Claim Missing Document
Check
Articles

Penyesuaian Diri Orangtua dalam Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Belajar dari Rumah selama Pandemi Covid-19 Agustina, Anita; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843//JPU.2023.v10.i02.p05

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak besar bagi bidang pendidikan. Pemerintah melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerbitkan kebijakan belajar dari rumah. Belajar dari rumah memberikan tuntutan bagi semua orangtua terlebih orangtua ABK untuk meluangkan waktu dan tenaga ekstra mendampingi anak belajar di rumah. Orangtua perlu melakukan penyesuaian diri untuk menghadapi kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyesuaian diri yang dilakukan orangtua selama mendampingi ABK belajar dari rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Responden penelitian ini adalah orangtua dari anak dengan ADHD dan Asperger’s Disorder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian diri yang dilakukan orangtua meliputi aspek koping, self-knowledge, dan komunikasi interpersonal. Orangtua dari anak ADHD cenderung menggunakan emotional focused coping yang kurang efektif dilihat dari perilaku yang muncul yaitu membentak, menangis, memukul, dan memilin telinga ABK. Orangtua dari anak dengan Asperger’s Disorder mampu mengendalikan diri dan menggunakan strategi koping yang efektif. Self-knowledge yang dimiliki tentang dirinya dan ABK membantu orangtua dari anak Asperger’s Disorder melakukan penyesuaian. Kedua orangtua mampu menjalin komunikasi interpersonal yang baik dengan semua pihak yang terlibat dalam proses belajar dari rumah. Faktor-faktor yang memengaruhi penyesuaian diri orangtua yaitu kondisi fisik orangtua, dukungan sosial, dan pengalaman masa lalu.
PERBEDAAN MOTIVASI KERJA DAN ETOS KERJA ANTARA KARYAWAN PENDATANG DENGAN KARYAWAN NON PENDATANG YANG BEKERJA PADA HOTEL BINTANG LIMA DI BALI Dhanendra, Dewa Gede Ari; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.069 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i01.p19

Abstract

Provinsi Bali sebagai destinasi utama wisatawan, menjadikan usaha-usaha yang bergerak di bidang pariwisata seperti hotel bintang lima tumbuh pesat sehingga menjadi daya tarik bagi tenaga kerja dari Bali maupun luar Bali untuk bekerja pada hotel bintang lima. Hal tersebut membuat pengusaha hotel bintang lima memiliki kandidat karyawan yang beragam, sehingga aspek pertimbangan lainnya dibutuhkan untuk meramalkan kinerja calon karyawannya. Motivasi kerja dan etos kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui perbedaan motivasi kerja dan etos kerja antara karyawan pendatang dengan karyawan non pendatang yang bekerja di hotel bintang lima di Bali. Sampel penelitian diambil secara acak dengan metode two-stage cluster sampling hingga mendapatkan 134 sampel dari 13 hotel bintang lima yang tersebar di dua kabupaten dan satu kotamadya dengan. Analisis uji beda Independent Sample T-Test menunjukkan hasil yang signifikan pada variabel motivasi kerja (t = -2.325; p = 0.022 ? 0.05) dan pada variabel etos kerja (t = -2.967; p = 0.004 ? 0.05) yang artinya Ho ditolak. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan motivasi kerja dan etos kerja antara karyawan pendatang dengan karyawan non pendatang yang bekerja pada hotel bintang lima di Bali. Kata kunci: Motivasi Kerja, Etos Kerja, Karyawan Pendatang dan Non-pendatang, Hotel Bintang Lima
Hubungan Antara Tindakan Bullying dengan Prestasi Belajar Anak Korban Bullying pada Tingkat Sekolah Dasar Dwipayanti, Ida Ayu Surya; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.972 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2014.v01.i02.p04

Abstract

Violence action in school is getting widespreadly happened nowadays as can be seen from the growing number of news coverage about the acts of violence in newspaper or television. One example of acts of violence occurring in school is bullying. Bullying victim have a bad social adjustment so that it makes victim feel afraid to go to school even worse they don’t want to go at all, secede their selves out from the society, therefore later will be impact to academic achievement of the bullying victim. The aim of this study is to understand whether there is any correlation between bullying action and academic achievement.   This study is a quantitative research located in Badung Regency, Gianyar Regency and Denpasar City. Samples used in this study are 176 within clusion criteria those are elementary school students on grade 4th, 5th, and 6th, and are bullying victim. The sampling method is cluster sampling. Data collection method is questionnaire which measure bullying action that happened to bullying victim (validity is around 0.204 to 0.646 and its reliability is 0.926)  and the report score of uneven semester from bullying victim.   The analysis method is simple linear regression. From the statistic result the score of r = -0.779 and p = 0.000 (p less than 0.05) which means there is a negative correlation between bullying action and academic achievement of bullying victim at the elementary school level. The bullying victims will have trouble in social activities, feeling afraid of school that causes a high frequency of absent and can’t studying well, and have a trouble in concentration of study. It will impact to the academic achievement. The result of this study is show that there is a difference of bullying action to boys and girls.   Keywords      : bullying action, academic achievement, elementary school student
Peran konsep diri dan konformitas terhadap keputusan pembelian make up pada mahasiswa perempuan Handayani, Sagung Agung Diah Pradnya; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.844 KB)

Abstract

Data kementrian perindustrian (2016) menyatakan bahwa pertumbuhan pasar kosmetik meningkat rata-rata mencapai 9,67% per tahun dalam enam tahun terakhir (2009-2015). Hal tersebut berarti minat masyarakat untuk memenuhi kebutuhan kosmetik meningkat. Salah satu yang bagian dari kosmetik adalah make up. Penggunaan make up identik dengan kaum perempuan. Kini make up yang tersedia dijual dalam berbagai macam bentuk dan fungsi. Setiap orang sebelum membeli produk pasti melewati tahap keputusan pembelian. Keputusan pembelian penting dilakukan agar mendapatkan produk yang sesuai dengan keinginan. Usia 18 tahun dianggap sebagai usia yang tepat dalam menggunakan produk make up. Pada penelitian ini mahasiswa perempuan berusia 18-21 tahun berada pada tahap perkembangan remaja. Remaja saat melakukan pembelian produk biasanya memperhatikan gambaran diri yang berkaitan dengan konsep diri dan mengikuti teman kelompoknya berkaitan dengan konformitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran antara konsep diri dan konformitas terhadap keputusan pembelian make up pada mahasiswa perempuan. Subjek penelitian ini sebanyak 110 orang mahasiswa perempuan. Teknik sampling dalam penelitian ini yaitu cluster random sampling. Metode analisis regresi berganda menunjukkan R square = 0,094 dan adjusted R square sebesar 0,075. Hal ini menunjukkan bahwa variabel konsep diri dan konformitas memberikan peran sebesar 9,4% terhadap keputusan pembelian. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan konsep diri dan konformitas, secara bersama-sama berperan terhadap keputusan pembelian.
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Keadilan Kompensasi dengan Komitmen Organisasi di Hospitality Industry Oktarini, Kadek Ratih Dwi; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.118 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2014.v01.i02.p08

Abstract

The increase number of turnover each year in hospitality industry causes by inappropriate commission. The employee’s perception of inappropriate compensation’s issue will decrease a commitment of employee to the organization that will affect to the discharge of organization. This study aiming to see the relationship between perception of compensation’s justice with organizational commitment in hospitality industry. Methodology this study is a quantitative research that used linier regression technique and two stage cluster sampling technique to collect the sampels. The respondents are an employee at 6 hotels, 3 motels, 1 resort, 3 bars, 2 restaurants, 2 hospitals, and 4 travel agents with 189 employees. Acting as the measuring device in this research is 26 valid items on scale of perception of compensation’s justice ranging between 0,385 to 0,743 and the coefficient reliability is 0,945. While in scale of organizational commitment there were 37 valid items with validity items ranging from 0,247 to 0,688 and the coefficient reliability is 0,939. The statistic analysis result showed that there a positive relationship and significant between perception of compensation’s justice with organizational commitment (r = 0,826, p = 0,000). The aspects perception of compensation’s justice were employee’s is a thought, feelings, and behavior about the justice in giving the compensation. The effective contribution to perception of compensation’s justice with organizational commitment is 68, 2 percent. Futher analysis showed that was a very strongly relationship between perception of compensation’s justice with affective commitment component (r=0,802). Keywords : Perception of compensation’s justice, organizational commitment, and  hospitality indust
Gambaran celebrity worship pada penggemar K-Pop usia dewasa awal di Bali Dewi, Dyana Putri Kristina Sintya; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.075 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p08

Abstract

Celebrity worship merupakan suatu kecenderungan untuk memformulasikan kedekatan dengan seorang idola, yang mengarah kepada perilaku disfungsional (Rojek, 2012). Berdasarkan fakta di lapangan, diketahui bahwa pada penggemar K-Pop usia dewasa awal masih terlibat dalam celebrity worship. Hal tersebut terlihat dari berbagai aktivitas yang dilakukan penggemar K-Pop usia dewasa awal untuk menunjukkan ekspresi cinta kepada idola K-Pop yang terkadang dianggap terlalu berlebihan, obsesif, delusif, dan posesif. Celebrity worship berpotensi menghambat perkembangan usia dewasa awal untuk membangun hubungan intim dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran celebrity worship pada penggemar K-Pop Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendektan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan pengumpulan bahan visual pada empat penggemar K-Pop Bali. Seluruh responden berjenis kelamin perempuan dan berusia antara 21-22 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa celebrity worship mencakup alasan menyukai idola, motivasi pengidolaan, dan aktivitas pengidolaan. Hasil penelitian juga menemukan bentuk baru dari celebrity worship, yaitu supportive idolization pada penggemar K-Pop usia dewasa awal di Bali. Kata kunci: Celebrity worship, dewasa awal, k-pop.
Peranan kualitas persahabatan dan kecerdasan emosional pada kebahagiaan remaja Lana, Cherista Dinda; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2021.v08.i01.p10

Abstract

Remaja mengalami berbagai tantangan dalam menjalani fase perkembangannya sebagai seorang remaja, dengan adanya perubahan pada aspek biologis, kognitif, dan sosio-emosionalnya. Remaja yang memiliki kesehatan mental yang baik dapat menghadapi masa remaja dengan adaptif, dimana kesehatan mental merupakan anteseden dari kebahagiaan. Kebahagiaan yang dimiliki remaja dapat membantu remaja dalam melewati masa transisinya ini. Studi pendahuluan yang dilaksanakan oleh peneliti menemukan bahwa kebahagiaan remaja dapat berasal dari hubungan dengan orang terdekat seperti sahabat, keluarga, dan pacar serta remaja membutuhkan regulasi emosi yang baik untuk menstimulasi munculnya emosi positif. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif guna melihat peran kualitas persahabatan dan kecerdasan emosional terhadap kebahagiaan remaja di Indonesia. Subjek penelitian sebanyak 265 remaja berusia 12-30 tahun yang dipilih secara acak melalui media online (google form). Alat ukur penelitian ini meliputi skala kualitas persahabatan dengan reliabilitas 0,918, skala kecerdasan emosional dengan reliabilitas 0,859 dan skala kebahagiaan dengan reliabilitas 0,925. Hasil uji regresi berganda menunjukkan bahwa kualitas persahabatan dan kecerdasan emosional secara bersamaan memiliki peranan sebesar 50,9% terhadap kebahagiaan remaja. Penelitian ini juga mngindikasikan remaja pada usia 18-20 tahun memiliki tingkat kualitas persahabatan yang lebih tinggi daripada remaja pada usia 12-15 tahun.
Peran work-life balance dan dukungan sosial terhadap stres kerja pada perempuan Bali yang bekerja di hotel bintang 4 di Kabupaten Badung Pucangan, Made Anandari Ayu Putri; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.874 KB)

Abstract

Badan Pusat Statistik (2017) menyebutkan angka tertinggi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Badung menurut lapangan usaha berada pada bidang akomodasi (perhotelan) serta makan dan minum. Data tersebut didukung oleh data Badan Pusat Statistik (2018) dimana angka jumlah hotel dan tingkat okupansi tertinggi berada pada hotel bintang 4 di Kabupaten Badung yang memperlihatkan tingginya angka penyerapan tenaga kerja, termasuk para perempuan Bali. Perempuan Bali yang telah menikah akan menjalankan peran reproduktif, peran produktif, dan peran sosial sehingga dituntut untuk menyeimbangkan perannya agar tercapai work-life balance dan membutuhkan dukungan sosial dari sekitarnya dalam menghadapi stres kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran work-life balance dan dukungan sosial terhadap stres kerja perempuan Bali yang bekerja di hotel bintang 4 di kabupaten Badung. Subjek dalam penelitian ini adalah 120 orang perempuan Bali yang bekerja di hotel bintang 4 di kabupaten Badung, dipilih dengan teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala stres kerja, skala work-life balance, dan skala dukungan sosial. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,745, nilai koefisien determinasi sebesar 0,554 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0.05) dengan koefisien beta terstandarisasi pada variabel work-life balance sebesar -0,335 dan variabel dukungan sosial sebesar -0,423. Hasil tersebut menunjukkan bahwa work-life balance dan dukungan sosial secara bersama-sama berperan menurunkan tingkat stres kerja perempuan Bali yang bekerja di hotel bintang 4 di Kabupaten Badung.
HUBUNGAN ANTARA KETIDAKAMANAN KERJA DAN ETOS KERJA PADA KARYAWAN ALIH DAYA DI BALI Tuban, I Gede Ayana Wiria Partha; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.049 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2017.v04.i01.p06

Abstract

Salah satu usaha untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan adalah memanfaatkan karyawan alih daya untuk mengurangi jumlah karyawan tetap. Perusahaan menggunakan karyawan alih daya bertujuan untuk memaksimalkan pekerjaan pokok perusahaan dan tidak dibebani oleh pekerjaan pendukung. Dari tahun 2005-2012, jumlah perusahaan alih daya yang tercatat di Kabupaten Badung sebanyak 42 perusahaan. Penggunaan karyawan alih daya menyebabkan perusahaan lebih fokus pada pekerjaan pokok, sedangkan kerja pendukung sepenuhnya dikelola oleh perusahaan alih daya. Sistem  kerja alih daya pada umumnya menguntungkan perusahaan dan merugikan karyawan alih daya. Hal ini dikarenakan tidak adanya jenjang karir dan kejelasan masa depan kerja karyawan alih daya. Ketidakjelasan jenjang karir karyawan alih daya dan masa depan kerja tidak menentu membuat karyawan alih daya berpotensi mengalami ketidakamanan kerja. Berbagai pengaruh yang diakibatkan oleh ketidakamanan kerja menyebabkan  karyawan alih daya merasa dipandang sebelah mata oleh perusahaan dan merasa tidak adil dengan status pekerjaannya sebagai karyawan alih daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketidakamanan kerja dan etos kerja pada karyawan alih daya di Bali. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan alih daya yang bekerja di Kabupaten Badung sebanyak 116 karyawan. Alat ukur dalam penelitian ini adalah skala ketidakamanan kerja dan skala etos kerja. Koefisien reliabilitas skala ketidakamanan kerja adalah 0,928 dan skala etos kerja adalah 0,960. Penelitian ini menggunakan analisis data korelasi pearson product moment. Hasil dari penelitian diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,282 dengan nilai probabilitas sebesar 0,002 (0,002<0,05), sehingga dapat dinyatakan terdapat hubungan yang negatif antara ketidakamanan kerja dengan etos kerja. Koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,079 yang bermakna 7,9% dari etos kerja dapat dijelaskan oleh variabel ketidakamanan kerja, sedangkan sisanya sebesar 92,1% dapat dijelaskan oleh faktor yang lain.   Kata kunci: karyawan alih daya, ketidakamanan kerja, etos kerja.
GAMBARAN KINERJA DAN ETOS KERJA PEREMPUAN SUKU SASAK YANG BEKERJA DI DENPASAR Viorica, Putu Ayu Novia; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.225 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2016.v03.i02.p09

Abstract

This research focus on performance and work ethics in Sasak Women. Sasak women have culture and local wisdom that influence their performance and work ethics in workplace.Rasyidi (2008) shows that Sasak women has six values such as leadership, faithfulness, justice, social prosperity, caring with others and tolerance each others. One of the local wisdom in Sasak Women is weave. There are six values in weave fabric ornaments such as Subahnale as patience and sincerity value, Sabuk Peraban as teamwork and kinship value, Sri Menanti as complementary value, Lonong Abang Ragi Genap as perfectness in culture ceremony, Pucuk Rebong as prosperity value, and Bintangan as glory and wealth value (Rosyidi, 2012).This study used qualitative method with phenomenological approach. Goals of this research is to know the representation of performance and work ethics in Sasak women who works in Denpasar. This research shows that performance representation in Sasak women is willing to work in team and individual, caring to supervisor, unadaptable with supervisor regulation, and lack of initiative. Work ethics in Sasak women was perform negatively even they knows that is unhoped for work.Keywords: performance, work ethic, Sasak women