Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Inventarisasi spesies ikan bernilai ekonomis di perairan umum Kabupaten Seruyan Mustaqiim Pangestu; S Siswanto
JURNAL ILMU HEWANI TROPIKA (JOURNAL OF TROPICAL ANIMAL SCIENCE) Vol 9, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Kristen Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study was to inventory of fish economic value species in freshwaters Seruyan Regency. Observations and sampling were conducted at three stations that is, the station I (Seruyan Hilir), station II (Danau Sembuluh and Seruyan Raya), station III (hanau) by observing the catch of local fishermen. The study was conducted through desk study and field survey in Seruyan River, Seruyan District, Central Kalimantan Province. Based on the catch of fishermen, daily collection, the number of fish species found during the research took place from three stations as many as 25 species from 13 families. Bagridae family (one species), Anabantidae (four species), Channidae (three species), Cyprinidae (five species), Eleotridae (one species), Synbranchydae (one species), Siluridae (four species), Osphronemidae (one species), Pangasidae (one species), Botiidae (one species), Family Notopteridae (one species), Pangasidae (one species) and Palaemonoidae (one species). Based on these results the cyprinidae family is the most caught family. Keywords : Inventory, Fish Species, Freshwaters, Seruyan Rivers
KINERJA VITAMIN C DAN TEMULAWAK TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP POST LARVA IKAN PAPUYU (Anabas testudineus Bloch) Mustaqiim Pengestu; Untung Bijaksana; Indira Fitriliyani
Fish Scientiae Vol 6 No 1 (2016): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.803 KB)

Abstract

Hatchery technology has been controlled but the technology is not maximized seed maintenance. Continuity seed in cultivation is indispensable. Vitamin C has a very big role in the physiology of fish primarily as an antioxidant and anti-stress and curcuma component containing a nutritious oil asitri. Curcumin stimulate liver cells to improveand facilitate the production and secretion of bile, there by improving digestion and accelerate gastric emptying.This study was conducted over five months starting from the preparation,execution, and reporting. This research was conducted in the village Mentaos, Banjarbaru, South Kalimantan. The parameters studied were weight growth, length growth, survival rate, feed conversion, protein retention and fat retention by using statistical test completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications.A treatment using commercial feed shrimp with the codes FL 0, treatment and use of commercial feed, thoroughly mixed with vitamin C brand Sido Muncul C1000 much as1000 mg / kg feed, treatment C using commercial feed FL 0 thoroughly mixed withginger 150 g / kg of feed, and D treatment using commercial feed FL 0 thoroughly mixedwith vitamin C as much as 1000 mg / kg feed and ginger 150 g / kg of feed.The results showed that the commercial feed was given vitamin C and curcuma provide survival rate value and the best feed conversion in post larval climbing perch. Best survival value 23.49% and feed conversion value of 0.51. The results of research into the use of vitamin C and curcuma can be recommended to farmers fish farmers to increase the value of the survival of post larvae climbing perch.
Efektivitas vitamin C dan ekstrak temulawak terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus): The effectiveness of vitamin c and curcuma extract against survival rate and growth of the tilapia (oreochromis niloticus) Siswanto; Mustaqiim Pangestu
e-Journal BUDIDAYA PERAIRAN Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/bdp.v11i1.46268

Abstract

This study aimed to find out the effects of combination of feed additives in the form of curcuma and vitamin C on the survival rate and growth of tilapia fries. The feed used was commercial feed with protein content of ±33%. The source of vitamin C was IP 50mg of 150mg/kg of feed while curcuma extract was obtained from the rhizome of curcuma extracted by 6g of dry weight/kg of feed. The experimental design used a complete randomized design (RAL), consisted of 3 treatments and 3 repeats. Treatment A= Commercial feed by added vitamin C and curcuma extract, B= Commercial feed by added vitamin C and treatment C= Commercial feed without added feed additives. The observed parameters were survival rate (SR), relative growth rate (RGRW), relative total length (RGRL) and water quality. The survival value of the highest in a row was treatment B with a value of 96.67±5.77%, treatment A with a value of 93.33±11.55% followed by treatment C with a value of 80.00±17.32%. The relative growth rate of the highest was treatment B (6.38±2.54%), treatment A (6.25±1.62%) followed by treatment C (4.92±1.66%). For the relative total length value was treatment B (1.21±0.39%), treatment A (1.14±0.26%) followed by treatment C (1.00±0.22%). Keywords: Vitamin C, curcuma, survival rate, growth, tilapia fries.
PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN C DAN TEMULAWAK TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN (PANGASIUS sp) DI KOLAM Mustaqiim Pangestu; Siti Rahmah
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Jurnal Penelitian Belida Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan vitamin C dan temulawak terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan patin (Pangasius sp) pada pakan komersial di Kolam. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, meliputi penyusunan proposal penelitian, seminar proposal, persiapan penelitian, aklimitasi, pembuatan pakan, pelaksanaan penelitian,penyusunan laporan, dan siding akhir. Penelitian ini dilakukan di desa Sungai Undang, RT 09/RW 02, Jl. Ais Nasution Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Manajemen Penelitian meliputi persiapan, proses aklimitasi, seleksi benih, pembuatan serbuk temulawak, pemberian pakan, sampling awal dan akhir. Prosedur penelitian menggunakan 4 (empat) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pakan yang diberikan selama 42 hari pemeliharaan adalah campuran pelet komersial dengan vitamin C dengan dosis 500 mg dan ekstrak temulawak dengan dosis 100 g, yang diberikan dengan 3 kali sehari. selama penelitian dikumpulkan data kelangsungan hidup, pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, rasio konversi pakan dan kualitas air. parameter kualitas air yang diukur adalah suhu, ph, oksigen terlarut dan amoniak. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan vitamin C dan temulawak pada pakan ikan uji tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kelangsungan hidup dan rasio konversi pakan benih ikan patin (Pangasius sp).
Manajemen Pembesaran Ikan Papuyu (Anabas testidineus) di Desa Mekar Indah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah Wijianto, Wijianto; Pangestu, Mustaqiim; Rozikin, Iftisar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v1i01.35

Abstract

Ikan papuyu (Anabas testidineus) merupakan salah satu ikan endemik Kalimantan yang memiliki cita rasa yang lezat dan memiliki harga jual yang cukup tinggi. Ikan papuyu dapat hidup di perairan rawa, sungai, dan danau. Desa Mekar Indah merupakan salah satu desa di Kecamatan Seruyan Hilir Timur yang memiliki potensi ikan papuyu yang cukup tinggi. Kebutuhan terhadap ikan papuyu secara umum masih mengandalkan hasil penangkapan dari alam. Tujuan sosialisasi kepada masyarakat Desa Mekar Indah terkait dengan manajemen pembesaran ikan papuyu yaitu agar masyarakat dapat mengetahui cara budidaya ikan papuyu. Setelah masyarakat menerima pemaparan terkait manajemen pembesaran ikan papuyu, masyarakat dapat secara mandiri melakukan kegiatan usaha budidaya. Kegaiatan sosialisasi meliputi pemaparan persiapan wadah budidaya, manajemen pemberian pakan, manajemen kesehatan ikan, dan manajemen kualitas air.
Pelatihan Teknik Pemijahan Ikan Papuyu Sistem Semi Alami di Desa Mekar Indah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan Rozikin, Iftisar; Pangestu, Mustaqiim; Wijianto, Wijianto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v1i01.33

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan di Desa Mekar Indah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pembenihan ikan papuyu dengan sistem semi alami agar permasalahan mengenai ketersediaan benih dapat teratasi sehingga kegiatan budidaya dapat berjalan lancar. Metode yang dipakai pada program ini ada dua tahap yaitu metode ceramah dan praktik. Padakegiatan tahap pertama sosialisasi/ penyampaian materi. Pada tahap pertama dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab secara langsung. Seluruh peserta dapat mengajukan berbagai pertanyaan menyangkut bagaimana cara memijahkan ikan dan pendederan ikan papuyu kemudian dilanjutkan dengan tahap kedua yaitu praktik teknik pemijahan. Pada kegiatan praktik ini diajarkan bagaimana tata cara seleksi induk, proses pemijahan, dan pemeliharaan larva. Harapan dari kegiatan ini masyarakat sudah bisa membenihkan ikan papuyu sehingga ketersediaan benih berkesinambungan dan akhirnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Analisis Usaha Pembenihan Ikan Papuyu di UPT. Tanggul Harapan Desa Pematang Limau Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan Robiyanoor, Robiyanoor; Pangestu, Mustaqiim; Rozikin, Iftisar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v1i01.36

Abstract

Ikan papuyu sebagai salah satu sumber daya unggulan di UPT. Tanggul Harapan yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai usaha. Ikan papuyu hidup di air tawar seperti rawa, sungai, danau, dan lainnya. Produksi ikan papuyu saat ini masih mengandalkan hasil penangkapan dari alam. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlanjutan produksi yaitu dengan cara mlekaukan kegiatan pembenihan ikan papuyu. Penyampaian materi terkait kegiatan analisis pembenihan ikan papuyu disampaikan melalui sosialisasi. Kegiatan usaha pembenihan ikan papuyu perlu adanya analisis usaha untuk mengevaluasi kelayakan usaha. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan papuyu di UPT. Tanggul Harapan , Kec. Seruyan Hilir, Kab. Seruyan. Hasil analisis usaha kegiatan pembenihan ikan papuyu memiliki nilai R/C Ratio 1 yang berarti bahwa usaha pembenihan ikan papuyu menguntungkan
ANALISIS USAHA BUDIDAYA IKAN BAWAL AIR TAWAR (Colossoma macropomum) DALAM KERAMBA DI SUNGAI KAHAYAN KELURAHAN PAHANDUT KOTA PALANGKA RAYA Budhi Ardani; Pangestu, Mustaqiim; Dewi
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 20 No. 1 (2025): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v20i1.19271

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2022 sampai Juli 2022 yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan bawal dalam keramba di Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Kota Palangka Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif dimana pengambilan data dengan menggunakan metode purposive sampling. Responden yang diambil adalah 12 pembudidaya. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Dalam penelitian ini untuk mengetahui kelayakan usaha yaitu dengan menghitung kisaran nilai rata-rata berbasis keseluruhan responden unit usaha ikan dalam keramba dari keuntungan laba, keuntungan usaha, tingkat keuntungan, perbandingan antara tingkat keuntungan dengan total biaya pengeluaran, rasio keuntungan bersih, titik impas, dan waktu pengembalian. Kesimpulan dari hasil analisis dengan menghitung kisaran nilai rata-rata menunjukkan bahwa nilai keuntungan laba (Net Profit) yaitu Rp. 4.250.167, keuntungan usaha (Operating Profit) yaitu Rp. 16.702.667, tingkat keuntungan (Profit Rate) yaitu menghasilkan keuntungan mencapai 7,37% dari seluruh biaya yang dikeluarkan, BCR (Benefit Cost Ratio) >1 yaitu 1,07, rentabilitas termasuk dalam kategori sangat baik > 100 yaitu 84,55%, dan untuk waktu tingkat pengembalian investasi (Payback Periode) yaitu 1,35 tahun. Berdasarkan hasil analisis usaha budidaya ikan bawal dalam keramba di Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya mendapatkan bahwa usaha layak untuk dijalankan. Kata Kunci : Analisis usaha, Ikan bawal, Keramba
Pelatihan Pembenihan Ikan Papuyu (Anabas testudineus Bloch) di Desa Tabiku Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan: Training on Climbing Perch Hatchery (Anabas testudineus Bloch) in Tabiku Village, Seruyan Raya District, Seruyan Regency Pangestu, Mustaqiim; Najamuddin, Anang; Suraya, Ummi; Yusuf, Noor Syarifuddin; Rozik, Muhammad
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 9 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i9.9431

Abstract

Climbing Perch (Anabas testudineus Bloch) is a freshwater fish that inhabits swamps, rivers, lakes, and other water bodies. Some communities have begun cultivating climbing perch but still lack information on breeding techniques, leading to reliance on wild-caught fry. This community service activity, conducted by the Fisheries Department of the University of Palangka Raya in collaboration with the Tabiku Village Government, was to provide training on climbing perch breeding. This initiative aimed to encourage the community to engage in climbing perch hatchery businesses and improve the quality of climbing perch fry. The method used in this community service program was a participatory approach to climbing perch breeding. This included socialization, theoretical sessions on hatchery techniques, and hands-on training in various breeding activities. These activities covered fish spawning techniques, pond preparation, broodstock selection, spawning process, feeding, and fry harvesting. Five pairs of broodstock were used with a male-to-female ratio of 3:1. As a result of this program, approximately 25.000 eggs were produced, with an 85% hatching rate. The fertilization rate of papuyu fish eggs was 78%, resulting in 16.575 larvae. During the rearing period, 1.320 fry measuring 3–5 cm were obtained using a 4x6 meter tarpaulin pond. To improve the survival rate of climbing perch fry, increasing the number of nursery ponds for better fry development is recommended.
Pemberdayaan Agropreneur Muda Melalui Pelatihan Budidaya Ikan Lele Kolam Mini Di SMP Sumbarrang Kabupaten Gowa Muhammad Aldair Mukstofa Carda; Zakiah; Mustaqiim Pangestu; Syahnan Aly Lubis; Nur Islah Sugianto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.13584

Abstract

This community service program was conducted to enhance the entrepreneurial capacity of junior high school students by strengthening their technical literacy in catfish aquaculture, a fisheries commodity with substantial economic value. The activity was implemented from 3–7 November 2025 at SMP Sumbarrang, Gowa Regency, and was delivered in a theoretical format due to limited facilities for practical aquaculture activities. The training materials covered the concept of youth agropreneurship, household-scale catfish farming techniques, feed management, community-based marketing strategies within the school environment, business feasibility analysis, and the development of entrepreneurial action plans. The methods employed included interactive lectures, group discussions, business plan simulations, and pre–post test evaluations. The results indicated a significant improvement in students’ technical literacy, reflected by a 49–50% increase in understanding related to farming techniques, feed management, and market opportunities. Entrepreneurial motivation also increased among 78% of participants, demonstrated by greater willingness to express business ideas and heightened awareness of their family’s economic potential. Support from schools and parents was identified as a key factor strengthening the sustainability of the program. Overall, this activity produced a replicable empowerment model for cultivating young agropreneurs in rural school settings, contributing to local economic development through the fisheries sector.