Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) INTERAKTIF BERBASIS HOTS PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERBANTUKAN POWERPOINT ISPRING Suphalo Samuel Tjitradi; Hidayah Ansori; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 2 No 2 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.545 KB) | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i2.1425

Abstract

Pembelajaran tidak lepas dari adanya perangkat pembelajaran yang disiapkan guru. Perangkat pembelajaran ini salah satunya adalah LKPD. Pada penerapan secara umum kebanyakan guru menggunakan LKPD yang bersifat konvensional yang mana LKPD ini membuat peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran. Salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah melalui pengembangan LKPD yang memiliki sifat interaktif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan (LKPD) interaktif berbasis HOTS pada materi bangun ruang sisi datar berbantukan PowerPoint Ispring yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D yang dilakukan sampai tahap ketiga yaitu define, design, dan develop dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII SMP Dhammasoka Banjarmasin yang berjumlah 13 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan lembar angket untuk peserta didik. Validasi dilakukan oleh dua orang validator dan diperoleh rata-rata seluruh aspek sebesar 4,17 dengan kategori valid. Pada uji coba kelompok kecil hasil skor nilai kepraktisan sebesar 90,77% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa (LKPD) interaktif berbasis HOTS pada materi bangun ruang sisi datar berbantukan PowerPoint Ispring yang dikembangkan merupakan (LKPD) yang valid, praktis.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS HOTS DENGAN KONTEKS LAHAN BASAH PADA PERSAMAAN GARIS LURUS KELAS VIII SMPN 2 BANJARMASIN Lapionita Yuli Elsa; Hidayah Ansori; Indah Budiarti
JURMADIKTA Vol 2 No 3 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.508 KB) | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i3.1454

Abstract

Hasil dari tes berstandar internasional TIMSS dan PISA memaparkan bahwa keahlian peserta didik di Indonesia dalam berpikir masih berada dalam tingkatan yang rendah. Rendahnya tingkat keterampilan berpikir peserta didik ini disebabkan oleh faktor dari soal yang diberikan terbiasa menggunakan kategori keterampilan berpikir rendah. Solusi agar kemampuan berpikir peserta didik meningkat adalah dengan pemberian instrumen penilaian formatif dengan konteks lahan basah seperti pada kehidupan disekitar peserta didik daerah Kalimantan Selatan untuk menguji pemecahan konsep peserta didik sebagai alat ukur dalam pemahaman materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian. formatif berbasis HOTS dengan konteks lahan basah pada persamaan garis lurus yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan evaluasi formatif tessmer yang terdiri atas: 1) Preliminary; 2) Self Evaluation; 3) One-to-one; dan 3) small group. Kevalidan produk yang dikembangkan dinilai dari hasil validitas oleh 2 validator ahli (expert reviews). Kepraktisan produk dilihat dari hasil lembar angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) validitas instrumen penelitian formatif berdasarkan pakar memiliki kategori valid dengan skor rata-rata 3,375; 2) kepraktisan instrumen penilaian formatif berdasarkan respon peserta didik memiliki kategori sangat praktis dengan persentase 94,17% dan berdasarkan respon guru memiliki kategori sangat praktis dengan persentase 87,14%.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TRIGONOMETRI BERBASIS KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA SISWA KELAS X SMA/MA Ramona Dwiastuti; Hidayah Ansori; Rizki Amalia
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.14340

Abstract

Coronavirus Disease atau COVID-19 berdampak pada proses pembelajaran yang mengharuskan siswa belajar jarak jauh (daring). Hal tersebut membuat pembelajaran siswa menjadi jenuh dan menghambat keterampilan yang harus dimiliki siswa, agar dapat mengembangkan keterampilan tersebut, diperlukan sebuah perangkat pembelajaran yang menarik dan lebih efektif berlandaskan pada keterampilan berpikir tingkat tinggi. Sehingga, dikembangkanlah perangkat pembelajaran bahan ajar berupa modul dengan materi Trigonometri yang dikaitkan dengan kemampuan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian adalah agar dapat memberikan deskripsi terkait proses serta hasil dari perkembangan modul pada materi Trigonometri dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas X SMA/MA dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) dan model pengembangan 4D yang dikemukakan Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang terdiri dari 4 tahapan yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Namun pada penelitian ini hanya sampai tahap validasi ahli saja. Uji validitas dinilai oleh tiga validator ahli dengan mengisi setiap skor pada lembar validasi yang diberikan. Hasil dari pengembangan menunjukkan nilai 77,4% dalam kategori valid. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pengembangan dari modul trigonometri dengan basis keterampilan berpikir tingkat tinggi untuk siswa SMA/MA memenuhi kriteria kevalidan. Kata kunci: Pengembangan Bahan Ajar, Trigonometri, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Abstract: Coronavirus Disease or COVID-19 has an impact on the learning process which requires students to study remotely (online). This makes student learning saturated and inhibits skills that students must have, in order to develop these skills, an interesting and more effective learning tool is needed based on higher order thinking skills. Thus, a teaching material learning tool was developed in the form of a module with Trigonometry material that is associated with higher-order thinking skills. The aim of the research is to be able to provide a description regarding the process and results of module development in Trigonometry material with high-level thinking skills for class X SMA/MA students using the Research and Development (R&D) method and the 4D development model proposed by Thiagarajan, Semmel and Semmel who consists of 4 stages, namely Define, Design, Develop, and Disseminate. However, this study only reached the expert validation stage. The validity test was assessed by three expert validators by filling in each score on the validation sheet provided. The results of the development show a value of 77.4% in the valid category. Based on the research results, it was concluded that the development of the trigonometry module based on high-level thinking skills for SMA/MA students met the validity criteria. Keywords: Development of Teaching Materials, Trigonometry, Higher Order Thinking Skills
PELAKSANAAN FLIPPED CLASSROOM PADA MATA KULIAH GEOMETRI TRANSFORMASI DITINJAU DARI KERANGKA WILLIAMS AND EGGERT Hidayah Ansori; Rizki Amalia; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.15639

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata kuliah geometri transformasi pada porgram studi pendidikan matematika FKIP ULM. Data penelitian merupakan hasil survei pada kelas yang melaksanakan flipped classrom menggunakan instrumen kerangka Williams and Eggert (2002) dan Lew et al. (2016)  , kemudian data dianalisis menggunakan skala likert dan kategorisasi dan prosentasi. Kesimpulan (1) mahasiswa setuju mengikuti perkuliahan selalu memperhatikan penjelasan dosen, (2) Pemrosesan kognitif pada umumnya dapat berlangsung dengan baik akan tetapi mahasiswa masih ragu-ragu dapat memikirkan materi perkuliahan, (3) Mahasiswa setuju bahwa mencatat materi perkuliahan penting, di samping juga mahasiswa memberikan garis bawah atau warna dan memberi komentar untuk dipelajari pada persiapan ujian tengah semester atau ujian akhir semester, (4) Mahasiswa meninjau pemrosesan setelah kelas selesai dengan cara melengkapi catatan, memberikan komentar pada buku catatan, akan tetapi mahasiswa masih belum membuat flashcard untuk belajar.  Kata kunci: Flipped Classroom, geometri Transformasi, kerangka Williams and Eggert Abstract: Contents are typed with Arial Narrow font, size 11, Justify, italic, and single spaces. Abstract contains a summary of research objectives, research methods, and results. Abstract consists of a maximum of 200 words. Abstract: This study aims to describe the implementation of flipped classroom learning in the geometry transformation course in the Mathematics Education Study Program FKIP ULM. The research data is the result of surveys in classes that carry out flipped classes using the Williams and Eggert (2002) and Lew et al. (2016), then the data were analyzed using a Likert scale and categorization and percentage. Conclusions (1) students agree to attend lectures always pay attention to the lecturer's explanation, (2) Cognitive processing in general can go well but students are still unsure about being able to think about lecture material, (3) Students agree that taking notes on lecture material is important, besides students provide underlines or colors and provide comments to study in preparation for midterm or final semester exams, (4) Students review processing after class is over by completing notes, commenting on notebooks, but students still haven't made flashcards for study . Keywords: Flipped Classroom, Transformation geometry, Williams and Eggert framework
Bimbingan Pembuatan Media Pembelajaran dengan Microsoft PowerPoint dan I-Spring untuk Guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Kabupaten Barito Kuala Hidayah Ansori; Rizki Amalia; Juhairiah Juhairiah; Mardiana Mardiana
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.7314

Abstract

Permasalahan yang dimiliki MGMP Matematika SMP kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan adalah perlunya penambahan pengetahuan dan keterampilan dalam hal pengembangan pembelajaran yang berbasis teknologi seperti membuat media pembelajaran dengan teknologi yang dapat membuat pembelajaran menarik dan membantu siswa memahami konsep yaitu dengan Microsoft PowerPoint yang terintegrasi I-Spring. Kedua aplikasi ini dipilih karena mudah diakses dan lebih familiar bagi guru. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah melakukan bimbingan mengenai Microsoft PowerPoint dan I-spring kepada guru peserta MGMP Matematika SMP kabupaten barito Kuala secara langsung dan instensif. Bimbingan ini berlangsung dari 15 September 2022 sampai dengan 6 Oktober 2022. Bentuk bimbingannya adalah berupa pelatihan pengembangan media pembelajaran matematika secara luring bertempat di SMPN 2 Alalak Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan dilakukan menggunakan metode ceramah dan diskusi secara luring, latihan/praktik, dan konsultasi secara luring dan daring melalui Zoom meeting atau WhatsApp. Peserta diberikan angket untuk mengetahui kepuasan peserta terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Hasil angket diperoleh bahwa secara keseluruhan peserta sangat puas dengan kegiatan yang dilakukan. Saran dari peserta adalah diperlukannya waktu yang lebih banyak untuk bimbingan dalam penggunaan aplikasi untuk pembuatan media pembelajaran. Melalui kegiatan ini telah disusun modul atau tutorial membuat media pembelajaran dengan I-Spring dan telah dibagikan kepada guru dalam bentuk modul dan video tutorial.   The problem at the Mathematics teacher's working group or Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) in the Barito Kuala district of South Kalimantan is the need for additional knowledge and skills in developing technology-based learning, such as creating learning media with technology that can make learning interesting and assist students in understanding concepts, namely with Microsoft PowerPoint integrated with I-Spring. These two applications were selected since they are easily accessible and more well-known to educators. The method for implementing community service activities is to personally and thoroughly instruct and provide the participation of the junior high school Mathematics teachers working group of Barito Kuala district on Microsoft Powerpoint and I-spring. This guidance took place from 15 September 2022 to 6 October 2022. The form of guidance was offline mathematics learning media development training at SMPN 2 Alalak, Barito Kuala. The activities were conducted using offline lecture and discussion methods, exercises/practices, and offline and online Zoom meetings or WhatsApp consultations. The participants were given a questionnaire to determine their satisfaction with the activities. The questionnaire results showed that overall the participants were very satisfied with the activities. The participants of this activity suggested that additional time was required for guidance in using applications for creating learning media. This activity has developed modules or tutorials for making learning media with I-Spring. They have been distributed to teachers through modules and video tutorials.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS HOTS MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK SISWA SMP KELAS VIII Khairunnisa Khairunnisa; Hidayah Ansori; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol 3 No 1 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i1.1446

Abstract

Penggunaan media pembelajaran satu arah pada pembelajaran daring membuat interaksi menjadi terbatas, sehingga tidak mendorong keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Disamping itu, permasalahan terkait kemampuan kognitif akan selalu ada dan terus menjadi momok persoalan yang belum terselesaikan. Berdasarkan pengamatan peneliti, terdapat permasalahan peserta didik dimana mereka hanya dapat menyelesaikan soal yang sama persis dengan contoh dan kesulitan menyelesaikan permasalahan baru. Hal ini dikarenakan rendahnya kemampuan menganalisis peserta didik dan hanya terbiasa menyelesaikan soal-soal dengan tingkatan kognitif mengingat, memahami, dan menerapkan saja. Permasalahan ini tentu akan berpengaruh signifikan pada hasil belajar peserta didik nantinya. Oleh sebab itu perlunya pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis HOTS yang dapat mendorong dan menuntut keaktifan peserta didik, melatih, serta meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses dan menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis HOTS materi bangun ruang sisi datar yang mencukupi kriteria valid untuk siswa SMP/MTs. Proses pengembangan menggunakan model Four-D yang dibatasi hanya sampai tiga tahapan, yaitu define, design, dan development. Berdasarkan hasil uji validitas ketiga validator pada tahap development diperoleh nilai 85,20% berdasarkan kriteria validitas menyatakan sangat valid. Hal ini berarti bahwa media pembelajaran interaktif sangat baik, dapat dan layak digunakan untuk kegiatan pembelajaran.
TINJAUAN FLIPPED CLASSROOM PADA MATA KULIAH GEOMETRI TRANSFORMASI MENURUT KERANGKA WILLIAMS AND EGGERT Hidayah Ansori; Rizki Amalia; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v11i1.15798

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata kuliah geometri transformasi pada porgram studi pendidikan matematika FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata kuliah geometri transformasi. Data penelitian merupakan hasil survei pada kelas yang melaksanakan flipped classrom menggunakan instrumen kerangka Williams and Eggert, kemudian data dianalisis menggunakan skala likert dan kategorisasi dan persentase. Kesimpulan (1) mahasiswa setuju mengikuti perkuliahan selalu memperhatikan penjelasan dosen, (2) Pemrosesan kognitif pada umumnya dapat berlangsung dengan baik akan tetapi mahasiswa masih ragu-ragu dapat memikirkan materi perkuliahan, (3) Mahasiswa setuju bahwa mencatat materi perkuliahan penting, di samping juga mahasiswa memberikan garis bawah atau warna dan memberi komentar untuk dipelajari pada persiapan ujian tengah semester atau ujian akhir semester, (4) Mahasiswa meninjau pemrosesan setelah kelas selesai dengan cara melengkapi catatan, memberikan komentar pada buku catatan, akan tetapi mahasiswa masih belum membuat flashcard untuk belajar.  Kata kunci: Flipped Classroom, geometri Transformasi, kerangka Williams and Eggert Abstract: This study aims to describe the implementation of flipped classroom learning in the geometry transformation course in the Mathematics Education Study Program FKIP ULM. The purpose of this research is to describe the implementation of flipped classroom learning in transformation geometry courses.The research data is the result of surveys in classes that carry out flipped classes using the Williams and Eggert, then the data were analyzed using a Likert scale and categorization and percentage. Conclusions (1) students agree to attend lectures always pay attention to the lecturer's explanation, (2) Cognitive processing in general can go well but students are still unsure about being able to think about lecture material, (3) Students agree that taking notes on lecture material is important, besides students provide underlines or colors and provide comments to study in preparation for midterm or final semester exams, (4) Students review processing after class is over by completing notes, commenting on notebooks, but students still haven't made flashcards for study . Keywords: Flipped Classroom, Transformation geometry, Williams and Eggert framework
Bimbingan Pembuatan Proposal Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Peserta MGMP Matematika Kota Banjarmasin Hidayah Ansori; Sutarto Hadi; Rizki Amalia; Ahmad Haekal Syahrian
Carmin: Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.698 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v2i1.45

Abstract

The teacher factor is the first and foremost subsystem in improving education quality. Without professional teachers, it is impossible for an education system to achieve the expected results. Therefore, the main prerequisite that must be met for the teaching and learning process to optimize learning outcomes is the availability of teachers with qualifications and competencies who can meet the demands of their duties. Teacher competencies are described in the lesson plans made. Currently, the lesson plan is made simpler: one page consisting of learning objectives, learning steps, and learning assessments. Lesson plans will be made through an online word-processing application. This service activity aims to teach teachers at the Mathematics MGMP of Barito Kuala Junior High School to make one-page lesson plans using an online word processor. The output of this training is an application to construct lesson plans and articles submitted to national scientific journals. The training is conducted online. Coaching will also be online via Zoom, email, and WhatsApp. Training is carried out 3-4 hours daily, once a week. The implementation is estimated at three times online meetings. After that, there was guidance twice regarding the tasks given in the training. The activity went well. The use of an online word processor to create a one-page. Lesson plans can be used effectively and efficiently during the current pandemic
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN SMART APPS CREATOR PADA MATERI BENTUK ALJABAR Muhammad Ilyasin Akbar; Hidayah Ansori; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol 3 No 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1407

Abstract

Pesatnya perkembangan IPTEKS pada kehidupan sehari-hari berdampak terhadap perkembangannya dalam dunia pendidikan. Perlunya pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini untuk mempermudah guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Terutama pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar karena memberikan kemudahan dalam penyajian materi sehingga mempermudah peserta didik dalam pemahaman konsep bentuk aljabar. Media pembelajaran berbasis android materi bentuk aljabar yang dikembangkan ini dapat diakses pengguna di manapun dan kapanpun. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar yang valid serta mengetahui kepraktisan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model 4-D dengan penelitian yang dibatasi hanya sampai pada tahap pengembangan (Develop) dengan uji validasi dan uji kepraktisan kepada peserta didik. Validasi dilakukan oleh dua orang validator dan diperoleh 3,47 pada validitas materi dan 3,41 pada nilai validitas media yang keduanya termasuk pada kriteria valid. Sedangkan untuk kepraktisan media pembelajaran berdasarkan angket peserta didik memperoleh rata-rata kepraktisan senilai 81,7% yang termasuk kriteria praktis. Dengan demikian media pembelajaran berbasis android yang dihasilkan termasuk kategori valid dan praktis.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK BERDASARKAN ASPEK THE TORRANCE TEST OF CREATIVE THINKING (TTCT) DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI GENDER Etty Dwi Lestari; Hidayah Ansori; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 3 No 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1780

Abstract

Dalam membangun kemampuan peserta didik untuk berpikir kreatif adalah salah satu cara untuk menekankan pentingnya menumbuhkan kemampuan berpikir. Dalam bidang matematika, kemampuan berpikir kreatif dapat melatih peserta didik guna memunculkan beragam solusi dalam memecahkan suatu masalah yang kemudian menjadi pribadi yang inovatif dan kreatif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam menyelesaikan masalah aljabar ditinjau dari gender. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian melibatkan enam peserta didik SMP kelas VII yaitu subjek berkemampuan berpikir tinggi, sedang, dan rendah dari peserta didik laki-laki dan perempuan yang ditentukan berlandaskan metode purposive sampling. Tes tertulis berpikir kreatif dan wawancara digunakan dalam pengumpulan data. Aspek berpikir kreatif yang digunakan dari The Torrance Test of Creative Thinking (TTCT) meliputi kefasihan, fleksibilitas serta kebaruan. Hasil penelitian ini adalah peserta didik laki-laki berkemampuan berpikir tinggi (sangat kreatif) dikarenakan memenuhi ketiga aspek TTCT, sedangkan peserta didik perempuan (kreatif) dikarenakan memenuhi aspek kefasihan dan fleksibilitas. Peserta didik laki-laki dan perempuan berkemampuan berpikir sedang masing-masing (kurang kreatif) dikarenakan hanya memenuhi aspek kefasihan. Peserta didik laki-laki berkemampuan berpikir rendah (tidak kreatif) dikarenakan tidak memenuhi ketiga aspek TTCT. Peserta didik perempuan berkemampuan berpikir rendah (kurang kreatif) dikarenakan hanya memenuhi aspek kefasihan.