Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

165 PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP KEBUTUHAN AFILIASI DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA PERHOTELAN DI BALI Putera, Benny Sedana; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.274 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2016.v03.i01.p16

Abstract

The tourism sector is a favorite and seeded sector in Bali. That situation make many hotels in Bali compete with other hotels to give best service and best quality accommodation for tourist who came to Bali. In hotels, to give best service for tourist, the hotels need employee who has good skill and strong organizational commitment. Beside of that, how the employee have a perception about need for affiliation being important factor to interact with coworker in organization for reach the goal of hotels. The purpose of this research is to find the relationship between the perception of the need for affiliation with organizational commitment at hotels in Bali.This research use the quantitative method. The sampling technique that used in this research is a cluster sampling. This research use 128 respondent who work in hotel. Measure instrument in this research use scale perception of the need for affiliation with 59 item total and scale of organizational commitment with 42 item total. The coefficient of reliability for scale perception of the need for affiliation is 0,950 and for scale of organizational commitment is 0,958.Data in this research analyzed by simple linier regression with computer software SPSS version 15.0. The result of this research obtained that correlation coefficient is 0,715 with probability score is 0,000 (p<0,05). Based on the result can indicated there are significant relationship between the perception of the need for affiliation with organizational commitment. Determination coefficient (R2) which obtained in this research is 0,511 can be interpreted that perception of the need for affiliation have 51,1% can explain toward commitment organizational.Keyword: Perception of the need for affiliation, organizational commitment and hotel
PERBEDAAN MOTIVASI KERJA ANTARA ORANG BALI YANG BEKERJA DI BALI DENGAN ORANG BALI YANG MERANTAU DI SULAWESI TENGAH Putra, A.A Ngr. Agung Adi Pratama Wicaksana; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.216 KB)

Abstract

This research aims to find out wheter there is a difference between the work motivation of Balinese whose are working in Bali with Balinese whose migrated in Central Sulawesi. The research method used was quantitative research approach using comparative study. Primary data obtained from questionnaire drawn up based on work motivation theory of McClelland. Independent variables in this study are the Balinese whose work in Bali and The Balinese whose migrated to Central Sulawesi. The dependent variable is the work motivation. The sampling method used was cluster random sampling. The subject of this research is 90 Balinese whose working in Bali that domiciled in Banjar Benet, Mengwi and 90 Balinese who migrated to Central Sulawesi, who domiciled in South Palu. The criteria of the sample are at least 30 years old, at least have worked for 5 years, and for the Balinese that migrated to Central Sulawesi at least already migrated for 5 years. Research analysis using comparison test with independent sample t-test in SPSS 17. Result of the data analysis showed that the value P from comparison test is 0.009 so P<0.05, which mean there is difference between the work motivation of Balinese whose working in Bali and Balinese who migrated in Central Sulawesi. Other than that obtained from t value, revealed that the work motivation of Balinese who migrated to Central Sulawesi is higher than the Balinese whose work in Bali. Keywords: Work Motivation, Balinese, Migrant, MClelland, Comparative studies
Pengalaman Work-life Balance Perempuan Bali yang Bekerja di Masa Pandemi Covid-19 Pradnyapradipa, Ida Bagus Made; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2022.v09.i02.p06

Abstract

Perempuan Bali bekerja di sektor formal memiliki tantangan akibat dari beragam peran dan tuntutan yang harus dipenuhi. Memiliki peran pekerjaan, adat, dan keluarga pada perempuan Bali membuatnya rentan mengalami konflik peran terlebih di masa pandemi covid-19 yang memberikan berbagai perubahan. Adanya konflik peran menjauhkan perempuan Bali dari work-life balance. Work-life balance merupakan kondisi yang berkaitan dengan keseimbangan keterlibatan dan kepuasan pada ranah pekerjaan dan urusan diluar pekerjaan. Kegagalan mencapai work-life balance pada perempuan Bali memicu stres dan mempengaruhi kepuasan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengalaman work-life balance perempuan Bali yang telah berkeluarga dan bekerja pada sektor formal di masa pandemi covid-19. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling sehingga didapatkan empat perempuan Bali yang bekerja pada sektor formal di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan wawancara semi terstruktur. Teknik analisis yang digunakan adalah interpretative phenomenological analysis/IPA yang bertujuan menginterpretasi bagaimana responden memberi arti pada pengalamannya, sehingga peneliti berfokus pada pengalaman unik masing-masing responden dan bagaimana keunikan saling terhubung. Hasil penelitian ini terdiri dari tiga tema induk yaitu interaksi ancaman dan peluang di masa pandemi covid-19, Balinese Women’s Agility Roles, dan kepuasan diri. Balinese Women’s Agility Roles adalah temuan utama yang paling banyak berkontribusi pada pengalaman work-life balance melalui pengalaman konflik peran, harapan keseimbangan, dampak konflik peran, dan faktor pendukung mengatasi konflik.
Pengaruh Dimensi Locus Of Control terhadap Prestasi Kerja Remaja yang Bekerja di Multi-Level Marketing (MLM) di Bali Puspitasari, Ni Made; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.384 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i02.p18

Abstract

Perusahaan multi-level marketing dewasa ini berkembang sangat pesat. Perusahaan MLM kini tidak hanya menjaring orang dewasa sebagai anggotanya, tetapi juga menjaring remaja yang ingin mulai mengenal dunia kerja. Salah satu hal yang memengaruhi prestasi kerja di perusahaan MLM adalah locus of control. Locus of control merupakan keyaninan seseorang terhadap penyebab peristiwa-peristiwa yang terjadi di hidupnya. Locus of control berperan dalam menentukan prestasi kerja anggota MLM. Salah satu cara untuk meningkatkan prestasi kerja anggota MLM adalah dengan meningkatkan locus of control dalam diri remaja yang bekerja di perusahaan MLM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara locus of control dengan prestasi kerja remaja yang bekerja di perusahaan MLM. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis regresi sederhana. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 78 orang. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan koefisien regresi internal sebesar 11,619, powerfull other sebesar -14,210 dan chance sebesar -12,316. Hasil tersebut menunjukan adanya hubungan antara dimensi locus of control terhadap prestasi kerja. Kata kunci: locus of control, prestasi kerja, remaja, bekerja, perusahaan multi-level marketing (MLM)
Pengalaman Karyawan Pariwisata Selama Menjalani Pandemi Covid-19 Kresna, Maxmilliane Ivan; Indrawati, Komang Rahayu
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 8 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i8.827

Abstract

Meskipun pandemi perlahan mulai reda dan masyarakat sudah pulih, namun dinamika yang terjadi di masyarakat selama pandemi penting untuk dibahas secara lebih lanjut. Terjadinya Covid-19 memberikan dampak besar terhadap sektor pariwisata Bali, terlebih terhadap para karyawan di bidang tersebut. Adapun penelitian ini dilaksanakan untuk memahami dan memotret sudut pandang pengalaman psikologis karyawan yang menjalankan hidupnya selama pandemic Covid-19. Partisipan pada penelitian ini adalah tiga orang karyawan pariwisata yang memiliki jabatan berbeda pada karyawanannya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain descriptive phenomenological analysis dikarenakan bertujuan untuk memberikan arti pada gambaran pengalaman yang diberikan oleh partisipan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengalaman yang dimiliki oleh karyawan pariwisata dalam memaknai pandemi Covid-19 adalah pandemi sebagai sarana pengembangan diri, pandemi meningkatkan nilai spiritualitas dan religiusitas, dan keluarga merupakan prioritas utama selama pandemi. Penelitian ini berimplikasi pengalaman selama menjalani Covid-19 dimaknai serupa oleh para partisipan, sekalipun partisipan tersebut memiliki situasi yang berbeda-beda.
Consumptive Behavior Pada Mahasiswa Yang Menjelajahi Media Sosial: Literature Review Wulandari, Dewita Nur; Indrawati, Komang Rahayu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku konsumtif sering terjadi pada remaja di rentang usia 18 hingga 22 tahun, pada fase ini remaja berada pada fase pendidikan sebagai mahasiswa. Perilaku konsumtif merupakan perilaku mengonsumsi barang yang tidak diperlukan, tentunya perilaku konsumtif memiliki dampak negatif salah satunya seperti munculnya kecemburuan sosial. Hal tersebut dapat menghambat mahasiswa yang seharusnya memiliki tugas utama untuk menuntut ilmu menjadi tidak terpenuhi karena perilaku konsumtif yang tidak terkendali sebagai akibat dari penggunaan media sosial, sehingga mahasiswa diharuskan untuk bijaksana dalam menggunakan media sosial. Tulisan ini memiliki tujuan untuk menelaah penelitian-penelitian yang meneliti mengenai perilaku konsumtif pada mahasiswa yang disebabkan oleh media sosial. Tulisan ini menggunakan metode kajian literatur deskriptif yang dilakukan pada 10 jurnal penelitian dengan jumlah responden yang bervariasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan media sosial pada mahasiswa memiliki pengaruh positif terhadap perilaku konsumtif yang dimiliki oleh mahasiswa.
Factors Influencing Employees’ Turnover Intention in the Indonesian Workforce: A Narrative Literature Review Ida Ayu Widya Sariani; Komang Rahayu Indrawati
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i3.6631

Abstract

Turnover intention is widely recognized as one of the earliest indicators of potential employee resignation, which in turn can generate considerable organizational challenges such as increased operational costs, the erosion of organizational knowledge, and declining productivity levels. While a significant body of international research has explored the antecedents of turnover intention, studies that specifically provide a narrative synthesis within the Indonesian workforce context remain scarce. Recognizing this gap, the present study seeks to identify the dominant factors that influence turnover intention in Indonesia by conducting a narrative literature review. The review focused on nine selected articles published between 2018 and 2023 in nationally indexed journals. To ensure rigor, the selection was based on predefined criteria: the articles had to employ empirical designs involving full-time employees, apply quantitative research methodologies, and explicitly examine the relationships between independent variables and turnover intention. The data extracted from the studies were analyzed thematically to identify recurring patterns and dominant themes. The analysis revealed four key factors that consistently shaped turnover intention across the reviewed literature. First, job stress was found to be a critical determinant, where prolonged work pressure and role overload significantly increased employees’ desire to leave. Second, job satisfaction emerged as a central variable, with dissatisfaction related to compensation, recognition, and career development strongly linked to turnover intention. Third, leadership style played an important role, as authoritarian or unsupportive leadership approaches heightened employees’ intention to resign. Finally, the leader’s role in fostering workplace relationships and support systems was identified as a factor influencing employee attachment and loyalty. In conclusion, this study contributes theoretically by mapping the dominant factors of turnover intention within the Indonesian context and highlights their interconnections.
Peran Celebrity Endorser Dan Hedonic Shopping Motivation Terhadap Impulsive Buying Pada Individu Dewasa Awal Permata Sari, Ni Putu Indah; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10525313

Abstract

Humans does shopping to fulfil their needs, but now also a way to reveal one's status. This proves the existence of emotional motives such as impulsive buying. Impulsive buying is spontaneous shopping . Impulsive buying occurs due to internal factors and external factors. External factors are caused by reference groups, such as celebrity endorsers, namely people who promote certain products. Internal factors are caused by materialistic impulses or hedonic shopping motivation. This study aims to look at the role of celebrity endorsers and hedonic shopping motivation on impulsive buying in early adulthood individuals. The sample of this study were men and women aged 18-25 years who had heard of or knew celebrity endorsers. The research used incidental sampling technique with 161 respondents. The measurement tools used are the impulsive buying scale, the celebrity endorser scale, and the hedonic shopping motivation scale. The results of multiple linear regression analysis, the regression coefficient is 0.591, the coefficient of determination is 0.349 with a significance of 0.000 (p <0.05) proving that there is a positive role of celebrity endorser and hedonic shopping motivation on impulsive buying in early adult individuals. This research has implications for consumers and sellers. Consumers can pay attention to goals before shopping so that they can avoid impulsive buying behavior and sellers can provide an overview of the latest consumer shopping behavior so that they are able to set marketing strategies.
STRATEGI WORK-LIFE BALANCE PADA WANITA DENGAN PERAN GANDA: LITERATURE REVIEW Pasodung, Aurora; Indrawati, Komang Rahayu
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.3625-3635

Abstract

Wanita dalam menjalani peran ganda sebagai pekerja dan ibu tentunya menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut meliputi ekspektasi dan stigma sosial mengenai peran ganda yang dijalankannya. Oleh karena itu, seorang wanita perlu menyeimbangankan antara kehidupan dan pekerjaannya atau sering disebut work-life balance untuk menghadapi berbagai tantangan dan konflik antar perannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai strategi yang digunakan oleh para wanita dengan peran ganda dalam mencapai work-life balance. Penelitian ini menggunakan metode literature review, yang mengkaji 10 artikel dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat tujuh strategi work-life balance yang digunakan wanita dengan peran ganda, yaitu melakukan kegiatan resfreshing bersama keluarga, menyisihkan waktu untuk tetap berkomunikasi dan pergi dengan teman, menyisihkan waktu untuk melakukan perawatan diri atau self care, meminta bantuan anggota keluarga atau orang lain untuk membantu perannya, mengerjakan tugas kantor sambil mendampingi anak, memanfaatkan teknologi untuk membantu aktivitas sehari-hari, serta memanajemen waktu dan skala prioritas.