I Wayan Arya K. Firdaus
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Dentin

PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK DAUN KEMANGI 12,5% DAN BATANG PISANG MAULI 25% TERHADAP KEKERASAN PERMUKAAN RESIN AKRILIK Raudatul Izzah; I Wayan Arya K. Firdaus; Bayu Indra Sukmana
Dentin Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBackground: The most used denture base is heat cured acrylic resin. The use of dentures can cause denture stomatitis. The action taken to prevent denture stomatitis is by cleaning the denture. Chemical denture cleaners can reduce surface hardness of acrylic resin surfaces. Alternative natural denture cleanser is used to minimize the effects of chemical denture cleanser. The natural denture cleanser is using 12,5% Basil leaves and 25% Mauli banana stem extracts. Objective: The aim of this study was to analyze the comparison in surface hardness of heat cured acrylic resin which immersed in 12.5% Basil leaves and 25% Mauli banana stem extracts with alkaline peroxide and distilled water. Methods: This study was a true experimental study with pre and posttest with control group design, using 24 cylindrical type heat cured acrylic resin samples with a diameter of 30 mm and 5 mm thickness. The study used 3 treatment groups: 12.5% Basil leaves and 25% Mauli banana stem extracts, alkaline peroxide, and distilled water. Hardness testing was done using Vickers Hardness Testing. Results: The mean of the decrease in surface hardness value of heat cured acrylic resin which was immersed in extract solution, alkaline peroxide, distilled water are 1.40, 1.38, and 0.60 respectively. Data were analyzed statistically using One-Way ANOVA parametric test and Bonferroni Post Hoc test. Conclusion: The decrease in surface hardness value of heat cured type acrylic resin immersed in 12.5% Basil leaves and 25% Mauli banana stem extracts is higher than those immersed in alkaline peroxide and distilled water.Keywords: Basil leaves and Mauli banana stem extracts, surface hardness, heat cured acrylic resin ABSTRAKLatar belakang: Basis gigi tiruan yang banyak digunakan adalah resin akrilik tipe heat cured. Penggunaan gigi tiruan dapat menyebabkan denture stomatitis. Tindakan yang dilakukan untuk mencegah denture stomatitis yaitu dengan melakukan pembersihan gigi tiruan. Pembersih gigi tiruan berbahan kimia dapat menurunkan kekerasan permukaan resin akrilik. Alternatif pembersih gigi tiruan alami digunakan untuk meminimalisir efek yang ditimbulkan oleh pembersih gigi tiruan berbahan kimia. Bahan pembersih gigi tiruan alami yang dipakai yaitu ekstrak daun kemangi 12,5% dan batang pisang mauli 25%. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kekerasan basis resin akrilik tipe heat cured yang direndam pada ekstrak daun kemangi 12,5% dan batang pisang mauli 25% dengan alkalin peroksida dan akuades. Metode: penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan pre and posttest with control group design, menggunakan 24 sampel resin akrilik tipe heat cured berbentuk silindris dengan diameter 30 mm dan tebal 5 mm. Penelitian menggunakan 3 kelompok perlakuan: ekstrak daun kemangi 12,5% dan batang pisang mauli 25%, alkalin peroksida dan akuades. Uji kekerasan dilakukan menggunakan Vickers Hardness Testing. Hasil penelitian: Rerata nilai penurunan kekerasan permukaan resin akrilik tipe heat cured yang direndam pada larutan ekstrak daun kemangi 12,5% dan batang pisang mauli 25% sebesar 1,40, alkalin peroksida sebesar 1,38 dan akuades sebesar 0,60. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji parametrik One Way ANOVA dan uji Post Hoc Bonferroni. Kesimpulan: Nilai penurunan kekerasan permukaan resin akrilik tipe heat cured yang direndam pada ekstrak daun kemangi 12,5% dan batang pisang mauli 25% lebih tinggi dibandingkan dengan resin akrilik tipe heat cured yang direndam pada alkalin peroksida dan akuades.Kata-kata kunci: Ekstrak daun kemangi dan batang pisang mauli, kekerasan permukaan, resin akrilik tipe heat cured
PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK BATANG PISANG MAULI 25% DAN DAUN KEMANGI 12,5% TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN (Nilai kekasaran permukaan basis akrilik menggunakan resin akrilik tipe heat cured) Ghina Ulya Rifdayanti; I Wayan Arya K. Firdaus; Bayu Indra Sukmana
Dentin Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBackground: Denture cleanser that are often used are in the form of chemical solvent. Chemicals have side effects which may increase the degree of surface roughness in acrylic resin-based dentures. Surface roughness causes plaque formation and accumulation of Candida albicans which is the cause of denture stomatitis. Alternative can be used as denture cleanser such as 25% mauli banana stem extract and 12.5% basil leave. The combination of these two extracts is expected to have better effectiveness against Candida albicans by not changing the nature of the acrylic resin base is surface roughness. Objective: The aim of this study was to determine the effect of value surface roughness heat cured acrylic resin immersed with extract of 25% mauli banana stem and 12.5% basil leave. Methods: This research was a true experimental laboratory pretest and postest with control group design, using a simple random sampling technique. Sample of acrylic resin was rectangular 65 x 10 x 3.3 mm. The samples were 24 in number and divided into 3 treatment groups, 25% mauli banana stem and 12.5% basil leave extract, alkaline peroxide, and aquadest. Surface roughness measurement was performed using surface roughness tester. Result: The mean results of surface roughness increase in 25% banana mauli stem and 12.5% basil leave extract, alkaline peroxide, and aquadest group were 0.0613 µm, 0.0663 µm, and 0.0425 µm respectively. Data were analyzed using One Way ANOVA and Bonferroni Post Hoc test. Conclusion: An increase in surface roughness of acrylic resin on alkaline peroxide immersion is higher than 25% mauli banana stem and 12.5% basil leave extract, and aquadest.Keywords: Heat cured acrylic resin, mauli banana stem and basil leaves extract, surface roughness  ABSTRAKLatar belakang: Pembersih gigi tiruan yang sering digunakan adalah perendaman secara kimiawi. Bahan kimia memiliki efek samping dapat menyebabkan kekasaran permukaan pada basis gigi tiruan resin akrilik. Kekasaran permukaan menyebabkan penumpukan plak dan akumulasi Candida albicans yang merupakan penyebab denture stomatitis. Bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pembersih gigi tiruan yaitu ekstrak batang pisang mauli 25% dan daun kemangi 12,5%. Kombinasi antara kedua eksrtrak tersebut diharapkan memiliki efektifitas yang lebih baik terhadap Candida albicans dengan tidak merubah sifat basis resin akrilik yaitu kekasaran permukaan. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai kekasaran permukaan resin akrilik tipe heat cured yang direndam dengan ekstrak batang pisang mauli 25% dan daun kemangi 12,5%. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium murni dengan Pretest and Postest with Control Group Design, pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, bentuk sampel resin akrilik tipe heat cured persegi panjang 65 x 10 x 3,3 mm berjumlah 24 sampel yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan yaitu ekstrak batang pisang mauli 25% dan daun kemangi 12,5%, alkalin peroksida, dan akuades. Pengukuran kekasaran permukaan menggunakan alat surface roughness tester. Hasil penelitian: Hasil rerata peningkatan kekasaran permukaan yang dihasilkan pada ekstrak batang pisang mauli 25% dan daun kemangi 12,5%, alkalin peroksida, dan akuades sebesar (0,0613 µm, 0,0663 µm dan 0,0425 µm). Data dianalisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Pos Hoc Bonferroni. Kesimpulan: Peningkatan kekasaran permukaan resin akrilik pada perendaman alkalin peroksida lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak batang pisang mauli 25% dan daun kemangi 12,5%, dan akuades.Kata-kata kunci: Ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi, kekasaran permukaan, resin akrilik tipe heat cured.