Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PEMBERIAN REINFORCEMENT DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SANTRI TSANAWIYAH muntasir muntasir; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi belajar siswa ialah dengan cara memberikan penguatan (Reinforcement) pada siswa, penguatan tersebut terdiri dari reward dan punishment bertujuan untuk memberikan stimulus dan perubahan perilaku siswa agar memiliki motivasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian reinforcement (reward dan punishment) terhadap motivasi belajar pada siswa. Penelitian ini dilakukan di Dayah Insan Qurani Aceh Besar dimulai dari tanggal 28 Mei sampai dengan 4 Juni 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif. Dengan desain penelitian cross sectional study yang dilakukan dengan cara angket. Pengambilan sample dilakukan secara proportional random sampling. Dan dianalisis dengan menggunakan metode chi square. Jumlah responden berjumlah 71 siswa. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pemberian reward dan motivasi belajar (p-value = 0,006). Ada hubungan antara pemberian punishment dengan motivasi belajar (p-value = 0,005). Ada  hubungan pemberian reinforcement dengan motivasi belajar (p-value = 0,023). Setelah dilakukan penelitian ini penulis menyarankan kepada pihak sekolah agar dapat lebih memperhatikan para pendidik supaya meningkatkan pemberian reward kepada siswa yang telah berusaha dengan baik dan memberikan punishment sesuai dengan hal yang telah disepakati antara pendidik dan siswa dengan tujuan meningkatnya Motivasi Belajar siswa.
INFANT AND CHILD FEEDING INDEX (ICFI) DAN HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI ANAK Riskia Miranti; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleksnya praktik pemberian makan bayi dan anak membutuhkan suatu indikator yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara praktik pemberian makan dengan status gizi anak. Praktik pemberian makan yang tepat dapat mempengaruhi status gizi anak, hal tersebut dapat dinilai denganInfant and Child Feeding Index (ICFI) yang merupakan sebuah indeks yang spesifik terhadap usia untuk menilai praktik pemberian makan pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Infant and Child Feeding Index (ICFI) dengan status gizi anak di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional study dengan populasi berjumlah 773 ibu dengan anak usia 6-36 bulan. Metode  pengambilan sampel yaitu dengan nonprobability sampling dan menggunakan teknik proportional sampling sebanyak 98 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode wawancara terpimpin dan lembar observasi status gizi anak (BB/TB dan BB/PB). Metode analisa data dilakukan dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan Infant and Child Feedin  g Index (ICFI) dengan status gizi anak (BB/TB dan BB/PB) dengan p-value 1,000. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat memberikan promosi kesehatan terkait praktik pemberian makan sesuai usia, sehingga status gizi anak dapat terpantau dan normal.
ATTACHMENT (KELEKATAN) IBU DAN ANAK DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL BAYI Ishlahil Akmalia; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Attachment (kelekatan) ibu dan anak dimulai pada masa bayi dan menjadi sangat penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak khususnya perkembangan sosial emosional anak. Agar ibu memiliki kelekatan yang baik dengan bayinya, ibu harus selalu berespon terhadap kebutuhan bayi. Namun, fenomenyanya ibu sibuk dengan aktivitasnya sendiri dan lebih mengandalkan pengasuhan bayi kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara attachment (kelekatan) ibu dan anak dengan perkembangan sosial emosional bayi di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar melalui metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Responden dalam penelitian ini berjumlah 86 ibu yang memiliki bayi 1-12 bulan dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan di 5 desa dari 32 desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan kuesioner untuk mengidentifikasi attachment ibu dan anak serta kuesioner ASQ:SE-2 usia 2 bulan, 6 bulan dan 12 bulan untuk mengidentifikasi perkembangan sosial emosional pada bayi. Hasil penelitian dengan uji statistik chi square didapatkan bahwa ada hubungan attachment (kelekatan) ibu dan anak dengan perkembangan sosial emosional bayi di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar (p-value=0,003). Sesuai dengan hasil penelitian diharapkan puskesmas setempat memberikan penyuluhan atau informasi kepada para ibu yang mempunyai bayi tentang pentingnya membangun hubungan yang baik antara ibu dan bayi/anak serta pentingnya melakukan pemeriksaan perkembangan pada anak sedini mungkin.
KONSEP DIRI PADA ANAK ASMA DI RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH fauza rahmah; sri intan rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma merupakan salah satu gangguan inflamasi kronis pada jalan napas yang dialami pada masa kanak-kanak yang penyakitnya berlangsung lama sampai bertahun, jika aspek pencetus serangan asma seperti aspek fisik dan psikologis tidak teratasi dengan baik hal ini akan terjadi perubahan fisik dan psikologis akibat penyakit asma. Perubahan yang terjadi salah satunya pada konsep diri yaitu citra tubuh, ideal diri, harga diri, peran diri dan identias diri.Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran konsep diri pada anak asma di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan penelitian  deskriptif dengan Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terpimpin dengan menggunakan  kuesioner dalam bentuk  Skala Guttman. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 responden dengan sampel 48 responden dengan tehnik pengambilan Simple Random Sampling, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsep diri anak yang menderita asma di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berada pada kategori positif yaitu sebanyak 28 responden (58,3%). Dengan nilai masing-masing subvaribel: citra tubuh berada pada kategori negatif yaitu sebanyak 27 responden (56,3%), ideal diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 27 responden (56,3%), harga diri berada pada kategori negatif yaitu sebanyak 28 responden (58,3%), peran diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 26 responden (54,2%), identitas diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 33 responden (68,8%) 
REAKSI ANAK TERHADAP STRESSOR HOSPITALISASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH RSUDdr. ZAINOEL ABIDIN mimi afriani; sri intan rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu kondisi yang tidak menyenangkan bagi anak karena dapat memberikan efek kecemasan akibat perpisahan, kehilangan kendali, cedera tuhuh dan nyeri.  Kecemasan merupakan kejadian yang mudah terjadi atau menyebar, namun tidak mudah diatasi karena faktor penyebabnya yang tidak spesifik. Kecemasan pada anak akan memperlambat proses penyembuhan, menurunnya semangat untuk sembuh dan tidak kooperatif terhadap perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan reaksi anak terhadap stressor hospitalisasi dengan tingkat kecemasan pada anak usia sekolah di rumah sakit umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelatif pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 69 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan wawancara terpimpin. Uji analisis menggunakan Chi-Square. Hasil analisa data secara umum diperoleh  adanya hubungan antara reaksi anak terhadap stressor hospitalisasi dengan tingkat kecemasan (p-value 0,000). Secara khusus ada hubungan perpisahan (P-value 0,010), kehilangan kendali (P-value 0,000), cedera tubuh dan nyeri (P-value 0,017) dengan tingkat kecemasan pada anak usia sekolah di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Saran untuk perawat agar dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dalam perawatan agar orang tua dapat selalu memberikan dukungan terhadap anak sehingga dapat memotivasi anak untuk proses penyembuhan.   
PERILAKU PICKY EATER DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH intan putri bahagia; sri intan rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak adalah picky eater dimana anak memilih-milih makanan sehingga asupan makanan kurang dari yang dibutuhkan oleh tubuh. Dampak dari picky eater yang tidak tertangani dapat menyebabkan kegagalan tumbuh kembang pada anak, BB dan TB anak menjadi tidak sesuai dengan usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan perilaku picky eater dengan status gizi pada anak usia prasekolah berdasarkan indeks BB/U. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia prasekolah yang berada di 32 desa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara proportional random sampling sebanyak 101 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan daftar pertanyaan berbentuk kuesioner dan lembar observasi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan perilaku picky eater dengan status gizi pada anak usia prasekolah berdasarkan indeks BB/U (p-value 0,000). Disarankan kepada orangtua untuk memberikan variasi menuterhadap jenis makanan dalam satu hari, yang bertujuan untuk mengenalkan anak pada berbagai jenis makanan dan cara pengolahan makanan yang sehat.
DURASI DAN AKTIVITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE BERKELANJUTAN PADA REMAJA Dian Indriani; Sri Intan Rahayuningsih; Sufriani Sufriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya penggunaan smartphone dikalangan remaja pada masa pandemi Covid-19 untuk kepentingan proses pembelajaran membuat remaja menggunakan smartphone setiap hari. Hal ini akan mempengaruhi durasi dan aktivitas penggunaan smartphone yang berkelanjutan dan tidak sewajarnya sehingga dapat menimbulkan efek yang buruk jika tidak diimbangi dengan pengawasan yang tepat. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran durasi dan aktivitas penggunaan smartphone berkelanjutan remaja pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri 1 Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa/i SMP berjumlah 574 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah 230 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk google form yang dikembangkan sendiri oleh peneliti. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar durasi remaja pada kategori lama sebanyak 161 (70%) siswa dan sebanyak 69 (30%) pada kategori normal. Sedangkan aktivitas penggunaan smartphone sebagian besar remaja pada kategori baik sebanyak 209 (90,9%) siswa dan sebanyak 21 (9,1%) pada kategori kurang baik. Berdasarkan hasil tersebut direkomendasikan kepada orang tua untuk lebih banyak meluangkan waktunya bersama remaja dan dapat membantu anak agar mampu mengontrol waktunya dalam menggunakan smartphone.
HUBUNGAN PENYULUHAN PREOPERATIF DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA 6-18 TAHUN Miftahurrahmi Miftahurrahmi; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa cemas pada anak usia 6-18 tahun berbeda dengan orang dewasa. Penyuluhan preoparatif  adalah pendidikan yang diharapkan dapat membantu pasien anak-anak usia sekolah dalam menghadapi tindakan operasi. Dalam praktik keperawatan di rumah sakit penyuluhan preoperatif tidak digalakkan karena kurangnya pengetahuan tentang manfaat penyuluhan preoperatif bagi anak dan orangtua. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan penyuluhan  preoperatif dengan tingkat kecemasan pada anak usia 6-18 tahun. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah sampel 20 anak di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh yang akan menghadapi tindakan operasi dan pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan cara mewawacarai responden dengan 11 item pertanyaan dalam skala dichotomous dan 14 pertanyaan baku HRS-A dengan skala likert. Uji analisis yang digunakan adalah uji chi Square. Hasil didapatkan bahwa ada hubungan informasi dengan tingkat kecemasan p=0,015, dukungan psikososial dengan tingkat kecemasan  p=0,020, peran klien dan orang terdekat dengan tingkat kecemasan  p=0,020, dan latihan keterampilan dengan tingkat kecemasan  p=0,004, dari hasil diatas dapat di simpulkan bahwa ada hubungan penyuluhan preoperatif dengan tingkat kecemasan. Diharapkan penelitian ini menjadi referensi bagi perawat di rumah sakit sehingga dapat mengoptimalkan penyuluhan preoperatif dalam menurunkan tingkat kecemasan.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA Armaya Jarmi; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadget merupakan teknologi terbaru yang diciptakan dengan berbagai aplikasi yang dapat menyajikan berbagai media berita, jejaring sosial bahkan hiburan. Tingginya penggunaan gadget pada kalangan remaja akibat perkembangan teknologi menuntut remaja untuk menggunakan gadget setiap hari. Penggunaan gadget yang tinggi pada malam hari seperti waktu penggunaan, durasi penggunaan, dan aktivitas menggunakan gadget merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas tidur pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada remaja Di SMP Negeri 1 Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif correlatif dengan desain cross sectional study. Populasi adalah siswa-siswi SMP Negeri 1 Banda Aceh. Metode pengambilan sampel adalah proposional random sampling dengan jumlah sampel 92 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 12-15 Mei 2017 dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk skala guttman. Data dianalisa dengan perangkat komputer menggunakan uji chi-square dengan confidence interval 95% dan α = 0,05. Hasil uji statistik diketahui bahwa ada hubungan signifikan antara penggunaan gadget (p-value 0,000), waktu penggunaan gadget (p-value 0,008), durasi penggunaan gadget (p-value 0,004), dan aktivitas penggunaan gadget (p-value 0,026) dengan kualitas tidur pada remaja. Diharapkan kepada remaja agar dapat membatasi penggunaan gadget dan menggunakan gadget dengan baik  tanpa mengganggu kualitas tidur.
KESIAPAN TOILET TRAINING PADA ANAK TODDLER DI BANDA ACEH Naris Suciati; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toilet training ini dapat berlangsung pada fase kehidupan anak yaitu umur 18 bulan sampai 2 tahun. Dalam melakukan latihan buang air kecil dan besar pada anak membutuhkan persiapan baik secara fisik, psikologis maupun secara intelektual, melalui persiapan tersebut diharapkan anak mampu mengontrol buang air besar dan buang air kecil secara mandiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kesiapan toilet training pada anak toddlerGampong Lambaed Aceh Besar dan Gampong Laksana Kota Banda Aceh.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Comparative Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak toddler yang berada di Gampong Lambaed Aceh Besar sebanyak 50 orang dan Gampong Laksana Kota Banda Aceh 223 orang.Pengambilan sampel di penelitian ini menggunakan tehnik Quota Samplingsebanyak 36 di Gampong Laksana dan 36 di Gampong Lambaed. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan alat ukur kuesioner. Analisa data mengunakan analisa univariat dan bivariat uji U test. Hasil penelitian ini ada perbedaan kesiapan toilet training pada anak toddler Gampong Lambaed Aceh Besar dan Gampong Laksana Kota Banda Aceh, (p-value =  0.000),ada perbedaan kesiapan fisik toilet training pada anak toddler(p-value =  0.000),ada perbedaan kesiapan psikologis toilet training pada anak toddler(p-value =  0.005) dan ada perbedaan kesiapan intelektual toilet training pada anak toddler(p-value =  0.001). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar meningkatkanpenyuluhan kepada ibu yang mempunyai anakbalita tentang pentingnya toilet trainingpada anaksehingga ibu dapat termotivasi untuk melakukantoilet trainingpada anak.