Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI ASESMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 1 KINTAP Ulfa Mutmainah; Chairil Faif Pasani; Asdini Sari
JURMADIKTA Vol. 6 No. 1 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i1.3133

Abstract

Asesmen merupakan bagian terpadu berdasarkan proses pembelajaran, kemudian temuat fasilitasi pembelajaran, serta penyediaan informasi yang holistik sebagai mana menjadi umpan balik terhadap peserta didik. Asesmen dirancangnya menjadi suatu keleluasan agar ditentukannya suatu teknik dan waktu dalam pelaksanaan asesmen sehingga menjadi efektif dalam tercapainya suatu pembelajaran didalamnya. Implementasi asesmen pembelajaran dan hambatan pada implementasi asesmen pembelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Kintap. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptis berdasarkannya metode penelitian kualitatif. Instrumen penelitian termuat berdasarkan lembar observasi serta pedoman wawancara. Peneliti menggunakan suatu teknik pengumpulan data berupa observasi kemudian wawancara serta dokumentasi. Sedangkan peneliti ini menggunakan sebuah teknik analisis data berdasarkan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebelum melaksanakan pembelajaran di kelas guru menyiapkan modul ajar yang sudah sesuai dengan format modul ajar dalam kurikulum merdeka; (2) implementasi asesmen pembelajaran matematika yang dilaksanakan guru berbeda dengan yang ada di modul ajar; dan (3) hambatan yang terjadi dalam implementasi asesmen pembelajaran matematika adalah banyaknya jumlah siswa dalam satu kelas yang harus dinilai, kemudian guru masih kesulitan dalam menyusun instrumen asesmen dan juga kurangnya fasilitas sekolah sehingga dalam proses pembelajaran memakan banyak waktu.
Pelatihan penggunaan permainan monopoli berbasis etnomatematika untuk meningkatkan motivasi belajar siswa Noor Fajriah; Asdini Sari; Muhammad Sa’duddien Khair
ABDIMAS DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v9i1.20931

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VII dan kompetensi guru di SMPN 18 Banjarmasin melalui pengembangan permainan Monopoli berbasis etnomatematika dengan konteks lingkungan lahan basah. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan lokakarya, diskusi, dan pelatihan praktis, program ini memanfaatkan 36 kartu soal matematika berkonteks lokal dan perangkat permainan Monopoli. Hasil menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa berada pada kategori "sedang" (N-Gain), dan media ini dinilai "sangat layak" oleh guru matematika dengan rata-rata 87,5, yang juga ditandai antusiasme siswa yang tinggi selama simulasi. Kesimpulannya, permainan Monopoli berbasis etnomatematika ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, menyediakan media pembelajaran inovatif, serta berhasil mengintegrasikan budaya lokal dalam pendidikan matematika.     Abstract: This community service initiative aimed to enhance mathematics learning motivation among 7th-grade students and improve teacher competency at SMPN 18 Banjarmasin, through the development of an ethnomathematics-based Monopoly game contextualized in the local wetland environment. Utilizing a Participatory Action Research (PAR) methodology that included workshops, discussions, and practical training, the program incorporated 36 locally-themed mathematics question cards and Monopoly game sets. Results indicated that student learning motivation increased to a "moderate" category (N-Gain score), and the math teachers rated the developed game media as "highly suitable" with an average score of 87.5, further evidenced by high student enthusiasm during simulations. In conclusion, this ethnomathematics-based Monopoly game proved effective in boosting learning motivation, providing an innovative teaching medium, and successfully integrating local culture into mathematics education.