Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Studi Daya Dukung Izin Tanah Untuk Pondasi Gedung Di Desa Sea, Kec. Pineleng, Kabupaten Minahasa Jack H. Ticoh; Joice E. Waani; Agnes T. Mandagi; Cindy J. Supit; Lanny D. K. Manaroinsong
TEKNO Vol. 20 No. 80 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Sea, Kec. Pineleng, Kab. Minahasa merupakan salah satu daerah strategis tempat pertumbuhan ekonomi di daerah Sulawesi Utara. Untuk menopang hal tersebut maka diperlukannya data penunjang terutama data daya dukung tanah yang nantinya akan digunakan sebagai acuan untuk perencanaan bangunan sipil. Oleh karena hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui hal – hal diatas. Penelitian daya dukung tanah ini dilakukan dengan pengujian sondir dan boring. Kata kunci – daya dukung izin, pondasi, gedung
Analisis Daya Dukung Fondasi Sumuran Pada Pembangunan Gedung Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna Daud, Agatta F. E.; Sompie, Oktovian B. A.; Mandagi, Agnes T.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60476

Abstract

Pada pembangunan gedung Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah direncanakan menggunakan fondasi sumuran. Data yang telah digunakan pada penelitian ini adalah data penyelidikan tanah dengan menggunakan uji sondir atau Cone Penetration Test (CPT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung pondasi sumuran pada dua variasi diameter. Hasil analisis menunjukkan daya dukung aksial ultimate sebesar 5699,14 kN dan 2529,09 kN, serta daya dukung aksial izin sebesar 2279,66 kN dan 1011,63 kN. Daya dukung lateral dianalisis menggunakan metode Brooms dan diperoleh daya dukung lateral ultimate sebesar 349,671 kN dan 437,088 kN. Analisis penurunan menggunakan metode Vesic menunjukkan nilai penurunan sebesar 22,271 mm dan 19,856 mm. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan bahwa pondasi sumuran yang dianalisis aman terhadap beban yang bekerja. Kata kunci: fondasi telapak, daya dukung, penurunan
Analisis Geoteknik Lapisan Tanah Berdasarkan Data Sondir Studi Kasus : Pembangunan Rumah Sakit GMIM Kaupusan Langowan Kombaitan, Yefta B.; Mandagi, Agnes T.; Sarajar, Alva N.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60618

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan gempa bumi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Salah satu fenomena yang dapat terjadi akibat gempa bumi adalah likuefaksi. Likuefaksi terjadi ketika lapisan tanah kehilangan kekuatannya akibat getaran atau tekanan. Penelitian ini berfokus pada analisis potensi risiko geoteknik likuefaksi dan mitigasi dengan perkuatan tanah stone column di wilayah Wolaang, Sulawesi Utara pada pembangunan Rumah Sakit GMIM Kaupusan dengan menggunakan data Cone Penetration Test (CPT). Penilaian potensi likuefaksi dilakukan dengan menghitung nilai Safety Factor (SF), yang merupakan rasio antara Cyclic Resistance Ratio (CRR) dan Cyclic Stress Ratio (CSR) dengan menggunakan metode National Center Of Eartquae Engineering Research (NCEER) USA. Pada percepatan gempa yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari data sejarah gempa yang pernah terjadi di lokasi tersebut. Besar Peak Ground Acceleration (PGA) dihitung menggunakan rumus empiris yang dikembangkan oleh Matuschka (1980), dengan asumsi bahwa kekuatan gempa yang terjadi mencapai 6,2 SR, 7,5 SR dan 8 SR, untuk memperkirakan potensi percepatan yang mungkin terjadi. Jika hasil safety factor > 1 maka dikakukan perkuatan tanah dengan metode stone column menggunakan metode Mochtar (2000) dan metode Priebe (1995). Hasil analisis menunjukkan bahwa dominan nilai CSR lebih besar dibandingkan nilai CRR pada masing – masing kekuatan gempa, sehingga menghasilakan (SF < 1), yang artinya terjadi potensi likuefaksi pada kekuatan gempa 5,8 SR, 6,2 SR, 7,5 SR, dan 8 SR, mitigasi perkuatan tanah dengan stone column menghasilkan (SF > 1), sehingga metode perbaikan tanah ini mampu mencegah terjadinya potensi likuefaksi. Kata kunci: Cyclic Stress Ratio, Cyclic Resistance Ratio, gempa, likuifaksi, stone column
Analisis Daya Dukung Fondasi Borepile Pada Proyek Pembangunan Gedung Utama Kawasan OIKN Nangoy, Joshua T. T.; Mandagi, Agnes T.; Sarajar, Alva N.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung fondasi borepile pada proyek pembangunan Gedung Utama di Kawasan OIKN dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu metode konvensional berbasis data uji penetrasi standar (N-SPT) dan metode interpretasi hasil uji pembebanan statik (loading test). Perhitungan secara konvensional dilakukan dengan metode Meyerhof, Decourt, serta Reese & Wright, sedangkan hasil uji lapangan dianalisis menggunakan metode Mazurkiewicz, Chin, dan Decourt. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai daya dukung izin (Qall) tertinggi dari metode konvensional diperoleh melalui metode Reese & Wright sebesar 433,27 ton, sedangkan yang terendah dari metode Decourt sebesar 293,15 ton. Sementara itu, hasil interpretasi uji pembebanan statik menunjukkan nilai daya dukung ijin (Qall) tertinggi dengan metode Decourt sebesar 692,31 ton dan terendah dengan metode Mazurkiewicz sebesar 580,00 ton. Perbedaan hasil antara kedua pendekatan disebabkan oleh karakteristik empiris metode konvensional yang konservatif dan keterbatasannya dalam merepresentasikan interaksi tanah–fondasi secara aktual, sementara uji pembebanan memberikan hasil yang lebih realistis terhadap kondisi lapangan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kombinasi antara metode empiris dan uji pembebanan lapangan direkomendasikan dalam perencanaan fondasi borepile. Metode empiris digunakan sebagai acuan desain awal, sedangkan hasil interpretasi uji pembebanan berfungsi sebagai validasi terhadap daya dukung aktual fondasi di lapangan. Kata kunci: fondasi borepile, daya dukung, N-SPT, loading test, metode empiris, OIKN
Analisis Kestabilan Lereng Galian Pada Proyek Peningkatan Jalan Moaat-Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur STA 1+100 Mandagi, Agnes T.; Tampatty, Ezra E.; Ticoh, Jack H.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66190

Abstract

Pada tahun 2024, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur merencanakan pembangunan peningkatan jalan mulai dari kecamatan Moaat sampai kecamatan Motongkad yang tentunya tidak lepas dari pekerjaan galian tanah yang membentuk lereng di tepi jalan. Dalam penelitian ini, data yang digunakan adalah data sondir atau Cone Penetration Test (CPT) dan data geometri lereng pada STA 1+100 sesuai data gambar rencana. Berdasarkan hasil perhitungan faktor keamanan terhadap lereng galian menggunakan Ms. Excel pada titik sondir C1, dapat dilihat bahwa pada metode Bishop dengan variasi kedalaman muka air tanah paling dangkal yaitu 0 meter, didapatkan hasil Fs statis = 0,24, Fs gempa = 0,19 untuk keadaan undrained, Fs statis = 1,06, Fs gempa = 0,78 untuk keadaan drained. Berdasarkan hasil perhitungan faktor keamanan terhadap lereng galian menggunakan software Rocscience Slide pada titik sondir C1, dapat dilihat bahwa pada metode Bishop dengan variasi kedalaman muka air tanah paling dangkal yaitu 0 meter, didapatkan hasil Fs statis = 0,14, Fs gempa = 0,11 untuk keadaan undrained, Fs statis = 1,05, Fs gempa = 0,88 untuk keadaan drained. Pada hasil perhitungan faktor keamanan terhadap lereng galian menggunakan Ms. Excel pada titik sondir C2, pada metode Bishop dengan variasi kedalaman muka air tanah paling dangkal yaitu 0 meter, didapatkan hasil Fs statis = 0,00, Fs gempa = 0,00 untuk keadaan undrained, Fs statis = 1,12, Fs gempa = 0,83 untuk keadaan drained. Pada hasil perhitungan faktor keamanan terhadap lereng galian menggunakan software Rocscience Slide pada titik sondir C2, pada metode Bishop dengan variasi kedalaman muka air tanah paling dangkal yaitu 0 meter, didapatkan hasil Fs statis = 0,03, Fs gempa = 0,02 untuk keadaan undrained, Fs statis = 1,14, Fs gempa = 0,90 untuk keadaan drained. Kata kunci: kestabilan lereng, Faktor Keamanan, Software Rocscience Slide
Analisis Mikrostruktur Tanah Lempung Ariake Yang Tersemen Ringan Menggunakan Metode SEM, MIP Dan XRD Pairunan, Rayner; Sarajar, Alva N.; Mandagi, Agnes T.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66273

Abstract

Tanah lempung Ariake memiliki mikrostruktur lepas, porositas tinggi, dan sifat mekanis lemah akibat dominasi partikel lempung berlapis. Penelitian ini mengkaji perubahan mikrostruktur akibat stabilisasi semen ringan 3%,4%, dan 5% pada berbagai kadar air menggunakan FE-SEM, MIP, dan XRD. Hasil FE-SEM menunjukkan tanah asli beragregat halus dengan pori besar, sedangkan penambahan semen membentuk produk hidrasi ettringite dan gel C-S-H yang mengikat partikel dan mengisi pori. Perbaikan mikrostruktur paling optimal terjadi pada kadar air 125% dengan 5% semen, ditandai oleh struktur padat dan ikatan antarpartikel yang kuat. Analisis MIP menunjukkan penurunan porositas total dan pergeseran distribusi pori dari makropori ke mesopori seiring peningkatan kadar semen. Sampel 125% dengan 5% semen memiliki densifikasi terbaik, sedangkan kadar air 150% dan 200% tetap berpori besar akibat kelebihan air. XRD mengonfirmasi peningkatan ettringite dan fase C-S-H, sementara mineral lempung dasar tetap dominan namun terlapisi produk hidrasi, sehingga meningkatkan stabilitas geoteknik tanah. Kata kunci: lempung Ariake, stabilisasi semen ringan, FE-SEM; MIP, XRD, mikrostruktur, ettringite, C–S–H, porositas, hidrasi semen
Perancangan Instalasi Pengolahan Air Minum Di Desa Tumbohon Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara Katuuk, Kevin Y.; Rondonuwu, Steeva G.; Mandagi, Agnes T.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66370

Abstract

Kebutuhan air minum masyarakat terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas manusia, sehingga diperlukan sistem pengolahan air minum yang memenuhi aspek kuantitas, kualitas, dan kontinuitas. Penelitian ini bertujuan merencanakan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) di Desa Tumbohon, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara guna menyediakan air minum yang aman dan memenuhi standar mutu sesuai peraturan perundang-undangan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer berupa pengukuran debit sungai dengan metode luas penampang dan kecepatan aliran serta pengujian kualitas air baku (besi, nitrit, TSS, fecal coliform, dan total coliform), serta data sekunder berupa jumlah penduduk dan proyeksi pertumbuhan. Hasil analisis menunjukkan debit sungai sebesar 2,19 m³/detik, namun kualitas air baku belum memenuhi baku mutu Air Kelas I berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021, terutama pada parameter besi dan fecal coliform. Berdasarkan kebutuhan air dan karakteristik air baku tersebut, direncanakan sistem IPAM konvensional lengkap yang terdiri dari unit intake, koagulasi (in-line static mixer), flokulasi, sedimentasi, filtrasi, desinfeksi, dan pengolahan lumpur, dengan mempertimbangkan efisiensi dan keberlanjutan operasional. Kata kunci: Instalasi Pengolahan Air Minum, air baku sungai, Desa Tumbohon, PP No 21 Tahun 2021