Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Influence of sGnRH-a + Domperidone With Different Doses for Ovulation Stimulation, Egg and Larvae Quality of The Pawas (Osteochilus hasselti CV) Septiana Anggraini; Sukendi '; Netti Aryani
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 3, No 1 (2016): Wisuda Februari Tahun 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted over 60 days, starting on April 20 until June 8 2015, at the Hatchery and Breeding Laboratory at Fisheries and Marine Science Faculty, University of Riau. This research aims to determine the effect of sGnRH-a + domperidone with different doses of the ovulation stimulation and the eggs quality of Nilem Carp (O. hasselti CV) which is the first step of research and then the best dosage obtained through observations in the first step will then be injected against gonads mature female brood and then will spawn with the male injected with the best dose (0.4 ml/kg body weight) through research "sGnRH-a + domperidone With Different Doses for Volume, Concentration and Cement Quality of Nilem Carp (O. hasselti CV) as the second step of this research. The results showed that sGnRH-a + domperidone at a dose of 0.6 ml/kg body weight were significant (p<0,05) for the latent time, total eggs ovulation, egg diameter increase, eggs maturity and ovisomatik index value, with the best results for the latent time (6.15 hours), total eggs ovulation (242 eggs/g gonads), egg diameter increase (0.9125 mm), eggs maturity (20 %) and ovisomatik value index (14.75 %). Results of the second step resulted in average: fertility rate (81.33 %), hatching rate (81.76 %), absolute length growth (1.91 cm), absolute weight growth (0.27 g), daily growth rate (10.17 %) and the rate of survival (95.1 %). Keywords : sGnRH-a + Domperidone, Ovulation Stimulation, Nilem Carp (Osteochilus hasselti CV).
KAJIAN AWAL PERSEPSI MASYARAKAT DESA PEMATANG SAPANG KECAMATAN ARMA JAYA KABUPATEN BENGKULU UTARA MENUJU DESA WISATA RINTISAN Septiana Anggraini; Fahrurrozi; Hasanudin; Ahmad Zikri
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v3i1.187

Abstract

Agrowisata merupakan bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan usaha berbasis pertanian sebagai objek wisata dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, pengalaman rekreasi, dan hubungan usaha di bidang pertanian. Desa Pematang Sapang Kabupaten Bengkulu Utara memiliki potensi wisata yang cukup baik untuk dikembangkan menjadi Desa Wisata Rintisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat dalam mempersiapkan desa Pematang Sapang menjadi Desa Wisata Rintisan. Penelitian menggunakan metode kuesioner dan wawancara dalam diskusi grup terarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa desa Pematang Sapang Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara memiliki potensi agrowisata yang dapat dikembangkan untuk menjadi Desa Wisata Rintisan. Masyarakat desa Pematang Sapang berkeyakinan bahwa kegiatan agrowisata memiliki dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, meningkatkan pendapatan masyarakat, menggiatkan aktivitas pertanian dan membuka lapangan pekerjaan. Penyiapan desa Pematang Sapang menjadi Desa Wisata Rintisan masih memerlukan kajian lanjut yang lebih komprehensif dan mendalam.
Teknik Perkecambahan Terhadap Jumlah Pertumbuhan Benih Kopi Robusta (Coffea Canephora) Gustian, Meko; Wulandari, Sri; Anggraini, Septiana; Yustina, Ita
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.562

Abstract

Penyedian benih yang bermutu, terjangkau dan tersedia dalam jumlah yang cukup merupakan tahap awal untuk meningkatkan produksi kopi. Tanaman kopi Robusta dapat diperbanyak dengan cara generatif untuk menyediakan bibit sebagai batang bawah. Pengujian daya perkecambahan benih kopi perlu dilakukan karena banyak teknik yang dapat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat laju pertumbuhan perkecambahan benih kopi robusta dengan berbagai teknik. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor yaitu teknik perkecambah yang terdiri dari 4 perlakuan (Diatas Pasir, Diatas Kertas, Plastik Antar Kertas dan Antar Kertas). Setiap perlakuan dilakukan Lima kali ulangan sehingga didapat 20 unit percobaan dengan masing-masing percobaan terdiri dari 30 biji kopi Robusta. Parameter yang diamati meliputi persentase daya tumbuh, jumlah benih yang tumbuh, kecepatan benih tumbuh dan persentase benih yang tumbuh berdasarkan media semai. Pengamatan dilakukan selama 11 minggu. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji F taraf 5% dan jika berpengaruh maka akan dilanjut menggunakan uji BNT. Laju pertumbuhan tertinggi setiap minggu yaitu pada perlakuan teknik diatas pasir (top of sand) sebesar 26.20 kecambah, dilanjutkan teknik plastik antar kertas (plastic between paper) yaitu, 23.20, kemudian teknik antar kertas (between papers) dan diatas kertas (top of paper) dengan persentase laju pertumbuhan kecambah sebesar 13.20 dan 12.20.Kata Kunci : Kopi Robusta, Teknik Kecambah, Jumlah Pertumbuhan
Growth and Yield Responses of Three Soybean (Glycine max L.) Varieties to Different Dolomite Dosages on Saturated Soil Culture Asmara, Bima; Pujiwati, Hesti; Widodo, Widodo; Anggraini, Septiana; Anandyawati, Anandyawati
TERRA : Journal of Land Restoration Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/terra.6.1.19-26

Abstract

The need for soybean commodities is increasing in line with increasing changes in population and public awareness of the importance of food nutrition. One of the efforts to increase soybean production is to improve crop cultivation by selecting superior varieties. The purpose of this study was to obtain soybean varieties that had the best growth response and yields by adding dolomite to a saturated soil culture (SSC). This research was carried out from November 2020 to February 2021 in the experimental land of the Department of Agricultural Cultivation, Faculty of Agriculture, University of Bengkulu. The design used was a randomized completely block design (RCBD) factorial pattern consisting of two factors. The first factor was the dolomite dose which consisted of 4 levels, namely 0 x Al-dd, 0.5 x Al-dd, 1 x Al-dd, and 1.5 x Al-dd. The second factor was soybean varieties consisting of Gepak Kuning, Dering 1, and Derap 1 varieties. The results showed that Gepak Kuning produced the best growth response and yield by adding dolomite to SSC.  
Growth and Yield of Corn Plants Against Vermicompost Dosage in Degraded Ultisols Zikri, Ahmad; Widodo; Utami, Kartika; Anggraini, Septiana; Suprijono, Eko
TERRA : Journal of Land Restoration Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/terra.6.2.57-64

Abstract

Ultisols has prominent weaknesses and problems such as high acidity levels, low water absorption capacity, and low nutrient content such as N, P, K, Ca, and Mg, so it has the potential to inhibit plant growth. One way to overcome Ultisols soil problems is to use vermicompost fertilizer. Corn is one of the plants that is suitable for cultivation using vermicompost fertilizer. The research aims to obtain the best dose of vermicompost for corn growth and yield in degraded Ultisol soil. The research was conducted in Sri Kuncoro Village, Pondok Kelapa District, Central Bengkulu Regency, Bengkulu Province. The design used a single-factor Complete Randomized Block Design (RCBD) consisting of 5 treatment levels and five replications to obtain 25 experimental plots of 0, 7.5, 15, 22.5, and 30 tons ha-1. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) at a 5% level and continued with the Least Significant Difference (LSD) test at a 5% level. The research results showed that the dose of vermicompost significantly affected the variables of plant height, number of leaves, number of leaves, and plant dry weight. The best vermicompost treatment dose was 22.5 tons ha-1 with plant height 254.85 cm, number of leaves 13.26, stem diameter 24.90 mm, leaf area 811.49 cm2 , cob length with husk 24, 93 cm, cob length without husk 17.26 cm, cob weight with husk 218.19 g, cob weight without husk 194.26 g, dry seed weight of plant samples 153.33 g and Dry seed weight per ha 9.1 tons.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DESA HARAPAN KECAMATAN PONDOK KELAPA UNTUK MEMANFAATKAN LAHAN PEKARANGAN DENGAN PENANAMAN PISANG RAJA BULU Marlin, Marlin; Alnopri, Alnopri; Anggraini, Septiana
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v8i2.5216

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Harapan Kecamatan Pondok Kelapa masih banyak belum dilakukan secara optimal. Penanaman atau budidaya tanaman hortikultura seperti pisang raja bulu dapat menjadi solusi untuk pemanfaatan lahan pekarangan yang dapat menambah pendapatan keluarga. Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat memberikan edukasi pada masayarakat untuk pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman potensial dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah Kelompok Wanita Tani Desa Harapan Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan mulai bulan April sampai Juni 2024. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyuluhan dan praktek langsung cara penanaman bibit pisang raja bulu yang baik dan benar serta mengajarkan cara pengolahan pisang raja bulu menjadi aneka olahan makanan yang menarik sehingga banyak diminati masyarakat yang diharapkan dapat menunjang usaha masyarakat Desa Harapan. Khalayak sasaran berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan penyuluhan dan praktek budidaya maupun pengolahan pisang raja bulu. Khalayak sasaran antusias untuk menanam pisang Raja bulu di sekitar lahan pekarangan rumah, anggota KWT Desa Harapan juga dapat langsung mengolah pisang raja bulu ini untuk dapat dijadikan berbagai olahan yang dapat dijual dengan tampilan menarik yang banyak diminati masyarakat. Tim pengabdian juga mengharapkan kedepannya budidaya pisang raja bulu ini dapat terus dilanjutkan sehingga mewujudkan Desa Harapan Kecamatan Pondok Kelapa menjadi sentral produk tanaman buah pisang Raja bulu.