Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : JTM

PENGARUH PRODUKSI UAP AIR HASIL DARI PEMANFAATAN PANAS BUANG PADA EXHAUST TERHADAP PERFORMA HONDA BEAT 110CC Bagas Putro; Ena Marlina; Nur Robbi
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on testing and data analysis on the effect of adding water vapor to engine performance and exhaust emissions on the Honda Beat 110cc. The results of this study can be concluded that at RPM 3000 to 8400, with the addition of water vapor into the intake manifold will increase the performance of the Honda Beat 110 cc, which includes torque, power and fuel consumption is more efficient and it is better to use a mixture of water vapor. because the hydrogen content contained in the water vapor can bind the hydrocarbon and carbon monoxide content so that a chemical reaction occurs in the combustion chamber. As well as hydrocarbons (HC) and oxygen (O2), they will carry out chemical reactions to form carbon dioxide (CO2) and water vapor (H2O) which reduce exhaust emission levels when the two compounds react in the combustion chamber Keyword: engine performance, fuel consumption, exhaust gas, hydrogen
Pengaruh Piston Cekung Dengan Piston Datar Terhadap Torsi, Daya, Dan Konsumsi Bahan Bakar Supra X 125 Mohammad Miftahul Anwar; Ena Marlina; Nur Robbi
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor bakar torak bensin adalah mesin pembangkit tenaga yang dapat mengubah bahan bakar bensin menjadi tenaga panas dan mengubahnya menjadikan tenaga mekanik. Komponen utama dari motor adalah blok silinder, yang digunakan untuk tempat  pemasangan dari system mekanik dan beberapa komponen mekanik lainnya. Prinsip kerja dari motor bensin ialah sebuah mesin yang sistem kerjanya memanfaatkan energi dari hasil gas panas yang dihasilkan dari proses pembakaran campuran udara dan bahan bakar. Pada proses pembakaran yang berlangsung di dalam silinder mesin tersebut, gas dari pembakaran juga berfungsi menjadi fluida kerja yang dijadikan sebagai energi panas atau tenaga. Untuk memaksimalkan kerja dari motor tersebut ada beberapa cara, salah satunya yaitu menaikan tekanan silinder atau kompresi dari gas campuran udara dan bensin. Dalam penelitian yang kita lakukan ini akan memodifikasi jenis permukaan piston cekung menjadi piston dengan permukaan datar. Hasil penelitian ini untuk mencari perbandingan jenis piston cekung dan datar guna mendapatkan jenis permukaan piston yang optimal dan dapat mengasilkan kerja maksimal. Pada penelitian untuk menguji performa motor menggunakan alat dynamometer. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah permukaan piston datar memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan piston dengan permukaan cekung. Kata kunci: motor bakar, jenis permukaan piston, performa motor, konsumsi bahan bakar.
ANALISIS KETEBALAN dan KEKERASAN PADA PROSES ELECTROPLATING CHROME PADA BAJA ST 37 DENGAN PELAPISAN DASAR COPPER A ridhoni Al-Hikmani; Nur Robbi; Mochammad Basjir
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir setiap orang menggunakan alat-alat logam: perhiasan yang berbeda, furnitur, kerajinan yang berbeda, suku cadang sepeda motor, mobil, dan banyak lagi. Beberapa logam yang digunakan adalah baja. Penelitian ini bertujuan menemukan pengaruh waktu pencelupan dengan  memvariasikan 45 menit, 90 menit, 135 menit, tegangan 2 volt, dan arus 15 amp, ditemukan pengaruh waktu perendaman pada proses elektroplating terhadap ketebalan dan kekerasan lapisan baja ST37.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketebalan lapisan tertinggi untuk proses pelapisan tembaga-kromium terjadi pada waktu pencelupan 135 menit, tegangan 2 volt dan arus 15 amp pada nilai 19,8 µm, mencapai nilai kekerasan tertinggi. Ditampilkan. Proses elektroplating tembaga-kromium, waktu perendaman 135 menit, tegangan 2 volt, arus 15 amp, nilai 656,9 VHN. Artinya, semakin lama waktu perendaman yang digunakan, maka lapisan akan semakin tebal dan keras. Kata Kunci: Waaktu pencelupan, Elektroplating, Baja ST37, Ketebalan, Kekerasan