Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Monitoring Radiator Mobil Menggunakan Teknik PWM Berbasis Mikrokontroller Gideon Manik; Afdal Al Hafiz; Azlan Azlan; Zulkifli Lubis
Jurnal Sistem Komputer Triguna Dharma (JURSIK TGD) Vol 1, No 6 (2022): JURSIK TGD EDISI NOVEMBER
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursik.v1i6.6734

Abstract

Saat ini, human error menjadi sedikit banyaknya penyebab terjadinya kecelakaan di lalu lintas. Radiator merupakan faktor sedikit banyaknya kecelakaan yang terjadi pada saat berkendara, faktor tersebut karena kelalaian pengguna kendaraan dalam memeriksa air radiator mobil pada saat sebelum berkendara. Akibatnya akan merugikan bagi pengendara tersebut atau pengendara yang lain.Oleh karena  itu melihat dari permasalahan tersebut maka di perlukan sistem yang akan bekerja untuk memonitoring kondisi radiator mobil. Maka dirancanglah sebuah sistem mengunakan metode PWM (Pulse Width Modulation). Dengan inputan yang digunakan sensor suhu, sensor ultrasonik dan buzzer yang akan menghasilkan suara. Sistem yang dibuat bekerja dengan baik menggunakan sensor suhu dan sensor ulrasonik sebagai input yang di kontrol oleh LCD dan akan menghasilkan suhu radiator terdeksi panas, kurangnya air radiator dan suhu normal. Sesuai dengan kondisi yang kita tetapkan.
Workshop Teknologi Tahun Baru Pengetahuan Baru Tentang Pembuatan Aplikasi Azlan Azlan; Saidi Ramadan Siregar; Dicky Nofriansyah; Rudi Gunawan; Iskandar Zulkarnain
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol 2, No 2 (2022): Edisi Juli 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v2i2.5900

Abstract

Indonesia terdiri dari banyak pulau dan tidak sedikit pulau-pulau tersebut masuk kedalam kategori daerah terpencil atau tertinggal karena tidak terjangkau oleh pusat. Hal ini menyebabkan masyarkat tertinggal tentang perkembangan teknologi. Siswa-siswi SMA merupakan harapan bangsa sebagai bibit-bibit unggul dalam pembangungan daerah bahkan Indonesia sendiri. Tentunya pengetahuan yang mereka peroleh masih sedikit terkait teknologi sehingga kurang minat dalam mempelajari hal ini. Dengan adalahnya worksop teknologi tahun baru pengetahuan baru tentang pembuatan aplikasi ini berharap kepada siswa-siswi SMA mendapat pandangan baru dan menjadi motivasi dalam menekuni ilmu tentang teknologi terkhusus pembuatan aplikasi.
Pelatihan Penggunaan Rapid Miner Untuk Pengelompokan Data Nilai Siswa SMK Raksana 2 Medan Yohanni Syahra; Ita Mariami; Rico Imanta Ginting; Rina Mahyuni; Azlan Azlan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v3i1.7452

Abstract

Yayasan Pendidikan Raksana Medan memiliki 4 jenis sekolah yaitu SMP, SMA, SMK R1, dan SMK R2, dan mempunyai lebih dari 1000 siswa. Dengan adanya jurusan Rekyasa Perangkat Lunak pada jenis sekolah SMK Raksana 2, pihak sekolah mengelompokkan siswa dengan keahlian berbeda berdasarkan nilai dan kemampuannya, dikelompokan menjadi 2 yaitu Rekyasa Perangkat Lunak Programing Web dan Programing Android pada siswa SMK Raksana 2 Medan. Adapun kendala dalam pengelompokan siswa yang berkompetensi karena data siswa masih konvensional ataupun sistem masih lambat. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan bidang keilmuan Data Mining. Data mining digunakan dalam pengelompokan siswa Rekyasa Perangkat Lunak Programing Web dan Programing Android. Penerapan Metode Clustering telah banyak digunakan dalam berbagai kasus pengelompokan data seperti Algoritma K-Means Clustering. Untuk meningkat mutu sekolah dalam penentuan siswa Rekyasa Perangkat Lunak sesuai dengan keahlian masing-masing yang lebih efektif dan efisien. Hasil metode ini dapat sebagai alat bantu dalam pengelompokan siswa Rekyasa Perangkat Lunak Programing Web dan Programing Android pada siswa SMK Raksana 2 Medan.
Penerapan Algoritma Apriori Dalam Mencari Pola Pembelian Konsumen Varsha Syafira Rifania; Saniman Saniman; Azlan Azlan
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 2 No. 2 (2023): EDISI MARET 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v2i2.5750

Abstract

Alfamidi adalah perusahaan swasta yang besar yang bergerak dibidang pemasaran dengan memasarkan berbagai produk kebutuhan rumah tangga. Semakin berkembangnya suatu usaha, maka transaksi yang terjadi sehari-hari semakin meningkat. Namun terkadang suatu data transaksi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh perusahaan. Dengan menggunakan tehnik data mining, kumpulan data tersebut dapat menghasilkan informasi baru, salah satunya adalah pola pembelian konsumen. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka perlu adanya pemanfaatan data untuk penentuan strategi bisnis.  Data transaksi tersebut diolah dengan algoritma apriori agar dapat memberikan pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, metode apriori ini merupakan suatu cara mengukur data kedekatan antar produk yang disediakan, hasil akhirnya adalah suatu aplikasi data mining yang dapat digunakan untuk mengetahui pola pembelian konsumen pada produk kebutuhan rumah tangga yang ada pada Alfamidi Medan Johor.
Sistem Keamanan Gudang Penyimpanan Barang Handphone Berbasis RFID Dan Fingerprint Roni Adi Putra Manurung; Kamil Erwansyah; Azlan Azlan
Jurnal Sistem Komputer Triguna Dharma (JURSIK TGD) Vol. 2 No. 4 (2023): JURSIK TGD EDISI JULI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursik.v2i4.6713

Abstract

Seiring perkembangan jaman tingkat kriminalitas dan kejahatan tidak ada habisnya. Kriminalitas suatu perilaku atau tindakan pelanggaran hukum yang menyebabkan kerugian baik dari segi ekonomi. Contoh tindakan Kiriminalitas yaitu pencurian, pencurian masih menjadi salah satu hal yang berlanjut terhadap kalangan masyarakat. Untuk saat ini masyarakat masih banyak menggunakan sistem keamanan penguncian yang manual pada pintu gudang penyipanan. Gudang sebagai tempat untuk menyimpan benda-benda berharga contohnya handphone, laptop, dan surat-surat berharga lainya. Penggunaan kunci manual untuk saat ini sangat rentan dan mudah dibobol oleh pencuri. Untuk itu perlu diciptakan sebuah sistem pengaman pada pintu gudang penyimpanan yang menggunakan tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penguncian manual. Penggunaan RFID dan Fingerprint sangat bisa diandalkan untuk keamanan pintu gudang, karena hanya data user yang terdaftar yang dapat mengakses pintu gudang sehingga tidak semua orang dapat bebas masuk/keluar dan dapat mengurangi tingkat kehilangan barang atapun kerusakan barang gudang. Pembuatan Sistem ini akan meningkatkan keamanan gudang penyimpanan barang handphone. Pemilik atau pekerja juga akan merasa nyaman, bebas dari rasa gelisah ketika ingin berpergian jauh. Sistem ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai perangkat utama. Kemudian dilengkapi juga dengan kartu tag RFID dan finger fingerprint sebagai identifikasi untuk akses membuka pintu, catu daya sebagai suplay listrik. solenoid door lock sebagai pengunci pintu, lcd sebagai penampil, dan   buzer sebagai alarm.
Implementasi Metode MOORA Dalam Pemilihan Lokasi Strategis Ekspansi Cabang Rifky Arriza Pulungan; Kamil Erwansyah; Azlan Azlan
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 2 No. 4 (2023): EDISI JULI 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v2i4.5435

Abstract

Proses ekspansi cabang perusahaan sama halnya dengan membangun sebuah perusahaan dari nol. Membangun sebuah perusahaan bisnis pada suatu wilayah diperlukan persiapan yang matang agar mampu untuk bersaing antara pelaku bisnis pada wilayah tersebut. Seperti halnya masalah yang ditemukan pada CV. Ashon Salam Hawala, antara lain adalah pihak CV. Ashon Salam Hawala kesulitan untuk menentukan lokasi strategis ekspansi cabang karena hasil yang kurang akurat serta terdapat keraguan dalam pemilihan lokasi strategis ekspansi cabang. Pengambilan keputsan secara ragu akan menimbulkan kemungkinan hasil wilayah yang terpilih menjadi kurang tepat dan berdampak terhadap pendapatan yang kurang sesuai target dari CV. Ashon Salam Hawala. Dalam mengatasi permasalahan terkait pemilihan lokasi strategis ekspansi cabang pada CV. Ashon Salam Hawala, maka dibangun sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) yang menggunakan metode komputasi bernama Metode MOORA. Metode MOORA adalah sebuah metode yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan dalam SPK serta memiliki tingkat selektifitas yang baik karena dapat menentukan tujuan dari kriteria yang bertentangan. Dimana kriteria dapat bernilai menguntungan (benefit) atau yang tidak menguntungkan (cost). Hasil yang diperoleh adalah berupa urutan nilai setiap lokasi strategis yang telah dihitung berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sehingga menghasilkan keluaran berupa lokasi yang memiliki nilai tertinggi hingga terendah dalam bentuk perangkingan. Dengan demikian diharapkan dapat memutuskan rasa keraguan pada saat proses pemilihan lokasi strategis pada CV. Ashon Salam Hawala.
Klasifikasi Masyarakat Miskin Layak Menerima Bantuan Sosial Sri Kusnasari; Azlan Azlan; Masyuni hutasuhut; Berlianta Esterlina Br Tarigan Br Tarigan
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 20, No 2 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v20i2.8754

Abstract

Kemiskinan adalah fokus utama pemerintah pusat dan pemerintah daerah.Dengan adanya program bantuan, diharapkan meningkatkan status sosial ekonomi Keluarga Miskin, meningkatkan tingkat pendidikan Keluarga Miskin dan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan adanya bantuan sosial dari pemerintah kemiskinan akan berkurang, terkhusus di Desa. Dalam tahun-tahun terakhir ini Program Penerima Bantuan sering sekali mengalami masalah pada saat memprediksi penerima bantuan. Hal ini disebabkan karena sistem yang digunakan masih manual sehingga sering terjadi kesalahan saat memberikan data masyarakat yang layak menerima bantuan.dan banyak prasangka buruk yang terjadi yang beranggapan bahwa aparatur desa yang mengatur untuk masyarakat yang mendapat bantuan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem untuk dapat mengatasi kesalahan kinerja serta meminimalisir kesalahan yang terdapat di kantor Kepala Desa maka digunakan ilmu Data Mining.Hasil Penelitian merupakan terciptannya sebuah aplikasi yang dapat memprediksi tingkat penerimaan program bantuan dengan tepat dan akurat yang nantinnya diharapkan dapat membantu Kantor Kepala Desa dalam memecahkan permasalahan mengenai penerimaan program bantuan pemerintah daerah.Kata Kunci : Algoritma C4.5, Decision tree, Kemiskinan, Klasifikasi, Penerima Program Bantuan
Workshop Desain Grafis Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Menggunakan Affinity Designer Saidi Ramadan Siregar; Pristiwanto Pristiwanto; Azlan Azlan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v3i2.8732

Abstract

Seiring dengan perkembangan IPTEK terutama di bidang komputer banyak aplikasi-aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendesain sebuah informasi menggunakan tolls yang ada. Masalah terjadi tingkat adalah pemahaman penggunaan aplikasi desain grafis masih banyak yang belum mampu menggunakannya misalnya pada siswa yang masih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan yang paling utama adalah jurusan multimedia. konsep dan tata letak sebuah objek desain adalah hal yang sangat diperhatikan agar informasi mudah dimengerti yang harus dipahami oleh calon desainer yang handal. Tidak menutup kemungkinan calon-calon desainer yang handal bisa muncul kepermukaan yang bisa memajukan poros sumber daya manusia  dari berbagai kalangan masyarakat sehingga dapat berdikari atau menciptakan lapangan kerja pada bidang advertising secara mandiri. Berdasarkan masalah yang sudah dikemukakan di atas maka solusi yang pertama adalah melaksanakan workshop kepada anak didik SMK yang mempunyai keinginan dalam bidang desain grafis, solusi berikutnya merekomendasikan perangkat lunak dan perangkat keras agar pada saat aktif dalam melakukan desain tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hasil yang didapatkan dalam pengadaan workshop ini adalah dapat membuat suasana lebih efektif sehingga menjadi produktif dalam bidang desain atau dengan adanya pelaksanaan ini dapat menyampingkan kegiatan-kegiatan yang tidak membawa manfaat kepada anak didik SMK yang sedang melaksanakan praktek lapangan kerja di kawasan kampus univesitas Budi Darma misalnya jika dibandingkan dengan bermain game seharian. Capain yang didapatkan dari hasil workshop yang dilaksanakan diharapkan mencapai 80% dalam arti hampir semua peserta mengerti dan paham dalam mengkonsep desain dan cara aplikasi Affinity Designer.
Penerapan Data Mining Pada Penjualan Rumah Makan Kasih Ibu Menggunakan Metode K-Means Clustering Hendra Agustian Siregar; Azlan Azlan; Nur Yanti Lumban Gaol
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 2 No. 5 (2023): EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v2i5.8955

Abstract

Rumah Makan Kasih Ibu merupakan sebuah Rumah Makan yang berdiri pada tahun 2013 di Jl.Medan Tebing Tinggi, Desa Sei Sijenggi Dusun III. Adapun permasalahan yang sering terjadi pada Rumah Makan Kasih Ibu ini adalah kurangnya pengetahuan tentang bagaimana menentukan menu menu yang paling diminati konsumen, sehingga menyebabkan sering habisnya menu menu tersebut, yang menimbulkan rasa kecewa dari pada konsumen-konsumen yang ada. Untuk itu dibutuhkan sebuah solusi yang dapat mengatasi permasalahan terkait penyetokan menu di Rumah Makan Kasih Ibu, yaitu dengan menganalisis pada pola pembelian yang dilakukan oleh konsumen, sehingga pihak Rumah Makan Kasih Ibu mengetahui menu mana saja yang memiliki kaitan dan perlu disediakan dalam jumlah lebih banyak. Solusi tersebut adalah dengan menerapkan ilmu Data Mining dengan menggunakan Metode K-Means Clustering. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, Data Mining K-Means Clustering mampu memberikan informasi kepada pemilik Rumah Makan Kasih Ibu terkait pengelompokan penjulan menu-menu yang ada, berupa 10 jenis menu Paling Diminati, 19 menu Cukup Diminati, dan 4 menu Kurang Diminati. Sehingga diharapkan dapat berguna sebagai acuan dalam mengambil keputusan terkait penyetokan menu yang ada di Rumah Makan Kasih Ibu.