak, dan untuk kolaborasi tingkat insitusi, di tempati oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Untuk jurnal sebagai sumber artikel ilmiah yang paling menonjol ditempati oleh “Biointerface Research in Applied Chemistry”. Lebih lanjut, hasil analisis konten terhadap 55 jurnal ilmiah yang terbagi menjadi tiga klaster menunjukkan bahwa penelitian bio-sintesis dimasa yang akan datang hendaknya melibatkan peneliti dari multidisiplin ilmu dengan hasil yang lebih inovatif, dengan arah dan skala pengembangan NP-Ag yang bersifat aplikatif, serta menuju arah industrilisasi.
Processing Mixture Of Polyethylene Terephthalate (PET) Plastic Waste and Oil Palm Empty Fruit Bunches by The Cracking Method : PENGOLAHAN CAMPURAN SAMPAH PLASTIK POLYETYLENE TEREPHTHALATE (PET) DAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN METODE PERENGKAHAN Rahmawati Rahmawati; Hutwan Syarifuddin; Nazarudin Nazarudin
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v5i2.19852

Abstract

The composition of waste in Jambi City is dominated by plantation waste and plastic waste, if not managed properly, it can have a negative impact on the environment. There is a need for alternatives to processing plastic waste and plantation waste, one of which is the catalytic cracking process to produce alternative fuels. The catalyst used is petroleum refining industry waste that can be reused. This study aims to analyze the characteristics of FCC (Fluid Catalytic Cracking) catalysts and the effect of the ratio of Polyethylene Terephthalate (PET) plastic waste and Oil Palm Empty Fruit Bunches (OPEFB) on the percentage of products produced. The experimental design used in this study was a Complete Randomized Design (RAL) with variations in the ratio of PET plastic : oil palm empty fruit bunches, namely 1:0, 1:1, 1:2, and 1:3 at a temperature of 450°C and a time of 40 minutes. The results of the analysis showed that spent FCC catalysts were predicted to contain zeolite Y (rich in silica) which had a pore structure of different sizes, while the ratio of PET plastic waste and oil palm empty fruit bunches had a significant effect on the percentage of cracking liquid, charcoal, and gas. The 1:3 ratio treatment resulted in the highest percentage of cracking oil and charcoal at 27.85% and 34.41%. While the percentage of gas was the highest in the 1:0 treatment, which was 82.12%. Keywords: catalytic cracking, polyethylene terephthalate, plastic waste, biomass, empty bunches of palm oil, catalyst spent FCC
PERENGKAHAN KATALITIK CRUDE PALM OIL (CPO) MENGGUNAKAN KATALIS NI-CARBON DENGAN METODE IMPREGNASI Nazarudin Nazarudin
Widyariset Vol 8, No 1 (2022): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/widyariset.7.1.2022.27 - 33

Abstract

AbstractThis research was carried out to investigate the effect of Ni metal that has been attached to activated charcoal to produce biofuel through the catalytic cracking process of Crude Palm Oil. In this research, the catalytic cracking process used a modified Ni-Carbon catalyst through the impregnation method with concentration and temperature variation. The concentration of the metal solution used was 1%, 2% and 3%, with temperature 450 ° C, 500 ° C and 550 ° C. The catalyst was analyzed and  characterized by XRD and SEM-EDX, where the nickel metal yields on the Ni-Carbon catalyst to the 1%, 2%, and 3%, was 8.23%, 18.42% and 9.23%, whereas the optimal product conversion result (%) of CHP cracking of Crude Palm Oil at a catalyst concentration of 2% and a temperature of 550 ° C was 73.84%.Keywords: Impregnation, Catalytic Cracking, Crude Palm Oil abstrakTujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui pengaruh logam Ni yang telah terembankan ke arang aktif guna membantu proses perengkahan katalitik Crude Palm Oil. Pada penelitian ini proses perengkahan katalitik  menggunakan katalis modifikasi Ni-Carbon melalui metode impregnasi. Variasi yang dilakukan meliputi konsentrasi larutan logam 1%, 2% dan 3%, dan temperatur perengkahan katalitik yaitu 450°C, 500°C dan 550°C. Analisa yang dilakukan meliputi analisa XRD dan SEM-EDX pada katalis, dimana hasil logam nikel yang teremban pada katalis Ni-Carbon 1%, 2%, dan 3% yaitu sebesar 8,23%, 18,42% dan 9,23%, sedangkan pada produk didapatkan hasil konversi optimal  (%) CHP perengkahan Crude Palm Oil pada konsentrasi katalis 2% dan suhu 550°C sebesar 73,84%.
KEANEKARAGAMAN JENIS AMFIBI DAN REPTIL DI KAWASAN HUTAN BUKIT BELUAN KABUPATEN KAPUAS HULU Sri Sumarni; Nazarudin Nazarudin; Zainudin Zainudin
Publikasi Informasi Pertanian Vol 19, No 1 (2023): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v19i1.781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Jenis Amfibi dan Reptil di KawasanHutan Bukit Beluan Kabupaten Kapuas Hulu. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi informasi untukpengelolaan kawasan dan wawasan bagi masyarakat dalam menjaga kelestarian jenis dan habitatnya.Pengumpulan data dilakukan secara ekplorasi dengan metode survey perjumpaan visual (Visual EcounterSurvey) pada dua tipe habitat yaitu perairan (aquatik) dan daratan atau terestrial. Penelitian ini berhasilmenemukan 23 jenis amfibi dan reptil, dimana 17 jenis amfibi terdiri dari 5 famili dan 10 genus meliputiBufonida (2 jenis), Dicroglossidae (4 jenis), Megophryidae (5 jenis), Ranidae (4 jenis) danRhacophoridae (2 jenis). Terdapat 6 jenis reptildari 4 famili dan 5 genus antara lain Agamidae (2 jenis),Geckonidae (2 jenis), Scincidae (1 jenis) dan Colubridae (1 jenis).Amfibi yang sering dijumpai adalahAnsonia minuta, Staurois guttatus, Meristogenys spdan Polypedates macrotis. Amfibi yang termasukkategori endemik Kalimantan yaitu Ansonia spinulifer, Limnonectes ibanorum, Limnonectesleporinus, Leptobrachium abbotti dan Staurois guttatu, dan terdapat satu jenis yang penyebarannyamasuk kategori rawan berdasarkan status konservasi IUCN adalah Meristogenys jerbo. Penemuanjumlah jenis dipengaruhi banyak faktor antara lain usaha(effort), faktor biotik (vegetasi) dan faktorlingkungan. Keadaan habitat dengan lingkungan yang mendukung menjadi tempat hidup yang sesuaiuntuk kehidupan amfibi dan reptil. Namun demikian aktifitas manusia menjadi salah satu ancamanterhadap kerusakan atau keberadaan jenis amfibi dan reptil yang terdapat di kawasan hutan BukitBeluan Kabupaten Kapuas Hulu.
Meningkatkan HOTS Peserta Didik SMPN 22 Tanjab Timur Menggunakan Model Problem Based Learning: Improving HOTS of SMPN 22 Tanjab Timur Students Using Problem Based Learning Model Antrans Girindrawardana; Kamid Kamid; Nazarudin Nazarudin
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmpmipa.v11i2.10509

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan HOTS peserta didik SMPN 22 Tanjab Timur dalam penyelesaian soal dengan menganalisa, mengevaluasi, dan mengkreasi pada materi getaran dan gelombang dengan menggunakan model problem based learning. Jenis penelitian adalah penelitian campuran dengan menggunakan desain ekplanatori. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, Instrumen Penilaian afektif, psikomotorik dan kognitif serta respon pesert didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif, hasil penelitian menunjukkan pembelajaran dengan model problem based learning dengan tahapan sintak lebih memudahkan peserta didik dalam memahami konsep serta menganalisa dan mengevaluasi permasalahan yang dihadapi ketika pembelajaran berlangsung serta lebih meringankan pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik, dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Dilihat dari ranah afektif, kemampuan peserta didik lebih baik dalam berinteraksi dengan pendidik dan teman sebaya dan lebih memahami diri sendiri, ranah afektif mendapatkan skor rerata 3,06. Ranah psikomotorik pada pertemuan pertama skor 2,42 dan pertemuan kedua skor 2,61, Ranah penilaian kognitif dalam pembelajaran di pertemuan pertama dan kedua dengan model PBL mendapatkan skor 70,71 diatas KKM disyaratkan yaitu 70,00. Hasil pengisian angket, peserta didik merasa lebih nyaman dan termotivasi untuk belajar dengan memecahkan permasalahan yang diberikan di awal pembelajaran.
IDENTIFIKASI VARIETAS PADI (ORYZA SATIVA L.) DI DESA MENSIAP BARU DAN IMPLEMENTASINYA DALAM MEDIA BUKLET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI Ita Regina; Nazarudin Nazarudin; Hilda Aqua Kusuma Wardhani
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v6i1.601

Abstract

Desa Mensiap Baru merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang. Berdasarkan hasil observasi, mayoritas penduduk Desa Mensiap Baru adalah petani. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis varietas padi (Oryza Sativa L.) di Desa Mensiap Baru dan mengetahui kelayakan media buklet dari hasil identifikasi varietas padi (Oryza Sativa L.) di Desa Mensiap Baru sebagai media pembelajaran biologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ditemukan 14 varietas padi, yaitu padi beras terdiri dari Padi Dankan, Padi Langsat, Padi Pulau, Padi Sengang, Padi Lebang, Padi Arjuna, Padi Impari 11, Padi Impari 3 Bulan, Padi Apit, Padi 46, dan Padi Buah. Sedangkan jenis padi ketan terdiri dari Padi Mentawak, Padi Kasar, dan Padi Temedak. Hasil penilaian kelayakan buklet dari ahli materi dan media memperoleh nilai rata-rata total validasi (CVI) yaitu 0,99 dengan kriteria layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
HOTS-Based Islamic Education Learning (Study at MTs Negeri 2 Palembang on Fiqh Subject) Ermis Suryana; Nazarudin Nazarudin
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2024): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/nnacqp48

Abstract

The results of the PIRLS, PISA and TIMSS studies show that the reading skills of Indonesian students are still relatively low. While we know that one of the indicators of critical thinking skills is the high interest in reading, this is certainly a universal problem. With this problem, one of the changes that must be made is to revise the curriculum elements themselves, including the learning process. It is necessary to strengthen the learning process that can improve the quality of learning more effectively, efficiently, enjoyably, and meaningfully, so as to improve the quality of achievement of learning outcomes and prioritize students' critical thinking (not just conveying factual). This article tries to examine the implementation of HOTS-based PAI learning by focusing on Fiqh subjects at MTsN 2 Palembang. This research uses a qualitative research approach, and data collection methods through interviews and documentation. The results showed that HOTS-based Fiqh learning at MTsN 2 Palembang is based on several indicators, namely: planning, implementation and evaluation Planning begins with creating a HOTS Guidebook with the 3M concept and formulating HOTS-based lesson plans starting from the even semester of the 2018-2019 academic year with PPK and 4C content. While in the implementation, teachers prepare students to reach the HOTS level by starting with apperception in the scope of C1 (memorization), C2 (understanding), and C3 (application). The model used in HOTS-based learning is problem-based instruction. The teacher gives problems about Fiqh material to students in the form of group or individual problems. Students analyze, assess, and make decisions and conclude to present the results of their work. And the evaluation carried out by the teacher is in the form of daily tests, holistic assessment (AH), end-of-semester assessment (PAS), and end-of-year assessment (PAT).