Mardjan Mardjan
Unknown Affiliation

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

GAMBARAN 8 FUNGSI KELUARGA PADA PERNIKAHAN REMAJA PUTRI USIA 15-19 TAHUN DI KECAMATAN SINGKAWANG UTARA Suwarni, Linda; Mardjan, Mardjan; Hairunnisa, Hairunnisa
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 3, No 2 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.456 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v3i2.370

Abstract

Pernikahan dini dapat diartikan sebagai pernikahan yang dilakukan oleh anak yang masih di bawah umur ideal untuk menikah atau yang biasa disebut masih dalam fase remaja. di Kecamatan Singkawang Utara, kasus ini meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011 dari 215 pasangan yang menikah terdapat 33 pasangan atau 15% yang menikah dini, tahun 2012 ada 233 pasangan yang menikah terdapat 42 pasangan atau 18% kasus menikah dini, dan pada tahun 2013 ada 245 pasangan yang menikah terdapat 49 pasangan atau 20% yang melakukan pernikahan dini.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran 8 fungsi keluarga pada pernikahan remaja usia 15-19 tahun di Kecamatan Singkawang Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional bersifat deskriftif. Sampel penelitian sebanyak 40 orang, 20 orang kasus dan 20 orang kontrol yang diambil dengan teknik purposive sampling.Hasil distribusi frekuensi baik menikah dini maupun tidak menikah dini menunjukkan berdasarkan fungsi agama baik sebesar 75%, fungsi sosial budaya baik sebesar 50%, fungsi cinta kasih sebesar baik 50%, fungsi perlindungan baik sebesar 62,5%, fungsi reproduksi baik sebesar 62,5%, fungsi sosialisasi dan pendidikan kurang baik sebesar 57,5%, fungsi ekonomi baik sebesar 57,5% dan fungsi lingkungan baik sebesar 60%.Disarankan agar masyarakat dapat meningkatkan fungsi sosialisasi dan pendidikan.Kata Kunci : 8 fungsi keluarga, pernikahan dini, pendidikan dan pekerjaan.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR RENFORCING DAN AKSESABILITAS POSYANDU DENGAN KUNJUNGAN IBU MEMBAWA ANAK BALITA KE POSYANDU DI DESA RASAU JAYA 1 Fauziah, Fauziah; Mardjan, Mardjan; Hernawan, Andri Dwi
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 1, No 1 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2027.437 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v1i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor renforcing dan aksesabilitas posyandu dengan  kunjungan ibu membawa anak balita keposyandu di desa  rasau jaya 1. Desain dalam penelitian ini adalah observasional yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional kemudian dilakukan analisis dengan uji chi square dengan á  = 5% (0,05). Tehnik pengambilan sampel Proposional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 176 ibu. Hasil penelitian yang diperoleh adalah ada hubungan antara dukungan keluarga (p = 0,010), dengan kunjungan ibu membawa balita ke posyandu. Sedangkan dukungan kader posyandu (p = 0,341), dukungan TOMA (p = 0,144) jarak tempat tinggal (p = 0,477 ) dan sumber informasi (p = 0,683) menunjukkan tidak ada hubungan dengan kunjungan ibu membawa balita ke posyandu
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI TUBEKTOMI PADA PASANGAN USIA SUBUR (Studi Kasus di Puskesmas Kec. Pontianak Kota) Sufiati, Fitra Sawiyya; Mardjan, Mardjan; Saleh, Ismael
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 1, No 02 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.573 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v1i02.324

Abstract

Background: Contraception method is an effort to reduce the high number of mortality and morbidity caused by pregnancy. each method have the pluses and the minuses so simetimes it selection become a problem for fertile age couple. Tubectomy contraception is a long term contraception (permanent) and relatively has noside efect. Tubectomy contraception suggested for the fertile age couple who have minimally 2 kids and the age of the mother 26 years old above. it’s because pregnancy that happen in fertile age couple over than 26 years old has a high risks and also the mother is very susceptible towards disease. There was a significant improvement in Indonesia MMR from 228 (2007) to 359 (2012) per 100,000 live births. The use of contraceptive methods in particular steady Operations Women (MOW) in Puskesmas Kampung Bali during the year 2010 to the year 2011 and in 2012 had a significant decrease of 8.8%, 1.9% to 0.3%. Users tubectomy at the City Health Center Kec.Pontianak 59 cases.Aim: The purpose of this study was to determine the risk factors (economic, social and cultural (beliefs) and husband's support) with the selection of contraceptive methods tubectomy in fertile couples in Kec. Pontianak City Health Center.Method: This study is an observational analytic study with case-control study design. Analysis of the data in the study covers univariate and bivariate analysis. the sample size in this study is as much as 66 respondents (22 cases and 44 controls). Statistic test using chi-square test bivariate analysis with significant standart 95% and using Odds Ratio (OR) to know the number of the risk.Results: The results showed that there is a relationship between economic factors(p 0.000), sociocultural (trust) (p 0.034), support the husband (p 0.000) with the selection tubectomy contraception in Kec. Pontianak City Health Center.Suggestion: The health workers and family planning field workers are expected to play an active role in increasing the awareness of fertile age couples by providing a sustainable extension to the community in order to increase their participation in unsing tubectomi.Key words: Economic Factors, Socio-cultural, husband support
BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PREFERENSI PENOLONG PERSALINAN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIMPINAN KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS Mardjan, Mardjan; Taufik, M
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 3, No 2 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.116 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v3i2.360

Abstract

Childbirth is a risky period for pregnant women who experience complications that can increase the risk of maternal and infant mortality. Pimpinan public health center had the lowest coverage (61,3%) of delivery by health attendants in Sambas district. This study aimed at testing the factors related to the preferencw of birth attendents at work area of Pimpinan Health Center, Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas.Using analytical survey design and cross sectional approach, as many as 78 respondents participated in this study. They were selected by using simple random sampling. The data were tested by using parametric chi square at 95% significant level.The study revealed that there were significant correlation of educational attainment (p value = 0,006), family income (p value = 0,000; RP = 9,739, 95% CI = 2,599-36,490), knowledge (p value = 0,000; RP = 7,130 95% CI = 2,582-19,684), antenatal care visits (p value = 0,000; RP = 7,912, 95% CI = 2,703-23,162), culture (p value = 0,000; RP = 21,956, 95% CI 6,602-73,015). The variables that didn’t correlate with the preference of birth attendents were health insurance membership (p value = 0,179) health access (p value = 0,787) and widwife availability (p value = 0,377). In other words, the factors related to the preference of birth attendents were aducation, family income, knowledge, ANC visit and culture.From the findings, Pimpinan health center is encouraged to approach the public figure and the religious leaders to welcome the midwives placement in their villages. In addition, the midwives need to motivate the pregnant women to ask for health attendants assistance in giving birthKey words      : Health attendants, Knowledge, Culture, ANC visit, Education
ANALISIS LOGAM-LOGAM PADA BATU APUNG DAN MODIFIKASINYA SERTA UJI ADSORPSINYA PADA LARUTAN ASAM ASETAT ., Zukria; Mardjan, Mardjan; Musa, Weny J.A
Sainstek VOL 06, NO 05, 2012
Publisher : Jurnal Sainstek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.524 KB)

Abstract

The study aims to analyze metal pregnancy in pumice and the modification with test adsorbtion to acetic acid. sample are taken from gorontalo city and kab. buol. at first sample menggrinding use uphand, then refined with mortal up to pass by sieve 100 mesh. Smoothing of both pumice modified with soaking in solution of HCl 1 M, 1 M H2SO4 and HNO3 1 M, the next made into pellets, calcined at 6000C. the metal pregnancy determination (Cr, Ca, Mg, Mn, and Fe) with Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), Si and Al with technique gravimetric, with test adsorpsi solution with titration technique.The analysis showed levels of Si in Gorontalo and Buol pumice increased with immersion HNO3, and the smallest Al content in Gorontalo and Buol pumice with HNO3 immersion. The levels of metals (Cr, Ca, Mg, Mn, and Fe) on Buol's pumice increased with HCl immersion, and levels of metals (Cr, Ca, Mg, Mn, and Fe) in Gorontalo's pumice decreased by HCl immersion. Characterization results showed the two samples of pumice adsorb both modified and unmodified for acetic acid is very good.
Perbandingan Efektivitas Zeolit dan Karbon Aktif dalam Menurunkan Kadar Merkuri (Hg) dengan Metode Penyaringan pada Air Sungai Mandor Spiridonova, Tiara; Mardjan, Mardjan; Ridha, Abduh
Jumantik Vol 6, No 2 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v6i2.2022

Abstract

Kegiatan penambangan emas tanpa ijin (PETI) di Kecamatan Mandor sudah berlangsung lama sehingga sulit dikendalikan dan telah mengakibatkan sungai Mandor tercemar limbah merkuri. Kadar Hg pada air sungai Mandor rata-rata adalah 0.0186 mg/l dan telah melebihi NAB yang ditentukan PerMenKes 416/1990 yaitu sebesar 0.001 mg/l untuk sumber air bersih. Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas zeolit dan karbon aktif dalam menurunkan kadar merkuri (Hg) pada air sungai Mandor menggunakan metode filtrasi. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu dengan rancangan peneltian pre test- post test with control group design. Media yang digunakan zeolit dan karbon aktif dengan ketebalan 80 cm dan ukuran 2-3 mm. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji wilcoxon dengan tingkat kepercayaaan 95%. Hasil analisis menggunakan AAS menunjukan bahwa setelah penyaringan dengan media zeolit maupun karbon aktif terjadi penurunan konsentrasi Hg paling tinggi sebesar 99,7% dengan rata-rata sebesar 90,2%. Konsentrasi Hg turun dari rata-rata 0,0186 mg/l menjadi 0,0002 mg/l, lebih kecil dari 0,001 mg/l sesuai NAB PerMenKes 416/1990. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara sebelum penyaringan dan sesudah penyaringan dengan medi zeolit (p value = 0,008)  dan karbon aktif p value = 0,008) dan tidak ada perbedaan efektivitas antara penyaringan dengan media zeolit dan karbon aktif (p value = 1,000). Disarankan kepada instansi terkait agar memonitoring kualitas air sungai Mandor secara periodik dan bagi masyarakat yang menggunakan air sungai Mandor untuk kebutuhan sehari-hari disarankan membuat pengolahan air dengan mempertimbangkan zeolit maupun karbon aktif sebagai media saring dalam menurunkan kadar merkuri (Hg) air sungai Mandor.
EFT (Emotional Freedom Technique) As An Alternative Therapy To Reduce Anxiety Disorders and Depression in People Who Are Positive Covid-19 Tambunan, Marcelina Boru; Suwarni, Linda; Setiawati, Linda; Mardjan, Mardjan
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i1.7104

Abstract

The increasing number of deaths from Covid-19 is in line with anxiety disorders and depression in people who are positive for Covid-19. The emotional Freedom Technique (EFT) is known as an effective therapy to reduce mental health disorders in certain patients but has never been applied to people who are confirmed positive for Covid-19. This study aims to analyze the effectiveness of EFT as an alternative therapy in reducing anxiety and depression in people who are positive for Covid-19. This research design uses a quasi-experimental approach with a one-group pretest and posttest approach. A total of 22 people were isolated in the Health Training Unit (UPELKES) provided by the Pontianak Government in June 2021. The data analysis technique used paired t-test (95% CI). There was a significant decrease in anxiety (t value = 6,738) and depression scores (t value = 2,585) after EFT therapy was given (p-value < 0.05). Thus, EFT can be an alternative therapy in overcoming anxiety and depression disorders in people who are confirmed positive for Covid-19.Meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 seiring dengan gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang positif Covid-19. Emotional Freedom Technique (EFT) dikenal sebagai terapi yang efektif menurunkan gangguan kesehatan mental pada pasien tertentu, namun belum pernah diaplikasikan pada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas EFT sebagai terapi alternatif dalam menurunkan gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang positif Covid-19. Desain penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan one group pretest and posttest. Sebanyak 22 orang yang diisolasi di Unit Pelatihan Kesehatan (UPELKES) yang disediakan Pemerintah Pontianak pada bulan Juni 2021. Teknik analisis data menggunakan paired t test (95% CI). Terdapat penurunan skor gangguan kecemasan (nilai t = 6,738) dan depresi (nilai t = 2,585) yang signifikan setelah diberikan terapi EFT (p value < 0,05). Dengan demikian, EFT dapat menjadi terapi alternatif dalam mengatasi gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Hubungan Antara Konsumsi Kafein, Screen Time, Lama Tidur, Kebiasaan Olahraga dengan Obesitas pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak Manja, Putri; Marlenywati, Marlenywati; Mardjan, Mardjan
Jumantik Vol 7 No 1 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v7i1.2149

Abstract

Obesitas merupakan penyakit serius yang dapat mengakibatkan masalah emosional dan sosialyang dihubungkan dengan peningkatan berbagai risiko penyakit seperti sleep apnes, diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner, kanker. Hasil dari survei pendahuluan yang dilakukan kepada 150 mahasiswa diketahui 50 orang (33%) dengan status obesitas (gizi lebih) tidak aktif dalam kebiasaan olahraga 68,2% dengan screen time 50% dengan konsumsi kafein 52,3% dan lama tidur 50%. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kafein, screen-time, lama tidur, kebiasaan olahraga dengan obesitas pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak. Metode penelitian yang digunakan penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 mahasiswa aktif. Jumlah sampel penelitian sebanyak 44 responden yang terdiri dari 22 kasus dan 22 kontrol. Uji yang digunakan adalah uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara konsumsi kafein (p value = 0,000, OR = 10,000), Screen time (p value = 0,000, OR = 14,538), Lama Tidur (p value = 0,003, OR = 3,104), Kebiasaan Olahraga (p value = 0,000, OR = 10,000) dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, disaran kepada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak untuk sering melakukan kebiasaan olahraga setiap 1 minggu 3 kali selama 15-20 menit saja, screen time seharusnya mahasiswa membatasi penggunaan screen time, lama tidur yang baik ≥ 6 jam/hari dan mengkonsumsi kafein yang baik itu < 3 kali/minggu.
Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Media Sosial (Whatsapp) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Dalam Pencegahan Penularan Covid-19 (Studi Siswa/I Kelas VI SDN 13 Pontianak Timur) Octrisyana, Khairiah; Mardjan, Mardjan; Taufik, Muhammad
Jumantik Vol 8 No 2 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v8i2.3572

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan data kasus pada anak di Indonesia sejak 17 maret 2020 sampai dengan 20 juli 2020 tercatat 2.712 anak terkonfirmasi Covid,  70% dari kasus anak meninggal karena infeksi virus ini berada di bawah usia 6 tahun, dan 30%  sisanya di kelompok usia 6-18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh promosi kesehatan melalui Media sosial (WhatsApp) terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa dalam Pencegahan Penularan COVID-19 di Sekola Dasar Negeri 13 Pontianak Timur. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design dengan pendekatan  rancangan “One Grup Pre test – Post test “. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah Sampel penelitian sebanyak 44 siswa. Penelitian dilaksanakan selama 6 hari dengan 4 kali intervensi melalui whatsapp. Teknik analisis data dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan Ada perbedaan pengetahuan (p value = 0,00) sikap (p value = 0,00) sebelum dan sesudah dilakukan promosi kesehatan dalam pencegahan penularan COVID-19 melalui media sosial (WhatsApp) di Sekolah Dasar Negeri 13 Pontianak Timur. Media ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa sehingga di harapkan siswa dapat melakukan pencegahan penularan Covid-19 secara mandiri, saat berada di rumah maupun di luar rumah. Kata Kunci          : virus corona, covid-19, pencegahan, penularan, whatsapp ABSTRACT
Hubungan Literasi Kesehatan Mental, Ketergantungan Media Sosial, Tuntuntan Akademik, Dan Kualitas Tidur Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Semester Akhir Universitas Muhammadiyah Pontianak: Factors Associated with Stress Levels among Final-Year University Students Fitri, Lisda Syawallianiza; Mardjan, Mardjan; Suwarni, Linda
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami mahasiswa, terutama mahasiswa semester akhir yang menghadapi berbagai tuntutan akademik dan psikososial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan literasi kesehatan mental, ketergantungan media sosial, tuntutan akademik, dan kualitas tidur dengan tingkat stres pada mahasiswa semester akhir Universitas Muhammadiyah Pontianak. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 69 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan mental (r=0,389; p=0,001), ketergantungan media sosial (r=0,589; p=0,000), tuntutan akademik (r=0,583; p=0,000), dan kualitas tidur (r=0,460; p=0,000) dengan tingkat stres. Seluruh variabel memiliki kekuatan hubungan kategori sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan mental, ketergantungan media sosial, tuntutan akademik, dan kualitas tidur berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa semester akhir. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengelola faktor-faktor yang berkontribusi terhadap stres mahasiswa.