Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SPASIAL

ANALISIS DAYA TARIK “MANTOS MALL” BAGI MASYARAKAT KOTA MANADO Gogugu, Zet; Poluan, R. J.; Malik, Andy
SPASIAL Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya pembangunan di wilayah kecamatan Sario maka dampak yang timbul bagi kota manado adalah jalur lambat atau yang kita kenal dengan macet. Karena  adanya daya tarik Manado Town Square bagi masyarakat Kota Manado makah Wilayah Kecamatan Sario mengalami kemacetan, sehingga kita perlu melakukan observasi dengan tujuan mengetahui jenis-jenis fasilitas perbelanjaan apa saja yang ada didalam Manado Town Square, dan yang menjadi daya tarik bagi Masyarakat Kota Manado sehingga masyarakat Kota Manado lebih memilih ke Manado Town Square dibandingkan ke Mega Mall, MTC,ATC, dan Multi Mart. Kemudian data yang diperoleh di klasifikasikan  menjadi dua kelompok data yaitu data kuantitatif  yang berbentuk angka-angka dan data kualitatif yang dinyatakan dalam kata-kata atau symbol, dan  data kualitatif akan berguna untuk menyertai dan  melengkapi gambaran yang diperoleh dari data kuantitatif kemudian di deskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukan sarana dan prasana yang dimiliki Manado Town Square adalah :Satu Department Store yaitu Matahari departmen store, satu Hypermarket  yaitu hypermart, 66 fasilitas fashion, 9 fasilitas ektonik. 3 fasilitas tempat bermain annak-anak, 3 fasilitas hiburan untuk orang dewasa, dan 27 fasilitas restoran.Lahan parkir yang tersedia bagi pengunjung Manado Town Square yang terletak dekat dengan 4 pintu masuk dengan berbagai jenis moda transportasi. Maka dapat disimpulkan bahwa Manado Town Square miliki daya tarik terhadap aksesibilitas dan tata guna lahan bagi masyarakat, memiliki Fasilitas perbelanjaan yang lengkap, dan fasilitas rekreasi yang lengkap. Dan  aksesibilitasnya baik dengan jarak yang tidak terlalu jauh, muda di capai,nyaman untuk melakukan perjalanan dan tidak terlalu memakan waktu yang lamah ketika melakukan perjalanan ke pusat perbelanjaan ini serta ketersedianan parkir yang teratur dan parkir yang di sediakan dekat dengan setiap pintu masuk sehingga ini yang menjadi daya tarik bagi masyarakat kota manado. Kata Kunci :Daya Tarik Mantos, Fasilitas, Aksesibilitas, Lokasi
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENINGKATAN INFRASTRUKTUR JALAN NASIONAL KABUPATEN MINAHASA UTARA Suhendra, Ade P. G.; Van Rate, Johannes; Malik, Andy
SPASIAL Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Minahasa Utara merupakan salah satu wilayah yang berperan penting dalam kegiatan ekonomi di Sulawesi Utara.Memiliki jalan Nasional yaitu jalan Sukur-Airmadidi, kondisi jalan tersebut masih kurang memadai.Lebar jalan hanya sebesar 7 meter, tidak mampu untuk menampung kendaraan yang lewat.Selain itu, keadaan eksisting bangunan di ruas jalan tersebut berada di dekat jalan.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi peruntukan lahan di sepanjang jalan Nasional Minahasa Utara, mengetahui persepsi masyarakat terhadap peningkatan infrastruktur jalan tersebut dan mengetahui hubungan antara varabel yang terkait pada persepsi masyarakat di Minahasa Utara.Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan juga menggunakan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui hubungan variabel pada persepsi masyarakat. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa peruntukan lahan yang paling besar di jalur jalan Nasional Airmadidi adalah lahan permukiman sebesar 59.67% dan yang paling kecil adalah lahan untuk kesehatan yaitu 0.37%. Persepsi masyarakat yang berada di jalur jalan tersebut adalah bahwa jalan Nasional Airmadidi sudah tidak mampu untuk menampung volume kendaraan dan menimbulkan kemacetan di waktu-waktu tertentu padat, seperti pagi dan sore hari. Hubungan variabel dengan persepsi masyarakat didapatkan bahwa hubungan yang paling berpengaruh dengan persepsi masyarakat adalah usia responden (X1), jumlah pendapatan (X3), waktu tempuh (X7), dan penambahan atribut (X12).   Kata kunci : Persepsi Masyarakat, Peningkatan, Infrastruktur Jalan.
EVALUASI KINERJA SISTEM DRAINASE DI WILAYAH PUSAT KOTA AMURANG BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT Pangkey, Inggrit Regina; Takumansang, Esli; Malik, Andy
SPASIAL Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bila dilihat dari kondisi topografi Kota Amurang, arah pengaliran air sebagian besar langsung menuju kearah laut dengan melalui sungai-sungai yang menjadi saluran drainase primer kota melayani area yang ada di hulu dan sekitar sungai. Alur jaringan drainase di Kota Amurang mengikuti ketinggian (kontur) dan mengikuti pola jaringan jalan kota yang ada. Dimana sistem pembuangan air hujan yang masih menjadi satu dengan sistem pembuangan air kotor. Sistem drainase campur ini, terlihat kurang menguntungkan untuk daerah landai, karena hal ini mengakibatkan terjadinya pengendapan sampah yang menghambat laju aliran air. Tujuan penelitian ini adalah Mengevaluasi kinerja eksisting saluran drainase Pusat Kota Amurang yang meliputi koneksitas drainase, visual drainase dan aliran drainase dan Untuk mengevaluasi sejauh mana peran pemerintah danpartisipasi masyarakat dalam pengelolaan sistem drainase di Pusat Kota Amurang. Pengumpulan data didapat dengan survey dan wawancara diperoleh data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dan metode pembobotan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan kelompok. Lokasi penelilitian berada di 4 kelurahan yaitu Kelurahan yaitu Kelurahan Buyungon, Ranoyapo, Uwuran 1 dan 2 dengan jumlah sampel 100 responden. Hasil penelitian tentang kondisi eksisting drainase Pusat Kota Amurang secara keseluruhan sistem belum baik dari hasil kuisioner yang diolah berdasarkan jumlah responden dengan hasil bobot rata-rata 1,84. Penilaian peran pemerintah dalam pengelolaan drainase di Pusat Kota Amurang adalah rendah dengan hasil bobot rata-rata 2,47 dan partisipasi masyarakat dalam mengelola saluran adalah rendah dengan hasil bobot rata-rata 2.98. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian, Evaluasi kinerja sistem drainase berdasarkan persepsi masyarakat menujukan bahwa kondisi eksisting dan pengelolaan drainase yang ada di Pusat Kota Amurang belum baik. Kata kunci: Evaluasi Kinerja, Sistem Drainase, Kota Amurang, Peran Pemerintah dan Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Sistem Drainase.
EVALUASI PERKEMBANGAN PENGGUNAAN LAHAN di KAWASAN CEPAT TUMBUH KECAMATAN MAPANGET KOTA MANADO Antara, Indri Rosalia; Sela, Rieneke L; Malik, Andy
SPASIAL Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Mapanget adalah salah satu kecamatan yang berada di Kota Manado dan merupakan kecamatan terbesar dengan luas 157,26 km². Dalam perkembangannya Kecamatan Mapanget menjadi salah satu wilayah yang dapat diunggulkan untuk mendukung wilayah yang lainnya. Dengan arahan yang terdapat pada RUTRK Kecamatan Mapanget dan RTRW Kota Manado 2010-2030 maka pembangunan di Kecamatan Mapanget harus dilakukan secara maksimal. Namun, melihat kondisi eksisting tahun 2015, masih perlu dilakukan evaluasi pada wilayah Kawasan Cepat Tumbuh yang dibatasi pada arahan terkadang tidak sesuai dengan pembangunan yang ada di lapangan. Dalam penelitian ini dibutuhkan beberapa data seperti dokumen RTRUK Kota Manado dan dokumen RTRW Kota Manado 2010-2030. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis Overlay dan analisis Deskriptif. Analisis Overlay berguna untuk menghasilkan penilaian terhadap perubahan lahan yang terjadi di Kawasan Cepat Tumbuh sedangkan Analisis Deskriptif digunakan untuk mengetahui perkembangan hasil overlay peta time series berdasarkan citra satelit dan peta kondisi eksisisting penggunaan lahan. Metode Penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Evaluatif dan Metode Observasi yang dapat membantu untuk mendapatkan hasil analisis sesuai dengan tujuan penelitian berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa terjadi luas perubahan dan fungsi penggunaan lahan dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kawasan cepat tumbuh.   Kata Kunci : Evaluasi Penggunaan Lahan, Kawasan Cepat Tumbuh, Regulasi