Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : Jurnal GEOSAPTA

PENGARUH KOMPOSISI BRIKET BATUBARA NON-KARBONISASI TERHADAP PARAMETER KUALITAS DAN KARAKTERISTIK PEMBAKARAN Syafira Dian Sari; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Geosapta Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i2.5164

Abstract

Briket batubara merupakan bahan bakar padat yang mempunyai kelayakan teknis untuk digunakan sebagai bahan bakar, untuk menghasilkan briket batubara dengan kualitas yang baik maka perlu dilakukan analisis terhadap parameter kualitas dan karakteristik pembakaran dari briket yang telah diolah. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan briket batubara yang diharapkan memiliki kualitas yang dapat menunjang penggunaan energi panas yang dihasilkan dari briket.Metode analisis yang digunakan adalah melakukan pengujian di laboratorium meliputi pengujian kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, nilai kalori dan karbon tertambat. Serta melakukan pembakaran briket untuk mengetahui waktu nyala api, waktu nyala bara dan waktu pembakaran.Hasil analisis parameter kualitas dengan kadar air terendah terdapat pada komposisi A (ukuran partikel batubara 0,40 mm), kadar air sebesar 9,69%. Kadar abu terendah terdapat pada komposisi A (ukuran partikel batubara 0,40 mm), kadar abu sebesar 3,50%. Kadar zat terbang tertinggi terdapat pada komposisi A (ukuran partikel batubara 2,38 mm), kadar zat terbang sebesar 61,90%. Nilai kalori tertinggi terdapat pada komposisi C (ukuran partikel batubara 0,40 mm), nilai kalori sebesar 6586,5 kkal/kg. Karbon tertambat tertinggi terdapat pada komposisi C (ukuran partikel batubara 0,40 mm), nilai karbon tertambat sebesar 37,97%. Serta waktu pembakaran briket terlama didapat pada komposisi C (ukuran partikel batubara 2,38 mm) dengan waktu nyala api 50 menit 31 detik, waktu nyala bara 1 jam 25 menit 45 detik dan waktu pembakaran 2 jam 16 menit 16 detik. Kata-kata Kunci : Batubara, Briket, Non-Karbonisasi, Kualitas, Ukuran Partikel
EVALUASI PRODUKTIVITAS PEMUATAN BATUBARA PADA KEGIATAN PENGAPALAN PT ASMIN BARA BRONANG Wulandari Puspitasari; Uyu Saismana; Riswan Riswan
Geosapta Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i2.3902

Abstract

Pada kegiatan pengapalan di PT Asmin Bara Bronang telah terjadi ketidak tercapaian target barging time, barging time yang sudah ditentukan adalah sebesar 6 jam 20 menit. Tidak tercapainya target barging time dipengaruhi oleh beberapa hal yang berhubungan seperti ketersediaan batubara, produktivitas unit pengumpan wheel loader, dan belt conveyor.Penelitian ini meggunakan pendekatan dengan menganalisa tiga faktor yang beprengaruh langsung pada kegiatan barging, yaitu ketersediaan batubara, produktivitas wheel loader, dan belt conveyor.  Dari hasil penelitian didapatkan bahwa 47% dari barging bulan Mei tidak mencapai target barging time. Dari ketiga faktor, ditemukan bahwa, produktivitas wheel loader adalah penyebabnya. Dimana produktivitas rata-rata aktual wheel loader 862,19 ton/jam, maka CR 30 hanya mampu memuat ±5.000 MT batubara dalam waktu 6 jam. Untuk memenuhi barge dengan ukuran maksimal, yaitu ±8.000 MT. Maka dilakukan simulasi. Simulasi yang dilakukan ada dua, yang pertama adalah dengan memaksimalkan waktu wheel loader maju dan kembali. Menggunakan kecepatan sesuai hand book wheel loader. Maka didapatkan rata-rata produktivitas taksiran wheel loader adalah 1.156,91 ton/jam, CR 30 mampu memuat ±6.900 MT. Simulasi kedua adalah dengan memperkecil loading time, dengan menaikkan produktivitas wheel loader. Untuk menaikan produktivitas wheel loader maka dilakukan penambahan 1 unit wheel loader, produktivitas wheel loader naik menjadi 1.724,28 ton/jam ton/jam. Dengan produktivitas tersebut untuk memuat barge ukuran 300 ft (8.000 MT) dibutuhkan waktu 4 jam 58 menit. Kata-kata Kunci : produktivitas, barging, belt conveyor, barging time, wheel loader, demurrage
PERHITUNGAN SUMBERDAYA DAN CADANGAN BATUBARA PT KADYA CARAKA MULIA Muslikin Muslikin; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3132.698 KB) | DOI: 10.20527/jg.v5i1.5672

Abstract

ABSTRAKKegiatan eksplorasi di Blok Selatan PT Kadya Caraka Mulia telah dilakukan pemboran sebanyak 30 titik bor dan dilanjutkan dengan logging geofisika di 8 lokasi. Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan model geologi serta mengetahui sumberdaya dan cadangan batubara di daerah penelitian.Metode yang digunakan untuk perhitungan sumberdaya dan cadangan batubara pada penelitian ini adalah metode Poligon dengan menggunakan bantuan software.Dari penelitian ini didapatkan bahwa di Blok Selatan PT Kadya Caraka Mulia terdapat sumberdaya batubara terukur 4,094,583 ton dan sumberdaya batubara tertunjuk 670,380 ton. Adapun cadangan batubara terukur sebesar 356,470 ton dengan volume overburden adalah 4,250,992 BCM. Kata Kunci: Permodelan, Sumberdaya, Cadangan, Metode Poligon
PENGARUH CURAH HUJAN TERHADAP TOTAL MOISTURE BATUBARA BASIS AS RECEIVED Haipan Haipan; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i1.4199

Abstract

PT Amanah Anugerah Adi Mulia Site Kintap dihadapkan dengan permasalahan pengiriman batubara dari pelabuhan ke vessel dimana selama proses pengiriman tersebut batubara akan terpapar udara bebas sehingga kualitasnya dapat berubah. Perubahan kualitas yang dimaksud adalah berubahnya nilai dari total moisture (TM) yang berpotensi menyebabkan terjadinya penurunan atau kenaikan nilai kalori batubara.Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan perhitungan model matematika (analisis regresi linier berganda) untuk mendapatkan konstanta terhadap perhitungan TMlaut yang dipengaruhi curah hujan terhadap TMdarat. Selanjutnya menghitung curah hujan rencana yang diambil dari data 10 tahun yang didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Regional Banjarbaru untuk diolah menjadi data curah hujan rencana perbulan.Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode regresi linier berganda diketahui hubungan antara pengaruh curah hujan dengan perubahan nilai TMlaut batubara digambarkan dengan persamaan TMlaut = -0.136 + 0.035CH + 1.002TMdarat.  Persamaan yang diperoleh dapat digunakan untuk memprediksi nilai TMlaut sehingga dalam pelaksanaan blending parameter yang mempengaruhi penurunan nilai kalori ini dapat dijadikan pertimbangan dalam memenuhi kriteria kualitas batubara yang diminta pembeli. Kata-kata kunci : Analisis regresi linier berganda, curah hujan rencana, total moisture, transhipment
OPTIMASI PENGELOLAAN STOCKROM-STOCKPILE SERTA SIMULASI PENANGANAN TUMPUKAN BATUBARA DI STOCKROM Rakhman Silvika Maksum; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i1.4206

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan pertambangan ketika produksi batubara mengalami hambatan salah satunya adalah dampaknya tumpukan batubara di stockROM terlalu lama tertimbun dan meninggi. Salah satu opsi penanganan adalah segera mengolah batubara lama yang masih ekonomis dan mencampurnya dengan batubara baru (homogenisasi). Selain itu manajemen terhadap proses produksi dan kontrol kualitas seperti tata ruang, pengelolaan air penjadwalan dan penempatan unit penunjang serta skema penumpukan juga masih belum optimal.Penelitian dilakukan berdasarkan data aktual produksi pada bulan Januari 2014. Data kemudian diolah dan disimulasikan untuk memberikan opsi manajemen stockpile yang lebih baik. Berdasarkan perbaikan tata ruang dan penumpukan, kapasitas stockROM 841.791,68 m3 dan kapasitas stockpile 261.772,94 m3. Bentuk tumpukan limas terpancung dengan sudut kemiringan tumpukan 30o dan ketinggian 16 m. Drainase berbentuk trapesium dengan dimensi aplikatif: lebar dasar saluran (b) 1 m, lebar permukaan saluran (B) 2 m, Kedalaman saluran (d) 1 m, Kemiringan dinding saluran (α) ±63o. Dimensi sediment pond di stockROM: panjang 30 m, lebar 12,5 m, jumlah kolam 3, kedalaman 3 m (kolam 1 dan 3), 4 m (kolam 2). Sediment pond stockpile: panjang 10 m, lebar 8 m, jumlah kolam 3, kedalaman 3 m (kolam 1 dan 3), 4 m (kolam 2).Berdasarkan perbaikan penggunaan unit penunjang di area stockROM-stockpile, maka unit yang direkomendasikan untuk produksi lancar dengan target 458.333,33 Ton/bulan: 1 unit dozer Caterpillar D8R di StockROM, 2 unit wheel loader Komatsu WA 500-3 di stockpile dan 2 unit wheel loader Caterpillar 966H di stockroom, 3 unit excavator Komatsu PC 200-8 untuk memuat batubara ke hopper dan 1 unit excavator Komatsu PC 300-8 untuk mengelola drainase dan kolam pengendap serta mengantisipasi genangan dan swabakar. Unit stand by: 2 unit dozer Caterpillar D8R, 3 unit wheel loader Komatsu WA 500-3 dan 1 unit wheel loader Caterpillar 966H. Dengan manajemen penumpukan menggunakan konsep FIFO. Waktu penyelesaian tumpukan batubara warute di stockROM dengan menggunakan opsi realistis adalah 41 hari dan waktu penyelesaian tumpukan batubara warute di stockROM dengan menggunakan opsi terbaik adalah 24 hari Kata-kata kunci: StockROM, Stockpile, Timbunan, Produktivitas, Drainase, Settling Pond
EVALUASI KEMAJUAN TAMBANG BULANAN BERDASARKAN METODE SURVEY PADA PT XYZ Rusdi Suhairi; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 4, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i01.4509

Abstract

Evaluasi kemajuan tambang sangat berkaitan dengan perencanaan tambang yang akan dilakukan selanjutnya. Evaluasi itu menjadi faktor dalam perhitungan cadangan sehingga dapat merencanakan proses penambangan yang akan berlangsung. Tujuan yang akan dicapai adalah menentukan batas-batas penambangan yakni dalam keadaan aktual di lapangan, pada PT XYZ sering kali tingkat perolehan tidak mencapai persentase yang diperkirakan.Pengukuran survey kemajuan tambang yang dilakukan pada PT XYZ mengunakan metode pengukuran joint survey. Dimana semua pekerjaan pengukuran topografi dilaksanakan di lapangan dengan tujuan untuk mendapatkan data tiap titik detail.Berdasarkan Perbandingan Peta monthly plan dan topografi progres bulan Mei, Juni dan Juli 2016 didapatkan hasil yaitu pada pencapaian kemajuan tambang berdasarkan luasan yaitu mulai 82,23% sampai dengan 133%. Berdasarkan kedalaman pencapaian mulai dari 84,96% sampai dengan 100%. Dan pencapaian progres tambang berdasarkan volume mulai dari 65,56% sampai dengan 88,72%. Kata-kata kunci: Luas, Actual Survey, Rencana Penambangan, Evaluasi
EVALUASI GETARAN PELEDAKAN OVERBURDEN BERDASARKAN POWDER FACTOR PADA PT BINA SARANA SUKSES Yuliana Yuliana; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan; Ferdinandus Ferdinandus; Kartini Kartini
Geosapta Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i1.2930

Abstract

PT Bina Sarana Sukses merupakan perusahaan kontraktor tambang batubara yang bekerja melayani produksi batubara dan overburden untuk PT Antang Gunung Meratus. Salah satu kegiatan penambangan adalah pengupasan lapisan penutup dengan cara pemboran dan peledakan. Geometri peledakan yang digunakan di perusahaan yaitu burden 8 m x spasi 9 m dengan kedalaman lubang maksimal 9 m dengan arah pemboran vertikal dan pola  pemboran  staggered  pattern. Pada Pit Warute dilakukan peledakan dengan metode nonel, sedangkan pola peledakan yang digunakan echelon, boxcut dan v-cut. Letak Pit Warute dekat dengan office, sehingga isian bahan peledaknya dibatasi sesuai jarak tersebut agar getaran yang dihasilkan tidak mencapai 2 mm/s.Meteode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisa  faktor – faktor yang mempengarahui ground vibration, seperti : jarak pengukuran dari titik pengukuran, jumlah isian bahan peledak, dan kondisi alat. Adapun  analisa  hubungan antara Peak Particle Velocity terhadap Powder Factor yaitu, Setelah dikelompokkan dengan parameter isian bahan peledak per lubang yaitu 100 kg , dan scaled distance yang sama sebesar 60, parameter yang digunakan adalah peak particle velocity 1,51 mm/s dengan powder factor 0,16 kg/m3, peak particle velocity 2,26 mm/s dengan powder factor 0,18 kg/m3 dan peak particle velocity 3,43 mm/s dengan powder factor 0,23 kg/m3.Maka didapatkan hasil analisa yaitu semakin kecil powder factor, maka nilai peak particle velocitynya juga cenderung kecil. Sedangkan semakin besar nilai powder factor yang digunakan, maka nilai peak particle velocitynya juga cenderung semakin besar. Hal ini dikarenakan tiap geometri peledakan memiliki perbedaan kedalaman lubang ledak, jumlah lubang dan isian bahan peledak yang berbeda. Namun, ada 2 pengamatan yang nilai peak particle velocity melampaui batas yang ditetapkan perusahaan yaitu sebesar 2 mm/s yaitu pada nilai PPV 2,26 mm/s dan 3,43 mm/s. Dengan  powder factor  tidak boleh melebihi 0,17 kg/m3. Kata Kunci : Ground Vibration, Jarak, , Peak Particle Velocity, Peledakan, Powder Factor
ANALISIS PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF NAF YANG DIGUNAKAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PEMBENTUKAN AIR ASAM TAMBANG PADA PT JORONG BARUTAMA GRESTON Muhammad Ali Syaefudin; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Geosapta Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.655 KB) | DOI: 10.20527/jg.v6i1.7873

Abstract

Pencegahan air asam tambang (AAT) dapat dilakukan dengan upaya covering material yang berpotensi asam yaitu PAF dengan menggunakan material yang tidak berpotensi asam yaitu NAF. Namun, keberadaan material NAF seringkali tidak ditemukan dalam jumlah banyak untuk mengisolasi seluruh material PAF. Oleh karena itu, diperlukan material lain sebagai alternatif dalam pencegahan pembentukan AAT. Salah satu material yang berpotensi dapat digunakan yakni fly ash dan bottom ash dari hasil pembakaran batubara di PLTU.Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium dengan beberapa variasi komposisi pelapisan sampel  NAF, fly ash dan bottom ash terhadap sampel PAF dengan menggunakan uji free draining colomn leach (FDCL) serta pengukuran nilai pH ,TSS, serta logam Fe dan Mn.Dari hasil pengujian fly ash lebih efektif dari NAF dan bottom ash dimana samakin besar komposisi fly ash nilai rata-rata pH yang dihasilkan semakin baik dengan komposisi fly ash (35%) nilai pH rata-rata yang didapatkan ialah 6,82 dengan nilai rata-rata TSS 12,25 mg/l, nilai rata-rata logam Fe sebesar 0,10 mg/l, serta nilai rata-rata logam Mn 1,10 mg/l. Hasil percobaan menunjukkan bahwa dengan penambahan fly ash dapat mencegah pembentukan air asam, dan menjaga nilai TSS, Fe dan Mn untuk tidak melewati batas baku mutu yang ditetapkan Pergub Kalsel No.36 Tahun 2008. Kata-kata kunci: Air asam tambang, NAF, PAF, fly ash, bottom ash
ANALISA KELAYAKAN JALAN ANGKUT TAMBANG BERDASARKAN GEOMETRI DAN MATERIAL PERKERASAN JALAN Muhammad Azmi Rahman; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan; Abrar Briando Noure; Ricky Joetra
Geosapta Vol 2, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i2.4218

Abstract

PT Saptaindra Sejati (SIS) menerapkan metode tambang terbuka yang erat kaitannya dengan aktivitas pengangkutan di jalan tambang. Oleh karena itu, jalan tambang sering dijumpai kerusakan-kerusakan di badan jalan seperti jalan berlubang dan permukaan jalan tidak mulus. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi jalan yang geometri dan daya dukung tanahnya belum memenuhi standar kelayakan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada metode pengukuran aktual di lapangan dan di laboratorium yang bertujuan untuk mendapatkan hasil pada waktu sekarang. Proses pemecahan masalah menggunakan metode komputasi dan perhitungan disertai data-data berupa peta, gambar, grafik, dan tabel yang dapat membantu dalam penyampaian informasi hasil penelitian.Geometri  yang standar untuk dump truck Caterpillar 789C adalah lebar jalan pada jalan lurus 27 meter, lebar jalan angkut pada tikungan 35 meter, superelevasi maksimal 10 %, cross-slope 2%-4% dan grade maksimum 8%. Kondisi Jalan dengan nilai daya dukung 64% masih dibawah target yaitu 80%. Nilai Uji Laboratorium material perkerasan untuk meningkatkan daya dukung jalan yaitu claystone (Nilai CBR 21.5 %) dan Sandyclay (Nilai CBR 20%). Dari kedua material tadi kita mendapatkan 3 simulasi perencanaan perkerasan jalan untuk menambah daya dukung jalan, yaitu simulasi pertama menggunakan subgrade (tanah asli), subbase (sandyclay) dan base (claystone), simulasi kedua menggunakan subgrade (tanah asli) dan subbase (sandyclay), dan yang terakhir simulasi 3 menggunakan subgrade (tanah asli) dan subbase (claystone). Rambu-Rambu diperlukan guna mengantisipasi terjadinya insiden terhadap alat angkut. Kata-kata kunci: CBR, Claystone, Ramp, Sandyclay
PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA DAN PERANCANGAN PIT PT ANUGRAH KARYA RAYA, DESA PENAIN, KEC. TEWEH TENGAH KABUPATEN BARITO UTARA, KALIMANTAN TENGAH Mart Wandy; Uyu Saismana; Riswan Riswan; Romla Noor Hakim; Gusfrimanuel Gusfrimanuel
Geosapta Vol 1, No 01 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v1i01.737

Abstract

Perhitungan cadangan berperan penting dalam menentukan jumlah, kualitas dan kemudahan dalam eksplorasi secara komersial dari suatu endapan. Sebab hasil dari perhitungan cadangan yang baik dapat menentukan investasi yang akan ditanam oleh investor, penentuan sasaran produksi, cara penambangan yang akan dilakukan bahkan dalam memperkirakan waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam melaksanakan usaha penambangannya. Hal tersebut melatarbelakangi dilakukannya penelitian sebagai tugas akhir dengan Perhitungan Cadangan Batubara dan Perancangan Pit PT Anugrah Karya Raya (PT AKR), Desa Penain, Kecamatan Teweh tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.Penelitian dikerjakan dengan batuan software tambang, daerah pengaruh pemboran dan geometri lereng yang menjadi acuan dalam penentuan batas penambangan. Perhitungan cadangan batubara dan volume Overburden (OB) menggunakan metode penampang/cross section. Penentuan permodelan batuan dibatasi daerah IUP Eksplorasi PT AKR, serta batas penambangan dan perancangan pit mengacu pada rekomendasi geoteknik lereng yang telah ditentukan oleh perusahaan.Hasil penelitian telah dilakukan yaitu mendapatkan permodelan batubara yang dapat dilihat pada gambar-gambar yang ada di peta di dalam laporan tugas akhir, setelah mendapatkan rancangan pit, maka dilakukan perhitungan cadangan dengan metode cross section, cadangan pit tersebut sebesar 787404 ton dan volume OB sebesar 7701948 bcm, dengan nilai SR 9.78
Co-Authors Abbas Abbas Abdillah Rasyid Abdul Azis Abdul Khair Abrar Briando Noure Achmad Achmad Adip Mustofa Agus Santoso Agus Triantoro Agus Tryono Ahmad Ali Syafi’i Ahmad Ramli Ahmad Zaidan Aji Ahdinata Akhmad Rezni Ilhami Alpian Nafarin Andi Riduansyah Andi Syaputra Andri Toding Annisa Rizky Nur Adzmi Arief, Muhammad Zaini Ayuni Islamiaty Azwar Azwar Basri Basri Billy Grace Palit Deddy J. Sitio Dimas Saputra Eko Santoso Emma Rahmi Febri Amri Oktaviantono Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferry Fernando Fikri, Hafidz Noor Freddy Aditya Gading Abi Pangestu Gita Andini Nilasari Gusfrimanuel Gusfrimanuel Gusti Yunizar Haipan Haipan Hambali Hambali Handri Irawan Hariyono Gunawan Heru Cahyo Prasakto Heru Heru I Gede Mahardika Putra I Putu Sugiarta Imam Imam Jhon Tohom Y.P Johan Eka Saputra Kartini Kartini Lasron Napitu Leo Cahyo Adi M Faisal Amiruddin M. Thoriq Bagoes Saifuddin Mahdi Salam Mahfudz Ade Kurnia Mardyanza Radeng Marselinus Untung Dwiatmoko Mart Wandy Mayati Isabella Muhammad Ali Syaefudin Muhammad Azmi Rahman Muhammad Fuady Muhammad Yusuf Mula Janang Muslikin Muslikin Noor Wahidatul Jannah Noviar Rahmatillah Nur Mulya Sari Nurhakim Nurhakim Oki Prastio Putri, Karina Shella Rahman Muhammad Rakhman Silvika Maksum Ramadhani Febrian Malta Rezky Ade Pratama Ricky Joetra Rizki Tri Cahyana Romansius Limbong Damanik Romla Noor Hakim Rudi Frianto Rusdi Suhairi Rusmawarni Rusmawarni Sayyidina Billynardo Bimantoro Subianto Subianto Syafira Dian Sari Thoni Riyanto Tiurlan Simamora Tri Lestari Tri Okta Maulana Uyu Saismana Wahyu Nur Hidayat Wendly Wiwin Wulandari Puspitasari Yosep Sumitra Yosua Dinata Olla Yuliana Yuliana