Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERUPA TEKA-TEKI SILANG (TTS) BERKONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD/MI Rahimah Rahimah; Asdini Sari; Rahmita Noorbaiti
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.22384

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa media pembelajaran yang dipakai guru masih kurang bervariasi, sehingga membuat siswa kurang tertarik dan mengalami kesulitan dalam memahami materi. Hal ini mendorong perlunya media pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan dengan konteks kehidupan siswa agar proses pembelajaran lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa Teka-Teki Silang (TTS) berkonteks lingkungan lahan basah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa SD/MI. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek uji coba penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Melayu 11 Banjarmasin. Media yang dikembangkan berfokus pada materi operasi bilangan cacah dengan melibatkan unsur kearifan lokal di Kalimantan Selatan, seperti makanan khas, kerajinan, dan tempat wisata. Hasil uji validasi dari 3 validator menunjukkan media ini sangat valid dengan skor kevalidan 83,69%. Uji kepraktisan memperoleh hasil sebesar 97,07% (siswa) dan 97,22% (guru), yang keduanya pada kategori sangat praktis. Hasil uji keefektifan menunjukkan persentase sebesar 87% atau pada kriteria efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian, dihasilkan media pembelajaran berupa teka-teki silang (TTS) berkonteks lingkungan lahan basah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa SD/MI yang sangat valid, sangat praktis, dan efektif.   Kata kunci: Teka-Teki Silang, Konteks Lingkungan Lahan Basah, Hasil Belajar Matematika Abstract: Based on observations, the learning media used by teachers is still lacking in variety, causing students to lose interest and struggle to understand the material. This indicates the need for more innovative and contextually relevant media to enhance learning effectiveness. This study aims to develop a crossword puzzle-based learning medium with a wetland environment context to improve elementary students’ mathematics learning outcomes. The research employed the Research and Development (R&D) with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The trial subjects were fifth grade students of SD Negeri Melayu 11 Banjarmasin. The media focused on whole number operations, incorporating elements of South Kalimantan’s local wisdom such as traditional foods, crafts, and tourist sites. Validation test results from 3 validators showed that this media was very valid with a validity score of 83.69%. Practicality tests resulted in 97.07% (students) and 97.22% (teachers), both in the very practical category. Effectiveness test results showed a percentage of 87% or in the effective criteria in improving students' math learning outcomes. Thus, the resulting learning media in the form of crossword puzzles with a wetland environment context to improve mathematics learning outcomes of elementary students are very valid, very practical, and effective. Keywords Crossword Puzzles, Wetland Environment Context, Math Learning Outcome
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS SCRATCH PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL KELAS X Mylida Mylida; Hidayah Ansori; Rahmita Noorbaiti
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i2.18860

Abstract

Matematika "adalah salah satu mata pelajaran yang tidak begitu diminati oleh sebagian besar siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang mampu menggugah minat belajar siswa dalam menguasai materi matematika. Salah satu upaya inovatif adalah melanjutkan pengembangan media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan media pembelajaran interaktif berbasis Scratch untuk topik SPLDV yang valid, praktis, dan efektif. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi media, angket kepraktisan, dan tes pemahaman. Subjek penelitian ini adalah dosen ahli materi dan media, pendidik matematika, dan 29 peserta didik kelas X. Teknik analisis data dilakukan dengan menghitung skor penilaian lalu dikonversikan dengan kategori yang telah ditetapkan. Dari hasil penelitian, media pembelajaran ini mendapatkan kategori valid dari ahli materi dan cukup valid dari ahli media. Uji kepraktisan pendidik dan peserta didik mendapatkan kategori sangat praktis. Uji keefektifan mendapatkan kategori efektif yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan signifikan antara nilai pretest dan post test peserta didik. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Scratch dinyatakan valid, praktis dan efektif dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika." Kata kunci: Media pembelajaran interaktif, Scratch, sistem persamaan linear dua variabel. Abstract: The majority of students find mathematics to be uninteresting, hence educational materials that might spark students curiosity are required. The availability of entertaining learning materials for pupils is one of the changes that can be used. This research aimed to create Scratch-based interactive learning media for the system of linear equations in two variables topics that are valid, practical and effective. The development method used in this research is the ADDIE model. The research instrument consists of a media validation sheet, practicality questionnaire, and comprehension test. The subjects of this research were material and media expert lecturers, mathematics educators, and 29 tenth grade students. The data analysis technique was carried out by calculating assessment scores and then converting them to predetermined categories. According to the research findings, media experts classified this learning medium as quite valid, while material experts classified it as valid. Teachers and students who took the practicality test scored highly in this category. A considerable improvement in students' pretest and posttest scores suggested that the effectiveness test had placed them in an effective category. Thus, Scratch-based interactive learning media was declared valid, practical and effective and can be used in mathematics learning.Keywords: Interactive learning media, Scratch, system of linear equations in two variables.
Pengembangan LKPD berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Kelas V SD/MI Muhammad Daris; Noor Fajriah; Rahmita Noorbaiti
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 4 (2025): Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i4.10619

Abstract

Matematika merupakan salah satu ilmu dasar yang memiliki keterkaitan kuat dengan kehidupan sehari-hari. Namun, kurangnya bahan ajar kontekstual di sekolah membuat siswa kesulitan memahami konsep matematika secara efektif. Lembar kerja peserta didik (LKPD) yang ada juga sering kali tidak mengaitkan materi dengan latar belakang budaya siswa. Selanjutnya untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan LKPD berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan mengangkat konteks budaya berupa kue tradisional Banjar Putri Selat, Lapis India, Sarimuka, dan Amparan Tatak. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKPD yang valid, praktis, dan efektif pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan untuk siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi untuk mengukur tingkat validitas, angket respons peserta didik untuk mengukur kepraktisan, dan tes hasil belajar untuk mengukur efektivitas. Produk diuji coba pada 25 peserta didik di SDN Kelayan Dalam 2 Banjarmasin. Hasil validasi oleh dua orang ahli menunjukkan skor 3,77 yang termasuk kategori sangat valid. Skor angket respons peserta didik sebesar 3,38 termasuk kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa 92% peserta didik mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang berarti produk tersebut efektif.
Pengembangan Asesmen Formatif Berbasis SLOA Pada Materi Statistika Kelas XI SMA Faizza Zhara Adellia Adi; Chairil Faif Pasani; Rahmita Noorbaiti
JURNAL PENDIDIKAN Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpn.v27i1.25882

Abstract

Formative assessment practices in classrooms still focus on final outcomes and have not optimally encouraged students’ learning reflection. This study aimed to develop a valid, practical, and effective SLOA-based formative assessment on statistics of measures of central tendency for single data. The study employed the 4-D development model without the disseminate stage. The trial subjects consisted of 26 students of class XI-12 at SMAN 7 Banjarmasin. The developed product comprised four formative assessment packages in the form of essay questions equipped with self-assessment sheets, scoring rubrics, and answer keys. The results showed that the assessment was categorized as very valid with average scores of 3.57 and 3.75, very practical with 88%, and effective with an average completeness percentage of 88%.
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI BERBASIS HOTS UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII BERBANTUAN APLIKASI QUIZIZZ Annisa Rahmawati; Ati Sukmawati; Rahmita Noorbaiti
JURMADIKTA Vol. 2 No. 3 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i3.1375

Abstract

Kurikulum 2013 dirancang dengan pendalaman dan perluasan materi yang sesuai agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis dan analisis sesuai dengan standar internasional. Peserta didik perlu dibekali kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) sebagai salah satu langkah dalam membiasakan berpikir kritis. Inovasi pembelajaran juga diperlukan untuk memenuhi tujuan tersebut. Penggunaan aplikasi berbasis game dapat menjadi salah satu alternatif inovasi dalam menunjang pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat evaluasi berbasis HOTS berbantuan quizizz yang valid dan praktis serta dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Research and Development dengan model 4D. Intrumen penelitian berupa validasi dilakukan oleh dua orang ahli, serta penilaian kepraktisan dilakukan oleh 22 peserta didik kelas VIII MTsN 3 Barito Kuala. Hasil validasi alat evaluasi yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan hasil kepraktisan memenuhi kriteria sangat praktis. Alat evaluasi yang dikembangkan berupa satu paket soal sebanyak 10 soal pilihan ganda yang memenuhi 3 indikator kemampuan berpikir kritis yaitu menganalisis argumen, menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi, serta menentukan tindakan. Jadi, dihasilkan alat evaluasi berbasis HOTS untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi statistika kelas VIII berbantuan aplikasi quizizz yang valid dan praktis.
PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA MODEL PISA LEVEL 4 BERBASIS ETNOMATEMATIKA BUDAYA BANJAR UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP Nuryenisa Nuryenisa; Karim Karim; Rahmita Noorbaiti
JURMADIKTA Vol. 2 No. 2 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i2.1376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal matematika model PISA level 4 berbasis etnomatematika budaya Banjar untuk mendukung pembelajaran matematika siswa SMP yang valid dan praktis. Metode penelitian ini menggunakan metode development research tipe formative evaluation Tessmer (1993). Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap preliminary dan tahap formative evaluation. Sumber data yang diperoleh adalah dari lembar validasi dan lembar angket siswa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa soal matematika yang dikembangkan adalah valid dan praktis. Tingkat kevalidan soal sebesar 3,69 termasuk kategori valid dan kepraktisan soal dengan skor 3,37 yang termasuk kategori praktis.
PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA MODEL PISA LEVEL 6 MENGGUNAKAN KONTEKS LAHAN BASAH Ahmad Mujib Anshari; Chairil Faif Pasani; Rahmita Noorbaiti
JURMADIKTA Vol. 3 No. 1 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i1.1379

Abstract

Pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen soal matematika model PISA level 6 dengan konteks lahan basah yang valid serta mengukur tingkat keterbacaan dan kepraktisan instrumen tersebut. Peneliti mengambil sampel siswa Kelas IX G di SMPN 1 Banjarmasin dalam penelitian ini. Peneliti menggunakan metode riset pengembangan atau development research tipe formative evaluation sebagai metode penelitian. Tahapan dalam riset ini diantaranya tahap preliminary terdiri dari persiapan serta tahap formative evaluation yang terdiri dari evaluasi pribadi, uji pakar ahli, one-to-one dan small group. Penelitian ini belum dilakukan sampai tahap field test yaitu pengujian terhadap kemampuan siswa. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan merevisi berdasarkan catatan validator serta saran dan komentar dari siswa. Sarana yang digunakan untuk mendapatkan data pada penelitian ini berupa lembar validasi dan lembar angket siswa. Hasil Penelitian ini menghasilkan tingkat kevalidan dengan kategori valid adalah sebesar 3,4948. Hasil analisis tingkat kepraktisan soal sangat praktis dengan skor 3,52.
PENGEMBANGAN TES FORMATIF MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERBASIS MATEMATIKA REALISTIK UNTUK SISWA KELAS VIII SMP/MTS Alfisah Rahmasari Fasya; Iskandar Zurkarnain; Rahmita Noorbaiti
JURMADIKTA Vol. 3 No. 1 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i1.1457

Abstract

Salah satu upaya untuk mengukur kemampuan matematika peserta didik yakni dengan mengembangkan tes formatif berbasis matematika realistik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan menghasilkan tes formatif matematika pada materi bangun ruang sisi datar berbasis matematika realistik untuk siswa kelas VIII SMP/MTs yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Tessmer tipe formative research yang terdiri dari dua tahap utama, yaitu tahap preliminary dan tahap formative evaluation (self evaluation, expert reviews, one-to-one, dan small group). Pengumpulan data pada pengembangan ini menggunakan lembar validasi dan angket respon peserta didik. Hasil pengembangan ini menunjukkan bahwa tes formatif yang dikembangkan memenuhi kategori valid dan praktis, dengan skor rata-rata 3,74 dari skala 4 dan 85,83%. Dengan demikian, pengembangan yang telah dilakukan menghasilkan tes formatif matematika pada materi bangun ruang sisi datar berbasis matematika realistik yang valid dan praktis.
PENGEMBANGAN LKPD MATERI BANGUN DATAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA BATIK TANJUNG BERSINAR KHAS TABALONG Elsa Marfera; Noor Fajriah; Rahmita Noorbaiti
JURMADIKTA Vol. 2 No. 3 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i3.1459

Abstract

Etnomatematika dalam pendidikan sangat berperan penting dalam pembelajaran dikarenakan banyak peserta didik membutuhkan proses pembelajaran yang menarik. Dalam pembelajaran Segiempat dan Segitiga, sebagian besar pendidik hanya menulis rumus yang terdapat di dalam buku, kemudian memberi contoh dari soal-soal serta penugasan. Pendidik sebaiknya membuat inovasi pada pembelajaran khususnya memberikan kesempatan yang luas kepada peserta didik selama pembelajaran agar lebih aktif. Sebuah inovasi yang bisa dilakukan pendidik adalah melalui LKPD yang berbasis etnomatematika agar sangat bermakna saat proses pengajaran. Tujuan dari penelitian ini ialah hasil berupa lembar kerja peserta didik dengan basis etnomatematika Batik Tanjung Bersinar pada materi bangun datar yaitu segiempat dan segitiga kelas VII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan ialah berupa pengembangan Thiagarajan, Semmel, dan Semmel (4-D) dengan tahapan define, design, develop, dan uji coba produk. Produk LKPD yang menjadi evaluasi mempunyai kriteria kevalidan yang didasarkan pada tiga orang ahli atau yang disebut validator. Analisis statistik deskriptif juga digunakan dalam penelitian ini ketika menganalaisis data. Adapun pengujian validitas menghasilkan sebesar 3,23 yang berkriteria valid. Hasil dari pengujian kepraktisan sebesar 82,74% dengan kriteria praktis. Hasil uji keefektifan sebesar 83,33% dengan kriteria efektif. Sehingga atas dasar ini, dihasilkanlah LKPD berbasis etnomatematika Batik Tanjung Bersinar khas Kabupaten Tabalong materi Bangun Datar yaitu Segiempat dan Segitiga yang valid, praktis, dan efektif.
KONSISTENSI NILAI MATEMATIKA SISWA DIUJI DENGAN PERANGKAT TES STANDAR SEKOLAH DAN PERANGKAT TES SETARA PISA LEVEL 4 MENGGUNAKAN KONTEKS LAHAN BASAH Rizqa Hidayah; Chairil Faif Pasani; Rahmita Noorbaiti
JURMADIKTA Vol. 3 No. 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1751

Abstract

Penilaian merupakan proses mengumpulkan dan memproses informasi dalam mengukur pencapaian hasil belajar siswa. Perangkat penilaian yang digunakan oleh guru di sekolah berupa Perangkat tes standar sekolah yang dilakukan untuk melakukan penilaian terhadap hasil belajar siswa. Selain tes tersebut, terdapat pula penilaian kemampuan siswa yang dilaksanakan pada level internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA). Hasil dari penilaian tes standar sekolah seharusnya bisa memprediksi kemampuan siswa dalam literasi matematis yang sesuai standar internasional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsistensi nilai matematika siswa apabila diuji menggunakan perangkat tes yang berstandar sekolah dan menggunakan perangkat tes yang setara PISA level 4 dengan menggunakan konteks lahan basah. Penelitian ini dengan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa terdapat konsistensi nilai matematika siswa dengan koefisien korelasi adalah r = 0,348, nilai tersebut termasuk dalam kategori rendah. Selain itu, koefisien determinasinya adalah 0,121 atau yang berarti bahwa dari peserta tes 12,1% menyatakan konsistensi nilai bila diukur dengan tes standar sekolah atau dengan tes setara PISA level 4.