Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFISIENSI DALAM PENGELOLAAN DOKUMEN BERBASIS DIGITAL Maria Francisca Lies Ambarwati; Dyah Adianti
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 7 No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/7cjf3215

Abstract

Setiap organisasi membutuhkan dokumen untuk kegiatan operasional dan dalam pengambilan keputusan manajemen. Beberapa kendala dalam pengelolaan dokumen secara manual mengakibatkan terhambatnya proses bisnis karena dokumen tidak tercatatkan dengan baik, sulit ditemukan, atau hilang. Pengelolaan dokumen harus ditangani secara tepat agar tugas terlaksana secara efektif dan efisien. Efisiensi dalam pengelolaan dokumen meningkatkan produktivitas karyawan dan kinerja perusahaan. Pengelolaan dokumen di era teknologi informasi sudah selayaknya memanfaatkan teknologi dan selaras dengan perkembangan jaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan solusi atas permasalahan dalam pengelolaan dokumen di perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan studi kasus di PT Telin. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara, dan melakukan proses. Diagram Sebab Akibat berbentuk Tulang Ikan dari Ishikawa digunakan untuk menganalisis penyebab masalah. Solusi penyelesaian masalah dilakukan dengan menerapkan pengetahuan dalam manajemen kearsipan dan pengoperasian komputer. Tahapan dalam penyelesaian masalah dilakukan sesuai dengan fungsi manajemen (plan, do, check, action). Hasil dari penelitian ini adalah pemanfaatan Microsoft Access dalam system pengelolaan dokumen secara digital. Keterbatasan penelitian adalah hanya menerapkan satu jenis aplikasi dalam penyelesaian masalah.
Technology Use Analysis for Administrative Assistants by Using The Theory of Technology Acceptance Model Maria Francisca Lies Ambarwati
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 6 No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/d4f8jb88

Abstract

Working behaviour has changed because of the unprecedented condition of the Covid-19 pandemic. People manage to find new ways of doing their work from their houses with the help of technology. Using the concept of Theory of Technology Acceptance Model (TAM), the purpose of this study was to reveal the perception of secretaries, administrative assistants, and administrative staffs in carrying out their administrative work during the Covid-19 pandemic. By conducting in depth interview on 15 secretaries, administrative assistants, and administrative staffs, this qualitative case study method was used to obtain information about the constraints and consequences of the Covid-19 pandemic on the interviewees. The findings of this study revealed that the 15 secretaries, administrative assistants, and administration staffs could perceive the ease of use of and the usefulness of technology in supporting their work during the Covid-19 pandemic. The result showed that technology supported the interviewees in doing their administrative work and eliminated the delay in time as they could execute and finish the work in time and maintain their good performance in working. It is recommended that organizations should provide their secretaries with sufficient trainings in modern technology and equipment usage to upgrade and enhance their skills and competencies in technological advancement. The limitations of this study laid in the age and gender of the interviewees.
Penyajian Materi Secara Sederhana dan Menggembirakan Mendorong Minat Mahasiswa Asing dalam Belajar Bahasa Indonesia Rosalia Kurni Setyawati; Maria Francisca Lies Ambarwati
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 1 No 1: JANUARI 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/zf08by94

Abstract

Belajar bahasa Indonesia bagi orang asing merupakan usaha yang tidak mudah jika harus mencapai tingkat terampil. Namun, lagu dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang ringan dan menimbulkan suasana riang. Pengajaran bahasa Indonesia dengan media lagu ini dilaksanakan dalam pertukaran dosen antara STIKS Tarakanita dengan Polytechnic University Of The Philippines. Dalam kesempatan tersebut bahasa Indonesia merupakan salah satu materi kuliah yang disampaikan. Lagu dipilih sebagai media karena sederhana, menyenangkan dan mudah dipahami. Pengajaran ini memiliki sasaran agar mahasiswa di Phillipine dapat memahami beberapa kosakata bahasa Indonesia, berkomunikasi secara sederhana dan mengenal budaya di beberapa tempat yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, selain lagu sebagai media, budaya juga diangkat karena merupakan khasanah yang dapat menarik perhatian serta menambah wawasan mahasiswa tentang negara Indonesia. Di dalamnya terdapat lagu, tarian, dan tata cara khas yang dapat diangkat sebagai media yang menarik sehingga menimbulkan antusiasme bagi mahasiswa karena merupakan hal baru baginya. Suasana yang menyenangkan dan penyajian materi secara ringan memudahkan mahasiswa dalam menerima materi pembelajaran.
Pelatihan Etiket dan Penampilan Profesional Demi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Staf Kelurahan Pondok Kelapa Rosalia Kurni Setyawati; Maria Francisca Lies Ambarwati
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 1 No 2: JULI 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/cechab20

Abstract

Melayani masyarakat membutuhkan keterampilan dalam berkomunikasi dan etiket yang memadai. Guna meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kelurahan Pondok Kelapa, para Kader PKK mendapatkan pelatihan etiket dan public speaking. Peserta pelatihan berjumlah 29 orang ibu-ibu Kader PKK. Kegiatan pelatihan ini dilakukan selama satu hari bertempat di kampus STIKS Tarakanita yang masih berada di wilayah Kelurahan Pondok Kelapa. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan para ibu Kader PKK dalam berkomunikasi secara efektif dan memiliki sikap yang baik dalam menyampaikan pesan. Materi yang disampaikan adalah bagaimana berkomunikasi dan berpenampilan serta bersikap yang santun. Teknik penyajian yang digunakan adalah pemberian materi berupa ceramah dan diskusi disertai dengan simulasi atau memeragakan secara langsung materi yang telah dipaparkan. Peserta juga diberi kesempatan praktik dengan menggunakan kasus dalam kegiatan PKK, baik di kelurahan, RW maupun RT. Hasil pelatihan secara keseluruhan menunjukkan bahwa peserta memahami etiket dan cara berkomunikasi yang baik, namun masih mengalami beberapa kendala dalam mempraktikkannya antara lain gugup dan kurang percaya diri. Kegiatan pelatihan etiket dan public speaking menumbuhkan semangat baru bagi peserta pelatihanuntuk memberi pelayanan yang lebih baik.